Anda di halaman 1dari 28

TELAAH DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM

RPP INDIVIDU
DAYA HANTAR LISTRIK PADA LARUTAN

OLEH :

NAMA

: RATIH NOVIYANTI

KELAS

: 1113031028

SEMESTER/KELAS

: IV/C

JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

I. Identitas
Jenjang Pendidikan

: SMA

Mata Pelajaran

: Kimia

Kelas/Tahun

: X/ 2012

Semester

: II (dua)

Standar Kompetensi

: 3. Memahami sifat-sifat larutan non elektrolit dan elektrolit serta


reaksi oksidasi reduksi

Alokasi Waktu
II. Kompetensi dasar

: 2 x 45 menit (1 kali pertemuan)


:

3.1 Mengidentifikasi sifat larutan non elektrolit dan non elektrolit berdasarkan data hasil
percobaan.
III. Indikator :
1. Mengidentifikasi daya hantar arus listrik dengan merancang sebuah eksperimen
2. Mengklasifikasikan beberapa larutan ke dalam larutan elektrolit dan non elektrolit
berdasarkan sifat hantaran listriknya berdasarkan data hasil eksperimen
3. Mengidentifikasi penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik
melalui diskusi
4. Menjelaskan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen
polar melalui diskusi
IV. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan larutan yang dapat menghantarkan arus listrik melalui
rancangan eksperimennya
2. Siswa dapat mengklasifikasikan beberapa larutan ke dalam larutan elektrolit dan non
elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya berdasarkan data hasil eksperimen
3. Siswa dapat mengidentifikasi penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan
arus listrik melalui diskusi
4. Siswa dapat menjelaskan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa
kovalen polar melalui diskusi

V. Materi pembelajaran :
a. Konsep dan konsepsi prasyarat:
Larutan : campuran homogen dari dua atau lebih zat.
Ikatan ion : gaya tarik menarik diantara ion-ion yang bermuatan berlawanan.
Ikatan kovalen : gaya tairk menarik inti atom pada elektron yang dipakai bersama.
Ikatan kovalen polar : ikatan kovalen yang terbentuk jika atom-atom yang
berikatan memiliki perbedaan keelektronegatifan yang besar.
Senyawa : Gabungan dari dua unsure atau lebih dengan perbandingan tetap dan
memiliki sifat yang berbeda dari unsur unsur pembentuknya.
b. Konsep dan konsepsi yang dibangun / dikosntruksi:

Larutan elektrolit : larutan yang dapat menghantarkan arus listrik karena ketika
dilarutkan ke dalam air akan menghasilkan ion-ion positif dan ion-ion negatif atau
bermuatan istrik

Larutan non elektrolit: larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik
karena ketika dilarutkan ke dalam air tidak menghasilkan ion-ion positif dan ionion negatif atau tetap tersusun atas molekul netral/tidak bermuatan listrik

Senyawa ionik : senyawa yang tersusun atas molekul-molekul yang memiliki


ikatan ionik

Senyawa kovalen polar : senyawa yang terdiri dari atom nonlogam dengan atom
nonlogam lain yang memiliki perbedaan elektronegatifan yang besar.

c. Uraian materi :
Berdasarkan pada siat hantaran listriknya, larutan dapat dibedakan menjadi
dua, yaitu elektrolit dan non elektrolit.
Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit
Larutan garam dapur (NaCl), air kapur (CaCO2), larutan cuka
(CH3COOH), air aki (H2SO4), larutan asam klorida (HCl) digolongkan
sebagai larutan yang dapat menghantarkan arus lstrik. Sebaliknya larutan
urea CO(NH2)2, larutan gula (C12H22O11) dan alkohol digolongkan sebagai
larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Larutan yang dapat
menghantarkan arus listrik memberikan gejala berupa menyalanya lampu

pada alat uji atau timbulnya gelembung gas dalam larutan. Larutan yang
menunjukkan gejala-gejala tersebut pada pengujian tergolong ke dalam
larutan elektrolit. Adapaun larutan yang tidak menunjukkan gejala-gejala
tersebut, berarti tidak dapat menghantarkan arus listrik dan digolongkan
sebagai larutan nonelektrolit.
Ternyata pada larutan elektrolit terdapat larutan elektrolit yang
dapat memberikan gejala berupa nyalanya lampu pada alat uji dan ada yang
tidak. Namun, semuanya menimbulkan gejala hantaran listik berupa adanya
gelembung gas.HCl, air aki (H2SO4), dan air kapur (CaCO2) termasuk
larutan elektrolit yang memberikan gejala lampu menyala dan membentuk
gelembung

gas

tergolong elektrolit

kuat.

Adapaun larutan cuka

(CH3COOH) yang termasuk larutan elektrolit yang tidak memberikan


gejala lampu menyala tapi menimbulkan gelembung gas tergolong
elektrolit lemah.
Penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik
Hantaran arus listrik melalui arutan diterangkan oleh Svante
August Arrhenius. Peristiwa terurainya suatu elektrolit menjadi ion-ionnya
disebut proses ionisasi. Ion-ion zat elektrolit tersebut selalu bergerak
bebas dan ion-ion inilah yang sebenarnya menghantarkan arus listrik
melalui larutannya. Sedangkan zat nonelektrolit ketika dilarutkan dalam
air tidak terurai menjadi ion-ion, tetapi tetap dalam bentuk molekul yang
tidak bermuatan listrik. Hal inilah yang menyebabkan larutan nonelektrolit
tidak dapat menghantarkan listrik. Dari percobaan yang dilakukan oleh
ilmuan berkebangsaan Swedia pada tahun 1887 Svante August Arrhenius,
maka dapat disimpulkan:
1. Larutan elektrolit seperti garam dapur (NaCl), air kapur (CaCO2),
larutan cuka (CH3COOH), air aki (H2SO4), larutan asam klorida (HCl)
dapat menghantarkan arus listrik karena zat elektrolit dalam larutannya
terurai menjadi ion-ion bermuatan listrik dan ion-ion tersebut selalu
bergerak bebas.

2. Larutan nonelektrolit seperti Sebaliknya larutan urea CO(NH2)2, larutan


gula (C12H22O11) dan alkohol tidak dapat menghantarkan arus listrik
karena zat nonelektrolit dalam larutannya tidak terurai menjadi ion-ion,
tetapi tetap dalam bentuk molekul yang tidak bermuatan listrik.
Larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar
Larutan garam dapur (NaCl), air kapur (CaCO2), larutan cuka
(CH3COOH), air aki (H2SO4), larutan asam klorida (HCl) termasuk
larutan elektrolit. Padahal telah diketahui bahwa NaCl adalah senyawa
yang berikatan ion (senyawa ionik), sedangkan HCl, H2SO4, dan
CH3COOH adalah kelompok senyawa yang berikatan kovalen (senyawa
kovalen). Senyawa kovalen yang dapat menghantarkan listrik disebut
senyawa kovalen polar. Jadi, dapat disimpulkan bahwa larutan elektrolit
ditinjau dari jenis ikatan kimia senyawanya dapat berupa senyawa ion dan
senyawa kovalen polar
VI. Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran

: Inquiry Training dengan mengikuti siklus Empirical


Abductive dan teori belajar Kognitif

Pendekatan Pembelajaran

: Induktif

Metode Pembelajaran

: Eksperimen, Diskusi dan Penugasan

Teknik Pembelajaran

: Kelompok Kecil

VII. Rancangan Strategi Pembelajaran


Deskripsi Pembelajarqn
Indikator
Kompetensi
Aspek Kimia
(No.)

Pendekt,
Metode, &
Teknik

Asesmen

Model
Pembelaja
ran &

Kegiatan Guru

Kegiatan Siswa

Bentuk &

Target

Prosedur

Afektif:

Awal

Rubrik

Siswa memperhatikan Antusias

proses

Performan

Teori

Instrumen

Belajar

Kegiatan I (2 x 45 menit)
1, 2, 3, dan

Kegiatan awal:

Motivasi
Induktif,
Diskusi

Menghad

Anak-anak apakah ada yang

apkan

tidak tahu garam dapur (NaCl)?

dan

Masalah-

Pernahkah kalian melarutkan

memberikan pendapat

Fase

garam dapur dalam air ? Ada

dari pengetahuan awal mengikuti

Motivasi

yang tahu bahwa larutan garam

yang

dapur

menhantarkan

namun

listrik ?

Mengapa larutan

belum

garam

dapur

menjawab

dapat

menghantarkan listrik?

dapat

mencoba me siswa

mereka
siswa

miliki pembelaja
masih
mampu

mengapa

larutan garam dapur


dapat
listrik

dalam

menghantarkan

ran

Aktivitas

Apersepsi :
Induktif

Menghad

Masih ada yang ingat apa

apkan

itu larutan ? Anak-anak

menjawab pertanyaan yang

Masalah -

sudah banyak yang tahu

dilontarkan

Fase

larutan garam, tadi ibu

mengenai pengertian larutan

Pengeala

juga sudah memberikan

Siswa belum bisa menjawab

informasi bahwa larutan

mengapa

(Memper

garam dapur (NaCl) dapat

dapat menghantarkan arus

hatikan

menghantarkan

listrik

stimulus

listrik. Ada yang tahu

dan

bagaimana suatu larutan

menterje

dapat menghantarkan arus

mahkan

listrik ?

sendiri)

Apa

yang

arus

telah

sampaikan

Salah

seorang

oleh

iswa

guru

suatu larutan

ibu
tadi

berhubungan dengan topik


yang akan dibahas pada
pertemuan hari ini yaitu
Daya Hantar Listrik pada
Larutan
Acuan
Fase

Guru

menyampaikan

Pengena

indikator

lan

yang ingin dicapai pada

pembelajaran

pertemuan ini.

Siswa
indikator

mencermati
pembelajaran

yang disampaikan guru.

Kegiatan Inti :
Induktif

Fase

Guru mengingat konsep-

Salah

seorang

Peroleha

konsep

hantar listrik pada larutan

pendapatnya

Guru

dibacanya

(Mengar

penting

daya

mengidentifikasi

siswa

menyampaikan

Psikomo

Selama

Rubrik

-tor:

Proses

Performan

yang Keaktifan
dari

buku

siswa

Kertas

garam

dalam

Permasala-

kegiatan

han (soal)

ahkan

beberapa fenomena yang

bahwa

Perhatia

melibatkan pola bilamana

dapat menghantarkan arus

n Siswa)

konsep-konsep

listrik karena merupakan pembelaja

penting

larutan elektrolit

r-an

Konsep
Daya

tersebut

dimunculkan

dengan

memberikan

Hantar

sederhana

Listrik

fenomena

mengenai larutan garam

pada

dapur di awal untuk terus

larutan,

memacu rasa ingin tahu

LKS

siswa

larutan

aktivitas,

Guru

mencatat

hasil

sementara/hal-hal

yang

disampaikan

siswa

sebagai proses penilaian


yang

berkelanjutan

kemudian
memberikan pretest

guru

Fase Eksplorasi
Induktif

Mengha

Guru mensetting fenomena

dapkan

sebab

Masalah

menceritakan

akibat

dengan
fenomena

Siswa membaca buku


ajar

mereka

berdiskusi

sambil Kognitif:
dengan Menjelas-

sehari-hari tentang larutan

teman sebangkunya lalu kan konep

garam

salah

dapat

seorang

siswa

dan
konsepsi

menghantarkan arus listrik

menjawab bahwa garam

karena

garam

dapur

larutan

bentuk padatan tidak diberikan.

larutan

merupakan

(NaCl)

dalam yang telah

menghantarkan Menjawab

elektrolit dimana jawaban

dapat

seorang siswa tadi sudah

arus

benar.

mereka belum mampu

-han yang

memberi alasannya

diberikan

Namun

menambahkan
bagaimana

bila

guru
lagi
garam

dapur (NaCl) bila tidak


dilarutkan dalam air apa
masih

mampu

menghantarkan arus listrik


?

listrik.

Namun permasala

Mengha

Guru

kembali

Siswa

mengklaim

teori

dapkan

mengarahkan

siswanya

awal/umum

Masalah

dengan

bertanya

mendasari fenomena yang

seperti

diberikan . namun siswa

lain

masih belum menemukan

seperti air kapur (CaCO2),

alasannya dan belum bias

larutan cuka (CH3COOH),

mengidentifikasi

air aki (H2SO4), larutan

hantar

asam

mengklasifikasikan

bagaimana
senyawa-senyawa

klorida

Sebaliknya

(HCl),

larutan

CO(NH2)2,
gula(C12H22O11)

urea
larutan
dan

alkohol ?

Guru

mengajak

siswa

untuk merancang sebuah


eksperimen untuk mencari
tahu

sehingga

mempu

mengidentifikasi

daya

hantar arus listrik senyawasenyawa tadi dan dari data


yang didapat diharapkan
bisa

digunakan

mengidentifikasi
mengklasifikasi
yang diberi

untuk
dan
senyawa

yang

listrik

daya
dan

senyawa yang diberikan.

Kelompok
Kecil

Fase

Retensi

Guru

siswa

Siswa mengorganisasikan

membentuk

diri untuk memebentuk

mengajak

untuk

kelompok yang terdiri dari

kelompok

kelompok heterogen dan


masing-masing kelompok
terdiri dari 4-5 orang

merumuskan

masalah:

Merumus

Guru

kan

untuk

permasal

permasalahn dari fenomena

ahan

yang diberikan

mengajak

Siswa

siswa

merumuskan

a. Apakah

perbedaan

larutan elektrolit dan


non elektrolit ?
b. Bagaimanan hubungan
antara
dan

jenis

larutan

daya

hantar

listriknya ?
c. Bagaimana

suatu

larutan elektrolit dapat


menghantarkan

arus

listrik?
d. Mengapa

padatan

seperti NaCl (senyawa


ionik)

tidak

menghantarkan
listrik

arus

sedangkan

larutannya
menhantarkan
listrik ?

dapat

dapat
arus

Merumus

Guru

kan

untuk

Hipotesis

hipotesis

mengajak

siswa Siswa

merumuskan
dari

rumusan

masalah yang telah dibuat

merumuskan

hipotesis:
a. Larutan

elektrolit

adalah larutan yang


dapat menghantarkan
arus listrik. Sedangkan
larutan non elektrolit
adalah larutan yang
tidak

dapat

menghantarkan

arus

listrik
b. Jenis

larutan

akan

menentukan kekuatan
daya hantar listrik
c. Suatu larutan elektrolit
dapat menghantarkan
arus listrik karena
d. Larutan elektrolit dan
nonelektrolit

dapat

ditentukan oleh jenis


ikatannya

Variabel bebas:
Jenis

bahan

digunakan

yang
Larutan

garam dapur (NaCl), air


kapur (CaCO2), larutan
cuka (CH3COOH), air
aki

(H2SO4),

larutan

asam klorida (HCl) ,


larutan urea CO(NH2)2,
larutan gula (C12H22O11)
dan alkohol
Variabel terikat :
Produk

yang teramati

yaitu : larutan elekreolit


atau termasuk
nonelektrolit

larutan

Membaca lembar kerja

Fase Introduksi
Induktif,

Meranca

Guru

membagikan

praktikum serta mencari

Eksperimen ng

Lembar Kerja Praktikum

kelompok

, Kelompok Eksperim

serta mengorganisir siswa

masing

ke

mendengarkan

Kecil

en

Melakuk

dalam

kelompok

masingdan

kerjanya, dan memperkena

penjelaskan

lkan alat dan bahan yang

menganai alat dan bahan

digunakan.

yang

Guru

mengajak

akan

guru

digunakan

dalam praktikum.

siswa

Siswa

an

untuk

Eksperi

eksperimen guna menguji

eksperimen

hipotesis

dengan LKS yang guru

men
Fase
Pemang
gilan

melakukan

yang

sudah

mereka bangun.

dengan

cara

Semua siswa melakukan


eksperimen

berkeliling ke masing
masing kelompok.

sesuai

berikan.

Guru memantau kegiatan


siswa

melakukan

dan

mengumpulkan data

Siswa menganalisis data


dan
membandingkan
menganalisis

kemudian
dan
hipotesis

yang telah mereka bangun

Diskusi

Menarik

Setelah waktu yang telah

Kesimpu

ditentukan

lan

mengajak

Mengko

habis,
siswa

guru
untuk

Masing

masing

kelompok

membuat

kesimpulan

dan

membuat kesimpulan hasil

mempresentasikannya

percobaan

depan kelas.

Setelah

kesimpulan mengklarifikasi

di

dan

munikas

berhasil diselesaikan oleh

mengajukan tanggapan.

ikan

masing-masing kelompok,

Menyimak informasi dan

hasil

salah

dan

eksperim

ditunjuk

en - Fase

mempresentasikannya hasil

generali

eksperimen

sasi

kesimpulan kelompoknya.

satu

Setelah

kelompok
untuk

dan

kelompok

yang

mencatat

yang

dianggap perlu
Kelompok yang tidak
menyajikan

akan

berperan

sebagai

ditunjuk mempresentasikan

pendengar aktif dengan

hasil diskusinya maka guru

mengevaluasi

memberikan penghargaan

Siswa

dari

kelompok

(berupa applause) kepada

yang lain ikut memberi

kelompok

yang

telah

applause

mempresentasikan

hasil

kelompok yag berhasil

kelompoknya

mempresentasikan hasil

diskusi
dengan baik.

diskusi

kepada

kelompoknya

dengan baik.

Fase Penerapan Konsep


Fase
Penugasan

Guru

menghubungkan Siswa mendengarkan dan

Penampi

fenomena di awal dengan

mencatat hal hal penting

lan

eksperimen yang dilakukan

yang dijelaskan oleh guru

(Siswa

Guru memberikan bebeapa Siswa mendengarkan dan

Menyele

soal

saikan

listrik pada larutan.

terkait

daya

hantar

mencatat hal hal penting


yang dijelaskan oleh guru
Siswa

latihan
soal)

menyimak

penjelasan dari guru dan


mengerjakan soal soal
yang diberikan guru.
Siswa

Penutup
Setelah
berakhir,

seluruh

kegiatan

guru

mengajak

bersama-sama

menyimpulkan
yang

pelajaran

Akhir

Tugas

pada

Proses

Mandiri

didapat

siswa untuk menyimpulkan

pertemuan bahwa larutan

dari apa yang telah dipelajari

elktrolit

pada pertemuan ini.

yang

adalah

larutan
dapat

menghantarkan arus listrik


karena ketika dilarutkan
ke

dalam

menghasilkan

air

akan
ion-ion

positif dan ion-ion negatif


atau bermuatan istrik.

Induktif,

Sedangkan

larutan

nonelektrolit

adalah

larutan yang tidak dapat


menghantarkan arus listrik
karena ketika dilarutkan
ke

dalam

air

menghasilkan

tidak
ion-ion

positif dan ion-ion negatif


atau tetap tersusun atas
molekul

netral/tidak

bermuatan listrik
Larutan

garam

dapur

(NaCl), air kapur (CaCO2),


larutan cuka (CH3COOH),
air aki (H2SO4), larutan asam
klorida (HCl) digolongkan
sebagai

larutan

elektrolit

(Pada alat uji adanya nyala


lampu

atau

muncul

gelembung gas). Sedangkan


Sebaliknya

larutan

urea

CO(NH2)2,

larutan

gula

(C12H22O11)

dan

alkohol

digolongkan sebagai larutan


non elektrolit

(pada uji tidak ada nyala


lampu dan tidak adaa
gelembung gas)

Ternyata pada larutan


elektrolit terdapat larutan
elektrolit

yang

dapat

memberikan

gejala

berupa nyalanya lampu


pada alat uji dan ada
yang

tidak.

Namun,

semuanya menimbulkan
gejala

hantaran

berupa

listik
adanya

gelembung gas begitu


pula

sebaliknya.

sehingga mempengaruhi
kekuatan
listrik
elektrolit

daya
(ada
kuat

elektrolit lemah)

hantar
larutan
dan

Larutan elektrolit seperti


garam dapur (NaCl), air
kapur (CaCO2), larutan
cuka (CH3COOH), air aki
(H2SO4),

larutan

asam

klorida

(HCl)

dapat

menghantarkan arus listrik


karena zat elektrolit dalam
larutannya terurai menjadi
ion-ion bermuatan listrik
dan ion-ion tersebut selalu
bergerak bebas.

Larutan

nonelektrolit

seperti Sebaliknya larutan


urea CO(NH2)2, larutan
gula

(C12H22O11)

alkohol

tidak

dan
dapat

menghantarkan arus listrik


karena zat nonelektrolit
dalam

larutannya

tidak

terurai menjadi ion-ion,


tetapi tetap dalam bentuk
molekul

yang

bermuatan listrik.

tidak

Siswa

merenung

dan

meluruskan miskonsepsi
dari

hipotesis

dibuat

dan

yang

kemudian

siswa mencatat hal hal


yang dianggap penting.
Siswa menyimak arahan
dari guru.

NaCl

adalah

yang

senyawa

berikatan

(senyawa

ion
ionik),

sedangkan HCl, H2SO4,


dan CH3COOH adalah
kelompok senyawa yang
berikatan

kovalen

(senyawa

kovalen).

sehingga

larutan

elektrolit ditinjau dari


jenis

ikatan

senyawanya

kimia
dapat

berupa senyawa ion dan


senyawa kovalen polar

Memper

Guru

mengajak

siswa

merenung

dan

oleh

merenung untuk mencari tahu

meluruskan miskonsepsi

prosedu

letak kesalahan yang telah

dari

r yang

dibuat

dibuat

lebih

berlangsung.

efektif

Guru

selama

kegiatan

siswa

(evaluas

merenung untuk mencari tahu

i)

letak kesalahan yang telah


selama

kegiatan

berlangsung.
Guru

memberikan

tugas

Umpan

rumah pada siswa sebagai

Balik

tindak
pertemuan
berikutnya

dan

yang

kemudian

yang dianggap penting.


Siswa menyimak arahan
dari guru.
Siswa

mengerjakan

postest yang diberikan

Guru memberikan postest


Fase

hipotesis

siswa mencatat hal hal

mengajak

dibuat

Penugasan

Siswa

lanjut

untuk

pembelajaran

oleh guru

VIII. Alat/Bahan/Sumber Belajar


Alat

: Power Point Daya Hantar Listrik pada Larutan dan Seperangkat alat uji
elektrolit.

Bahan

: Bahan Eksperimen Sederhana berupa Larutan garam dapur (NaCl), air


kapur (CaCO2), larutan cuka (CH3COOH), air aki (H2SO4), larutan asam
klorida (HCl) , larutan urea CO(NH2)2, larutan gula (C12H22O11) dan
alkohol

Sumber Belajar

: Buku Kimia yang relevan, LKS, Internet

IX. Penilaian
Penilaian Kognitif
Jenis tagihan

: ulangan, kuis, tugas

Teknik

: Pertanyaan lisan dan tulisan

Bentuk

: Uraian

Penilaian Afektif
Bentuk

: Lembar Pengamatan

Lembar Pengamatan
Nama

Disiplin

Aktivitas

Kerjasama Kejujuran

Etika

Rata-rata

Siswa

Skala penilaian dibuat rentang an dari 1 s/d 5


Penafsiran angka : 1. sangat kurang, 2. kurang, 3. cukup, 4. baik, 5. amat baik
Penilaian Psikomotorik
Bentuk

: Lembar Penilaian Kinerja

Lembar penilain kinerja/psikomotorik


PersiaNo

1
2

Pelaksanaan

Kesimpulan

Nama

pan

Siswa

Menggali

Menggali

Diskusi

Melakukan

Mempresentasi-

informasi

informasi

Kelompok

Eksperimen

kan hasil diskusi

Jumlah

Nilai

Skor

Rata-rata

Skala Penilaian :
A = 85 100
B = 75 84
C = 65 74
D = 0 54

Penugasan Terstruktur (termuat dalam LKS)

Cara Penilaian
Nilai = jumlah skor yang diperoleh siswa

x 100

jumlah skor total


X.

Sumber
1. Buku kimia
Chang, Raymond.2005. Kimia Dasar Konsep Konsep Inti Jilid 1 Edisi Ketiga.
Erlangga: Jakarta
Utami, Budi.2009. Kimia Untuk SMA Kelas IX. Pusat PerbukuanDepartemen
Pendidikan Nasional: Jakarta
Sutresna, Nana.2004.Kimia Untuk SMA Kelas I Semester 2. Grafindo Media
Utama:Bandung
Santosa, Sri Juari.Sudiono,Sri.Pranowo,Deni.2004.Kimia Untuk Kelas X. Intan
Pariwara.:Klaten
Brady, James E.Kimia Universitas Asas & Struktur Jilid Satu.Binarupa
Aksara:Tanggerang
Teks materi ajar (tulisan sendiri)
2. Internet
3. Lembar Kerja Siswa (terdiri dari tugas kelompok, tugas individu, serta langkah
kerja eksperimen.

LEMBAR KERJA SISWA


Waktu : 20 menit
Nama Anggota Kelompok :

......................................................................................................................
..................................................................................................................
....
..................................................................................................................
....
..................................................................................................................
....
..................................................................................................................
....

Topik : Uji Daya Hantar Listrik Pada Larutan


Tujuan:
Setelah melakukan eksperimen ini, siswa diharapkan:
1. Terampil merangkai alat uji daya hantar listrik larutan.
2. Dapat menguji daya hantar beberapa larutan
3. Dapat melakukan pengamatan gejala hantaran arus listrik pada beberapa larutan.
4. Dapat membedakan antara larutan elektrolit dan nonelektrolit.
5. Dapat menjelaskan pengertian larutan elektrolit dan nonelektrolit.
Alat:
1. batu baterai (sumber arus) 4. elektode karbon
2. bola lampu 5 watt 5.
3. kabel
4. gelas kimia
Bahan:
1. Larutan garam dapur (NaCl),
2. Air kapur (CaCO2),
3. Larutan cuka (CH3COOH),
4. Air aki (H2SO4),
5. Larutan asam klorida (HCl) ,
6. Larutan urea CO(NH2)2,

7. Larutan gula (C12H22O11)


8. Alkohol
Prosedur eksperimen:
1. Rangkailah alat uji daya hantar listrik sehingga dapat berfungsi dengan baik!
2. Ambillah masing-masing 50 mL larutan yang akan diuji daya hantarnya dan masukkan
dalam gelas kimia yang telah diberi label!
3. Ujilah daya hantar listrik masing-masing larutan tersebut dengan cara mencelupkan kedua
elektrode karbon ke dalam larutan uji secara bergantian!
Perhatian: Setiap akan mengganti larutan yang diukur daya hantar listriknya, elektrode
karbon harus terlebih dahulu dicuci sampai bersih agar data eksperimen tidak bias
(valid).
4.

Amati perubahan yang terjadi pada lampu dan batang elektrode. Catatlah hasil
pengamatan pada tabel pengamatan!

Sumber arus

Anode
(elektrode bermuatan
positif)

Katode
(elektrode bermuatan negatif)

Larutan elektrolit

Data Pengamatan:
NO
1

BAHAN UJI
Larutan garam dapur
(NaCl)

Air kapur (CaCO2),

Larutan cuka (CH3COOH)

Air aki (H2SO4),

Larutan asam klorida


(HCl)

Larutan urea CO(NH2)2

Larutan gula (C12H22O11)

Alkohol

BOLA LAMPU

GELEMBUNG GAS

(MENYALA/TIDAK)

(TIMBUL/TIDAK)

KETERANGAN

Pertanyaan:
1. Dari hasil eksperimen, sebutkan larutan yang bersifat elektrolit dan nonelektrolit!
2. Kelompokkan larutan uji berdasarkan nyala lampu dan pengamatan elektrode dalam kategori:
kelompok menyala terang dan timbul gelembung gas, menyala redup dan timbul gelembung gas, tidak
menyala tetapi timbul gelembung gas, serta tidak menyala dan tidak timbul gelemgung gas.
Kesimpulan apa yang dapat Anda ambil?
3. Berdasarkan rumus kimia larutan uji di atas, larutan manakah yang termasuk golongan:
a. senyawa ion
b. senyawa kovalen
4. Buatlah hubungan relasi antara jawaban pertanyaan nomor 2 dengan jawaban pertanyaan nomor 3,
kemudian simpulkan dan carilah di literatur-literatur kimia, mengapa bisa seperti itu?

Daya Hantar Listrik Pada Larutan


Soal Pretest
Oksigen yang kita hirup ketika bernapas, terdapat dalam larutan udara. Larutan udara
mungkin masih terdengan asing di telinga kalian. Larutan tidak hanya berbentuk cairan.
Larutan dapat pula berbetuk padat atau gas. Perhiasan emas umumnya dibuat dari campuran
emas berkadar 22 karat. Hal ini disebabkan emas murni bersifat terlalu lunak sehingga sulit
dibentuk. Emas 22 karat dibuat dari campuran emas dan tembaga. Campuran ini bersifat
homogeny sehingga digolongkan sebagai larutan.
1. Menurut kalian, samakah sifat berbagai larutan ?
2. Bagaimana hubungan antara jenis larutan dengan daya hanta listriknya ?
3. Apa yang dimaksudkan dengan arus listrik?

Soal Postest
Pilih satu jawaban yang paling tepat.
1. Larutan elektrolit dapat menghantarkan arus
listrik karena dalam larutan tersebut mengandung....
A. molekul zat terlarut
B. molekul yang bebas bergerak
C. ion-ion yang mudah bergerak
D. molekul yg bersifat konduktor
E. zat terlarut dan pelarut
2. Data percobaan uji elektrolit sbb:
Larutan
P

Lampu
Menyala

Elektrode
Ada gelembung gas

Q
R

Tidak menyala
Tidak menyala

S
T

Tidak menyala
Menyala

Ada gelembung gas


Tidak ada gelembung
gas
Ada gelembung gas
Ada gelembung gas

Yang merupakan larutan non-elektrolit


adalah.
A. P dan T
B. Q, R dan T
C. Q dan S
D. R.
E. T
3. Berikut ini yang merupakan larutan nonelektrolit adalah.
A. larutan NaCl
B. larutan CH3COOH
C. larutan HCl
D. larutan C2H5OH
E. larutan H2SO4
4. Berikut ini yang merupakan larutan elektrolit adalah.
A. larutan C12H22O11
B. larutan CO(NH2)2
C. larutan C2H5OH
D. larutan C6H12O6
E. larutan CH3COOH
5. Zat berikut ini yang merupakan basa
adalah.
A. C2H5OH
B. CH3COOH
C. NH4OH
D. (COOH)2
E. CH3COONa
6. Air aki mengandung asam sulfat, yang
terionisasi ....
A. H2SO4 H2+ + SO4
B. H2SO4 H 2 + + 4 SO 2
C. H2SO4 2 H + + 4 SO 2
D. H2SO4 H2+ + 4 SO 2
E. H2SO4 2 H + + SO42
7. Berikut ini yang menunjukkan ionisasi basa berasam dua adalah....
A. NaOH Na + + OH
B. NH4OH NH4+ + OH
C. Mg(OH)2 Mg 2+ + 2 OH
D. Ca(OH)2 Ca + + (OH)2
E. Al (OH)3 Al 3+ + 3 OH

8.

Garam Ca3(PO4)2 jika dilarutkan dalam air


terionisasi sbb....
A. Ca3(PO4)2 Ca3+ + 4 PO2
B. Ca3(PO4)2 3 Ca 3+ + 2 PO4
C. Ca3(PO4)2 3 Ca + + 2 PO4
D. Ca3(PO4)2 Ca 3 + + (PO4)2
E. Ca3(PO4)2 3 Ca 2 + + 2 PO43

9.

zat elektrolit berikut ini yang bukan senya


wa kovalen polar adalah....
A. HCl
B. H2SO4
C. HNO3
D. NH4OH
E. NaCl
10. Jika zat elektrolit mempunyai derajat ionisasi satu maka....
A. semua zat terurai menjadi ion-ion
B. semua zat terurai menjadi molekul-molekul
C. hanya sedikit yang terionisasi
D. tidak ada yang terurai menjadi ion-ion
E. tidak ada zat yang larut
Kunci Jawaban:
1

10

Kriteria penilaian:
1. Tiap jawaban benar diberi skor 1
2. Nilai = sekor x100
10