Anda di halaman 1dari 20

Probabilitas dan Statistika

Dasar teori Peluang


Christine Suryadi
Departemen Teknik Informatika
Institut Teknologi Bandung

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 1

Bahan kuliah
Probabilitas ( peluang )
dan
Statistika

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 2

Jelaskan bahwa untuk memulai belajar harus dengan teori peluang kemudian
dilanjutkan dengan statistikanya.

Macam-macam Statistika
Statistika Deskripsi
Menyajikan data dalam besaran-besaran statistik
sehingga mudah diinterpretasikan seperti nilai
minimum, rataan, simpangan baku, median, nilai
maksimum atau menyajikan data-data dalam bentukbentuk diagram.
Statistika Inferensi
Menggunakan statistika deskripsi untuk menaksir dan
menguji besaran statistik.
Data
Percobaan statistik
IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 3

Data
Informasi yang dicatat dan dikumpulkan dalam bentuk
asli, baik dalam bentuk hitungan maupun pengukuran.
Percobaan statistik
Percobaan merupakan suatu proses yang berulangulang dan hasil proses itu tidak dapat diramalkan
dengan pasti sebelumnya. Percobaan digunakan untuk
menghasilkan data mentah.

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 4

Dasar Teori Peluang


Ruang Sampel
Kejadian dan Operasinya
Menghitung Titik Sampel :
Permutasi
Kombinasi

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 5

Ruang sampel
Kumpulan dari semua hasil dari percobaan
statistik, dinyatakan dengan notasi S
Contoh : Percobaan pelemparan mata uang

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 6

Kejadian
Dari setiap percobaan kita mungkin ingin
mengetahui munculnya elemen-elemen dari
ruang sampel yang mempunyai ciri tertentu.
Sekelompok titik sampel itu membentuk
himpunan bagian dari S
Contoh : Percobaan pelemparan 3 koin
S
A

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 7

Isi diagram Venn

Operasi dengan kejadian


Definisi 1 :
Irisan dua kejadian A dan B, dinyatakan dengan
lambang A B ialah kejadian yang unsurnya
termasuk A dan B.
Gambar diagram Venn
A

Contoh : Tentukan irisan


{1,2,3,4,5} dan B ={2,4,6,8}

antara

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

=
Page 8

Definisi 2
Dua kejadian A dan B saling terpisah bila
A B = 0
Contoh : Sebuah dadu dilantunkan. A
menyatakan kejadian bahwa bilangan genap
muncul di sebelah atas dan B kejadian bahwa
bilangan ganjil yang muncul di sebelah atas.

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 9

Definisi 3
Gabungan dua kejadian A dan B, dinyatakan
dengan lambang A B ialah kejadian yang
mengandung semua unsur yang termasuk A dan
B atau keduanya.
Contoh : Tentukan gabungan dari kejadian A =
{1,2,3,4,5} dengan B = {2,4,6,8}

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 10

10

Definisi 4
Komplemen suatu kejadian A terhadap S ialah
himpunan semua unsur S yang tidak termasuk
A. Komplemen A dinyatakan dengan lambang
A'.
Contoh : Q menyatakan kejadian bahwa
seorang karyawan yang dipilih secara acak dari
suatu pabrik adalah seorang perokok. Nyatakan
kejadian komplemen Q ?

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 11

11

Menghitung Titik Sampel


Teorema 1 :
Bila suatu operasi dapat dilakukan dengan n1
cara, bila untuk tiap cara ini operasi kedua dapat
dikerjakan dengan n2 cara, maka kedua operasi
itu dapat dikerjakan bersama-sama dengan n1n2
cara.
Contoh : Banyaknya titik sampel dalam ruang
sampel sepasang dadu dilantunkan satu kali.

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 12

12

Teorema 2
Bila suatu operasi dapat dikerjakan dengan n1 cara, dan
bila untuk setiap cara ini operasi kedua dapat
dikerjakan dengan n2 cara , dan bila untuk setiap kedua
cara operasi tersebuat operasi ketiga dapat dikerjakan
dengan n3 cara, dan seterusnya, maka deretan k operasi
dapat dikerjakan dengan n1n2 nk cara.
Contoh : Berapa macam hidangan dapat disajikan
jika masing-masing hidangan dapat terdiri dari sop,
nasi goreng, bakmi, dan soto bila tersedia 4 macam
soto, 3 macam nasi goreng, 5 macam bakmi, dan 4
macam soto.
IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 13

13

Definisi 5
Suatu permutasi ialah suatu susunan urutan
yang dapat dibentuk dari suatu kumpulan benda
yang diambil sebagian atau seluruhnya.
Contoh : Ambil tiga huruf a, b dan c.

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 14

14

Teorema 3
Banyak permutasi n benda yang berlainan
adalah n!
Contoh : Permutasi empat huruf a,b,c, dan d
adalah 4!=24

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 15

15

Teorema 4
Banyak permutasi n benda berlainan bila
diambil r sekaligus adalah
n!
nPr=
( n r )!

Contoh : Dari 20 lotere, dua diambil untuk


hadiah pertama dan kedua. Hitunglah banyak
titik sampel dalam ruang S.

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 16

16

Teorema 5
Banyak permutasi n benda berlainan yang
disusun melingkar adalah (n-1)!
Contoh : Dalam suatu permainan bridge ada
empat pemain duduk melingkar. Berapa
susunan duduk yang berlainan dalam permainan
tersebut?

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 17

17

Teorema 6
Banyak permutasi yang berlainan dari n benda
bila n1 diantaranya berjenis pertama, n2berjenis
kedua,, nk berjenis ke k adalah
n!
n1!n 2 ! n3 !...n k !

Contoh : Suatu pohon natal dihias dengan 9


bola lampu yang dirangkai seri. Ada berapa cara
menyusun 9 bola lampu itu bila tiga diantaranya
berwarna merah, empat kuning dan dua biru?
IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 18

18

Teorema 7
Banyaknya cara menyekat n benda dalam r sel,
masing-masing berisi n1 elemen dalam sel pertama, n2
dalam sel ke dua dst, adalah:

n
n!

=
n1, n2 , n3 ,...nk n1!n2!n3!...nk !
Dengan n1 + n2 + n3 + nk = n.
Contoh : Berapa banyak cara untuk menampung
tujuh petinju dalam tiga kamar hotel, bila satu kamar
bertempat tidur tiga sedangkan dua lainnya mempunyai
dua tempat tidur ?
IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 19

19

Teorema 8
Jumlah kombinasi dari n benda yang berlainan
bila diambil sebanyak r adalah :
n
n!
=
r r!( n r )!

Contoh : Bila ada empat kimiawan dan tiga


fisikawan, carilah banyaknya panitia tiga orang
yang dapat dibuat beranggotakan dua kimiawan
dan satu fisikawan.

IF-ITB/CS/Agustus 2003
IF2152 Probabilitas dan Statistika

Page 20

20