Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM

KIMIA FARMASI ANALITIK II


PENETAPAN KADAR NATRIUM DIKLOFENAK

Disusun oleh :
Ai.Rika. NS (31110057)
Sinta Amelia (31110101)
Susi Agustina (31110103)

PRODI FARMASI
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
BAKTI TUNAS HUSADA
TASIKMALAYA

Natrium Diklofenak

A. Tujuan

Mengetahui cara isolasi senyawa Natrium Diklofenak dalam

sediaan tablet
Menentukan kadar natrium diklofenak dengan metode
spektrofotometri UV-Vis

B. Prinsif Dasar Metode Analisis Spektrofotometri


Spektrofotometri uv-vis mengacu pada hukum Lambert-Beer.
Apabila cahaya monokromatik melalui suatu media (larutan), maka
sebagian cahaya tersebut akan diserap, sebagian dipantulkan dan sebagian
lagi akan dipancarkan.
C. Dasar Teori
Natrium Diklofenak merupakan turunan asam fenil asetat yang
mempunyai aktifitas antirematik, antiradang dan analgesik-antipiretik,
terutama digunakan untuk mengurangi rasa nyeri akibat peradangan pada
berbagai keadaan rematik dan arthritis.
Ditinjau dari struktur Natrium Diklofenak yang mempunyai gugus
kromofor dan auksokrom senyawa ini dapat menyerap radiasi pada daerah
ultraviolet. Menurut Moffat (2005), Natrium Diklofenak memiliki serapan
maksimum dalam larutan asam pada panjang gelombang 273 nm (A11=309 b)
dan dalam larutan basa pada panjang gelombang 275 nm (A11=351b).
Sifat fisiko kimia Natrium Diklofenak

Nama kimia

: Sodium [2-(2,6-dichloroanilino)phenyl] asetat

Rumus Molekul

: C14H10Cl2NO2Na

Berat Molekul

: 318,1

Pemerian

: Serbuk kristalin, berwarna putih kekuningan dan


tidak berbau

Kelarutan

: Agak sukar larut dalam air, sangat mudah larut


dalam

metanol, larut dalam etanol, sedikit larut

dalam aseton, Praktis tidak larut dalam eter,


kloroform dan asetat encer.
pKa

: 4,2

Titik lebur

: 283 2850 C

Test Warna

: Lieberman test (merah-coklat) Mandelin test


(merah coklat), Marquis (coklat lemah)

Spektrum Ultraviolet : Dalam pelarut asam, panjang gelombang 273 nm


(A11 309 b) dan 275 nm dalam pelarut basa
(A11 351 b)
Persyaratan Kadar

: Mengandung tidak kurang dari 90 % dan tidak


lebih dari 110% C14H10Cl2NNaO2 (USP 30,2007)

D. Alat dan Bahan :

Alat :

Bahan :
Spektrofotometer
Gelas kimia
Pipet tetes
Pipet Volume
Mikro pipet
Tabung centrifuga

Sampel + metanol

E. Prosedur
Centrifuge
Dekantasi

Filtrat

Spektrofotometri

Sampel tablet Natrium

diklofenak
Natrium
diklofenak

murni
Metanol

F. Data Hasil Pengamatan

Konsentrasi pebanding = 60 ppm ppm


Absorbansi pebanding = 0,667
Absorbansi sampel = 0,204
Cs = As x Cp
Ap
= 0,204 x 60 ppm = 18,35
0,667
= 18,35mg
=
0,018 =
0,0018
1000 ml
1000 ml
100 ml
% analit = 0,0018 %

G. Pembahasan
Spektrofotometri digunakan untuk mengidentifikasi terbentuknya
senyawa baru berdasarkan pergeseran serapan maksimum. Penyerapan
sina UV (200-400nm) oleh suatu molekul akan menghasilkan transisi di
tingkat energi elektronik molekul tersebut. Oleh karena itu, serapan cahaya
oleh sampel dalam spektrum UV tergantung pada struktur elektronik dari
senyawa tersebut.
Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui spektrum serapan suatu
zat dan menentukan kandungan kadar Natrium diklofenak dalam tablet
dengan cara spektofotometri UV-VIS. Syarat senyawa yang dapat diukur
oleh spektrofotometri:

Harus berbentuk larutan. Dan supaya sampel tablet Natrium


diklofenak berbentuk larutan maka sampel di larutkan di dalam

metanol karena kelarutan natrium diklofenak sangat larut dalam


metanol. Sehingga Natrium diklofenak yang akan di hitung
kadarnya dalam bentuk larutan.

Senyawa harus memiliki gugus kromofor, dan senyawa natrium


diklofenak ini memiliki gugus kromofor yaitu semua gugus atau
atom dalam senyawa organic yang mampu menyerap sinar UV dan
Visible. Pada spektrofotometri terjadi transisi elektronik pada suatu
macam gugus maka akan terjadi suatu absorbsi yang merupakan
garis spektrum. Ketika sinar menabrak sampel akan terjadi transisi
dan penyerapan, sehingga didapat panjang gelombang maksimum
Natrium diklofenak 317,0 nm . Panjang gelombang maksimum
memiliki kepekaan maksimal karena terjadi perubahan absorbansi
yang paling besar serta pada panjang gelombang maksimum bentuk
kurva absorbansi memenuhi hukum Lambert-Beer.
Setelah persamaan garis diperoleh maka kadar Natrium diklofenak

dapat dihitung. Pengukuran konsentrasi obat dalam sampel berdasarkan


hukum lambert-beer. Hukum Lambert-Beer menyatakan hubungan
linieritas antara absorban dengan konsentrasi larutan analit dan berbanding
terbalik dengan transmitan.
Kemudian dilakukan penentuan panjang gelombang natrium
diklofenak PA yaitu 317 nm dan absorbansi 0,667. Kemudian melakukan
basscore larutan blanko Yaitu pelarut (methanol). Blanko adalah larutan
yang mempunyai perlakuan yang sama dengan analit tetapi tidak
mengandung komponen analit. Blanko yang digunakan adalah metanol.
Tujuan pembuatan larutan blanko ini adalah untuk mengetahui besarnya
serapan oleh zat yang bukan analit. Larutan analit adalah larutan yang
dianalisis. Larutan pembanding adalah larutan yang mendapat perlakuan
yang sama dengan analit dan mengandung komponen analit dengan
konsentrasi yang sudah diketahui.
Tahap selanjutnya penetapan kadar sampel dengan range panjang
gelombang 330 nm 200 nm dan diperoleh panjang gelombang sampel
291.5 nm dan absorbansi sampel 0.204. dengan kadar natrium diklofenak

yang didapat yaitu 18,35 ppm atau setara dengan 18,35 mg dalam 1000
ml. Dan jika kedalam bentuk persen maka didapatkan sebesar 0,0018 %.
H. Kesimpulan
Sampel Natrium diklofenak no.25 mendapatkan kadar sebesar 0,0018 %
dengan panjang gelombang sampel 291.5 nm dan absorbansi sampel
0.204.
I. Daftar Pustaka

- Ditjen POM. 1979. Farmakope Indonesia Edisi IV. Departemen


-

Kesehatan Republik Indonesia : Jakarta.


Khopkar, S.M. 2003. Konsep Dasar Kimia Analitik. Jakarta : UI Press.
http://teenagers-moslem.blogspot.com/2011/01/spektrofotometer-uv-

vis-by-elsa.html
Underwood, dkk. 1998. Analisis Kimia Kuantitatif. Jakarta :Erlangga