Anda di halaman 1dari 16

Keterlibatan Sistem Insulin-like dalam Pengaturan

Reproduksi Crassostrea gigas : Pengaruh hrIGF-1


pada Perkembangan Germinal Cell dan
Pematangan yang Terkait dengan Ekspresi Insulin
Receptor-Related Receptor Homolog
L. Gricourt, M. Mathieu, K. Kellner

Firsty Rahmatia
C151110231

PROGRAM STUDI ILMU AKUAKULTUR


DEPARTEMEN BUDIDAYA PERAIRAN
SEKOLAH PASCA SARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2011

Latar Belakang
Siklus
pertumbuhan
Crassostre gigas

Bagian
siklus yang
butuh
lingkungan
terkontrol

Kualitas dan
kuantitas
meningkat

Mengoptimalkan kondisi
pemeliharaan

Reproduksi
Insulin-like
peptide punya
peran penting
Pengujian efek
insulin-like pada
perkembangan dan
pematangan
germinal cell

Bahan dan Metode


Tiram

Ukuran pasar (umur 3 tahun) dari farm di


Saint-Vaast-Ia-Hougue, Normandy, France

Bagian tubuh oyster dipotong melintang


(10 ekor)
Histologi
Jaringan dipotong, inkubasi di medium steril, dalam 0,1%
pronase aduk dengan hati-hati selama 30 min & 150C, filter
100 m nylon, yang tertahan difilter dipisahkan dengan
Pemisahan
larutan enzimatik (30 min), yang telah terpisah disentrifuse,
sel-sel
(30 min), suspensi dengan konsentrasi 2x107 sel/mL
gonad

Bahan dan Metode


Uji
viabilitas

Pengukuran in
vitro
Analisis
data

Diuji dengan reaksi enzimatik mitokondria


menggunakan larutan MTT 0,012 mM selama
24 jam 150C, tambah 0,04 N HCl isopropanol,
agitasi 30 min, hasil diukur dengan
spektrofotometer absorbance 570 nm

Sintesis DNA dan protein


Reverse transcription polymerase chain
reaction (RT-PCR)

Uji t-test, 6 ulangan setiap perlakuan

Hasil

Siklus reproduksi tiram di


Saint-Vaast Ia Hougue

Hasil
Perkembangbiakan sel gonad

Hasil
Perkembangbiakan sel gonad lanjutan

Hasil
Perkembangbiakan sel gonad lanjutan

Hasil
Perkembangan sel gonad

Hasil
Perkembangan sel gonad lanjutan

Hasil

Ekspresi yang
berbeda dari
reseptor insulin-like

Pembahasan
Parameter yang mempengaruhi reproduksi tiram
tidak hanya lingkungan tetapi juga faktor-faktor
internal sepertri insulin

Efek hrIGF-1 terutama terhadap germinal cells


terjadi pada musim dingin (November-Januari)
Dosis aktif adalah 10-7 M hrIGF-1 karena :
1. Penggunaan molekul heterolog
2. Resptornya adalah reseptor insulin bukan IGF
3. Adanya tarikan dari reseptor lain
4. Terkait variabilitas ekspresi reseptor insulin-like pada sel

target

Pembahasan
Efek hrIGF-1 pada sintesis protein teramati pada bulan
Desember untuk semua konsentrasi hrIGF-1 karena
sintesis protein berhubungan dengan terbentuk kembali
gonadal tubules

Tiram betina vitelogenesis mulai pada stage II dan


efek meningkat pada konsentrasi hrIGF-1 yang tinggi
(Mei-Juli) karena meningkatnya level protein pada
area gonad
Konsentrasi tinggi hrIGF-1 efisien pada tahap awal
gametogenesis (Desember/Januari)
Konsentrasi rendah hrIGF-1 efisien pada tahap
pengembangan dan pematangan germ cells
Konsentrasi rendah dan tinggi pengaturan selama
fase-fase gametogenesis (gonial mitosis)

Pembahasan
Insulin-related receptor CIR tinggi di gonad
fase gonial mitosis

Peningkatan ekspresi CIR dari D larvae sampai


11-day-old-veliger larvae, kemudian menurun
sampai metamorfosis insulin-like terlibat
dalam organogenesis dan pembentukan
sistem syaraf pusat, akumulasi energi
digunakan untuk metamorfosis

Kesimpulan
Hasil penelitian menegaskan bahwa
keberadaan dan peran insulin-like
peptide terlibat dalam proses reproduksi
dan pertumbuhan tiram
Crassostrea gigas

TERIMA KASIH