Anda di halaman 1dari 14

Resty Rika

IC / 18
(1231310050
)

Manajemen Sumber
Daya Manusia dalam
Proyek
BAB 9

Project Human Resource Management (Manajemen Sumber


Daya Manusia dalam Proyek) termasuk proses yang diperlukan
dalam membuat penggunaan secara efektif dari orang-orang
yang terlibat dengan proyek. Ini mencakup semua proyek
stakeholder sponsor, pelanggan, mitra, kontributor individu.
o Perencanaan Organisasi
Mengidentifikasi, mendokumentasikan dan menempatkan role
proyek, tanggung jawab dan hubungan pelaporan.
o Akuisisi Staf
Mendapatkan sumber daya manusia yang diperlukan untuk
ditugaskan dan bekerja pada proyek.
o Pengembangan Tim
Pengembangan kompetensi individu dan kelompok untuk
meningkatkan kinerja proyek.

Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Proyek

Perencanaan Organisasi
1.
.
.
.

Input
Interface proyek
Persyaratan staffing
Kendala

2. Alat dan Teknik


Perencanaan
. Template
. Kegiatan sumber daya
manusia
. Teori organisasi
. Analisis stakeholder
3. Output
. Peran dan tugas
tanggung jawab
. Rencana pengelolaan
Staf
. Bagan organisasi
. Detail pendukung

Akuisisi Staf

Pengembangan Tim

1. Input
. Rencana pengelolaan
Kepegawaian
. Praktik perekrutan

1.
.
.
.

2. Alat dan Teknik


Perencanaan
. Negoisasi
. Pre-assignment
. Pengadaan

.
.

3. Output
. Staf proyek yang
ditugaskan
. Direktori tim proyek

Input
Staf Proyek
Rencana proyek
Rencana pengelolaan
staf
Laporan kinerja
Eksternal umpan balik

2. Alat dan Teknik


Perencanaan
. Kegiatan pembangunan
tim
. Keterampilan
manajemen umum
. Reward dan sistem
pengakuan
. Collocation
. Pelatihan
3.
.
.

Output
Perbaikan kinerja
Maukan untuk penilaian
kerja

Manajemen
Komunikasi Proyek
BAB 10

Manajemen Komunikasi Proyek termasuk proses yang diperlukan


untuk memastikan bahwa informasi dalam proyek dibuat dengan
tepat dan cepat, baik dalam segi pengumpulan, diseminasi,
penyimpanan, dan disposisi.
o Komunikasi Perencanaan

Menentukan informasi dan kebutuhan komunikasi para


pemangku kepentingan : yang membutuhkan informasi apa,
kapan mereka akan membutuhkannya, dan bagaimana hal itu
akan diberikan kepada mereka
o Distribusi Informasi

Pembuatan informasi yang diperlukan tersedia bagi stakeholder


proyek secara tepat waktu
o Kinerja Pelaporan

Mengumpulkan dan menyebarkan informasi kinerja


o Informasi Penutupan

Menghasilkan, mengumpulkan dan menyebarkan. Administrasi


untuk meresmikan fase atau penyelesaian proyek.

Keterampilan manajemen komunikasi secara umum berkaitan


dengan Manajemen Komunikasi Proyek.
Berkomunikasi adalah suatu subjek dengan pengertian yang luas
dan melibatkan bagian penting pengetahuan yang tidak khas
untuk konteks suatu proyek, sebagai contoh :
Model Pengirim-Penerima
looping umpan balik, hambatan untuk komunikasi, dll.
Pemilihan Media
kapan harus berkomunikasi secara tertulis atau dengan
berkomunikasi secara lisan.
Gaya Menulis
suara aktif atau pasif, struktur kalimat, pilihan kata, dll.
Teknik Penyajian
bahasa tubuh, desain alat bantu visual, dll.
Teknik Manajemen Meeting
mempersipakan agenda, menangani konflik, dll.

Manajemen Komunikasi Proyek

Perencanaan Komunikasi
1.
.
.
.
.

Input
Persyaratan komunikasi
Teknologi komunikasi
Kendala
Asumsi

2. Alat dan Teknik


Perencanaan
. Analisis stakeholder
3. Output
. Rencana pengelolaan
komunikasi

Distribusi Informasi
1. Input
. Hasil kerja
. Rencana pengelolaan
komunikasi
. Rencana proyek
2. Alat dan Teknik
Perencanaan
. Keterampilan komunikasi
. Sistem pengambilan
informasi
. Metode distribusi informasi
3.
.
.
.

Output
Catatan proyek
Laporan proyek
Presentasi proyek

Manajemen Komunikasi Proyek

Pelaporan Kinerja
1.
.
.
.

Input
Rencana proyek
Hasil kerja
Catatan proyek lainnya

2. Alat dan Teknik


Perencanaan
. Tinjauan kinerja
. Analisis varians
. Analisis trend
. Analisis nilai yang diperoleh
3.
.
.

Output
Laporan kinerja
Permintaan perubahan

Penutupan Administrasi
1. Input
. Dokumentasi pengukuran
kinerja
. Dokumentasi produk
. Catatan proyek lainnya
2. Alat dan Teknik
Perencanaan
. Alat dan teknik laporan
kinerja
. Laporan proyek
. Presentasi proyek
3.
.
.
.

Output
Arsip proyek
Penutupan proyek
Pelajaran yang dapat
dipelajari

Manajemen Resiko
Proyek
BAB 11

Project Risk Management (Manajemen Resiko Proyek) adalah


serangkaian proses penyusunan perencanaan manajemen risiko,
identifikasi, analisis, respons, pengawasan, dan pengendalian
sebuah proyek.
o Perencanaan Manajemen Resiko
Memilih pendekatan dan rencana aktivitas-aktivitas manajemen
resiko bagi proyek.
o Identifikasi Resiko
Penentuan resiko yang dapat mempengaruhi proyek serta
pendokumentasian karakteristik setiap resiko.
o Pelaksanaan Analisis Resiko Kualitatif
Pembuatan prioritas resiko untuk kepentingan analisis, menilai
dan mengombinasikan kemungkinan dan dampaknya terhadap
tujuan proyek.

o Pelaksanaan Analisis Resiko Kuantitatif


Proses analisis secara numerik terkait dampak dari resiko yang
teridentifikasi menyangkut tujuan proyek secara keseluruhan.
o Perencanaan Tanggapan Resiko
Proses menghasilkan pilihan tindakan untuk memperbesar
peluang dan mengurangi hambatan terkait pencapaian tujuan
proyek.
o Pemantauan dan Pengendalian Resiko
Proses pelaksanaan rencana respons, pelacakan resiko yang
teridentifikasi, pengawasan resiko residual, pengidentifikasian
resiko baru, dan pengevaluasian efektivitas respons resiko
selama berlangsungnya proyek.

Manajemen Resiko Proyek

Perencanaan Manajemen
Resiko
1.
.
.
.
.
.
.

Input
Proyek charter
Resiko organisasi
Peran dan tanggung
jawab
Toleransi resiko bagi
stakeholder
Template untuk resiko
organisasi dalam
rencana pengelolaan
Struktur rincian kerja

2. Alat dan Teknik


Perencanaan
. Perencaan pertemuan
3. Output
. Rencana manajemen
resiko

Pelaksanaan Analisis
Resiko Kualitatif

Identifikasi Resiko
1. Input
. Rencana manajemen
resiko
. Perencanaan hasil
proyek
. Kategori resiko
. Riwayat informasi
2. Alat dan Teknik
Perencanaan
. Review dokumentasi
. Informasi yang berisi
teknik pertemuan
. Checklist
. Analisis asumsi
. Diagram teknik
3.
.
.
.

Output
Resiko
Trigger
Masukkan untuk proses
lain

1.
.
.
.
.
.
.
.

Input
Rencana manajemen resiko
Identifikasi resiko
Status proyek
Jenis proyek
Presisi data
Skala dampak kemungkinan
Asumsi

2.

Alat dan Teknik


Perencanaan
Probabilitas resiko dan
dampak
Probabilitas peringkat resiko
secara matriks
Proyek pengujian asumsi
Peringkat presisi data

.
.
.
.
3.
.
.
.
.

Output
Peringkat resiko proyek
secara keseluruhan
Daftar prioritas resiko
Daftar resiko untuk
manajemen dan analisis
tambahan
Tren resiko kuantitatif

Manajemen Resiko Proyek

Pelaksanaan Analisis
Resiko Kuantitatif
1.
.
.
.
.
.
.
2.
.
.
.
.
3.
.
.
.
.

Input
Rencana manajemen resiko
Identifikasi resiko
Daftar resiko untuk
pengelolaan dan analisa
tambahan
Riwayat informasi
Terampil dalam memberikan
penilaian
Perencanaan output lain
Alat dan Teknik
Perencanaan
Wawancara
Analisis secara sensitivitas
Analisis keputusan dengan
diagram pohon
Simulasi
Output
Daftar prioritas perhitungan
resiko
Probabilitas analisis proyek
Probabilitas dalam
mencapai biaya dan waktu
Tren resiko kuantitatif hasil
analisis

Pemantauan dan
Pengendalian Resiko

Perencanaan Tanggapan
Resiko
1.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Input
Rencana manajemen resiko
Daftar prioritas resiko
Peringkat resiko proyek
Daftar prioritas perhitungan resiko
Analisis probabilitas dari proyek
Kemungkinan untuk mencapai
biaya dan waktu
Daftar potensial respon
Ambang batas resiko
Pemilik resiko
Penyebab umum resiko
Tren kualitatif dan kuantitatif dari
hasil analisis

2.
.
.
.
.

Alat dan Teknik Perencanaan


Penghindaran
Pertukaran
Mitigasi
Penerimaan

3.
.
.
.
.
.

Output
Rencana tanggapan resiko
Resiko residual
Resiko sekunder
Perjanjian kontrak
Cadangan kontingensi dalam
jumlah yang dibutuhkan
Input untuk proses lainnya
Masukkan untuk revisi rencana
proyek

.
.

1.
.
.
.
.
.
2.
.
.
.
.
3.
.
.
.
.
.
.

Input
Rencana mananjemen resiko
Rencana tanggapan resiko
Komunikasi proyek
Identifikasi dan analisis resiko
tambahan
Perubahan lingkup
Alat dan Teknik
Perencanaan
Respon terhadap audit resiko
proyek
Ulasan periodik terhadap
resiko proyek
Pengukuran kinerja secara
teknis
Respon terhadap perencanaan
resiko tambahan
Output
Perrencanaan solusi
Tindakan pengkoreksian
Perubahan permintaan
terhadap proyek
Pembaruan perencanaan
tanggapan resiko
Pembaruan untuk identifikasi
resiko
Checklist