Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN KEMAJUAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM :
PELATIHAN PEMBUATAN BLANGKON SEBAGAI USAHA
MELESTARIKAN TRADISI BUDAYA JAWA
DAN MODAL UNTUK USAHA MANDIRI
BIDANG KEGIATAN :
PKM-M

Disusun
B11090
B11094
B08017

Oleh :

EKO WINARNO
BINTANG WIJAYA K.
FIMA WIDIA

2011
2011
2010

POLITEKNIK INDONUSA SURAKARTA


SURAKARTA
2012

A. Target Luaran
Dari pelatihan pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan blangkon ini keluaran
yang diharapkan adalah sebagai berikut :
a.

Dengan tercapainya pelatihan bagi masyarakat dalam usaha pembuatan blangkon ini
diharapkan para peserta dapat mendirikan usaha pembuatan blangkon untuk menambah
pendapatan ekonomi dan juga melestarikan tradisi budaya Jawa

b. Mendorong penciptaan lapangan kerja baru yang mampu menampung tenaga kerja yang
terampil dan terdidik.
c.

Dari program ini diharapkan memberikan pengembangan ketrampilan bagi mahasiswa


untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat.

B. Metode
Metode keterampilan pembuatan blangkon ini ditujukan untuk warga masyarakat
yang belum bekerja dan yang memiliki minat belajar usaha pembuatan blangkon. Adapun
cara memperoleh peserta dari pelatihan ini adalah sebagai berikut :
1. Survey lokasi dan penentuan tempat yang akan digunakan untuk pelatihan.
2. Perekrutan peserta program dengan persyaratan sebagai berikut :
a.

Masyarakat yang belum bekerja atau memiliki usaha.

b. Mempunyai kemauan dan kemampuan berwirausaha.


c.

Disiplin tinggi, menaati peraturan selama pelatihan.

d. Keinginan kuat untuk mendirikan usaha.


3.

Sosialisasi program untuk menarik minat masyarakat untuk bisa dijadikan sebagai
peserta program.

4.

Pelaksanaan pelatihan meliputi teori dan praktek pembuatan blangkon dan manajemen
selama 4 pertemuan.
No
1

Materi
Teori

Tentor/Intrukstur
-

Instruktur

Tim PKMM

1.

Pokok Bahasa
Teori Pembuatan blangkon
proses awal sampai akhir.

2. Teori manajemen usaha.


2

Praktek

Instruktur

1.

Teori Pembuatan blangkon

Tim PKMM

proses awal sampai akhir. (jadi)


2. Pengemasan produk.

5. Materi pelatihan pembuatan blangkon


Materi yang disampaikan oleh tim pelaksana PKMM adalah pembuatan blangkon.
Pelatihan didahului dengan pengenalan dan dasar pelatihan pembuatan blangkon. Hal ini
bertujuan membuka wawasan berfikir peserta pelatihan bahwa dari satu bahan bias
dihasilkan sesuatu yang bernilai ekonomi dan seni.
Dalam pembuatan kerajinan pembuatan blangkon ini diperlukan alat dan bahan
sebagai berikut :
a.

Kain yang bermotif / kain batik berbentuk iket atau udeng berbentuk persegi empat bujur
sangkar. Ukurannya kira-kira selebar 105 cm x 105 cm.

b. Klebot atau model kepala yang terbuat dari kayu/cetakan blangkon.


c.

Plastik kemasan.

d. Kain alas, karton, lem, benang jahit, dan gunting.

Urutan kerja Persiapan hingga pelaksanaan adalah sebagai berikut:


-

Langkah awal adalah menentukan lokasi pengabdian masyarakat dimana yang


mempunyai masalah kemiskinan dan penggangguran, dimana langkah ini akan
menentukan daerah mana yang membutuhkan bantuan pelatihan usaha untuk
meningkatkan ekonomi keluarga.

Menjalin kesepakatan dengan masyarakat dalam rangka program pelatihan pembuatan


blangkon.

Perekrutan calon peserta program keahlian.

Proses pelatihan pembuatan blangkon dan manajemen usaha, dimana lama pelaksanaan
pelatihan selama 4 Pertemuan.

Membantu pembentukan kelompok usaha sekaligus pendamping usaha.

Membantu mencari akses modal, pemasaran dan promosi usaha.

Pengembangan usaha kearah yang lebih baik.

C. Kemajuan Pekerjaan

Evaluasi penguasaan materi pelatihan oleh peserta program dimana evaluasi ini
direncanakan terdiri dari :
-

Evaluasi penjelasan teori dan praktek pembuatan blangkon mulai dari proses awal
sampai akhir.

Penilaian hasil penugasan mandiri maupun kelompok (hasil praktek)

Penilaian pembuatan blangkon.

Evaluasi studi kelayakan usaha (proposal rencana usaha) yang disusun oleh peserta
program dan diuji melalui presentasi.

Evaluasi Kegiatan Belajar


Kegiatan evaluasi ini meliputi :
a.

Evaluasi materi yaitu evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui seberapa dalam dan luas
tingkat ruang lingkup dan kegunaan materi pelatihan yang disampaikan setiap akhir sesi.

b.

Evaluasi instruktur, yaitu evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui instruktur dalam
melatih meliputi aspek persiapan, penugasan materi, metode pelatihan dan penugasan
tempat.

c.

Evaluasi pelaksanaan pelatihan, yaitu evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui tahap
kemampuan penyelenggaran pelatihan yang dilakukan pada akhir pelatihan.

Indikator Pencapaian Tujuan.


a.

Indikator Umum

1.

Adanya budaya mutu pelaksanaan pelatihan dan orientasi produktifitas di kalangan


peserta pelatihan, instruktur, tim PKMM Politeknik Indonusa Surakarta.

2. Adanya rintisan usaha pembuatan blangkon yang didirikan oleh peserta pelatihan.
3. Adanya alternatif terciptanya pendapatan baru bagi keluarga dari masyarakat.
4.

Tercapainya peningkatan kesejahteraan keluarga, sehingga tingkat kemiskinan semakin


menurun.

b. Indikator Khusus
1.

Tingkat keberhasilan pelatihan pembuatan blangkon oleh peserta mencapai 85% (lulus
dan layak mendirikan usaha)

2.

Tersusunnya proposal rencana usaha/bisnis plan yang dibuat oleh peserta pelatihan
minimal 75% diantaranya layak untuk diwujudkan sebagai kegiatan usaha mandiri.

3.

Motivasi dan minat peserta pelatihan untuk berwirausaha sebagai pelatihan untuk ikut
meningkatkan pendapatan keluarga.

D. Ketercapaian Target Luaran


Dari pelatihan pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan blangkon ini keluaran
yang dihasilkan dinilai berdasar LogBook dan IKJP adalah dengan tercapainya pelatihan
bagi masyarakat dalam usaha pembuatan blangkon ini para peserta dapat mendirikan
usaha pembuatan blangkon untuk menambah pendapatan ekonomi dan juga melestarikan
tradisi budaya Jawa serta terciptanya lapangan kerja baru yang mampu menampung
tenaga kerja yang terampil dan terdidik dan juga memberikan pengembangan
ketrampilan bagi mahasiswa untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat.

E. Permasalahan dan Penyelesaiannya


a.

Administratif

: Administrasi dapat berjalan dengan baik tanpa ada kendala

b.

Teknis

: Kendala Teknis adalah kesulitan dalam merekrut peserta pelatihan.

Tetapi dengan koordinasi dengan Ketua Karang Taruna perekrutan dapat berlangsung
dengan baik.
c.

Organisasi Pelaksana: Ketua pelaksana dalam hal ini bekerja bersama sama dan
senantiasa melakukan koordinasi dengan anggota pelaksana sehingga setiap kegiatan
dapat berlangsung dengan baik

d. Keuangan

: Dengan dana yang ada Tim PKMM berusaha melaksanakan program

sesuai dengan rencana sehingga tujuan PKM dapat terlaksana dengan baik.

F. Penggunaan Biaya
Dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat (PKMM) ini biaya keseluruhan yang
diterima dari Dikti adalah Rp. 6.500.000,- dimana penggunaan meliputi bahan habis pakai,
transportasi, dan lain-lain dengan rincian sebagai berikut :

NO
RINCIAN
SATUAN
1 Bahan habis pakai
1.
Peralatan dan bahan baku @
Rp.
pembuatan blangkon (1 paket)
920.000
2. ATK penunjang persiapan , @
Rp.
pelaksanaan sampai pembuatan 457.000
laporan akhir ( 1 Paket )
2 Alat penunjang kegiatan
1. Cetakan Blangkon ( Klebot ) 5 @
Rp.
paket untuk 15 Peserta latihan
100.000
2.

Alat Pendukung Pembuatan @


Blangkon ( 1 Paket )
318.000

JUMLAH
Rp.
920.000,Rp.
457.000,-

Rp.
500.000,-

Rp.

Rp.
318.000,-

3 Transportasi
1. Peserta PKMM 15 orang
@ Rp. 15.000 X 15 X 4
(4 kali pertemuan )
2. Tim PKMM 3 orang (4 kali @ Rp. 30.000 X 3 X 4
pertemuan)
3. Instruktur 1 orang (4 kali @ Rp. 150.000 X 4
pertemuan )
4. Pembelian alat dan bahan (1 @
Rp.
kali)
100.000
5. Pemantau Internal (2 kali )
@ Rp. 100.000 X 2

Rp.
900.000,Rp.
360.000,Rp.
600.000,Rp.
100.000,Rp.
200.000,-

6. Pra monev DIKTI di UNISRI

@ Rp. 50.000 X 3

7. Monev DIKTI di UMS

@ Rp. 50.000 X 3

Rp.
150.000,Rp.
150.000,-

4 Lain lain
a. Banner
b.
c.
d.
e.
f.

@
Rp.
100.000
Pembuatan laporan akhir ( 1 @
Rp.
paket)
150.000
Dokumentasi
@
Rp.
150.000
Jilid laporan
@
Rp.
5.000 X 9
Komsumsi Pelatihan
@ Rp. 15.000 X 20 X 4
Pinjam tempat pelatihan dan @
kebersihan
50.000 X 4

Rp.
100.000,Rp.
150.000,Rp.
150.000,Rp.
45.000,Rp.
1.200.000,-

Rp.

Rp.
200.000,-

JUMLAH TOTAL

Rp.
6.500.000,-