Anda di halaman 1dari 50

ANALISA SITUASI PADA

KESEHATAN MASYARAKAT
Bahan kuliah Perencanaan Kesehatan
Semester IV Kelas Alih Jenjang
FK M UNMUL
21 April 2012

Perencanaan program kesehatan

Penyusunan rencana
Penyusunan program
Pelaksanaan rencana
Pengawasan atas pelaksanaan rencana
evaluasi

Penyusunan rencana

Analisa situasi
Forecasting
Penetapan tujuan rencana
Identifikasi kebijaksanaan
Tahap persetujuan rencana

Pendahuluan

Problem solving cycle merupakan proses yang


terdiri dari langkah langkah
berkesinambungan
Meliputi analisa situasi, perumusan masalah
secara spesifik, penentuan prioritas masalah,
penentuan tujuan, memilih alternatif terbaik,
menguraikan alternatif terbaik menjadi rencana
operasional dan melaksanakan rencana
kegiatan

Tujuan analisa situasi

Memahami masalah kesehatan secara jelas dan


spesifik
Mempermudah penentuan prioritas
Mempermudah penentuan alternative
pemecahan masalah

Kerangka konsep

Strategi pemecahan masalah kesehatan ada dua


yaitu :
Secara langsung dengan melakukan tindakan
untuk mengurangi masalah tersebut
Secara tidak langsung dengan intervensi
terhadap faktor faktor yang diperkirakan
mmempengaruhi masalah tersebut

Aspek telaah analisis keadaan dan masalah

Analisis tentang masalah kesehatan


Analisis tentang faktor-faktor yang
mempengaruhi masalah kesehatan tersebut
HL Blum telah mengembangkan suatu
kerangka konsep tentang hubungan antar
faktor-faktor yang mempengaruhi derajat
kesehatan

Konsep HL Blum
genetika

Lingkungan

Status
kesehatan

Perilaku

Pelayanan
kesehatan

Analisa situasi kesehatan

Analisa derajat kesehatan


Analisa aspek kependudukan
Analisa pelayanan/upaya kesehatan
Analisa perilaku kesehatan
Analisa lingkungan

Analisa Derajat Kesehatan

Analisa derajat kesehatan akan menjelaskan


masalah kesehatan apa yang dihadapi
Analisis ini akan menghasilkan ukuran-ukuran
derajat kesehatan secara kuantitatif,
penyebaran masalah menurut kelompok umur
penduduk, menurut tempat dan waktu

Analisis derajat kesehatan

Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan


epidemologis
Ukuran yang digunakan adalah angka
kematian (mortalitas) dan angka kesakitan
(morbiditas)

Analisa derajat kesehatan

Mortalitas

Angka kematian bayi


penelitian menunjukkan bahwa IMR sangat erat
kaitannya dengan kualitas lingkungan hidup, gizi
masyarakat, keadaan sosial ekonomi, tingginya
IMR menunjukkan bobot masalah mengenai
perinatal,: komplikasi kehamilan, perawatan
kehamilan, komplikasi persalinan dan perawatan
bayi

Analisis derajat kesehatan

Angka kematian bayi


Kematian balita sangat berkaitan dengan
kualitas sanitasi rumah tangga dan keadaan
gizi anak
Angka kematian menurut penyebab (CSDR)
berguna untuk melihat penyebab-penyebab
atau penyakit apa yang menjadi penyebab
utama angka kematian

morbiditas

Incidence rate
jumlah kasus baru suatu penyakit tertentu yang
terjadi dalam suatu kelompok masyarakat
tertentu, dalam masa waktu tertentu pula
Prevalence rate
jumlah orang yang menderita sakit pada
umumnya atau menderita penyakit tertentu
dalam suatu kelompok penduduk tertentu
dalam suatu masa tertentu

morbiditas

utk penyakit akut maka indikator yang baik


digunakan adalah angka incidance
Untuk penyakit kronis , penggunaan angka
incidence maupun prevalence penting utk
mengambarkan keadaan penyakit
Case Fatality rate

Analisis kependudukan

Jumlah penduduk
Pertumbuhan penduduk
Struktur umur
Mobilitas penduduk
pekerjaan

STRUKTUR PENDUDUK
JMLH PENDUDUK DAPAT DIBAGI MENURUT :

Umur
Jenis Kelamin
Status Perkawinan
Status Migrasi
Status Pendidikan
Status Pekerjaan
Agama
Tempat Tinggal Desa - Kota

Manfaat ukuran demografis

Sebagai denominator ukuran masalah


kesehatan
Sebagai prediksi beban upaya/program
kesehatan
Sebagai prediksi masalah kesehatan yang
dihadapi

Ukuran demografis

Jumlah penduduk
Kesuburan : angka kelahiran kasar, angka kesuburan
Kesehatan : angka kematian kasar, angka kematian
menurut kelompok umur
Laju petumbuhan penduduk
Struktur umur
Angka ketergantungan
Distribusi penduduk
Mobilitas penduduk

Analisis pelayanan kesehatan

Pelayanan atau upaya kesehatan meliputi


upaya promotif, preventif, kuratif maupun
rehabilitatif
Analisis ini menghasilkan data / informasi
tentang input, proses, out put dan dampak dari
pelayanan kesehatan

Analisis pelayanan kesehatan

Input
aspek ketenagaan kesehatan, biaya, sarana dan
prasarana kesehatan
Proses pelayanan
pengorganisasian, koordinasi, supervisi
Output pelayanan
cakupan pelayanan, pemanfaatan pelayanan

Analisis perilaku kesehatan

Analisis ini memberikan gambaran tentang


pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat
sehubungan dengan kesehatan maupun upaya
kesehatan
Dapat menggunakan teori pengetahuan, sikap
praktek, atau health belief model atau teori
lainnya

Analisis perilaku kesehatan

PSP masyarakat tentang pelayanan kesehatan


PSP tentang pola pencarian pelayanan
kesehatan
PSP tentang penanganan penyakit
Peran serta masyarakat atau ukbm
PSP masyarakat tentang kesehatan ibu dan
anak

Analisis lingkungan

Analisis lingkungan fisik


Analisis lingkungan biologis
Analisis lingkungan sosial

Analisis lingkungan fisik

Mengambarkan masalah air bersih


Keadaan rumah dan pekaranagan (ventilasi,
lantai, pencahayaan maupun kebisingan)
Limbah rumah tangga (SPAL)
Limbah industri
dll

Analisis lingkungan biologi

Analisis lingkungan biologi mengambarkan


vektor penyakit, ternak dansebagainya

Analisis sosial budaya

Gotong royong
Arisan
Dsb dengan bidang kesehatan

Penentuan prioritas masalah

Penentuan prioritas masalah dilakukan secara


kualitatif dan kuantitatif
Penentuan prioritas masalah kesehatan adalah
suatu proses yang dilakukan oleh sekelompok
orang dengan menggunakan metode tertentu
untuk menentukan urutan masalah dari yang
paling penting sampai yang kurang penting

Penentuan prioritas masalah

Penentuan prioritas masalah dapat


menggunakan metode delbeg, metode hanlon,
metode delphi, metode USG , metode
pembobotan dan metode dengan rumus
Langkahnya :

Menetapkan kriteria
Memberikan bobot masalah
Menentukan skoring setiap masalah

Pembentukan kelompok

Membentuk kelompok dengan anggota 6 10


orang
Latar belakang, pengalaman dan pengetahuan
yang berbeda-beda
Ketua sebaiknya ahli dalam permasalahan
yang dibahas

Metode delbeg

Dalam penentuan kriteria diawali dengan


pembentukan kelompok
Sumber data dan informasi yang diperlukan dalam
penetapan prioritas masalah berdasarkan :

Pengetahuan dan pengalaman


Saran dan pendapat nara sumber
Peraturan perundangan kesehatan
Analisa situasi
Sumber informasi lainnya

Langkah identifikasi dan


mengiventarisasi kriteria
No

kriteria

Masalah kesh dgn kemampuan menyebar tinggi

Masalah kesh dgn mengenai daerah luas

3
4

Mslh kesh yang mengakibatkan penderitaan


lama
Mslh kesh yg berkaitan kesehatan ibu dan anak

Mslh kesh yang mengurangi penghasilan

Langkah identifikasi dan


mengiventarisasi kriteria
No

kriteria

Mslh kesh yang mengakibatkan kecacatan

Mslah kesh yang cenderung meningkat

Msllh kesh yang berdampak politis

Mslh kesh yang berkaitan dgn lingkungan

Mslah kesh yang terkait dengan produktifitas


kerja

Mengkaji dan mengevaluasi kriteria

Seluruh kriteria dari masing- masing anggota


dituliskan
Kemudian dikaji ulang dan dikelompokkan
Kriteria yang sama digabung
Jumlah kriteria dapat ditambahkan
Semua kriteria jelas dan disepakati oleh
kelompok

Metode hanlon

I. Kriteria besarnya masalah


II. Kriteria tingkat kegawatan masalah
III. Kriteria penanggulangan masalah
IV.Kriteria PEARL

Menetapkan kriteria I besarnya


masalah

Besarnya prosentase penduduk yang menderita


langsung karena penyakit tersebut
Besarnya pengeluaran biaya yang diperlukan
untuk mengatasi masalah tersebut
Besarnya kerugian lain yang diderita

Menentukan kriteria II (kegawatan


masalah)

Tingkat urgensinya
Kecenderungannya
Tingkat keganasannya

Menentukan kriteria II kegawatan


masalah
mslh

Kegana Tingkat kecende total


san
urgensi rungan

Ratarata

20

6,6

17

5,5

16

5,3

Menentukan kriteria III kemudahan


penanggulangan

Amat sulit : (1)


Sulit (2)
Cukup sulit (3)
Mudah (4)
Sangat mudah (5)

Menentukan kriteria IV PEARL

P = kesesuaian (Proper and Political)


E = secara ekonomi murah
A = dapat diterima
R = tersedianya sumber daya
L = legalitas terjamin

Menentukan kriteria IV PEARL


mslah P

Hasil
perkalian
PEARL
1

Menetapkan pembobotan

Kriteria yang sudah ditetapkan dikaji sehingga


validitas kriteria
Masing masing anggota memberi bobot pada
kriteria (mis 1 5)
Bobot 5 - 1 : sangat penting tidak penting

Menetapkan pembobotan
kriteria

11

12

14

Menetapkan pembobotan
kriteria

Bobot nilai rata-rata

3,6

4,5

Metode USG

Urgensi
Keseriusan
Berkembangnya masalah

Masalah tenaga
Masalah keuangan anggaran
Masalah perlengkapan kerja
Masalah lingkungan yang mempengaruhi

Metode USG
msalah

urgency

keseriusan

growth Total

PENYUSUNAN POA

Pendahuluan
Analisa situasi
Tujuan dan masalah
Kebijaksanaan pelaksanaan dan pokok kegiatan
Organisasi dan penggerakan pelaksanaan
Sumber daya yang dimanfaatkan
Perkiraan faktor penunjang dan faktor penghambat
Pengawasan pengendalian dan penilaian
penutup

Terima kasih