Anda di halaman 1dari 1

Myofascial pain dysfunction syndrome (MPDS) adalah kumpulan gejala yang timbul karena kelainan

hubungan bidang oklusi dengan sendi rahang.


Etiologi
Spasme otot pengunyah karena ekstensi berlebihan, kontraksi berlebihan, atau kelelahan. Penyebab
tersering ialah kelelahan otot pengunyah yang dapat disebabkan kebiasaan menggeretakkan gigi
(grinding atau clenching).
Manifestasi Klinis
Nyeri, trismus, gerakan kondilus dapat dirasakan (clicking), dan gerakan rahang unilateral atau
bilateral terbatas. Bila 2 dari 4 manifestasi tadi ditemukan, maka MPDS dapat ditegakkan.
Komplikasi
Deviasi mandibula, sindrom Costens.
Pemeriksaan Penunjang
Foto rontgen sendi rahang.
Penatalaksanaan
Pasien dengan kelainan fungsional diterapi secara konservatif, seperti pemberian analgesik,
antiinflamasi nonsteroid, diazepam 3-4 x 2-10 mg sebagai terapi simtomatis, terapi psikis, dan latihan
untuk merubah kebiasaan. Kelainan organik pada sendi rahang dapat dipastikan dengan pemeriksaan
radiologi, bila tidak ditemukan kelainan maka dikonsulkan ke neurologi atau psikiatri. Bila ditemukan
kelainan organik, maka diterapi secara bedah atau nonbedah.
Myofascial Pain Dysfunction Syndrome (MPDS) ( Rahang, Tulang, Sendi, Otot)
Deskripsi
Penyakit ini merupakan kumpulan gejala yang timbul karena kelainan hubungan bidang oklusi dengan
sendi rahang.
Penyebab
Penyebabnya sederhana, kebiasan mengeretakkan gigi. Hal tersebut menyebabkan kontaksi berlebihan
yang pada akhirnya menyebabkan kelelahan otot pengunyah.
Gejala
Sakit pada rahang, terbatasnya gerakan rahang, tidak tahan suara bising.
Pengobatan
Perawatan medis untuk penyakit ini adalah dengan terapi secara konsevatif dengan pemberian
analgestik kepada penderita.
Selain itu adalah latihan untuk mengubah kebiasaan buruk menggeretakkan gigi.