Anda di halaman 1dari 3

Superplasticizer

Admixture (bahan tambah) didefinisikan sebagai material selain air, agregat, semen
dan fiber yang digunakan dalam campuran beton atau mortar, yang ditambahkan
dalam adukan segera sebelum atau selama pengadukan dilakukan (ACI 116R-2000)

Pengelompokan Superplasticiz

Penggunaan superplasticizer mulai dkembang


1960-an dan menyusul kemudian di Amerika

Superplasticizer adalah polimer linear yang m


sulfonat), yang secara umum terbagi menjadi

Sulfonated melamine-formaldehyde co
Sulfonated naphthalene-formaldehyde
Modified lignosulfonates (MLS)
Polycarboxylate derivatives, misal jen

Sifat Superplasticiser

Partikel dengan gaya ikat permukaan akan mengumpul


dan partikel yang tersebar karena efek pengurangan atau
penghilangan gaya permukaan

Komposisi Kimia Superplasticizer

Superplasticizer tersusun atas asam sulfonat y


permukaan pada partikel semen sehingga lebi
pada kelompok partikel semen, untuk mengha
pasta semen atau beton segar yang lebih renda

Tabel kimia superplasticizer (Rixom and Maivaganam, 2003)

Pemanfaatan Superplasticizer
Efek superpasticizer pada beton segar yang dimanfaatkan adalah kemampuannya
untuk :

meningkatkan slump dan workability (slump hingga 23 cm)


mengurangi pemakaian air
mengurangi pemakaian semen

Secara umum tujuan yang ingin dicapai dengan penggunaan superplasticizer


adalah untuk :

mencapai posisi pengecoran yang sulit melakukan pemadatan dengan


vibrator -- karena dapat menghasilkan beton segar yang dapat mengalir
dengan lebih baik dengan slump hingga 23 cm
menghasilkan beton mutu tinggi -- dengan mengurangi air sehingga faktor air
semen yang merupakan faktor utama penentu mutu beton dapat
diminimalkan sekecil mungkin, sehingga hanya air yang diperlukan untuk
reaksi hidrasi semen saja yang digunakan
menghasilkan beton dengan permeabilitas yang lebih rendah (lebih kedap air)
-- dengan pengurangan pemakaian air dan kemampuan menyebarkan partikel
semen dalam adukan beton segar, dapat menghasilkan kepadatan beton
yang lebih baik sehingga lebih kedap air

menghasilkan beton yang setara mutunya dengan faktor air semen yang lebih
kecil, sehingga pemakaian semen menjadi lebih sedikit -- namun pemakaian
untuk tujuan ini tidak terlalu sering digunakan, karena jumlah semen minimum
yang disyaratkan untuk beton tertentu harus dipenuhi

Kemampuan superplasticizer untuk meningkatkan slump beton segar tergantung


pada :

jenis, takaran dan waktu penambahan superpasticizer


faktor air semen dan jumlah semen yang digunakan dalam adukan beton
segar

-- superplasticizer dapat digunakan untuk hampir semua jenis semen.


Takaran penggunaan superplasticizer harus mengikuti rekomendasi dari produsen,
yang dapat dilihat pada brosur teknis atau panduan pemakaian -- secara umum
penggunaannya pada beton normal adalah 1-3 liter per m beton segar untuk tujuan
meningkatkan workability (dapat dicampurkan di lokasi proyek sebelum penuangan
beton segar)
Penggunaan untuk mengurangi pemakaian air dapat dilakukan dengan takaran 5-20
liter per m beton segar namun hal ini harus dilakukan di batching plant dengan
pengawasan engineer sehubungan dengan penggabungannya dengan bahan
tambah yang bersifat retarding -- yang tujuan utamanya adalah menghasilkan beton
mutu tinggi dengan pemakaian semen yang tetap.

Efek Negatif Superplasticizer


Efek negatif dari penggunaan superplasitcizer adalah kehilangan slump yang relatif
cepat, sehingga walaupun workability meningkat cukup besar, waktu pengerjaannya
menjadi lebih singkat -- dalam waktu sekitar satu jam setelah penambahan
superplasticizer, workability-nya akan relatif hilang karena slump loss (kehilangan
slump) yang sangat cepat
Slump loss atau kehilangan slump berbeda dengan setting beton, walaupun dalam
bahasa praktis di lapangan sering dikatakan bahwa jika ditambah superplasticizer
maka waktu setting menjadi lebih cepat -- sebenarnya waktu settingnya tidak
menjadi lebih cepat namun karena penurunan nilai slump (kehilangan slump) yang
relatif cepat, secara visual dan pengerjaannya menimbulkan kesan bahwa beton
sudah mengeras dalam arti memasuki masa setting.
Untuk mengakali efek negatif ini, penambahan superplasticizer dapat dicampurkan
sesaat sebelum beton segar dituang di lapangan -- namun perlu sangat diperhatikan
takaran/dosis penggunaannya terutama jika penambahan superplasticizer dilakukan
setelah beton segar dituang sebagian yang mengakibatkan kesulitan mengetahui
sisa beton segar yang masih ada di dalam mobile mixer.
http://lauwtjunnji.weebly.com/superplasticizer.html