Anda di halaman 1dari 6

TUGAS

NCP - NUTRITION INTERVENTION


STUDI KASUS 2 DIABETES MELLITUS

Oleh:
Kelompok 6
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

RenindyoApridhianti
Shafiyyah maimunah
MaulidyaRachmawati
MuthiaKhanzaAdelina
EndahMuspitaEkawati
Firda
MuslikahPebtriani
Devi EkaNur Indah Sari
AruniaKemalaPutri

135070301111022
135070301111023
135070301111024
135070301111025
135070301111026
135070301111027
135070301111028
135070301111029
135070301111030

JURUSAN GIZI
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2014

Nama

: Ny.Jumaiyah

Jenis kelamin : Perempuan


Umur

: 52 tahun

Diagnosa Medis : CVA + DM +HT

Assessment
Data Dasar

Diagnosa Gizi
Data

Problem

NI

Panjang Lengan Bawah (LB) = 40 cm

Inadequat

LILA= 29 cm

Biokimia:

intake

Sign

Intervensi

symptom

Gizi

Etiology

Abnormal
Antropometri:

Monitoring & Evaluation

2.1 Dihubungkan

Domain

Rencana tindak
lanjut

Ditandai

ND. 1 meal FH

dengan

and snack

Clinical:

Tim DM RG

dikonsumsi pasien

kemampuan

muntah

1500 kkal 3x

sesuai

rekomendasi

dengan

oral penurunan

2.1.1 Saat

Diet order

recall

dilakukan
diet

yang

dengan

Pemeriksaan Nilai Normal

Hasil

untuk

Dietary:

makan

HB

12-17 mg/dl

13.3

mencukupi

Intake

snack

Leukosit

4000/cmm

12.500

kebutuhan

Energy

P= 56.25 g

Trombosit

150rb-450rb

392.000

energi

L= 41.67 g

PCV

40-50

42.6

KH

KH= 225 g

GDP

70-110 mg/dl

389

GDP

Serat

Serat = 28 g

Ureum

14-45 mg/dl

39

(DM)

Creatinin

0.7-1.4 mg/dl

1.09

Nutrition-

klinis:

SGOT

< 33 mg/dl

30

Focused

berkurangnya

SGPT

<42 mg/dl

23

Physical

gejala

Natrium

135-155mmol/L

136.9

Finding

pada pasien

Kalium

3.6-5.5 mmol/L

3.75

NB

Clorida

98-107 mmol/L

102.3

Pengetahu

Leukosit

2x

Energi= 1500 kkal

PD

an

1.1 Dihubungkan

Dietary:

dengan belum jarang

yang pernah

mengkonsums

1.1 Pemeriksaan fisik

E.1 Edukasi FH
kepada

Food

4.1 Pasien
and keluarga

keluarga dan Nutrition

atau

muntah

dan
paham
mengerti

GDS

kurang

177

Clinical:
Klinis

Hasil

Kondisi Umum

Lemah

Kesadaran

Komposmentis

Tekanan Darah

150/00 mm/Hg

Suhu
RR

KU=lemah

sayuran. pasien

edukasi gizi

Pilih-pilih

bertuuan agar

tinggi

makanan

pasien

kesehatan dengan

Sayur

HT St.1

yang mengurangi

Keluhan utama : Lemah anggota gerak Keluhan


utama
tangan dan kaki kanan, lemas

sadar berolahraga

dikosumsi

sembarangan

guideline

sayur , mau makan


bening sayuran

sayur

dan

dan buah-buahan
asem, tinggi

serat,

nutrisi

penyakit

kondisi

Riwayat gizi sekarang:

anggota

Buah-buahan

mengurangi

pasien.

dikonsumsi

yang

mulai membaik. Dibawah ini adalah hasil kanan, lemas

diantaranya

digoreng

recall 24-h saat anamnese :

buah papaya, E.2

Riwayat Gizi Dahulu:

pisang kepok Peningkatan


merah,

biasa keterampilan

mengolah

keluarga dan

Energy
P

masakan

pasien

KH

digoreng,

Serat (N=
28 g)

sering ngemil makanan

dengan

agar

cara dapat
mengolah

makanan

dengan tepat

seadanya

sesuai

dirumah,

penyakit

yang
dengan

dan

biasa makanan

cara

relevan

soto/rawon,

yang

dan

makanan

Lemah

Saat ini pasien sedang mendapat diet Tim gerak tangan


kaki
DM RG 1500 Kkal, nafsu makan pasien dan

tentang

mengolah

Dietary:

Tabel 1. Hasil Recall Asupan Makan


Pasien Selama 24 jam
Energi dan Zat
Asupan Dari
Gizi
Makanan
Energi (kkal)
1078.2 (71,88%)
Protein (g)
36.9 (65,6%)
Lemak (g)
39.2 (94,07 %)
Karbohidrat (g)
146.3 (65,02%)
Cholesterol (mg)
296.9
Serat (g)
10
Natrium (mg)
260.1

serat,

secara teratur dan

bayam
:

makanan

ngemil

sop,

20 x/i

tentang

sering

adalah

36.2 0C

yang Knowledge

terpapar

Frekuensi makan pasien 3x/hr dengan

kurang

porsi yang sedikit

olahraga

Pola makan pasien terdiri dari :

(aktivitas fisik)

1. Sumber

KH

yang

paling

pasien.

sering

dikonsumsi adalah nasi, umbi-umbian.


Sedangkan, mie, roti, jagung jarang

NC

dikonsumsi. Porsi nasi 7-8 sdm (@150

Gangguan

gr/porsi makan)

gizi karena penyakit DM

2.2 Dihubungkan
dengan

Biokimia:
GDP
mg/dl ()

RC.1
389 Koordinasi
dengan

BD

1.7 Pemeriksaan

Glukosa

biokimia:

profile.

Kadar GDP atau

2. Jarang konsumsi sumber protein hewani

adanya

dokter jadwal

mendekati normal

3. Sumber protein nabati yang paling sering

gangguan

pemberian

(Normal

nilai lab

terkait injeksi

70-110 mg/dl)

dikonsumsi adalah tahu dan tempe


dengan porsi 50 gr setiap kali makan.

Jarang

4. Pasien jarang mengkonsumsi sayuran. makan


Sayur yang sering dikosumsi adalah sayuran,
sayur sop, bening bayam dan sayur yang
dikonsumsi

asem, soto/rawon

5. Buah-buahan yang biasa dikonsumsi sayuran


diantaranya buah papaya, pisang kapok
merah
6. Pasien biasa mengolah masakan dengan
cara digoreng dan direbus

Suka ngemil

7. Pasien sering ngemil makanan seadanya sembaranga


n
dirumah
8. Pasien

belum

pernah

edukasi gizi sebelumnya

mendapatkan Belum
mendapatka
n
gizi

edukasi

insulin

GDP

Aktifitas Fisik = Pasien tidak pernah AF


berolahraga

tidak

pernah
olahraga

Terapi Obat

Divask 1x1(obat HT)

CPG 1x1 (obat Jantung dan HT)

Cardace 1x1(obat HT)

Injeksi Levemir 0-0-0-8 (insulin)

Brainact

2x1(obat

untuk

fungsi

kognitif)

Alinamin F 1x1 (supplement vit B1


& B2)

Client history:
Riwayat Penyakit dahulu:
DM, Hipertensi yang tidak terkontrol dan
asam urat.
Riwayat penyakit sekarang:
MRS

dengan

keluhan

tidak

sadar

mendadak 3 jam yang lalu, kemudian


muntah-muntah
Riwayat penyakit keluarga : Tidak ada

AF

kurang

Data sosial ekonomi:

karena

Pekerjaan : IRT (Mantan Bu Lurah)

pekerjaan
hanya IRT

REFERENSI

American Dietetic Association (2011). International Dietetics and Nutrition Terminology (IDNT) Reference Manual Standardize Languanged for
The Nutrition Care Process. Chicago. IL 60606-6995, American Dietetic Association.
Wahyuningsih, Retno. 2013. Penatalaksanaan Diet pada Pasien. Yogyakarta: Graha Ilmu.