Anda di halaman 1dari 1

Rancang Bangun Turbin Heliks Sumbu Vertical

sebagai Inovasi Turbin Angin untuk Kecepatan


Angin Sedang dengan Efisiensi Tinggi
Design and Construction of Helical Vertical Axis
Wind Turbine as Moderate Speed and High
Efficiency Turbine
Author : Ardiansyah Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Abstrak- Energi angin dapat dijumpai dimana saja. Indonesia adalah negara dengan garis pantai
terpanjang nomor dua di dunia, namun potensi angin belum termanfaatkan maksimal. Pemanfaatan turbin
untuk mengkonversi energi angin menjadi energi listrik sangatlah berguna untuk masyarakat yang tinggal
di daerah terpencil. Namun turbin angin yang ada kurang cocok diterapkan untuk kecepatan angin sedang
(rata-rata 5 m/s) di Indonesia. Selain itu turbin angin konvensional yang hanya dapat menyerap maksimal
sekitar 30% energi angin, turbin angin heliks secara teori dan praktikal dapat menyerap hampir 40-50%
dan mengubahnya menjadi energi mekanik dikarenakan desain sudu berbentuk heliks yang menggunakan
prinsip gaya angkat serta pemeratan torsi pada sudu-sudunya, sehingga hal ini sangat menguntungkan
untuk diterapkan pada daerah dengan kecepatan angin memadai di Indonesia. Dengan mengkombinasikan
turbin angin Savonius dan Darreus menjadi bentuk Heliks Vertikal hasil rancangan sendiri menggunakan
software Rhino dan analisis fisis, didapatkan model Wind Revolution Turbine, yaitu turbin angin yang
cocok diterapkan di Indonesia yang memiliki Starting Wind Velocity kecil namun memiliki daya yang
tinggi. Selain itu dual axis generator mampu meningkatkan efisiensi turbin. Model baru turbin ini
diharapkan mampu diterapkan dengan baik di Indonesia yang mempunyai kecepatan angin sedang (ratarata 5 m/s). Sehingga menjadikannya sumber energi terbarukan yang memadai di Indonesia.
Keywords Darreus, Dual Axis Generator, Savonius, Power Coefficient
Abstract- Indonesia is a country with the second longest offshore line in the world. But wind energy
potency is still not used well in Indonesia. Converting wind energy to electrical energy is very important
for people living in remote area especially near coastline. However, existing wind turbine are less suitable
to be applied to moderate speed (5 m/s) in Indonesia. Also, conventional wind turbine can only absorb a
maximum of approximately 30% wind energy. Theoretically, helical wind turbine can absorb almost 4050% win energy and convert it into mechanical energy due to the principle of lift and torque, so it is very
advantageous to be implemented in areas with moderate speed in Indonesia. By combining Savonius and
Darreus advantageous and designed by using Rhino software and physical analysis, we obtain the model
of Wind Turbine which is suitable to be applied in Indonesia, which has small lower-cut wind velocity
but has high power coefficient. This new model is expected to be implemented in Indonesia, which has
moderate wind speed (average 5 m/s). Thus make it possible to be appropriate energy source in Indonesia
Keywords Darreus, Dual Axis Generator, Savonius, Power Coefficient