Anda di halaman 1dari 1

Jurnal 3

1. Pendahuluan
Tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama dalam penyakit kardiovaskuler di seluruh
dunia, dan ini berhubungan dengan konsumsi Sodium yang berlebihan.

Terlebih lagi tingkat

kepatuhan pasien tekanan darah tinggi yang rendah dalam melaksanakan anjuran medis terutama
mengenai perubahan pola hidup dan pola makan menjadikan tekanan darah tinggi sebagai salah
satu yang sulit untuk dikontrol. Di negara Mediterania atau Timur Tengah, sodium merupakan bahan
utama yang dimasukkan kedalam tiap-tiap menu masyarakat, sehingga hal ini memainkan peranan
penting dalam tingkat kesulitan pengontrolan tekanan darah tinggi.
Karena alasan ini, penting untuk mengetahui hubungan antara persepsi penyakit dan
pengetahuan tentang diet garam atau sodium yang dimiliki pasien terhadap manajemen pasien
dengan hipertensi.

2. Metode
Metode dilakukan dengan studi cross-sectional melibatkan 671 pasien hipertensi yang
tersebar di 13 pusat kesehatan di kota Ardabil, Iran pada tahun 2013. Pasien objek penelitian
diminta persetujuannya terlebih dahulu, pada penelitian ini, jumlah pasien laki-laki lebih banyak
yang menolak sedangkan yang perempuan lebih banyak yang bersedia.
Kriteria inklusi meupakan pasien dengan umur 30-60 taun dengan hipertensi tanpa
komplikasi. Tekanan darah diukur oleh pusat kesehatan kota setelah 15 menit beristirahat.
Keseluruhan pasien dibagi dalam 2 kriteria; terkontrol (SBP<140mmHg dan DBP<90mmHg) dan tidak
terkontrol (SBP140mmHg dan DBP90mmHg) berdasarkan laporan ketujuh petunjuk JNC 7.
Kuesioner mengenai pengetahuan tentag pengaruh garam terhadap hipertensi diberikan
kepada pasien, berisi 20 soal yang berdasar pada literature review dan divalidasi oleh 5 orang ahli
dibidang tersebut. Untuk menongkatkan akurasi hasil, data mengenai makanan pasien selama 3 hari,
2 hari tengah minggu dan 1 hari akhir minggu diambil.
Data dikumpulkan dan diolah secara komputerisasi melalui SPSS version 18.0 for Windows.
Data di analisis dan dibandingkan dengan T-test dan One Way ANOVA. Hubungan antar variabel
ditegakkan dengan Multiple Linear Regression dan Pearsons Correlation Tes.