Anda di halaman 1dari 15

Persamaan Antoine

B
log p A
T C
*

A, B, dan C adalah konstanta

Estimasi Teka. Uap berdasarkan Diagram Cox


Plot dua atau lebih tekanan uap suatu zat
dengan tekanan uap air sebagai referensi
pada suhu yang sama

memplot antara dua atau lebih tekanan uap suatu zat, kemudian tekanan uap air sebagai referensi pada suhu yang sama sehingga diperoleh gambar b

Kemudianpada absis tekanan uap referensi


ganti dengan suhu hubungan suhu dan
tekanan uap

Dalam satu bejana tertutup berisi air (satu


komponen) dan suhu T
Jika T > Tb uap

T < Tb cairan

Tb suhu titik didih

Lebih dari 1 (satu) komponen ?


Contoh sistem udara (A) air (W)
Uap air dalam udara
udara gas
air cairan mudah menguap

Tergantung pada
suhu &jumlah W
pada udara

Uap air dapat mencapai kelembapan 100%.


Kondisi kesetimbangan laju penguapan =
laju kondensasi
Uap ideal:

PH20 = yH20 P
yH20 = fraksi mol uap air
PH20 = tekanan parsial uap air

Simbol
y : fraksi mol uap
x : fraksi mol cairan

P* (tekanan uap) gaya penggerak menjadi cairan hanya


bergantung pada suhu P* = f(T)

PH20

Jika P* = PH20 jenuh (saturated)

(tekanan parsial) gaya


bergantung pada fraksi mol uap

PH20 = P*H2O(T)

atau

penggerak

menjadi

uap

yH2O P = P*H2O (T)

Bila fraksi mol air dalam fase uap cukup tinggi atau suhu cukup
rendah P* kecil yH2OP > P*H2O(T) laju kondensasi akan
lebih tinggi dibanding laju penguapan.
Sebaliknya bila udara kering dan/atau suhu tinggi yH2OP <
P*H2O(T) laju penguapan lebih tinggi dibanding laju
kondensasi.
Jika suhu relatif tinggi
harga
P*H2O(T) akan besar
meningkatkan penguapan air ke udara dan juga menaikkan
tekanan parsial air di udara.

Humiditi
Humiditi (absolute humidity) = jumlah air di udara.

Perbandingan berat air terhadap udara

Humidity (kg/kg),
H = (mass of water) / (mass of dry air)

Humiditi Jenuh dan Relatif

Bila udara (P & T) pada keadaan kesetimbangan


termodinamik dengan air jenuh.
Fraksi uap air (yo) pada keadaan setimbang ditentukan
dari rumus:yo = P*(T)/P

Pada keadaan jenuh humidity udara = Ho

% humidity adalah 100%.

Persentase humiditi didefinisikan :


%humiditi = H / Ho x 100%
Bila kandungan air kurang dari kandungan setimbang
% humiditi kurang dari 100%
Humiditi relatif
udara kurang dari jenuh juga dapat digambarkan
sebagai persentase
didefinisikan dalam fraksi mol
Humiditi Relatif(%) = 100 x (fraksi mol air di udara)
/ (fraksi mol air di udara jenuh)

% humidity and humidity relatif tergantung pada


suhu yang menggambarkan jumlah air di udara.

Relative humidity (relative saturation)

Molar humidity (molar saturation)

Absolute humidity (absolute saturation)

Percentage humidity (percentage saturation)

% humiditi = humiditi relatif x (1-yo) / (1 - y)

Contoh: Berapa fraksi mol H2O di udara bila hr =


70%, T = 30oC dan P = 1 atm?
Penyelesaian:

hr = 100% x [PH2O / P*H2O(T)]


hr = 100% x [yH2OP / P*H2O(T)]
T = 30 oC P*H2O(30) = 31,824 mm Hg (Appendix

B Table B.3 hal. 639)


70% = 100% x [yH2O x (760 mmHg)/(31,824 mmHg)]
0,7 = yH2O x (760 mmHg)/(31,824 mmHg)
yH2O= 0.0293

Contoh : udara pada suhu 20oC dan tekanan 750


mmHg mempunyai humiditi relatif 80%.
a) Hitung humiditi molal udara
b) Hitung humiditi molal udara ini bila suhunya
dikurangi menjadi 10oC dan tekanan menjadi 35
psi, terjadi kondensasi.
c) Hitung berat air yang terkondensasi dari 1000 ft3
udara basah di atas dengan adanya pendinginan
dan kompresi seperti pada soal b.
d) Hitung volume akhir udara basah pada soal c.
Diketahui: Tekanan uap air pada 20oC = 17,55
mmHg dan pada 10oC= 9,2 mmHg

Penyelesaian
a)

Tekanan parsial awal uap air = 0,80 x 17,5 = 14,0 mmHg


Humiditi molal awal = 14/(750-14) = 0,0190

b) Tekanan parsial uap akhir = 9,2 mmHg


Tekanan total akhir = (35 psi)

760 mmHg atm


1810 mmHg
14 ,7 psi atm

Humiditi molal akhir = 9,2/(1810 9,2) = 0,0051

c) Basis perhitungan 1000 ft3 udara basah awal


Tekanan udara kering awal = 750 14 = 736 mmHg
Volume udara kering pada STP = 1000 x (736/760) x
273/293 = 903 ft3
Mol udara kering = 903/359 = 2,52 lb mol
Jumlah air pd keadaan awal = 2,52 x 0,0190 = 0,0478 lb
mol
Jumlah air keadaan akhir = 2,52 x 0,0051 = 0,0128 lb mol
Air yang terkondensasi = 0,0350 lb mol = 0,63 lb