Anda di halaman 1dari 12

RESIKO PASAR

By:
Eviatiwi Kusumaningtyas S, SE, MM

Resiko Pasar
Muncul karena harga pasar bergerak dalam arah
yang merugikan organisasi
Teknik Pengukuran Resiko Pasar:
1) Deviasi Standar
2) Value at Risk (VAR)
3) Stress Testing

Deviasi Standar
Digunakan untuk mengukur penyimpangan
Semakin besar deviasi standar semakin besar
penyimpangannya
Semakin besar deviasi standar semakin besar
resiko.
Rumus Std

Dg Probabilitas

Kesimpulan
Std Asset A = 0,99%
Std Asset B = 1,83%
Std deviasi B lebih besar dari A, maka dapat
disimpulkan Asset B lebih beresiko dari asset A

Value at Risk
VAR digunakan untuk mengetahui besarnya
kerugian dan besarnya kemungkinan terjadinya
kerugian
Contoh:
Bila besok hari yang jelek berapa kerugian yang
ditanggung perusahaan
Jawab: kerugian perusahaan Rp. 10 juta dengan
kemungkinan terjadinya 5%

Metode Menghitung VAR


Metode Historis (Back Simulation)
Metode Modelling (Analytical)
Metode Monte Carlo

Metode Historis (Back Simulation)


Misal: VAR 95% harian
5% return terendah 5% x 20 hari = 1 hari
Artinya memilih 1 hari return terendah yaitu -8,38%
Jika portofolio kita sebesar 1 juta, maka:
VAR 95% harian = -8,38% x 1 juta = -Rp. 83,8 juta

Dapat disimpulkan bahwa:


5% kemungkinan akan terjadi kerugian pada saham
X sebesar Rp. 83,8 juta atau
95% kita yakin bahwa kerugian yang akan terjadi
tidak melebihi Rp. 83,8 juta

VAR Metode Modeling (Analytical)


Contoh VAR 95% return harian
Diketahui nilai Z = 1,65
Rata-rata 12%
Deviasi Standar = 15%
VAR = Rata2 (1,65 x deviasi Standar)
= 12% - (1,65 x 15%)
= -12,75%
Jika portofolio kita 1 juta maka besar kerugian:
= -12,75% x 1 juta = -Rp. 127, 5 juta

VAR untuk periode yang lebih panjang


VAR(n) = VAR(harian) x n
Contoh:
Diketahui VAR 95% harian = 83,8 juta
Maka VAR 5 hari adalah
VAR (5) = 83,8 juta x 5
= 187,4 juta

Stress Testing
Adanya peristiwa ekstrim dengan probabilitas
yangg sangat kecil
Contoh: bencana tsunami
Stress Testing:
Jika peristiwa ekstrim terjadi bagaimana
pengaruhnya terhadap organisasi atau portofolio
kita

Soal:
Suatu portofolio yang mempunyai deviasi standar
tinggi akan mempunyai VAR yang tinggi juga.
Setujukah Anda dengan pernyataan tersebut
Misal kita menghitung tingkat keuntungan selama
1o hari terakhir, seperti terlihat dalam tabel..
a. Hitunglah deviasi standar dan rata-rata tingkat
keuntungan
b. Hitung VAR 90% harian dengan menggunakan
metode historis dan analitik
c. Hitunga VAR 90% mingguan (7 hari) untuk
setiap perhitungan VAR di atas

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Tingkat
Keuntungan (%)
-0,1
0,1
0,15
0,05
-0,05
0,125
0,2
-0,025
0
0,04

Anda mungkin juga menyukai