Anda di halaman 1dari 1

Cedera kepala menyebabkan kerusakan sel otak meningkat sehingga dproduksi

katekolamin meningkat serta sekresi asam lambung yang meningkat sehingga terjadi
mual muntah dan asupan nutrisipun berkurang.
Pada cedera otak yang menyebabkan kerusakan sel otak sehingga rangsangan
saraf simpatis meningkat yang menyebabakan peningkatan tahanan vaskular, sistemik
dan peningkatan tekanan darah sehingga tekanan pembuluh darah pulmonal menurun
yang mengakibatkan peningkatan tekanan hidrostatik, oleh sebab itu terjadi kebocoran
cairan kapiler sampai terjadi edema paru, difusi oksigen terhambat sehingga terjadi
gangguan pola pernapasan (napas cepat dan tidak teratur). Odem paru juga
mengakibatkan cardiak outpun menurun yang menyebabkan Tekanan darah menurun
dan bradi kardi, selain itu menyebabkan gangguan perfusi jaringan.

1. Nyeri Kepala dan muntah


Arteri Meningeal medial ruptur perdarahan hematoma epidural menekan
durameter melepasnya durameter dari basis cranii dan hematoma bertambah dasar
terjadi peningkatan TIK Nyeri Kepala dan muntah.
Pada saat terjadi peningkatan tekanan intracranial karena adanya edema akibat
cedera kepala, selanjutnya akan merangsang reseptor tekanan intracranial. Ketika
reseptor tekanan intracranial terangsang akan mengakibatkan pusat muntah di
dorsolateral

formation

reticularis

terangsang.

Selanjutnya

formation

reticularis

menyalurkan rangsangan motorik melalui nervus vagus. Selanjutnya nervus vagus akan
menyebabkan kontraksi duodenum dan antrum lambung dan terjadi peningkatan tekanan
intraabdomen, selain itu nervus vagus juga membuat spincter esophagus membuka. Oleh
karena itu terjadi muntah menyemprot.
2. Pingsan
Peningkatan TIK kompresi pada siklus ateria formation retikularis di medulla
oblongata penurunan kesadaran pingsan.
Ascending Reticular Activating system (ARAS) dari formasio retikularis
bertanggungjawab untuk kesadaran dan bangun. Perjalanan nya melalui nuclei tak
spesifik dari talamus hingga ke korteks otak; kerusakan pada bagian ini dapat
menyebabkan koma.