Anda di halaman 1dari 22

KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP

Tanggal Praktikum

: 27 Februari 2012

Judul Praktikum

: Keanekaragaman Makhluk Hidup (Hewan, Tumbuhan,


Manusia)

Tujuan Praktikum

: *

Mendeskripsikan
berbagai

hasil

pengamatannya

tentang

variasi pada hewan atau tumbuhan

Menyimpulkan

dan

mengkombinasikan

hasil

pengamatannya

Mengamati variasi sifat pada manusia, khususnya


sifat-sifat fisik (fenotip)

Membandingkan persamaan dan perbedaan sifat yang


terbanyak dalam populasi kelas.

A. Pendahuluan
Keanekaragaman adalah perbedaan diantara makhluk hidup yang
berbeda jenis dan sifatnya. Keanekaragaman makhluk terjadi karena adanya
perbedaan sifat, seperti ukuran, bentuk, warna, fungsi organ, tempat hidup
dan lain-lain. Keanekaragaman makhluk hidup sangat penting bagi
kelangsungan dan kelestarian makhluk hidup. Suatu kelompok makhluk
hidup yang memiliki kelestarian tinggi, terdapat keanekaragaman yang tinggi.
Sebaliknya makhluk hidup yang memiliki tingkat kelestarian rendah, terdapat
keanekaragaman rendah dan terancam punah.
(http//zaifbio.wordpress.com./2010/02/11/keanekaragaman-mahkluk-hidup)
Keanekaragaman dikenal juga dengan istilah variasi. Ada dua faktor
penyebab keanekaragaman hayati, yaitu faktor genetik dan faktor luar. Faktor
genetik bersifat relatif konstan atau stabil pengaruhnya terhadap morfologi
organisme. Sebaliknya, faktor luar relatif stabil pengaruhnya terhadap
morfologi organisme. Lingkungan atau faktor eksternal seperti makanan,
suhu, cahaya matahari, kelembaban, curah hujan dan faktor lainnya bersama-

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan


Manusia)

sama faktor menurun yang diwariskan dari kedua induknya sangat


berpengaruh terhadap fenotip suatu individu. Dengan demikian fenotip suatu
individu merupakan hasil interaksi antara genotip dengan lingkungannya.
(Syamsuri.2002)
Secara garis besar, keanekaragaman hayati terbagi menjadi tiga
tingkat, yaitu :
1. Keanekaragaman Gen, yaitu keanekaragaman yang disebabkan oleh
persamaan dan perbedaan susunan basa nitrogen pada DNA setiap
makhluk hidup. Ini menyebabkan terjadinya keanekaragaman makhluk
hidup dalam satu spesies atau yang biasa kita sebut dengan variasi.
2. Keanekaragaman Jenis, yaitu keanekaragaman yang disebabkan oleh
persamaan dan perbedaan sifat atau ciri antar spesies makhluk hidup. Ini
menyebabkan terjadinya keanekaragaman makhluk hidup antar spesies.
3. Kanekaragaman Ekosistem, yaitu keanekaragaman yang disebabkan
oleh persamaan dan perbedaan komponen abiotik dan biotik di setiap
wilayah, sehingga menyebabkan perbedaan interaksi makhluk hidup
yang berlanjut pada terjadinya perbedaan ekosistem.
(http://javierarifuddin.blogspot.com/2009/01/keanekaragaman-makhlukhidup.html/ diakses 04/03/2012)
Pada manusia, setiap sel somatik (semua sel selain sperma dan ovum)
memiliki 46 kromosom. Pengujian dengan mikroskop cahaya ke-46
kromosom manusia memperlihatkan bahwa ada dua untuk setiap jenisnya.
Hal ini terjadi jelas pada saat kromosom-kromosom tersebut disusun ber
pasang-pasangan dimulai

dari

kromosom

terpanjang. Kromosom

membentuk pasangan yang mempunyai panjang, posisi stromer, dan pola


pewarnaan yang sama (kromosom homolog). Ada satu pengecualian penting
terhadap aturan kromosom homolog ini untuk sel somatik manusia. Kedua
kromosom yang unik ini disebut sebagai X dan Y. wanita memiliki sepasang
kromosom homolog X (XX), tetapi pria memiliki sebuah kromosom X dan
kromosom Y (XY). Karena keduanya menentukan jenis kelamin suatu
individu, maka kromosom X dan Y dinamakan kromosom seks. Kromosom

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan


Manusia)

lainnya selain kromosom seksual dinamakan autosom. Terjadinya pasangan


kromosom homolog dalam kariotipe adalah konsekuensi dari asas asal usul
seksual kita. Kita mewarisi sebuah kromosom dari setiap pasangan kromosom
dari masing-masing orang tua. Dengan demikian ke-46 kromosom dalam sel
somatik sebenarnya adalah dua set yang amsing-masing tersiri dari 23
kromosom. (Campbell.2004)
Keanekaragaman yang terjadi secara alami adalah akibat adaptasi atau
penyesuaian diri suatu individu dengan lingkungan. Faktor lingkungan juga
turut mempengaruhi sifat yang tampak (fenotip) suatu individu disamping
ditentukan oleh factor genetiknya (genotif).
(http://yudhim.blogspot.com/2008/11/keanekaragaman.hayati.tingkat.gen.html
/diakses 26/02/2012)

B. Alat dan Bahan


Alat
_

Bahan
Tumbuhan :

Hewan :

Manusia:

1. Bougenville

1. Anjing

Laki-laki

2. Mawar

2. Kucing

Perempuan

3. Aster

3. Ayam

4. Dahlia

4. Sapi

5. Angrek

5. Kambing

6. Bunga sepatu

6. Kelinci

7. Bunga pukul empat

7. Ikan mas

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan


Manusia)

C. Langkah Kerja
a)

Keanekaragaman Makhluk Hidup


Tentukan bahan yang hendak digunakan dan juga sifat
yang diamati antara lain meliputi warna, ukuran dan cirri
khas lainnya

Amati sifat dan bahan yang telah ditentukan dan carilah


variasi yang ada

Catatlah hasil pengamatan pada lembar pengamatan yang


tersedia. Sedapat mungkin buatlah foto dari variasi sifat
yang diamati untuk memperjelas dan memperkuat hasil
pengamatan
b)

Keanekaragaman Pada Manusia


Kegiatan ini dilakukan secara berkelompok, terdiri atas 45 kelompok yang terdiri dari putera puteri

Lakukan candra pada sifat-sifat yang tampak pada setiap


anggota kelompok sekurang-kurangnya 8 sifat

Tuliskan hasil pencandraan dan tentukan pada


kemungkinan genotif dan sifat tersebut dengan mengingat
sifat dominan dan resesifnya.

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan


Manusia)

D. Hasil Pengamatan
a) Keanekaragaman tumbuhan

Spesies

: Rosa sp

Bunga sepatu

Genus

: Spathoglottis

Spesies

: Spathoglottis sp

Dahlia

Untuk tumbuhan yang kami amati

Kingdom

: Plantae

diantaranya:

Divisi

: Magnoliophyta

Kingdom

: Plantae

Bunga pukul empat, mawar, bunga sepatu,

Kelas

: Magnoliopsida

Divisi

: Magnoliophyta

Ordo

: Malvales

Kelas

: Magnoliopsida

Famili

: Malvaceae

Ordo

: Asterales

Genus

: Hibiscus

Famili

: Asteraceae

Spesies

: Hibiscus sp

Genus

: Dahlia

Spesies

: Dahlia sp

aster, anggrek, dahlia dan bunga kertas.


Untuk klasifikasinya diantaranya:
Bunga pukul Empat
Kingdom

: Plantae

Divisi

: Magnoliophyta

Kelas

: Magnoliopsida

Ordo

: Caryophyllales

Famili

: Nyctaginaceae

Genus

: Mirabilis

Spesies

: Mirabilis sp

Mawar
Kingdom

: Plantae

Divisi

: Magnoliophyta

Kelas

: Magnoliopsida

Ordo

: Rosales

Famili

: Rosaceae

Genus

: Rosa

Aster

Bunga Kertas

Kingdom

: Plantae

Divisi

: Magnoliophyta

Kingdom

: Plantae

Kelas

:Magnoliopsida

Divisi

: Magnoliophyta

Ordo

: Asterales

Kelas

: Liliopsida

Famili

: Asteraceae

Ordo

: Caryophyllales

Genus

: Aster

Famili

: Nyctaginaceae

Spesies

: Aster sp

Genus

: Bougenville

Spesies

: Bougenville sp

Anggrek
Kingdom

: Plantae

Divisi

: Magnoliophyta

Kelas

: Liliopsida

Ordo

: Orchidales

Famili

: Orchidaceae

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan Manusia)

Tabel Pengamatan Keanekaragaman Tumbuhan


Tumbuhan yang diamati
Variasi yang diamati

Mawar (Rosa sp)

Bunga Pukul empat (Mirabilis jalapa)


No
Foto

Warna mahkota

Putih

Kuning

Merah muda

Putih

Merah

Merah muda

Ukuran mahkota

Kecil

Kecil

Kecil

Sedang

Sedang

Sedang

Bentuk mahkota

Lonjong

Bulat telur

Bulat telur

Bulat

Bulat

Bulat

Tangkai bunga

Kecil, lunak

Kecil, lunak

Kecil, lunak

Keras, berduri

Keras, berduri

Keras, berduri

Putik

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Benang sari

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Kelopak

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Jumlah mahkota

Lima

Lima

Lima

> 10

> 10

> 10

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan Manusia)

Tabel Pengamatan Keanekaragaman Tumbuhan


Tumbuhan yang diamati
Variasi yang diamati

Aster

Bunga sepatu (Hibiscus sp)


No
Foto

Warna mahkota

Kuning

Merah muda

Putih

Ungu

Putih

Merah muda

Ukuran mahkota

Besar

Besar

Kecil

Kecil

Kecil

Kecil

Bentuk mahkota

Bulat telur

Bulat telur

Lonjong

Lonjong

Lonjong

Lonjong

Tangkai bunga

Kecil, lunak

Kecil, lunak

Kecil, lunak

Kecil, lunak

Kecil, lunak

Kecil, lunak

Putik

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Benang sari

Ada

Ada

Ada

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Kelopak

Ada

Ada

Ada

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Jumlah mahkota

Lima

Lima

Lima

> 10

> 10

> 10

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan Manusia)

Tabel Pengamatan Keanekaragaman Tumbuhan


Tumbuhan yang diamati
Variasi yang
diamati

Anggrek

Bunga kertas

Dahlia

No
Foto

Warna mahkota

Merah muda

Putih

Kuning

Merah muda

Kuning

Merah

Orange

Putih

Ungu

Ukuran mahkota

Sedang

Besar

Besar

Kecil

Sedang

Kecil

Sedang

Sedang

Sedang

Bentuk mahkota

Segi tiga

Segi empat

Lonjong

Lonjong

Lonjong

Lonjong

Segi tiga

Segi tiga

Segi tiga

Tangkai bunga

Sedang, lunak

Sedang, lunak

Sedang, keras

Sedang, keras

Sedang, keras

Kecil, keras

Kecil, keras

Kecil, keras

Putik

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Benang sari

Ada

Ada

Ada

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Ada

Ada

Ada

Kelopak

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Ada

Jumlah mahkota

>10

>10

>10

Sedang,
lunak

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan Manusia)

b) Keanekaragaman Hewan

Anjing

Famili

: Bovidae

Untuk hewan yang kami amati diantaranya:

Kingdom

: Animalia

Genus

: Bos

Kucing, kelinci, anjing, kambing, sapi,

Filum

: Chordata

Spesies

: Bos sp

ayam, ikan mas.

Kelas

: Mamalia

Untuk klasifikasinya, diantaranya:

Ordo

: Karnivora

Kingdom

: Animalia

Famili

: Canidae

Filum

: Chordata

Genus

: Canis

Kelas

: Mamalia

Spesies

: Canis sp

Ordo

: Galliformes

Famili

: Phasianidae

Kucing
Kingdom

: Animalia

Filum

: Chordata

Kelas

: Mamalia

Ordo

: Karnivora

Famili

: Felidae

Genus

: Felis

Spesies

: Felis sp

Kelinci
Kingdom

: Animalia

Filum

: Chordata

Kelas

: Mamalia

Ordo

: Lagomorpha

Famili

: Leporidae

Genus

: Lepus

Spesies

: Lepus sp

Kambing

Ayam

Kingdom

: Animalia

Genus

: Gallus

Filum

: Chordata

Spesies

: Gallus sp

Kelas

: Mamalia

Ikan Mas

Ordo

: Artiodactyla

Kingdom

: Animalia

Famili

: Bovidae

Filum

: Chordata

Genus

: Capra

Kelas

: Mamalia

Spesies

: Capra sp

Ordo

: Actinopterygii

Famili

: Cyprinidae

Sapi
Kingdom

: Animalia

Genus

: Cyprinus

Filum

: Chordata

Spesies

: Cyprinus sp.

Kelas

: Mamalia

Ordo

: Artiodactyla

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan Manusia)

Tabel Pengamatan Keanekaragaman Hewan


Hewan yang diamati
Variasi yang diamati
Kelinci

Kucing
No
Foto

Warna bulu/rambut

Orange

Coklat abu-abu

Putih

Putih

Cokelat

Abu kehitaman

Ukuran badan

Kecil

Kecil (++)

Kecil (+)

Kecil

Kecil

Kecil

Jumah kaki

Empat

Empat

Empat

Empat

Empat

Empat

Bentuk wajah

Bulat

Bulat

Bulat

Bulat telur

Bulat telur

Bulat telur

Warna bola mata

Biru

Coklat

Biru

Hitam

Hitam

Biru

Ekor

Pendek

Panjang

Panjang

Pendek

Pendek

Pendek

10
Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan Manusia)

Tabel Pengamatan Keanekaragaman Hewan


Hewan yang diamati
Variasi yang diamati

Kambing

Anjing
No
Foto

Warna bulu/rambut

Cokelat, putih

Krem keputihan

Hitam putih

Putih cokelat

Cokelat hitam

Cokelat hitam

Ukuran badan

Sedang (++)

Sedang (++)

Sedang

Sedang

Sedang

Sedang

Jumah kaki

Empat

Empat

Empat

Empat

Empat

Empat

Bentuk wajah

Lonjong

Lonjong

Lonjong

Lonjong

Lonjong

Lonjong

Coklat

Coklat

Coklat

kehitaman

kehitaman

kehitaman

Sedang

Sedang

Sedang

Warna bola mata

Hitam

Coklat

Coklat

Ekor

Sedang

Panjang

Panjang

11
Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan Manusia)

Tabel Pengamatan Keanekaragaman Hewan

Hewan yang diamati

Variasi yang
diamati

Sapi

Ikan mas

Ayam

No
Foto

Hitam

Cokelat

Emas

Hitam

Kecil

Kecil

Kecil

Kecil

Dua

Dua

Bulat telur

Bulat telur

Bulat telur

Simetris

Simetris

Simetris

Coklat

Coklat
orange

Coklat

Coklat

Coklat

orange

Coklat

Sedang

Sedang

Panjang

Pendek

Pendek

Pendek

Warna bulu/rambut

Hitam

Putih

Hitam putih

Putih

Cokelat

Ukuran badan

Besar

Besar

Besar

Kecil

Kecil

Jumah kaki

Empat

Empat

Empat

Dua

Bentuk wajah

Lonjong

Lonjong

Lonjong

Warna bola mata

Coklat

Coklat

Coklat

Ekor

Panjang

Panjang

Panjang

cokelat putih

12
Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan Manusia)

c) Keanekaragaman Manusia

Tabel Pengamatan Keanekaragaman Manusia


Data Kelompok dan Data Kelas

diamati

Data Kelas

Data Kelompok

Ciri-ciri yang

Laki-Laki

Perempuan

2 R_ (dapat )

24 R_ (dapat)

5 rr (tidak

4 rr (tidak dapat)

Sesep Pahmi Hasani

Nurlaela Pujianti

Nursyayyida Azizah

Relia

(laki-laki)

(perempuan)

(perempuan)

(perempuan)

S_

R_

R_

(dapat)

(dapat)

(dapat)

pp

pp

pp

pp

(tidak)

(tidak)

(tidak)

(tidak)

Ibu jari

bb

bb

bb

B_

3 B_ (dapat)

16 B_ (dapat)

dibengkokkan

(tidak)

(tidak)

(tidak)

(dapat)

4 bb (tidak)

12 bb (tidak

K_

kk

kk

kk

1 K_

5 K_

(keriting)

(lurus)

(lurus)

(lurus)

6 kk

23 kk

Jenis kelamin
Kemampuan

rr

menggulung

(tidak)

lidah

Lesung pipi

Rambut

dapat)
1 P_ (ada)

8 P_ (ada)

6 pp (tidak

20 pp (tidak ada)

ada)

13
Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan Manusia)

Tapak kaki

Cuping telinga

Tinggi badan

Golongan darah

ll

ll

ll

ll

7 ll

28 ll

(melengkung)

(melengkung)

(melengkung)

(melengkung)

(melengkung)

(melengkung)

Bb_

B_

B_

B_

7 B_ (bebas)

23 B_ (bebas)

(bebas-menggantung)

(bebas)

(bebas)

(bebas)

1 bb (melekat)

5 bb (melekat)

T_

tt

tt

T_

(Tinggi)

(Pendek)

(Pendek)

(Tinggi)

22 T_ (tinggi)
7 T_ (tinggi)

6 tt_(pendek)

B=1, AB=1,

A=7, B=7, AB=4,

O=5

0=8

14
Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan Manusia)

E. Masalah Untuk Diskusi


Keanekaragaman Mahkluk Hidup
1. Adakah variasi sifat dari obyek yang saudara amati?
2. Adakah persamaan atau perbedaannya?
3. Variasi sifat apakah yang paling banyak dijumpai pada obyek
pengamatan saudara?
4. Buatlah kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan saudara!

Jawaban
1. Iya, ada
2. Ada
3. Pada pengamatan tumbuhan warna mahkota, bentuk mahkota, ukuran
mahkota, dan jumlah mahkota. Sedangkan pada pengamatan hewan,
variasi yang paling banyak dijumpai pada warna bulu/rambut dan
panjang ekornya.
4. Pada

beberapa spesies yang kami amati terdapat variasi atau

keanekaragaman. Bisa dilihat dari berbagai macam tumbuhan yang


kami amati yaitu bunga pukul empat, mawar, bunga sepatu, aster,
anggrek, dahlia dan bunga kertas terdapat perbedaan-perbedaan dari
bentuk maupun warna mahkotanya. Dari delapan sifat yang diamati
dalam pengamatan keanekaragaman tumbuhan terdapat perbedaan
maupun persamaan. Begitupun pada keanekaragaman hewan, terdapat
variasi atau keanekaragaman dan juga persamaannya. Untuk lebih jelas
bisa dilihat pada tabel hasil pengamatan.
Keanekaragaman Manusia
1. Dalam kelompok anda berapa orang yang memilki kemampuan
menggulung lidah?
2. Berapa jumlah orang yang memiliki lesung pipi?
3. Jika anda bandingkan mana yang lebih banyak antara cuping bebas dan
melekat?

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan


Manusia)

15

4. Dari hasil pengamatan sifat yang paling banyak dimiliki dalam


kelompok anda?
5. Dari hasil pengamatan sifat yang paling sedikit anda memiliki dalam
kelompok anda?

Jawaban
1. 3 orang
2. Tidak ada
3. Cuping bebas lebih banyak
4. Lesung pipi, tapak kaki, dan cuping telinga
5. Tinggi badan dan golongan darah.

F. Hasil Diskusi
1. Pada genotif untuk mengamati variasi pada manusia, misalnya
menggulung lidah, berlesung pipi, ibu jari yang dapat dibengkokkan antara
laki laki dan perempuan pada modul berbeda?mengapa?
jawaban:
pada modul diketahui:
Genotif menggolong lidah: P(S_), L (R_)
Genotif disilangkan berlesung pipi : P (Q_), L (P_)
Ibu jari dapat dibengkokkan : P (C_), L (B_)
seharusnya lambang genotif itu harus sama sehingga ketika disilangkan
hasil keturunan bisa ditentukan.
misalnya:
genotif menggulung lidah: P (S_), dan L (R_)
untuk genotif tidak menggulung lidah : P(rr), L (rr)
disilangkan antara perempuan dapat menggulung lidah (SS) dengan lakilaki menggulung lidah (RR) maka anaknya?
parental : SS >< RR
gamet : S

F1 : RS

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan


Manusia)

16

hasil tidak dapat ditentukan. karena genotifnya berbeda.


sehingga genotif harus sama. jika untuk laki laki genotif menggulung
lidah (R_) maka untuk genotif menggulung lidah pada perempuan juga
harus (R_) bukan (S_) sehingga hasil keturunannya dapat ditentukan.
misal: disilangkan perempuan menggulung lidah (RR) dengan laki-laki
menggulung lidah (RR) maka F1?
parental

: RR >< RR

gamet

:R

F1

: RR

maka hasilnya F1 dapat menggulung lidah.


jadi seharusnya :
Genotif menggolong lidah: P(R_), L (R_)
Genotif disilangkan berlesung pipi : P (P_), L (P_)
Ibu jari dapat dibengkokkan : P (B_), L (B_)
sehingga hasl keturunannya dapat ditentukan.

2. Untuk genotif cuping telinga bebas adalah BB atau Bb sedangkan untuk


cuping telinga yang melekat adalah bb bagaimanakah bentuk genotif bagi
laki laki yang memiliki cuping telilnga bebas dan cuping telinga
melekat?
jawaban:
pada dasarnya untuk cuping teling melekat memiliki genotif bb sedangkan
untuk cuping telinga bebas B_. bagi mereka yang memiliki cuping telinga
bebas dan melekat dimungkinkan memiliki genotif Bb.

G. Pembahasan
Keanekaragaman hayati terbagi menjadi tiga tingkat, yaitu :
1. Keanekaragaman Gen, yaitu keanekaragaman yang disebabkan oleh
persamaan dan perbedaan susunan basa nitrogen pada DNA setiap
makhluk hidup. Ini menyebabkan terjadinya keanekaragaman makhluk
hidup dalam satu spesies atau yang biasa kita sebut dengan variasi.

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan


Manusia)

17

2. Keanekaragaman Jenis, yaitu keanekaragaman yang disebabkan oleh


persamaan dan perbedaan sifat atau ciri antar spesies makhluk hidup. Ini
menyebabkan terjadinya keanekaragaman makhluk hidup antar spesies.
3. Kanekaragaman Ekosistem, yaitu keanekaragaman yang disebabkan
oleh persamaan dan perbedaan komponen abiotik dan biotik di setiap
wilayah, sehingga menyebabkan perbedaan interaksi makhluk hidup
yang berlanjut pada terjadinya perbedaan ekosistem.
Pada pengamatan yang telah kami lakukan, didapatkan variasi atau
keanekaragaman

pada

tumbuhan,

hewan

maupun

manusia.

Keanekaragaman yang kami amati adalah kenekaragaman gen, karena


tumbuhan, hewan yang kami amati dalam satu spesies. begitu pun dengan
manusia.
a. Pada pengamatan tumbuhan terdapat banyak variasi yang tampak namun
yang paling jelas terlihat adalah warna bunga. Pada variasi sifat yang
lainnya yang kami amati pun terdapat perbedaan namun juga terdapat
persamaan, namun yang paling mencolok /tampak adalah variasi pada
warna bunga. Untuk data lebih jelasnya bisa dilihat pada tabel pengamatan
keanekaragaman tumbuhan.
b. pada pengamatan hewan juga terdapat banyak variasi, dari variasi sifat
yang kami amati warna bulu/badan paling nampak terlihat untuk diamati
adanya variasi. namun untuk variasi sifat yang lainnya yang kami amati
pun terlihat perbedaan antar spesies, namun ada juga yang memiliki
kesamaan. Misalnya
c. pada manusia juga terdapat variasi. Hasil pengamatan pada kelompok
kami didapat 1 orang laki-laki yang tidak dapat menggulung lidah dan 3
orang perempuan yang dapat menggulung lidah, sedangkan untuk data
kelas didapat untuk perempuan : 24 orang dapat menggulung lidah
sedangkan 4 orang tidak dapat. Sedangkan untuk laki-laki didapat 2 orang
dapat menggulung lidah dan 5 orang tidak dapat menggulung lidah. Untuk
lebih jelasnya bisa dilihat pada tabel pengamatan pada manusia. Ini
membuktikan bahwa pada manusia terdapat variasi atau keanekaragaman

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan


Manusia)

18

H. Kesimpulan
Meskipun dalam satu spesies pada tumbuhan, hewan dan manusia terdapat
keanekaragaman

atau

variasi.

keanekaragamn

tersebut

disebut

keanekaragaman gen.

I. Daftar Pustaka
Campbell. 2004. Biologi. Jakarta: Erlangga.
Yatim, Wildan. 2003. Genetika. Bandung: Tarsito.
Syamsuri, Istamar, dkk. 2004. Biologi. Jakarta: Erlangga.
Zaifbio. 2010. Keanekaragaman Mahkluk Hidup. Tersedia [online]:
(http//zaifbio.wordpress.com./2010/02/11/keanekaragaman-mahklukhidup). Diakses pada 23 Februari 2012.
Udin, Arif. 2009. Keanekaragaman Mahkluk Hidup. Tersedia [online]:
(http://javierarifuddin.blogspot.com/2009/01/keanekaragamanmakhluk-hidup.html/ diakses 04/03/2012). Diakses pada 23 Februari
2012.
Yuhdim.

2010.

Keanekaragaman

Hayati.

Tersedia

[online]:

(http://yudhim.blogspot.com/2008/11/keanekaragaman.hayati.tingkat.g
en.html/diakses 26/02/2012). Diakses pada 23 Februari 2012.

Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan


Manusia)

19

LAMPIRAN FOTO HASIL PENGAMATAN


Keanekaragaman Manusia
Jenis kelamin

Laki-Laki

Perempuan

Tidak Dapat

Dapat menggulung

Perempuan

Perempuan

Dapat menggulung

Dapat menggulung

Kemampuan
menggulung
lidah

menggulung

20
Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan Manusia)

Lesung pipi

Tidak ada lesung pipi

Tidak ada lesung pipi

Tidak ada lesung pipi

Tidak ada lesung pipi

Dapat membengkok

Tidak membengkok

Dapat membengkok

Dapat membengkok

keriting

Lurus

Lurus

Lurus

Ibu jari
membengkok

Rambut

21
Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan Manusia)

Telapak Kaki

Cuping
telinga

Sebelah Bebas

Bebas

Bebas

Bebas

Sebelah menggantung
Tinggi badan

22
Laporan Praktikum Genetika Keanekaragaman Makhluk Hidup (Tumbuhan, Hewan dan Manusia)