Anda di halaman 1dari 11

KOGENERASI

NAMA KELOMPOK :
DIMAS DWI SAPUTRO (07)
SANDY YUDHAPRAJA (18)
TEGUH PRASETYO
(20)

SEJARAH

Cogeneration adalah nama baru untuk


teknologi yang sudah dimanfaatkan
sejak tahun 1800an. Dalam pengertian
yang lebih luas, cogeneration adalah
produksi yang bersamaan dari uap atau
cairan panas lainnya dan gas bersamasama dengan listrik dengan satu
peralatan konversi energi.

PENGERTIAN

Kogenerasi adalah penggunaan suatu sumber


energi untuk menghasilkan tenaga dua jenis
energi pada saat bersamaan (biasanya energi
panas dan mekanik).

Energi pada kogenerasi merupakan usable energy


atau energi yang dapat dipakai.

Energi
mekanik
dapat
digunakan
dalam
menggerakkan
sebuah
dinamo
untuk
menghasilkan listrik, menggerakkan motor,
kompresor, pompa atau kipas angin untuk
menunjang fungsi dari sebuah unit proses.

PENJELASAN

Melalui cogeneration ini ternyata efisiensi dari bahan


bakar yang digunakan pembangkit bisa mencapai
80%, akibatnya biaya produksi menjadi murah.
Hal itu dilakukan dengan cara mengolah energi
panas yang berasal dari gas buang pembangkit
termal
Dari pengolahan itu dihasilkan dua macam energi
panas :
Panas yang bisa digunakan untuk kebutuhan
industri
Panas yang dialirkan ke pembangkit sehingga
penggunaan bahan bakar untuk pemanasan
pembangkit bisa dihemat.

Sistem Kogenerasi

Sistem Kogenerasi adalah suatu energi


sistem yang secara simultan memproduksi
listrik
(electric
power),
pendingin
(aircondition) dan systim pemanasan
(hotwater system) dari satu sumber energi.

SISTEM KOGENERASI

Sistem CHP (Combinated Heat an


Power) terdiri dari sejumlah komponen
individu mesin penggerak mula (prime
mover), generator, pemanfaatan kembali
panas (heat recovery), dan sambungan
listrik tergabung menjadi suatu integrasi.

TINGKAT PENGHEMATAN

PERBANDINGAN SISTEM KOGENERASI


DENGAN KONVENSIONAL

Perbandingan efisiensi sistem pembangkit konvensional


dan kogenerasi dapat dilihat pada gambar 2.1 yang
menunjukkan bahwa sistem kogenerasi mampu
membangkitkan listrik dan uap dengan jumlah yang
sama seperti
pembangkit
konvensional
dimana
konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan lebih kecil.

KLASIFIKASI SISTEM
KOGENERASI
Klasifikasi sistem kogenerasi berdasarkan urutan energi yang digunakan
adalah sebagai berikut :

a. Siklus Atas
Dalam siklus atas bahan bakar yang dipasok digunakan untuk
memproduksi daya terlebih dahulu dan kemudian energi panas.
b. Siklus bawah
Dalam

siklus

bawah,

bahan

bakar

primer

digunakan

untuk

memproduksi energi panas bertemperatur tinggi dan panas yang


keluar dari proses digunakan untuk membangkitkan daya melalui
boiler pemanfaat panas kembali (HRSG) dan sebuah generator turbin.

KEUNTUNGAN PADA SISTEM


KOOGENERASI

Seperti sudah didiskusikan

diatas, keuntungan

penggunaan sistim kogenerasi

adalah sebagai

berikut:
a. Efisiensi Energi

b. Potensi Melimpah Yang Belum Tergarap


c. Penghematan Biaya
e. Mengatasi Keterbatasan Sumber Energi
f. Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca

Sistem Kogenerasi Pabrik / Industri


Gula

Di pabrik gula, energi yang dibangkitkan adalah energi


panas dalam bentuk steamuntuk pemanas dalam
proses sedangkan energi listrik untuk menggerakkan
peralatan proses berasal dari bagasse (ampas tebu)
sebagai sumber energi utama.