Anda di halaman 1dari 3

1.

Penilaian status pubertas (Tanner Stage)


Secara konseptual, pematangan pubertas dapat digambarkan dalam hal urutan, waktu dan
tempo (Pubertas terdiri dari serangkaian kejadian yang dapat diprediksi, dan urutan
perubahan karakteristik seksual sekunder telah dikategorikan dalam beberapa kelompok
(Child growth foundation. Puberty and tanner stage)
Karena perkembangan pubertas sangat variabel, Tanner telah mengajukan skala yang
diterima untuk menggambarkan onset dan perkembangan perubahan pubertas. Anak lakilaki dan perempuan dinilai pada skala poin 5. Anak laki-laki dinilai untuk perkembangan
kelamin dan pertumbuhan rambut pubis, sementara anak perempuan dinilai perkembangan
payudara dan pertumbuhan rambut kemaluannya
(Feingold D. Pediatric Endocrinology In Atlas of Pediatric Physical Diagnosis. 2nd ed.
Philadelphia: W.B. Sanders. 1992.p.916-19)
Pertumbuhan rambut kemaluan pada pria dan wanita adalah sebagai berikut :
Wanita
- Tahap 1 : Rambut Vellos berkembang di daerah pubis, tidak melebihi dinding anterior.
Tidak ada rambut seksual. Usia kurang dari 11 tahun
- Tahap 2 : Rambut berbulu halus yang jarang, panjang, berpigmen, lurus atau hanya
sedikit keriting, mucul. Rambut ini mucul di sepanjang labia. Tahap ini sulit
dikuantitaskan jika difoto hitam putih apalagi jika remaja tersebut berambut pirang. Usia
11-11,5 tahun.
- Tahap 3 : jauh lebih gelap, kasar dan rambut seksual yang keriting muncul. Rambut
sekarang telah menyebar dengan jarang meliputi area persimpangan pubis. Usia 12
tahun.
- Tahap 4 : Distribusi rambut sudah seperti orang dewasa namun jumlahnya masih sedikit.
Belum ada yang menyebar sampai permukaan medial paha. Usia 13 tahun.
- Tahp 5 : jumlah dan jenisnya sudah seperti orang dewasa serta tersebar membentuk
segitiga terbalik. Ada penyebaran di medial paha, tetapi tidak ada yang tumbuh lebih
atas dari dasar segitiga terbalik tersebut. Usia 14-15 tahun
Pria
-

Tahap 1 (preadolescent) : rambut vellos muncul pada pubes. Belum ada rambut
kemaluan sensitif anrogen pada tahap ini. Usia kurang dari 11 tahun
Tahap 2 : Ada perkembangan rambut berbulu halus tipis dan panjang dan panjang serta
berpigmen, sedikit keriting dan lurus. Rambut utamanya tampak pada pangkal penis.
Tahap ini mungkin sulit dievaluasi pada foto, terutama jika subyek berambut terang.
Usia 12 tahun
Tahap 3 : rambut kemaluan jauh lebih gelap, kasar dan keriting. Distribusinya sekarang
tersebar di persimpangan pubes. Pada tahap ini, rambut dapat dikenali dengan mudah
pada foto hitam dan putih. Usia 13 tahun
Tahap 4 : Distribusi rambut sekarang sudah seperti orang dewasa meskipun jumlahnya
masih kurang dibanding dengan orang dewasa. Belum ada penyebaran ke permukaan
medial paha. Usia 14 tahun

Tahap 5 : penyebaran dan jumlah rambut sudah seperti orang dewasa dan berbentuk
segitiga terbalik. Ada yang bisa menyebar ke permukaan medial paha. Usia 15-16 tahun
Tahap 6 : Rambut mulai tumbuh ke arah perut

Pada wanita muda, tahap Tanner untuk perkembangan payudara adalah sebagai berikut :
-

Tahap 1 (preadolescent) : hanya papilla yang meninggi di atas dinding dada


Tahap 2 (breast budding) : payudara dan papilla menonjol sebagai gundukan kecil
bersama dengan peningkatan diameter areolae
Tahap 3 : payudara dan areolae terus memperbesar, merskipun mereka tidak
menunjukkan pemisahan kontur
Tahap 4 : aerola dan papila meninggi diatas diatas bentuk payudara dan membentuk
gundukan sekunder dengan pengembangan lebih lanjut jaringan payudara secara
keseluruhan
Tahap 5 : payudara wanita dewasa telah berkembang. Papila dapat membesar sedikit di
atas kontur payudara sebagai akibat dari resesi areolae
(Tumbuh kembang anak dan remaja: Masa remaja. 1st ed. Jakarta: Sagung Seto.
2002. P.140-45)

Masa pubertas pria bermula dengan mulai bertambah besarnya testis, rata-rata pada umur
11,5 tahun dengan rentang antara 9,5-13,5 tahun. Pengukuran testis dilakukan dengan
orkidometer prader, suatu rentetan ukuran testis yang diberi angka 1 sampai 25. Pada bayi
ukurannya 1, pada awal pubertas 4, dan pada umumnya di atas 10. Ukuran testis 4 sudah
bisa dianggap masuk masa pubertas. Tahapan untuk perkembangan alat kelamin laki-laki
adalah sebagai berikut

Tahap 1 (preadolescent) : testis, skrotum dan penis memiliki ukuran dan proporsi yang
sama dengan yang terlihat pada awal masa kanak-kanak. Volume testis kurang dari 2 ml.
Tahap 2 : ada pembesaran skrotum dan testis serta perubahan pada tekstur kulit
skrotum. Kulit skrotum mungkin juga memerah. Volume testis kurang dari 4 ml.
Tahap 3 : pertumbuhan lebih lanjut dari penis telah terjadi. Awalnya yang tumbuh
adalah panjangnya, meskipun kemudian diameternya akan meningkat. Ada juga
meningkat pertumbuhan testis dan skrotum. Volume testis 4-10 ml.
Tahap 4 : Penis diperbesar secara signifikan pada panjang dan diameter, dengan
perkembangan lebih lanjut lebih lanjut gians penis. Testis dan skrotum terus untuk
memperbesar, dan ada penggelapan yang berbeda dari kulit skrotum. Volume testis 1012ml
Tahap 5 : Alat kelamin dewasa sehubungan dengan ukuran dan bentuk. Volume testis
12-25 ml