Anda di halaman 1dari 15

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong

Kota Pekanbaru

TANGGAPAN DAN SARAN


TERHADAP KAK
Setelah Konsultan kami mempelajari dengan seksama seluruh materi yang tercantum dalam
Kerangka Acuan Kerja (KAK) serta mengikuti Rapat Penjelasan Pekerjaan (Aanwijzing)
dengan Berita Acara Penjelasan Pekerjan, maka secara umum kami telah dapat memahami
secara lengkap maksud dan tujuan kegiatan proyek serta lingkup pekerjaan yang merupakan
tanggung jawab Konsultan dalam melaksanakan pekerjaan ini. Usulan Teknis sebagaimana
disyaratkan pada dokumen Kerangka Acuan (KAK) Pekerjaan Pengawasan Pembangunan
Turap/Talud/Bronjong.
Kami memahami pentingnya peran Konsultan Pengawas dalam proses Pengawasan maka
selaku Konsultan kami telah melakukan interpretasi terhadap rencana pekerjaan yang akan
dilaksanakan dari beberapa sumber informasi pihak pemberi pekerjaan serta data sekunder.
Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran pekerjaan Pengawasan yang akan dilakukan
dan memperoleh hasil terbaik sesuai keinginan, kebutuhan dalam kerangka budget yang
tersedia dan skejul yang ditetapkan.
Namun demikian sebagai respon atas pemahaman kami terhadap KAK ada beberapa hal
yang perlu kami sampaikan baik berupa tanggapan maupun masukan yang cukup penting
baik untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan Pengawasan maupun untuk mendapatkan
hasil Pengawasan yang maksimal sebagai berikut:

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 1

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru
4.1

LINGKUP KERJA KONSULTAN

Lingkup pekerjaan Pengawasan yang harus dilaksanakan oleh Konsultan Pengawas


yang diuraikan di dalam KAK sudah cukup jelas.

Aspek-aspek utama yang harus dilaksanakan adalah :


Lingkup Kegiatan.
Lingkup tugas yang harus dilaksanakan oleh Konsultan Pengawas adalah
berpedoman pada ketentuan yang berlaku serta Gambar Kerja, Perincian
Penawaran, Rencana Kerja dan Syarat-Syarat yang merupakan satu kesatuan
yang tidak terpisahkan dengan Kontrak Pemborongan Jasa Konstruksi.

Lingkup kegiatan tersebut antara lain meliputi :


1. Menyusun Rencana Mutu Kontrak (RMK) dengan mengacu kepada
kontrak pekerjaan fisik yang telah ditentukan oleh penyedia jasa, RMK
harus meliputi hal-hal sebagai berikut :
a. Diagram alur kegiatan
b. Standar-standar yang digunakan
c. Prosedur-prosedur yang diperlukan
d. Studi pengujian yang diperlukan
e. Format-format laporan yang digunakan
2. Menyusun standar prosedur/desain pelaksanan masimg-masing item
dan pekerjaan dan mengacu prosedur pelaksanaan tang telah dibuat
oleh kontrak pelaksanaan pekerjaan fisik, dikoordinasikan dengan pihak
kontraktor maupun konsultan pengawas yang dikonfirmasikan kepada
Dereksi Pekerjaan.
3. Memeriksa

gambar-gambar

shop

drawing

dan

mengjukan

usulan/perubahan aplikasi gambar rencana tersebut tidak dapat


dilakasanakan/dipertangung jawabkan sesuai dengan kondisi lapangan
yang ada. Usulan perubahab didukung dengan data dan analisa teknik
propersional/Justifikasi Teknik yang memadai.
4. Melaksanakan pengwasan terghadap kegiatan fisik sehingga dapat
menyamin kebenara meterial yang dipakai dan prosedur pelakasanaan

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 2

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru
sesuai sengan prosedur kontrak dan peraturan-peraturan yang telah
ditetapkan bersama pada poin (2).
5. Memberi instruksi/penjelasan/saran secara tertulis pada kontraktor dan
pihak

Dereksi

Pekerjaan

terhadap

pelaksanaan

pekerjaan

yang

dikehendaki sehingga dapat diperoleh hasil pelaksanaan / mutu yang


lebih baik.
6. Memeriksa dan mengevaluasi semua bahan/material yang

akan

dimasukan untuk dipergunakan dilokasi pekerjaan sehingga betul-betul


dipastikan

bahwa

bahan-bahan

memenuhi

persyaratan,

melalui

tersebut

memenuhi

pengujian/testing

atau

tidak

material

yang

dilaksanakan.
7. Memeriksa dan memberikan instruksi tertulis kepada kontraktor dan
diketahui oleh pihak pengguna jasa untuk memperbaiki semua
kerusakan-kerusakan atau kekurangan pekerjaan yang tidak memenuhi
persayaratan.
8. melakukan pengambilan foto untuk dokumentasi degan kamera digital,
pengambilan dilakukan untuk setiap item pekerjaan, masing-masing
pada saat sebelum pelaksanaan pekerjaan, dalam masa pelaksanaan
pekerjaan dan selesai pelaksanaan pekerjaan, pengambilan foto
tersebut harus dilakukan pada arah dan latar belakang yang sama.
9. menyampaikan laporan bulanan yang merupakan laporan pelaksanaan
pekerjaan dan laporan kegiatan supervisi. Laporan bulanan sekurangkurangnya harus memuat tentang:
a. Laporan Umum

Pendahuluan

Metoda Pelaksanaan

Kerangka dan Susunan Organisasi

Sistem Koordinasi

Sistem Keamanan

b. Laporan Proyek/Kegiatan

Direksi Pengawas Pekerjaan

Lingkup Pekerjaan

Pelaksanaan Pekerjaan

Tenaga Kerja

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 3

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru

Bahan & Alat

Cuaca

Prestasi Pekerjaan

c. Laporan Kegiatan Supervisi

Pengawas Pelaksanaan Pekerjaan

Masalah & saran

Program Kerja

Pengarahan Personil Supervisi

Justifikasi akibat perubahan lapangan

10. Bersama dengan tim serah terima pekerjaan melakukan pemeriksa akhir
pekerjaan.
11. Membantu PPK untuk melakukan Review Design, uraian dalam
pelaksanaan review design sebagai berikut :
a. Mengkoordinator pengambilan data lapangan secara akurat yang
dilakukan oleh kontraktor guna review design untuk perubahanperubahan yang direkomendasikan/diperlukan.
b. Menyelenggarakan treview design terhadap yang ada sesuai
dengan perubahan-perubahan yang direkomendasikan/diperlukan.
c. Menyiapkan perkiraan biaya dan addendum serta perubahan tender
dokumen sehubungan dengan review design tersebut.
d. Memeriksa dengan sungguh-sungguh bahwa pengukuran volume
pekerjaan yang dilaksanakan dengan benar, teliti dan sempurna.
e. Menjamin bahwa semua laporan yang diserahkan tepat waktu dan
dibuat secara aturan yang benar, teliti dan memuat semua catatan
kemajuan serta hal-hal lain yang berkaitan dengan kegiatan.
f.

Membuat kronologi kegiatan perubahan dilapangan (justifikasi).

12. Sistem pelaksanaan pekerjaan pengawasan kontruksi adalah sistem


asisten concept, dimana konsultan supervisi bertugas sebagai wakil dari
direksi pekerjaan/PPK terhadap pengawasan pelaksanaan pekerjaan dan
selalu berkoordinasi dengan direksi pekerjaan.
Lokasi Kegiatan.
Pekerjaan Pengawasan ini dilakukan untuk mengawasi segala kegiatan
pembangunan

pada

kegiatan

Pengawasan

Pembangunan

Turap/Talud/Bronjong Kota Pekanbaru.

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 4

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru

Data dan Fasilitas Penunjang.


1.

Untuk melaksanakan tugasnya, Konsultan Pengawas harus mencari sendiri


informasi yang dibutuhkan selain dari informasi yang diberikan oleh PPK
termasuk melalui Kerangka Acuan Kerja.

2.

Informasi pengawas antara lain :


a.

b.

Dokumen pelaksanaan yaitu :


-

Gambar-gambar pelaksanaan.

Rencana Kerja dan Syarat-Syarat.

Berita Acara Aanwijizing sampai dengan penunjukan pemborong.

Dokumen Kontrak Pelaksanaan/Pemborong.

Bar Chart dan S Curve/Network Planning dari pekerjaan yang dibuat


oleh Kontraktor Konstruksi (setelah disetujui).

c.

Kerangka Acuan Kerja (KAK) Pengawasan.

d.

Peraturan-peraturan, standar dan pedoman yang berlaku untuk


pekerjaan pengawasan teknis konstruksi, termasuk petunjuk teknis
simak pengawasan mutu pekerjaan, dan lain-lain.

e.

4.2

Informasi lainnya.

PENGENALAN LAPANGAN
Kota Pekanbaru adalah ibu kota dan kota terbesar di provinsi Riau, Indonesia. Kota
ini merupakan kota perdagangan dan jasa, termasuk sebagai kota dengan tingkat
pertumbuhan, migrasi dan urbanisasi yang tinggi.
Pekanbaru mempunyai satu bandar udara internasional, yaitu Bandar Udara Sultan
Syarif Kasim II,dan terminal bus terminal antar kota dan antar provinsi Bandar Raya
Payung Sekaki, serta dua pelabuhan di Sungai Siak, yaitu Pelita Pantai dan Sungai
Duku.
Saat ini Kota Pekanbaru sedang berkembang pesat menjadi kota dagang yang multietnik, keberagaman ini telah menjadi modal sosial dalam mencapai kepentingan
bersama untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakatnya.

Kecamatan di Kota Pekanbaru


1.

Kecamatan Bukit Raya.

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 5

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru
2.

Kecamatan Lima Puluh.

3.

Kecamatan Marpoyan Damai.

4.

Kecamatan Payung Sekaki.

5.

Kecamatan Pekanbaru Kota.

6.

Kecamatan Rumbai.

7.

Kecamatan Rumbai Pesisir.

8.

Kecamatan Sail.

9.

Kecamatan Senapelan.

10.

Kecamatan Sukajadi.

11.

Kecamatan Tampan.

12.

Kecamatan Tenayan Raya.

Berdasarkan Data Statistik Tahun 2013 Penduduk di Kota Pekanbaru berjumlah


945.188 jiwa. Luas Kota Pekanbaru 632.26 m, ika dilihat dari jumlah penduduk dan
luas wilayah Kota Pekanbaru maka terdapat kepadatan penduduk sebanyak 1495
Jiwa per Km.

4.3

DASAR PELAKSANAAN PEKERJAAN


Dari beberapa ketentuan Perundangan, Peraturan-peraturan, dan pedoman yang
diuraikan sudah cukup lengkap. Hasil laporan studi yang begitu lengkap tidak
diinformasikan secara jelas dalam KAK sebagai rujukan.

4.4

JANGKA WAKTU PELAKSANAAN


Jangka waktu yang ditetapkan cukup baik yaitu 150 (Seratus Lima Puluh) Hari
Kalender, kami sangat optimis bahwa pekerjaan Pengawasan Pembangunan
Turap/Talud/Bronjong Kota Pekanbaru dapat kami selesaikan dengan hasil
yang maksimal. Hal tersebut tentunya harus dengan kerja keras mengerahkan segala
sumber daya yang ada serta pengalaman kami mengerjakan pekerjaan sejenis

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 6

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru
tentunya akan sangat besar sekali pengaruhnya terhadap kelancaran pekerjaan
tersebut.

4.5

JUMLAH DAN JENIS TENAGA AHLI YANG DIPERLUKAN


Berdasarkan Pengalaman kami dalam merencanakan Pengawasan Pembangunan
Turap/Talud/Bronjong sangat spesifik dan permasalahan sangat komplek, maka
penempatan kualifikasi tenaga ahli yang berpengalaman dan profesional sangat
penting.

Jenis kebutuhan Tenaga Ahli yang diuraikan di dalam KAK sudah cukup memadai,
namun

mengingat

pekerjaan

Pengawasan

Pembangunan

Turap/Talud/Bronjong sangat luas komplek dan spesifik maka jumlah tenaga ahli
yang dilibatkan harus sesuai dengan banyaknya volume pekerjaan yang harus
diselesaikan.

4.6

PROGRAM KERJA
Mengingat pekerjaan Pengawasan yang akan dikerjakan adalah yang cukup spesifik
yang melibatkan banyak tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu. Agar proses
Pengawasan bisa berjalan dengan efisien, komprehensif dan terkoordinasi dengan
baik maka perlu dibuat program kerja untuk masing masing tahapan pekerjaan.
Dalam penyusunan program kerja tersebut banyak faktor yang harus diperhatikan dan
dipertimbangkan :
Tujuan : harus di proyeksikan dengan cermat maksud, tujuan dan sasaran
setiap tahap pekerjaan.
Metode : metode masing masing tahapan pekerjaan harus dibuat dengan
cermat dan tepat.
Tenaga : estimasi kebutuhan tenaga yang terlibat untuk setiap tahap
pekerjaan harus dilakukan dengan cermat agar pelaksanaan tahaptahap
pekerjaan tersebut bisa berjalan dengan efektif.

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 7

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru
Waktu : harus dialokasikan waktu yang tepat dan sesuai dengan tiap tiap
tahapan pekerjaan sehingga waktu yang disediakan untuk pelaksanaan tersebut
betulbetul bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga pekerjaan bisa selesai
tepat waktu dengan kualitas yang maksimal.

4.7

JADWAL PEKERJAAN
Jangka waktu yang disediakan dalam pelaksanaan pekerjaan Pengawasan ini cukup
pendek namun kami tetap optimis dengan waktu yang disediakan dapat menghasilkan
kualitas hasil pekerjaan yang baik. Untuk itu penyusunan jadual pelaksanaan
pekerjaan merupakan salah satu upaya untuk menentukan keberhasilan pekerjaan
yang tepat waktu. Jadual pelaksanaan pekerjaan harus disusun dengan tepat dari
tahap awal sampai tahap akhir proses pelaksanaan dan dipantau dengan ketat agar
semua tahapan pekerjaan bisa berjalan sesuai dengan jadual waktu yang telah
ditetapkan. Usulan jadual waktu pelaksanaan yang kami usulkan secara proporsional
yang ada di dalam usulan teknis ini mudahmudahan bisa memberikan bahan
pertimbangan Panitia Pengadaan Jasa Konsultansi bahwa kami akan dapat
menyelesaikan dengan tepat waktu.

4.8

ORGANISASI
Organisasi merupakan salah satu fungsi manajemen atau alat untuk mencapai tujuan.
Agar pekerjaan Pengawasan ini dapat berjalan lancar, terarah, terkoordinasi maka
perlu adanya organisasi kerja yang baik yang merupakan Team Work, untuk itu
penyusunan organisasi kerja yang sesuai dengan keterlibatan berbagai disiplin ilmu
dengan satu koordinasi sangat besar peranannya dalam keberhasilan pelaksanaan
pekerjaan ini.

4.9

KEBUTUHAN ORANG PERBULAN

Perhitungan kebutuhan orang per bulan sangatlah penting, selain untuk kepentingan
biaya langsung personil dalam menghitung usulan biaya perencanaan juga sangat
berguna dalam mengendalikan penugasan personil yang sangat menentukan

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 8

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru
keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dimana pengendalian waktu dan mutu yang tidak
bisa terpisahkan.

4.10 KEBUTUHAN FASILITAS PENDUKUNG


Keberhasilan suatu pelaksanaan pekerjaan umumnya bergantung kepada beberapa
faktor yang sebagaian besar telah diuraikan di atas dan yang tidak kalah penting
adalah adanya fasilitas pendukung yang memadai.
Dalam uraian Dokumen Usulan Teknis akan dipaparkan juga mengenai fasilitas
penunjang yang dimiliki perusahaan yang dimiliki perusahaan yaitu PT. Riau Multi
Cipta Dimensi yang siap dimanfaatkan dan semaksimal mungkin untuk mendukung
kesuksesan Pekerjaan Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong Kota
Pekanbaru.

4.11 SARAN-SARAN

a.

Kondisi Eksisting.

Proses pelaksanaan proyek fisik bangunan, data-data eksisting diusahakan harus


diketahui selengkap-lengkapnya. Hal ini untuk mempermudah dalam proses
pekerjaan, mulai dari perencanaan / perancangan, pelaksanaan fisik dan
pengawasan fisik.

Data-data eksisting tersebut dapat diperoleh dengan jalan antara lain : survei
fisik, pengumpulan dan inventarisasi data serta bertanya langsung kepada
pemilik lingkungan.

b.

Penampilan Bangunan.

Rencana

tampak

untuk

mendukung

Pengawasan

Pembangunan

Turap/Talud/Bronjong yang direncanakan dengan pertimbangan bangunan


eksisting yang ada di sekitarnya dan peraturan-peraturan lingkungan yang
berlaku.

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 9

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru
c.

Pemahaman Terhadap Perencanaan.

Dalam merancang bangunan, Konsultan Perencana harus memperhatikan:


a). Persyaratan Keandalan, ditinjau dari segi :
i.

Ketahanan bangunan menerima beban, baik berasal dari manusia


maupun kekuatan alam, dalam batas-batas peraturan yang berlaku.

ii. Ketahanan terhadap keausan, baik karena penggunaan bangunan, sifat


bahan maupun cuaca.
iii. Keselamatan penghuni pada waktu terjadi bencana, baik karena ulah
manusia, alam, atau pencemaran kesehatan.
b). Persyaratan Guna.
Bangunan dapat menampung semua kegiatan secara efisien dan terpadu
sesuai dengan fungsinya.

4.12

PEMAHAMAN TERHADAP KONDISI PROYEK

Sebagai perusahaan Konsultan, khususnya dalam hal ini Pekerjaan Konsultan


Pengawas, PT. Riau Multi Cipta Dimensi memandang perlunya pendataan potensi
permasalahan yang akan muncul dalam pelaksanaan Pengawasan Pembangunan
Turap/Talud/Bronjong.

Permasalahan yang telah diidentifikasi sebelum pelaksanaan fisik, diharapkan dapat


diselesaikan dengan solusi terbaik dan agar tidak menimbulkan permasalahan baru
dalam proses pekerjaan fisiknya.

Secara umum permasalahan yang berpotensi muncul dalam pelaksanaan proyek di atas
adalah sebagai berikut :

No.
1.

2.

Identifikasi
Permasalahan
Detail desain tidak
lengkap

Pemilihan dan

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Dampak

Solusi

Waktu
pelaksanaan Pemeriksaan ulang bersama
terbuang
terhadap
gambar
perencanaan.
Tim Perencana siap pada
saat diperlukan.
Berdampak
terhadap Perencana harus menyiapkan

Bab 4 - 10

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru
Persetujuan
Material

waktu pelaksanaan dan


waktu
penyelesaian
secara total.
Berdampak
terhadap
waktu
pelaksanaan
waktu
pelaksanaan
proyek.

3.

Perijinan-Perijinan

4.

Waktu (jam)
efektif pelaksanaan
proyek dan kondisi
lalu lintas

Berdampak
terhadap
waktu
penyelesaian
proyek

5.

Dukungan Sub
Kontraktor dan
Supplier
Tahapan
Pelaksanaan
Proyek
Cuaca

Berdampak
terhadap
waktu
pelaksanaan
(tidak kontinue/ stabil)
Berdampak
terhadap
waktu penyelesaian

6.

7.

8.

Keberatan dari
Lingkungan

Tersendatnya
waktu
pelaksanaan proyek.
Berdampak
terhadap
waktu
penyelesaian
proyek

beberapa alternatif material.

Pemeriksaan ulang bersama


terhadap gambar
perencanaan.
Tim Perencana siap pada saat
diperlukan.
Pelaksanaan harus benarbenar
memperhitungkan
peraturan di lingkungan
proyek
Pengawas
mengevaluasi
rencana
kerja
yang
diajukan/
dipresentasikan
oleh
pelaksana,
dikonsultasikan dan dibahas
bersama-sama.
Pelaksana harus menyiapkan
calon-calon sub kontraktor/
supplier pendukung terbaik.
Dipresentasikan
oleh
Pelaksana
pada
masa
sebelum pelaksanaan.
Diperhitungkan
di
dalam
penyusunan
waktu
pelaksanaan.
Pemilik
Proyek
dan
Kontraktor, harus minta ijin
dari
lingkungan
(kantor/penduduk)

4.14 TENAGA AHLI YANG DIBUTUHKAN


Dalam melaksanakan tugasnya Konsultan Pengawas harus menyiapkan tenaga yang
memenuhi kebutuhan pelaksanaan pekerjaan, sesuai dengan bidang pekerjaan yang
direncanakan, baik pengalaman maupun pendidikan serta keahliannya antara lain :

1.

Ketua Tim (Team Leader)


a. Berkemampuan memimpin dan mengkoordinir seluruh kegiatan anggota
tim kerja dalam pengawasan pelaksanaan pekerjaan sampai dengan
pekerjaan dinyatakan selesai.

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 11

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru
b. Seorang Sarjana Teknik Strata 1 (S1) jurusan Teknik Sipil/Teknik Irigasi,
lulusan dari Universitas Negeri atau yang telah disamakan, sekurangkurangnya 3 (tiga) tahun kerja.
c. Berpengalaman dalam pengawasan pelaksanaan pekerjaan dibidang
sipil sub bidang Prasarana Keairan terutama pekerjaan sejenis,
diutamakan pernah bertugas melaksanakan pekerjaan di lokasi Provinsi
Riau dan dilingkungan SDA.
d. Memiliki SKA yang sesuai dengan bidangnya dan telah teregister oleh
LPJKN sesuai sub bidang yang ditawarkan.
e. Memiliki kemampuan berbahasa inggris.
f.
2.

Memiliki sertifikat training sesuai fungsi dan kewajibannya.

Pengawas Bidang Sipil


a. Berkemampuan

melaksanakan

tugas

dan

kewajibannya

dalam

Pengawasan Pekerjaan Sipil, sampai dengan pekerjaan dinyatakan


selesai.
b. Seorang Diploma III jurusan Teknik Sipil/Teknik Irigasi, lulusan dari
Universitas Negeri atau yang telah disamakan, sekurangnya 5 (lima)
tahun kerja.
c. Berpengalaman dalam pengawasan pelaksanaan pekerjaan dibidang sipil
sub bidang Prasarana Keairan terutama pekerjaan sejenis, diutamakan
pernah bertugas melaksanakan pekerjaan di lokasi Provinsi Riau dan
dilingkungan SDA
d. Memiliki SKA yang sesuai dengan bidangnya dan telah teregister oleh
LPJKN sesuai sub bidang yang ditawarkan.
e. Memiliki kemampuan berbahasa inggris.
f.
3.

Memiliki sertifikat training sesuai fungsi dan kewajibannya.

Pengawas Bidang Quality/Quantity


a. Berkemampuan

melaksanakan

tugas

dan

kewajibannya

dalam

Pengawasan Quality/Quantity sampai dengan pekerjaan dinyatakan


selesai.
b. Seorang Diploma III jurusan Teknik Sipil/Teknik Irigasi, lulusan dari
Universitas Negeri atau yang telah disamakan, sekurangnya 5 (lima)
tahun kerja.

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 12

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru
c. Berpengalaman dalam pengawasan pelaksanaan pekerjaan dibidang sipil
sub bidang Prasarana Keairan terutama pekerjaan sejenis, diutamakan
pernah bertugas melaksanakan pekerjaan di lokasi Provinsi Riau dan
dilingkungan SDA
d. Memiliki SKA yang sesuai dengan bidangnya dan telah teregister oleh
LPJKN sesuai sub bidang yang ditawarkan.
e. Memiliki kemampuan berbahasa inggris.
f.
4.

Memiliki sertifikat training sesuai fungsi dan kewajibannya.

Personil Pendukung
A. Juru Ukur
Berpengalaman dalam bidang pekerjaan pengukuran. Berkelakuan baik
dan sopan, bertanggung jawab dan sanggup bekerja keras dalam
menjalankan tugasnya.
Tugas dan tangungjawabnya pada pekerjaan ini adalah :

Mampu melakukan pengukuran lapangan baik menggunakan alat


ukur konvensional ataupun modern.

B. Juru Gambar
Berpengalaman dalam bidang pekerjaan pengoperasian komputer
program Auto Cad. Berkelakuan baik dan sopan, bertanggung jawab
dan sanggup bekerja keras dalam menjalankan tugasnya.
Tugas dan tangungjawabnya pada pekerjaan ini adalah :

Mampu mengopersaikan dan membuat gambar-gambar rencana


pada program komputer yakni AutoCAd.

C. Administrasi
Berpengalaman dalam bidang administrasi perkantoran, khususnya
dalam administrasi proyek pekerjaan teknik sipil. Berkelakuan baik dan
sopan,

bertanggung

jawab

dan

sanggup

bekerja

keras

dalam

menjalankan tugasnya.
Tugas dan tangungjawabnya pada pekerjaan ini adalah :

Bertanggung jawab atas pengetikan dokumen dan surat-surat


yang dibutuhkan, juga bertanggung jawab atas adminiatrasi
perkantoran.

D. Operator Komputer

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 13

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru
Berpengalaman dalam bidang pekerjaan pengoperasian komputer
program windows. Berkelakuan baik dan sopan, bertanggung jawab dan
sanggup bekerja keras dalam menjalankan tugasnya.
Tugas dan tangungjawabnya pada pekerjaan ini adalah :

Mampu mengetik secara cepat dengan rapi dan benar dan dapat
menggunakan Word Processor.

4.16 LAPORAN YANG DIHASILKAN


Penyedia Jasa berpendapat bahwa uraian yang ada dalam Kerangka Acuan Kerja
sudah cukup dan dapat dimengerti.

Penyedia Jasa akan berusaha menyerahkan laporan sesuai dengan persyaratan yang
ada dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan waktu penyerahan seperti yang telah
ditetapkan.
Laporan yang harus diserahkan kepada Pengguna Jasa adalah sebagai berikut :
a. Rencana Mutu Kontrak (RMK)
RMK merupakan suatu bentuk dokumen penjamin mutu (Quality Assurance)
yang berisi :

Informasi organisasi pengguna dan penyedia jasa

Jadual dan prosedur pelaksanaan

Prosedur instruksi kerja berikut pengawasan mutu kerja

Laporan RMK diserahkan sebanyak 5 (lima) buku sebelum pekerjaan tersebut


dimulai.
b. Laporan Pendahuluan (Inception Report)
Laporan Pendahuluan sekurang-kurangnya memuat tentang :

Rencana Kerja pengawasan supervisi

Mobilisasi Tenaga Ahli, Peralatan dan Tenaga Pendukung lainnya

Jadwal Kegiatan Penyedia Jasa

Laporan Pendahuluan dibuat rangkap 5 (lima), diserahkan kepada pengguna


jasa untuk didiskusikan selambat-lambatnya 10 (sepuluh) hari sejak Surat
Perintak Mulai Kerja diterbitkan.
c. Laporan Bulanan (Mounthly Report) 3 x 5 Bulan = 15 buku.
d. Laporan Penunjang

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 14

Pengawasan Pembangunan Turap/Talud/Bronjong


Kota Pekanbaru
Laporan Penunjang berisikan Laporan Topografi (Laporan Pengukuran Awal &
Akhir). Laporan ini diserahkan sebanyak 5 (lima) buku.
e. Laporan Akhir (Final Report)
Laporan Akhir dibuat rangkap 5 (lima) dan sekurang-kurangnya berisi :

Metode pelaksanaan pekerjaan

Kerangka dan susunan organisasi pengawasan

Laporan pelaksanaan kegiatan

Laporan kegiatan supervisi

Permasalahan dan pemecahan masalah

Saran-saran dan rekomendasi


Lampiran terdiri dari Dokumen Addendum (bila ada), PHO, Laporan
Harian Kontraktor, Mingguan Kontraktor dan Bulanan Kontraktor serta
Gambar As Built Drawing.

f.

Master Copy Laporan & Gambar Pelaksanaan (awal, add dan akhir), sebanyak
3 (tiga) set DVD/CD.

g. Foto Dokumentasi selama melakukan pengawasan berlangsung sebanyak 3


(tiga) buku.
h. Laporan Back Up Data Final Quantity/Quality. Laporan ini diserahkan
sebanyak 5 (lima) buku.
i.

Laporan justifikasi kronologis perubahan kegiatan akibat penyesuaian


lapangan.

4.17 MASUKAN-MASUKAN
1.

Peraturan Daerah Setempat.

2.

Survai

lokasi

untuk

penyesuaian

dan

kemungknan

pelaksanaan

serta

penyesuaian infrastruktur bangunan.

PT. RIAU MULTI CIPTA DIMENSI

Bab 4 - 15