Anda di halaman 1dari 30

BAB 3

PERANCANGAN SISTEM

3.1. Perancangan Instalasi Mikrotik Router OS

Dalam melakukan instalasi Mikrotik router OS kita membutuhkan beberapa perangkat


yang harus disiapkan, yaitu:
1. CPU dan motherboard minimum Pentium II, RAM minimum 64 MB, Hardisk
minimum 128 MB parallel ATA
2. NIC 10/100 atau 100/1000 minimum 2 buah
Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit dan
lain-lain) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang
memadai.

3.2. Cara Instalasi Mikrotik Router OS

Dalam melakukan instalasi Mikrotik router OS ada dua cara yang bisa dilakukan,
yaitu:
1. Instalasi Mikrotik router OS menggunakan CD-ROM
2. Instalasi Mikrotik router OS menggunakan IDE Compact Flash (CF)

Universitas Sumatera Utara

20

3.2.1. Instalasi Mikrotik Router OS Menggunakan CD-ROM

Dalam melakukan instalasi Mikroti router OS menggunakan CD-ROM, pertama kita


harus men-download software Mikrotik router OS di http:/www.mikrotik.com.
Biasanya software tersebut tersedia dalam bentuk zip file sehingga perlu melakukan
proses uncompress. Setelah file tersebut selesai di ekstrak maka akan didapatkan file
yang akan dibakar ke dalam CD (Compact Disc) dengan menggunakan software Nero.

3.2.2. Instalasi Mikrotik Router OS Menggunakan IDE Compact Flash (CF)

Selain instalasi dengan menggunakan CD-ROM, Mikrotik router OS juga dapat di


instalasi langsung ke Compact Flash ataupun Disk on Chip di www.diskonchip.com.
Mikrotik OS telah menyediakan paket instalasi CF dalam bentuk image (zip file) yang
dapat di download disitus www.mikrotik.com. Untuk menggunakan CF sebagai IDE
diperlukan sebuah interface dari CF ke IDE baik yang disediakan oleh Mikrotik
maupun yang kompatibel pada vendor lain. Saat instalasi anda memerlukan CF card
reader baik yang eksternal (USB) maupun yang built-in seperti yang disediakan oleh
notebook dari dekstop PC type baru.

Tetapi instalasi Mikrotik router OS dengan menggunakan metode CF


mempunyai kelemahan. Proses instalasi dengan metode CF akan menghapus lisensi
Mikrotik yang berada di dalam hardisk atau CF. Maka jika hardisk telah berisi
Mikrotik lisensi lebih baik instalasi dilakukan dengan menggunakan CD-ROM atau
upgrade packet.

Universitas Sumatera Utara

21

Untuk memulai instalasi langsung ke CF, diperlukan software untuk menulis


image langsung ke CF seperti phydiskwrite. Tools ini mampu untuk menulis secara
langsung ke CF atau hardisk sampai sebesar 800MB. Ini sudah sangat cukup untuk
Mikrotik Router OS yang file instalasinya hanya dibawah 64 MB. Setelah CF selesai
ditulis maka CF tersebut dapat dipasangkan kembali kedalam converter CF ke IDE,
dan dapat berfungsi langsung seperti hardisk IDE biasa. Kapasitas media ini
tergantung CF yang digunakan, dan Mikrotik menyarankan menggunakan CF dengan
kapasitas minimum 128 MB.

3.3. Paket Instalasi Mikrotik Router OS

Mikrotik router OS memiliki banyak paket instalasi yang dapat dipilih untuk di
fungsikan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Paket tersebut dapat dilihat ketika
proses instalasi telah booting. Disini kita dapat memilih paket-paket mana saja yang
akan kita install. Untuk mengistall satu persatu tekan spacebar, untuk mengistal
semua paket tekan tombol a, lalu tekan tombol m untuk pilihan minimum, untuk
menginstal remote router tekan tombol r. Untuk membatalkan proses instalasi tekan
tombol q. Biasanya untuk memudahkan proses instalasi user menggunakan metode
dengan menekan tombol a kemudian Tombol i. Selain itu pemilihan instalasi
paket dapat dilakukan dengan menggerakkan atau dan memilih dengan menggunakan
tombol enter, yang mana pilihan aktif akan ditandai [X].

Universitas Sumatera Utara

22

Berikut adalah gambar paket pilihan instalasi yang disediakan oleh Mikrotik
router Operating System.

Gambar 3.1 Paket instalasi Mikrotik router OS

Mikrotik router OS akan menghapus seluruh isi hardisk PC yang akan


digunakan sebagai router. Jika tidak memiliki PC lain untuk mencoba Mikrotik router
OS, maka dianjurkan untuk menggunakan software emulator seperti VMWare
maupun Microsoft Virtual PC untuk instalasi. Mikrotik router OS memiliki level
lisensi yang berbeda-beda. Level 1 menyediakan lisensi tanpa biaya, tapi hanya
berlaku selama 24 jam. Sedangkan level 2 sampai level 6 akan mendapat access
upgrade selama 1 tahun, tetapi level ini memerlukan biaya untuk pembelian.

Universitas Sumatera Utara

23

3.3.1. Paket Point to Point Protocol (PPP)

Paket Point to Point Protocol (PPP) adalah merupakan paket yang memuat protocol
PPP. Paket ini diperlukan untuk fitur komunikasi serial dengan menggunakan PPP,
ISDN, L2TP, dan PPTP, serta komunikasi PPP on Ethernet (PPPoE). Paket PPP
digunakan untuk komunikasi Wide Area Network (WAN) dengan menggunakan
komunikasi serial mode asynchronous maupun mode synchronous. Dimana, fitur PPP
ini jika digunakan pada mode synchronous akan memerlukan hardware tambahan
tertentu dan yang didukung oleh driver dalam paket synchronous.

3.3.2. Paket Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)

Paket Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) adalah merupakan paket yang
memuat fitur DHCP baik yang digunakan untuk server maupun klient. Dengan
menggunakan fitur DHCP client interface ethernet dapat diberi alamat IP, netmask,
dan default gateway secara dynamic. Pada saat DHCP client mendapatkan semua
informasi tersebut, maka secara otomatis interface ethernet DHCP client tersebut
diatur alamat IP dan netmask sesuai yang diberikan oleh DHCP server. Jika tersedia
default gateway maka default gateway pada tabel routing juga di update berdasarkan
informasi DHCP server. Jika waktu aktif DHCP client terlewati maka alamat IP,
netmask, dan default gateway, dan DHCP server tidak tersedia, maka alamat IP
invalid dan default gateway akan dihapus dari tabel routing. Selain fitur DHCP client,
Mikrotik juga dapat berfungsi sebagai DHCP server maupun DHCP relay.

Universitas Sumatera Utara

24

3.3.3. Paket Avandced Tools

Paket ini memuat fitur e-mail client, ping, netwatch, traceroute, bandwith tester,
traffic monitoring, dan peralatan lain yang sering diperlukan untuk mengetahui
kondisi route maupun jaringan. Fitur netwatch merupakan salah satu fitur yang
memungkinkan Mikrotik router menjadi lebih pintar dan dapat memilih konfigurasi
berdasarkan urutan perintah sesuai dengan kondisi jaringan. Paket avandced tools
terdapat pada semua level lisensi Mikrotik router OS.

3.3.4. Paket Arlan

Paket arlan adalah merupakan dukungan dari Mikrotik router untuk penggunaan card
ISA Arlan 655 wireless interface agar dapat secara transparan berkomunikasi dengan
lawannya. Untuk menginstall paket arlan ini memerlukan minimum lisensi Mikrotik
router OS level 4.

3.3.5. Paket Global Position System (GPS)

Paket Global Position System (GPS) adalah merupakan paket Mikrotik router yang
digunakan untuk menerima Global Position System (GPS) sebagai referensi waktu
Network Time Protocol (NTP) dan lokasi. Paket GPS ini memerlukan lisensi Mikroti
router OS level 1 dan dapat mengadopsi beberapa format standar seperti Garmin,
NMEA 0813, Simple Text Output Protocol.

Universitas Sumatera Utara

25

Global Position System (GPS) didukung oleh 24 satelit dengan 6 jenis orbital
dengan masa orbit 12 jam, sehingga dari bumi dalam satu saat dapat 5 sampai 6 satelit.
Penerima GPS menghitung posisi dan waktu berdasarkan informasi yang diterima dari
4 satelit. Mikrotik router OS selain dapat menerima GPS, juga dapat mengatur waktu
secara presisi dari ntp server.

3.3.6. Paket Hotspot

Paket Hotspot adalah peket Mikrotik router yang digunakan untuk melakukan
authentication, authorization, dan accounting pengguna yang melakukan access
jaringan melalui gerbang hotspot. Pengguna hotspot sebelum melakukan access
jaringan perlu melakukan authentication melalui web browser baik dengan protocol
http maupun https (secure http). Hotspot gateway memerlukan tambahan memori jika
digunakan untuk menghitung dan mengamati traffic local yang sedang berjalan. Paket
hotspot memerlukan lisensi level 1 dan tersedia untuk jumlah pengguna lebih banyak
pada level lisensi diatas 3.

3.3.7. Paket ISDN

Mikrotik router OS memiliki tools yang berfungsi sebagai ISDN client maupun
server. Fungsi dial-up dapat diatur secara permanen ataupun dial-on-demmand. IP
address yang diberikan oleh ISP dapat digunakan sebagai route dalam routing table.

Universitas Sumatera Utara

26

3.3.8. Paket LCD

Paket LCD digunakan untuk menampilkan informasi kondisi sistem Mikrotik router
melalui layar LCD mini yang tersambung ke paralel ataupun USB. LCD yang dapat
digunakan oleh Mikrotik router OS dapat di peroreh di:
1. Crystalfonts Inteligent LCD Module 632 (16x2) dan 634 (20x4).
2. PowerTip Character LCD Module PC 1602 (16x2), PC 1604 (16x4), PC 2002
(20x2), PC 2004 (20x4), dan PC 2404 (24x4).

3.3.9. Paket Network Time Protocol (NTP)

Paket Network Time Protocol (NTP) digunakan untuk menyelaraskan sistem waktu
komputer dalam jaringan. Akan sangat baik apabila paket NTP ini melakukan
penselarasan waktu dengan menggunakan NTP server standard dan menggunakan
GPS (perlu paket GPS). Mikrotik NTP dapat digunakan sebagai server dan client,
pada mode server dapat menggunakan unicast, broadcast, dengan fungsi server
referensi primary dan secondary NTP.

3.3.10. Paket Radio LAN

Mikrotik router OS mendukung penggunaan wireless Radio LAN hardware seperti:


1. Radio LAN ISA card (Mode 101)
2. Radio LAN PCMCIA card
Radio LAN ini hanya merupakan driver saja dan memerlukan paket wireless dan
dapat digunakan untuk lisensi minimum level 4.

Universitas Sumatera Utara

27

3.3.11. Paket Routerboard

Paket routerboard adalah paket yang digunakan untuk mendukung penggunaan


Mikrotik router pada papan rangkaian khusus. Papan rangkaian tersebut pada dasarnya
merupakan komputer minimum (tanpa hardisk controller, vga, dan sound) dengan
kartu jaringan, catu daya lebih sederhana, dan performa sangat minimum.
Routerboard yang dapat digunakan Mikrotik router adalah routerboard 200 dan 500.

3.3.12. Paket Routing

Paket routing akan diperlukan jika jaringan yang menggunakan routing dynamic.
Mikrotik router dapat menggunakan RIP, OSPF, maupun BGP versi 4. Paket routing
digunakan untuk menangani dinamik routing.

3.3.13. Paket Security

Paket security memfunyai fungsi untuk mendukung keamanan komunikasi (dengan


menggunakan sistem pengkodean enskripsi). Paket ini diperlukan oleh Mikrotik router
untuk menjalankan IP security (Ipsec), Secure Shell, dan untuk menjalankan Winbox
pada mode aman.

Universitas Sumatera Utara

28

3.3.14. Paket Synchronous

Paket ini memuat driver hardware kartu serial jenis synchronous


a. Moxa CIOI ISA and PCI V.35 (4 Mbit/s)
b. Moxa 502 PCI 2-port V.35 (8Mbit/s)
c. Cyclades PCI PC-300 V.35 (5Mbit/s)
d. Cyclades PCI-300 E1/TI
e. FarSync PCI V.35/X.21 (8.448Mbit/s)
f. LMC/SGEI wanPCIT1E1 PCI TI/E1
g. LMC/SBEI wanPC-IT3 PCI T3
h. Sangsoma S5141 (dual-port) and S5142 (quardport) PCI RS2321
i. Sangsoma S5148 (Single-port) and S5147 (dual-port) PCI E1/TI

Paket ini diperlukan jika pengguna Mikrotik Router terkoneksi ke jaringan


Wide Area Network (WAN) yang memerlukan interface serial acynchronous seperti
frame relay, dan point to point leased line.

3.3.15. Paket Telephony

Mikrotik router OS memiliki paket telephony yang berfungsi untuk mengatur layanan
komunikasi dengan menggunakan voice over IP (VoIP). Paket selain memberikan
fungsi sebagai gatekeeper juga mendukung penggunaan beberapa hardware VoIP
yang terpasang pada Mikrotik router OS, seperti:

Universitas Sumatera Utara

29

1. Quicknet LineJACK
2. PhoneJACK telepon analog atau ISDN
3. Voicetronix OpenLine4 saluran telepon analog
4. Zaptel Wildcard X1OOP saluran telepon analog

Paket telephony Mikrotik router OS memenuhi standar spesifikasi H.323v4


Internasional Telecomunication Union Telecomunications (ITU-T). H323v4 adalah
standar yang digunakan untuk mengirimkan multimedia voice, video, dan data melalui
saluran IP (internet). H.323v4 juga memuat standar lain seperti H.245, H.225, Q.931,
H.450.1, RTP ( Real Time Protocol). Paket telephony didukung oleh berbagai audio
coded, seperti:
1. G.711 (64 kbps Pulse Code Modulation (PCM))
2. G.723.1 (6.3 kbpsmemerlukan prosesor yang baik)
3. GSM-06.10 (pengkodean 13.2kbps)
4. LPC-10 (pengkodean 2.5kbps)
5. G.729 dan G.729a (pengkodean software 8kbps CS ACELP)

3.3.16. Paket UPS

Fitur ini memudahkan administrator untuk memonitor dan mengamankan router dari
kerusakan akibat gangguan catu daya. Untuk melakukan pengamanan tersebut router
akan selalu memonitoring kondisi baterai UPS saat catu daya utama tidak tersedia.
Jika kondisi baterai UPS dibawah 10% maka fitur ini akan memerintahkan router ke
kondisi hibernate. UPS monitor menggunakan standar UPS smart signaling melalui

Universitas Sumatera Utara

30

RS232 ataupun USB. Sehingga dengan demikian Mikrotik router OS dapat


melakukan:
1. Mengkondisikan Mikrotik router OS hibernate saat ada gangguan baterai dan
reboot aman saat catu daya utama tersedia
2. Kalibrasi waktu kerja UPS dan tes kondisi baterai
3. Minitoring semua informasi fitur smart yang diberikan oleh UPS
4. Pencatatan perubahan catu daya

3.3.17. Paket Web Proxy

Paket web proxy Mikrotik router OS mengimplementasikan proxy server dengan fitur:
1. HTTP proxy normal
2. HTTP transparant proxy
3. Access List berdasarkan sumber, tujuan, URL, dan cara akses
4. Pengaturan cahce
5. Pengaturan akses secara langsung
6. Kemampuan pencatatan

3.3.18. Paket Wireless and Wireless-legacy

Mikrotik router OS memiliki paket wireless and wireless-legacy yang mana fungsinya
lebih banyak memuat driver

yang diperlukan untuk menjalankan kartu jaringan

nirkabel (wireless). Mikrotik router OS didukung oleh berbagai jenis kartu jaringan
nirkabel seperti:

Universitas Sumatera Utara

31

a. Atheros Chipset
b. Cisco/Aironet Chipset
c. Intersil Prism II Chipset

3.4. Cara Akses Mikrotik Router OS

Mikrotik router OS dapat di akses dengan dua cara, yaitu secara remote menggunakan
HTTP dan Winbox Console. Sebagai contoh menggunakan web bowser dari
workstation.

Universitas Sumatera Utara

BAB 4

IMPLEMENTASI SISTEM

4.1. Pengertian Implementasi Sistem

Implementasi sistem adalah langkah-langkah atau prosedur yang dilakukan dalam


menyelesaikan desain sistem yang telah disetujui untuk menguji, menginstall, dan
memulai sistem baru atau sistem yang diperbaiki untuk menggantikan sistem yang
lama. Dalam menjalankan kegiatan implementasi perlu dilakukan beberapa hal, seperti
menerapkan rencana implementasi. Rencana implementasi merupakan kegiatan awal
dari tahap implementasi sistem, rencana implementasi dimaksudkan terutama untuk
mengatur biaya dan waktu yang dibutuhkan, melakukan kegiatan implementasi.

Kegiatan implementasi dilakukan dengan dasar kegiatan yang telah


direncanakan dalam rencana implementasi, tindak lanjuti implementasi dilakukan
dengan pengetesan penerimaan sistem terhadap data yang sesungguhnya dalam jangka
waktu tertentu yang dilakukan bersama user. Dalam melakukan kegiatan implementasi
hal yang dilakukan antara lain adalah pemilihan dan pelatihan personil, instalasi
hardware dan software, pengetesan program, pengetesan sistem, dan konversi sistem.
Pelatihan personil dilakukan untuk mengoperasikan sistem, termasuk kegiatan
mempersiapkan input, memproses data, mengoperasikan sistem, merawat dan menjaga
sistem.

Universitas Sumatera Utara

33

4.2. Tujuan Implementasi Sistem

Adapun tujuan dari implementasi sistem adalah sebagai berikut:


1. Menyelesaikan desain sistem yang ada pada perancangan sistem yang
disetujui, menyusun dokumen baru atau dokumen yang diperbaiki.
2. Menguji sistem dan prosedur baru atau dokumen yang diperbaiki.
3. Memastikan bahwa sistem yang dibuat dapat digunakan oleh setiap pemakai
tanpa mengalami kesulitan dalam penggunaannya.
4. Menguji apakah sistem baru yang dibangun sesuai dengan apa yang diinginkan
oleh para pemakai.

4.3. Komponen Implementasi Sistem

Untuk mengetahui perancangan sistem yang telah dibangun dapat berjalan dengan
baik atau tidak, maka perlu dilakukan pengujian terhadap sistem tersebut. Untuk itu ,
dibutuhkan beberapa komponen utama yang mencakup perangkat keras, perangkat
lunak, dan pemakai. Dalam membangun Mikrotik router OS sebagai gateway server
dan management bandwith, dibutuhkan beberapa komponen seperti:
1. Perangkat Keras (Hardware)
a. PC minimum Pentium II RAM 64MB
b. Monitor
c. Harddisk minimum 512MB
d. Keyboard dan mouse
e. Ethernet card minimum 2 buah

Universitas Sumatera Utara

34

2. Perangkat Lunak (Software)


a. Sistem operasi Mikrotik router OS
3. Pemakai (Brainware)
a. Administrator
b. Klien

4.4. Instalasi Mikrotik Router OS

Berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan instalasi Mikrotik router OS:


1.

Setup BIOS PC agar dapat booting melalui CD drive

Gambar 4.1 Menu BIOS


Pilih CDROM pada bagian 1st Boot device, setelah itu tekan tombol Escape lalu
tekan F10 dan pilih Yes.

Universitas Sumatera Utara

35

2.

Masukkan CD instalasi Mikrotik route OS, setelah loading maka akan muncul
jendela awal instalasi seperti gambar di bawah ini. Pilih semua paket instalasi
denga menekan tombol a lalu tekan tombol i untuk memulai instalasi.

Gambar 4.2 Paket Pilihan Instalasi Mikrotik router OS


3.

Tekan tombol y jika anda ingin mempertahankan konfigurasi lama, jika


ingin melakukan fresh install tekan tombol n. Kemudian tekan tombol y
untuk lanjut ke proses pembuatan patisi dan format harddisk.

4.

Proses pembuatan partisi, format harddisk, dan instalasi paket-paket yang telah
dipilih sedang berlangsung. Tunggu sampai selesai, kemudian tekan tombol
Enter untuk reboot. Keluarkan CD instalasi Mikrtoiknya.

Universitas Sumatera Utara

36

5.

Proses loading untuk masuk ke sistem Mikrotik router OS, tekan tombol y
jika anda ingin melakukan pengecekan pada harddisk.

Gambar 4.3 Proses Chek Disk


6.

Jendela login, isi login dengan admin sedangkan password dikosongkan saja,
lalu tekan tombol Enter.

Gambar 4.4 Tampilan Login Mikrotik Router OS

Universitas Sumatera Utara

37

7.

Jika berhasil login, maka akan muncul tampilan promt seperti pada gambar di
bawah ini.

Gambar 4.5 Tampilan Promt Mikrotik Router OS

4.5 Konfigurasi Dasar Mikrotik Router OS

Dalam melakukan konfigurasi Mikrotik router OS, proses yang pertama dilakukan
adalah pembuatan IP address. Hal ini bertujuan agar Mikrotik router OS dapat
diremote dengan menggunakan WinBox agar mempermudah dalam melakukan
berbagai konfigurasi. Langkah-langkah yang dilakukan dalam konfigurasi untuk
Membangun Gateway Server Dan Management Bandwith Dengan Menggunakan
Mikrotik Router Operating System Pada Jaringan Komputer dengan WinBox adalah:

Universitas Sumatera Utara

38

4.5.1. Konfigurasi Interface

Untuk konfigurasi Mikrotik Router OS tidak lepas dari interface yang berperan
sebagai media agar router tersebut dapat bekerja didalam jaringan. Disini akan
diperlihatkan cara konfigurasi interface Mikrotik menggunakan WinBox. Berikut
adalah langkah-langkah konfigurasinya:
1. Buka WinBox, kemudian login sebagai admin dengan menggunakan IP
address router yang telah kita buat sebelumnya. Klik menu interface dua
kali.
2. Pada kolom Interface klik 2 kali ether1, kemudian isi kolom name menjadi
public, MTU 1500 dan ARP; enable. Pemberian nama interface ini bertujuan
untuk memudahkan identifikasi koneksi kejaringan lokal atau internet.
Misalnya ether1 akan terkoneksi ke internet dan ether2 akan kita koneksikan
ke jaringan lokal (ke switch atau HUB).
3. Pilih tab Ethernet, kemudian centang interface tersebut dengan 100mbps, Auto
Negotiation, dan Full Duflex. Untuk ether2 konfigurasinya sama dengan
ether1dan diberi nama lokal. Berikut tampilan hasil konfigurasinya.

Gambar 4.6 Hasil Konfigurasi Interface

Universitas Sumatera Utara

39

4.5.2. Konfigurasi IP Address

Pada Mikrotik router OS terdapat 2 cara untuk mengkonfigurasi IP address, yaitu


dengan melalui WinBox dan command line. Berikut langkah-langkah pemberian IP
address dengan menggunakan WinBox:
1. Pada menu utama jendela WinBox pilih IP, kemudian klik Address. Maka akan
muncul tampilan address list, klik tanda + berwarna merah.
2. Pada kolom IP address isikan IP address 192.168.1.2 untuk koneksi dari
Mikrotik router ke internet dan 192.168.0.1 untuk koneksi dari Mikrotik router
ke jaringan lokal (switch atau HUB). Berikut tampilan hasil konfigurasinya.

Gambar 4.7 Hasil Konfigurasi IP Address

Universitas Sumatera Utara

40

4.6. Gateway Server

Disini kita akan melakukan 2 hal pengkonfigurasian, yaitu konfigurasi gateway server
yang diasumsikan untuk koneksi ke internet, dan konfigurasi DNS yang digunakan
untuk menerjemahkan alamat IP ke domain address dan sebaliknya.

4.6.1. Konfigurasi Gateway Server

Default gateway diasumsikan untuk memberikan koneksi internet ke jaringan lokal.


Berikut adalah berikut adalah langkah-langkah konfigurasinya dengan menggunakan
WinBox:
1. Pada menu utama WinBox, pilih IP kemudian klik Routers dan akan muncul
tampilan router list. Klik tanda + berwarna merah.
2. Isikan kolom gateway dengan IP 192.168.1.1 yang akan berfungsi untuk
menghubungkan internet ke jaringan public, kemudian klik OK. Berikut hasil
konfigurasinya.

Gambar 4.8 Hasil Konfigurasi IP Gateway

Universitas Sumatera Utara

41

4.6.2. Konfigurasi Domain Name Server (DNS)

DNS digunakan untuk menerjemahkan alamat IP ke domain address dan sebaliknya.


Misalnya, pada web browser dimasukkan alamat www.yahoo.com maka DNS akan
menerjemahkan ke alamat IP 216.109.112.135. Biasanya Internet Service Provider
(ISP) memberikan 2 DNS, yaitu Primay DNS dan Secondary DNS untuk keperluan
backup yang membantu kerja primary DNS. Berikut langkah-langkah konfigurasinya:
1. Pada menu utama WinBox pilih IP kemudian klik DNS dan akan muncul
tampilan pengaturan DNS. Klik Settings.
2. Isikan IP primary DNS dan secondary DNS dengan alamat yang telah
diberikan oleh ISP. Berikut hasil tampilan konfigurasinya.

Gambar 4.9 Hasil Konfigurasi IP DNS

Universitas Sumatera Utara

42

4.7. Konfigurasi Client

Dalam konfigurasi client yang harus dilakukan adalah mengkonfigurasi IP address,


gateway, dan DNS server. IP gateway untuk client adalah IP lokal dari router. Hal ini
dilakukan agar client dapat terkoneksi ke Mikrotik router tersebut. Berikut merupakan
langkah-langkah dalam konfigurasi komputer client:
1. Klik tombol Start, pilih Connect To kemudian klik Show All Connections.
Maka akan muncul tampilan Network Connections.
2. Pada icon Local Area Connections klik kanan lalu pilih properties, Internet
Protocol lalu klik properties.
3. Isikan IP address dengan alamat 192.168.0.2, subnetmask 255.255.255.0,
default gateway 192.168.0.1, dan Prefered DNS primary 203.130.206.250,
serta Secondary DNS 202.134.0.155. Berikut hasil konfigurasinya.

Gambar 4.10 Konfigurasi Komputer Client

Universitas Sumatera Utara

43

4.8. Konfigurasi Masquerade

Agar komputer klien dapat terhubung ke jaringan internet, maka kita perlu melakukan
konfigurasi masquerade. Berikut langkah-langkahnya:
1.

Pada menu utama WinBox pilih IP dan klik Firewall, maka akan muncul
tampilan jendela Firewall.

2.

Klik tanda + berwarna merah kemudian pilih NAT dan klik Tab general
maka akan muncul jendela NAT rule.

3.

Pada Tab general, isikan Chain: srcnat, Src.Address: isi dengan alamat
address klien yang mau kita buat, kemudian klik OK. Berikut tampilan
konfigurasinya.

Gambar 4.11 Action Masquerade


Untuk klien lain lakukan konfigurasi yang sama sesuai dengan alamat IP address yang
diinginkan.

Universitas Sumatera Utara

44

4.9. Bandwith Management

Bandwith management adalah konfigurasi yang dilakukan didalam Mikrotik router OS


dalam pembatasan pemakaian bandwith antara upload dan download pada setiap
komputer klien. Hal ini dilakukan bertujuan untuk agar masing-masing komputer
klien mendapatkan bandwith yang sama sehingga setiap komputer klien tidak ada
yang

memonopoli

pemakaian

bandwith.

Berikut

adalah

langkah-langkah

konfigurasinya.

4.9.1. Konfigurasi Firewall Mangle

Berikut langkah-langkahnya:
1. Pada menu utama WinBox pilih IP, lalu klik Firewall. Maka akan muncul
jendela Firewall. Pilih Tab Mangle dan klik tanda + berwarna merah lalu pilih
Tab general.
2. Pada Tab general isikan Chain: Prerouting, Src.Address: 192.168.0.2
merupakan IP klien, Dst.Address: 192.168.1.1 merupakan IP network public.
3. Pada menu Tab New Mangle Rule klik Tab Action, kemudian isikan Action:
Mark Connection merupakan penanda koneksi, New Connection Mark:
client01-con merupakan nama klien, dan centang pilihan Passthrough.
4. Pada Tab general isikan Chain: Prerouting, Src.Address: 192.168.0.2 merupakan
IP klien, Dst.Address: 192.168.1.1 merupakan IP network public, Connection
Mark: client01-con merupakan penanda koneksi klien01.

Universitas Sumatera Utara

45

5. Pada Tab Action isikan Action: Mark Connection merupakan penanda koneksi,
dan New Connection Mark: client01-con merupakan nama klien01. Berikut
tampilan hasil konfigurasinya.

Gambar 4.12 Hasil Konfigurasi Firewall Mangel

Untuk klien 2, 3, dan selanjutnya lakukan konfigurasi yang sama seperti client01,
yang berbeda hanya pada Src.Address, New Connection Mark dan New Packet Mark
yang disesuaikan dengan klien yang akan di konfigurasi.

4.9.2. Konfigurasi Queue Tree

Berikut langkah-langkahnya:
1. Pada menu utama WinBox klik Queue, maka akan muncul jendela Queue list.
Pilih Tab Queue Tree kemudian klik tanda + berwarna merah.
2. Pada Tab general isikan Name: client01-download merupakan nama client01
untuk pemakaian download, Parent: lokal merupakan jaringan lokal, Packet
Mark: client01-con merupakan penanda koneksi client01, Limit At: 131072bit/s

Universitas Sumatera Utara

46

merupakan batas minimal bandwith download, dan Max Limit: 131072bit/s


merupakan batas maksimal download.
3. Pada Tab general isikan Name: client01-upload merupakan nama client01 untuk
pemakaian upload, Parent: lokal merupakan jaringan lokal, Packet Mark:
client01-con merupakan penanda koneksi client01, Limit At: 65536bit/s
merupakan batas minimal bandwith upload, dan Max Limit: 65536bit/s
merupakan batas maksimal upload.

Langkah yang sama dilakukan untuk mengatur bandwith download dan upload
untuk client berikutnya. Bagian yang berbeda hanya pada Name, Packet Mark,
Limit At, dan Max Limit. Berikut hasil konfigurasinya.

Gambar 4.13 Hasil Konfigurasi Queue Tree

Hasil konfigurasi queue tree digunakan untuk memantau penggunaan bandwith


download dan upload pada masing-masing klien.

Universitas Sumatera Utara

BAB 5

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. KESIMPULAN

Mikrotik router OS merupakan sistem operasi Linux yang dirancang secara khusus
untuk kepentingan network router. Mikrotik router OS memiliki fasilitas yang begitu
lengkap dan sangat mudah dioperasikan oleh user, sehingga sangat cocok digunakan
dalam membangun gateway server dan management bandwith pada jaringan
komputer. Selain itu Mikrotik router OS tidak terlalu mahal sehingga orang bisa
menggunakannya tanpa terkendala pada biaya.

Mikrotik Router OS bisa disebut juga sebagai salah satu distro linux yang berguna
untuk jaringan komputer, karena mikrotik sangat tangguh dalam masalah jaringan.
Adapun kelebihannya antara lain adalah:
1. Tangguh dalam masalah jaringan.
2. Tools-tolsnya lebih banyak.
3. Sistem keamanan tingkat tinggi.
4. Tidak terlalu membutuhkan spesifikasi komputer yang besar.

Universitas Sumatera Utara

48

5.2. SARAN

Adapun saran penulis dalam penulisan tugas akhir ini adalah:


1. Untuk keperluan beban yang besar ( network yang kompleks, routing yang
rumit dll) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang
memadai.
2. Membuat komunitas yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan
tentang penggunaan Mikrotik router OS dalam membangun gateway server
dan management bandwith dalam jaringan komputer
3. Memperbanyak tulisan atau artikel yang berhubungan dengan Mikrotik
router OS sehingga Mikrotik lebih cepat berkembang pada masyarakat luas.

Universitas Sumatera Utara