Anda di halaman 1dari 22

LAMPIRAN

GAMBARAN UMUM
BIAYA LOGISTIK DI PELABUHAN

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN


NOMOR KM 72 TAHUN 2005

(JENIS, STRUKTUR DAN GOLONGAN TARIF PELAYANAN


JASA KEPELABUHANAN UNTUK PELABUHAN LAUT)
Jenis Layanan
1. Jasa barang dan
dermaga

Struktur Layanan

Dasar perhitungan
Tarif Jasa

Barang dalam kemasan (peti


kemas);

Kuantitas (boks, ton, m3)

Barang tidak dalam kemasan


(umum, curah kering, curah
cair dan hewan)

Kuantitas (boks, ton, m3)

Barang konvensional melalui


trcuk lossing;

Kendaraan dan barang dg RoRo;

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN


NOMOR KM 72 TAHUN 2005 .. (2)
Jenis Layanan

2. Jasa
Penumpukan

3. Jasa Peti
Kemas di
Terminal Peti
Kemas

Struktur Layanan

Dasar perhitungan
Tarif Jasa

Gudang

Kuantitas (boks, ton, m3)


dan durasi

Lapangan

Kuantitas (boks, ton, m3,


unit, ekor)

Operasi kapal (stevedoring,


haulage, tumpuk ke lapangan,
trucking, shifting, dermaga,
buka/tutup palka, dan operasi kapal
lainnya
Operasi lapangan (penumpukan,
LoLo, gerakan ekstra, relokasi
angsur dan operasi lap. lainnya
Operasi Container Freight Station
(stripping/stuffing, penumpukan,
penerimaan/penyeraan dan kegiatan
operasi CFS lainnya)

TARIF PELAYANAN BARANG


Peti Kemas di Dermaga Multi Purpose
Jenis Barang

Belawan

Tj. Priok

Tj. Perak

Satuan

Peti Kemas 20
Kosong

17.500

18.000

19.000 Boks

Isi

35.000

42.000

42.750 boks

Kosong

26.000

27.000

28.500 Boks

Isi

52.000

63.000

64.600 Boks

Pallet dan unitisasi

1.500

1.775

1.700 Ton/m3

Tdk gunakan alat mekanis

2.300

1.870

1.700 Ton/m3

Gunakan alat Mekanis

2.200

1.775

1.700 Ton/M3

Peti Kemas 40

General Cargo

1.700 Ton

Curah Cair

1.700 Ton

Curah Kering

1.700 Ton

Hewan Ternak
Gudang

2.900

2.400

750

2.750

1.700 Ton
950 Ton/m3/hari

TARIF PELAYANAN BARANG


Lapangan Non Peti Kemas
Jenis Barang
Barang :
Umum/curah/palet/unitisasi
Hewan ternak

Belawan

Tj. Priok

Tj. Perak

Satuan

250

2.250

Ton/m3/hari

1.500

5.500

boks

TARIF PELAYANAN BARANG


Lapangan Peti Kemas Tertentu
Jenis Barang

Belawan

Tj. Priok

Tj. Perak

Satuan

Peti Kemas 20
Kosong

5.000

17.500

5.700 Boks/hari

Isi

10.500

17.500

11.400 Boks/hari

Over:height/length/width

19.000

41.000

Boks/hari

Reefer

8.000

41.000

22.800 Boks/hari

Chassis

8.000

26.600

Unit/hari

Chassis bermuatan

8.000

26.600

Unit/hari

Peti Kemas di atas 20


Kosong

10.500

17.500

5.700 Boks/hari

Isi

21.000

35.000

11.400 Boks/hari

Over:height/length/width

38.000

82.000

Boks/hari

Reefer

38.000

82.000

22.800 Boks/hari

Chassis

16.000

53.200

Unit/hari

Chassis bermuatan

16.000

53.200

Unit/hari

KEPUTUSAN DIRJEN PERHUBUNGAN LAUT


NOMOR: KN-42/1/1DJPL-10, 4 JAN 2010
Pedoman Pengawasan dan Pengendalian Pemberlakuan Tarif Batas Atas Pelayanan
Jasa Barang di Lini II Pelabuhan Utama Tanjung Priok.
Didasarkan pada kesepakatan bersama antara penyedia jasa dan pengguna jasa,
sbb:
DPW GAFEKSI DKI Jaya; DPP APTESINDO; DPP APDEPI;
dengan
BPD GINSI, DPD GPEI, DPP IEI

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Delivery
Mekanis
Cargo Shifting
Surveyor
Penumpukan
Administrasi
Behandel
Surcharge

= Rp. 200.000/m3
= Rp. 250.000/m3
= Rp. 200.000/m3
= Rp. 25.000/m3
= Rp. 5.000/m3
= Rp. 50.000/DO
= Rp. 20.000/m3
= Rp. 25.000/m3

min 2 cbm
min 2 cbm
min 2 cbm
min 2 cbm
min 2 cbm
min 2 cbm
min 2 cbm
min 2 cbm

Komponen Biaya
Pelabuhan Laut
Stevedoring

Pergerakan kargo inbound

Terminal Handling

Trucking

Factory

Transport

CFS
W/H
Raw Material

Overbrengen

Bongkar / Muat (Stevedoring)


Services

Biaya

Catatan

Bongkar &
Muat

CHC

Terminal Handling

CHC (US$70/20ft)

Terminal Operator

Shipping Line
CHC (US$105/40ft)

THC
(US$95/20 ft)

THC
(US$135/40ft);

Consignee

W/H
Finsihed Goods

Term of Trade: CIF or CnF

Services

Biaya

Catatan

Equipment

Lift On

Resmi

Stacking

Storage

Resmi

Surcharge

Situasional
/Kenaikan BBM

Komponen Biaya
Pelabuhan Laut
Stevedoring

Pergerakan kargo inbound

Terminal Handling

Trucking

Factory

Transport

CFS
W/H
Raw Material

Overbrengen

Struktur Biaya CFS *)


Forwarder (US dollar)

Pergudangan Lini 2 (Rp.)

CFS,
PU/DO,
Fee Keagenan,
Administrasi.

*) Hasil kesepakatan DPW Gafeksi, INSA Jaya, APBMI, GINSI, GPEI, APTESINDO, Juli 2007.

Penumpukan,
Mekanik,
Delivery,
Kebersihan,
Surveyor,
Administrasi,
Behandle,
Uang Dermaga,
Surcharge / Toeslag.

W/H
Finsihed Goods

Komponen Biaya
Pergerakan kargo inbound

Pelabuhan Laut
Stevedoring

Terminal Handling

Trucking

CFS

Factory

Struktur Biaya Pergudangan di CFS


pada prakteknya (Hasil penyelidikan
Ikatan Eksportir / Importir Bandung)
Transport

Overbrengen

W/H
Raw Material

Pergudangan Lini 2
No

Item Servis

Pergudangan Lini 2 (lanjutan)


Biaya

No

Item Servis

W/H
Finsihed Goods

Pergudangan Lini 2 (lanjutan)

Biaya

No

Item Servis

Biaya

Storage

Bervariasi

11

Materai/Doc

Bervariasi

21

PU Warehouse

Bervariasi

Receiving

Bervariasi

12

Cargo Shifting

Bervariasi

22

Barang Berbahaya

Bervariasi

Delivery

Bervariasi

13

Dermaga

Bervariasi

23

Port Facility

Bervariasi

Mechanic

Bervariasi

14

Toeslag

Bervariasi

24

Masa satu ( masa 1)

Bervariasi

Trucking OB

Bervariasi

15

Sticker/Doc

Bervariasi

25

Kelebihan kubikasi

Bervariasi

Surcharge

Bervariasi

16

Surveyor/Doc

Bervariasi

26

Rubah Status/Redres

Bervariasi

Cleaning

Bervariasi

17

Stripping/m3

Bervariasi

27

Penumpukan Masa 1

Bervariasi

Administrasi

Bervariasi

18

PMK/3m3

Bervariasi

28

Penumpukan Masa 2

Bervariasi

Handling Fee /Doc

Bervariasi

19

Bervariasi

29

Gerakan Ekstra

Bervariasi

Minimum Charge 1-5


m3

Bervariasi

10

Behandle (Red
Lane)

20

Devaning

Bervariasi

30

*) Item Servis & Biaya bervariasi dari satu gudang ke gudang lainnya. Data real dari 13 Perusahaan berbeda dibidang Pergudangan.$

Komponen Biaya
Pergerakan kargo outbound
Stevedoring

Terminal Handling

Factory

FCL
Konsolidasi

Lini 2

CFS

LCL
Trucking

FCL

Lini 1

W/H
Raw Material

W/H
Finsihed Goods

Transport

FCL

Pergudangan Lini 2

Kasus kargo LCL:


Umumnya untuk menekan biaya gudang di
CFS, para eksportir (shipper) melakukan
packaging, palletisasi dan pengurusan
terkait formalitas ekspor dilakukan sendiri.
Atau bisa juga dilakukan di gudang CFS
tentunya setelah terjadi kesepakatan harga.
Win-win solution.

No

Item Biaya

Biaya

Bongkar / Muat

Bervariasi

Repacking

Bervariasi

Palet

Bervariasi

Stuffing

Bervariasi

Fumigasi

Bervariasi

Storage

Bervariasi

Komponen Biaya
Pelabuhan Laut
Stevedoring

Pergerakan kargo inbound

Terminal Handling

Trucking

Factory

Transport

CFS
Overbrengen

W/H
Raw Material

W/H
Finsihed Goods

Produktifitas transportasi angkutan barang ekspor/impor dari


Industri Koridor Bekasi-Cikampek ke Pelabuhan Tg. Priok
menurun:

Dulu, tiga rit per-hari


Sekarang, satu rit per-hari
*) Kompas, 27 April 2006
*) Kompas, 27 April 2006

CONTOH KASUS

1. PENETAPAN TANGGAL
MULAI STORAGE CONTAINER DI PELABUHAN
Saat Kapal Sandar

VS

Grounded on CY

Tarif dasar storage:

Cont 20ft Non DG


Cont DG

= Rp 27,200
= Rp 54,400.

Contoh kasus 1:
Kapal Sandar
Discharged on CY
Out Gate Cont.

Tgl 23/09/2012
Tgl 24/09/2012 Jam 04.29.11 AM
Tgl 26/09/2012 Jam 08.30.38 PM

Biaya Penumpukan dihitung berdasarkan:


1) Dari Tanggal Kapal sandar Rp 108,800 VS
2) Dari Tanggal Cont. on CY Rp 000000
Penghematan Biaya
Rp 108,000

2. PENETAPAN TANGGAL
MULAI STORAGE CONTAINER DI PELABUHAN
VS

Saat Kapal Sandar

Grounded on CY

Perhitungan biaya tarif progresif:


Masa 1 (3 hr) = 0
Masa 2 (7 hr)
= 200% x Tarif Dasar X Hari penumpukan
Masa 3 (7 hri)
= 300% x Tarif Dasar X Hari penumpukan
Contoh Kasus 2
Kapal Sandar
Discharged on CY
Out Gate Cont.

Tgl 14/10/2012
Tgl 15/10/2012 Jam 12.02.43 AM
Tgl 27/10/2012 Jam 10.25.37 AM

Biaya penumpukan dihitung berdasarkan :


1) Dari Tanggal Kapal sandar
2) Dari Tanggal Cont. on CY
Penghematan Biaya

Rp 1,414,400
Rp 1,251,200
Rp 163,200

3. BIAYA PEMERIKSAAN KARANTINA


Pemeriksaan Karantina

VS

Biaya yg ditagih Pihak Ketiga

Biaya yang dikenakan Karantina untuk Cont. 20ft:


1) Biaya Pemeriksaan Rp 6,296
2) Biaya Lab
Rp 10,000
3) Adm
Rp 5,000
Total
Rp.21.296

Pengambilan sample barang dari dalam container oleh pihak karantina dilakukan
dilapangan yang dikelola oleh pihak swasta dengan biaya yang relatif mahal
Biaya yang ditagih oleh pihak ketiga, sebesar :
Container 20ft Rp 236,500/cont
Container 40ft Rp 272,000/cont

5. PERCEPATAN PELAYANAN BEA DAN CUKAI


DALAM PROSES IMPORTASI BARANG
Green Line (Low Risk)
Proses persetujuan barang import sangat cepat: SPPB 1 atau 2 jam.
Yellow Line (Medium Risk )
Proses importasi relatif agak lama: SPPB bisa mencapai 2 - 6 hari kerja.
Red Line (High Risk)
Proses melibatkan pemeriksaaan fisik barang yang ada didalam container:
SPPB sekitar 4 -10 hari kerja.

Untuk point no 1 praktis tidak ada masalah.


Untuk point no 2 dan 3 lamanya penerbitan SPPB -menyebabkan tingginya biaya yang harus ditanggung oleh
importir.

5. PENEBUSAN DO UNTUK FCL CARGO


1. Biaya penebusan DO yang diatur oleh pemerintah untuk cargo FCL:
Hanya Biaya THC (Terminal Handling Charge): Usd 95/20ft dan Usd
145/40ft,
2. Biaya selain THC: tergantung kebijakan masing masing Shipping (tidak ada
regulasinya)
Contoh 1: Normal
Penebusan DO dari PT Samudera Indonesia container 20ft sbb:
1) THC
Usd 95/Cont 20ft
2) Adm/BL fee
Rp. 220,000,-/doc. (incl PPN)
3) Lift off empty
Rp.154,000,-/cont 20ft (Incl. PPN)
4) Cleaning
Rp. 60,000,-/cont 20ft
Contoh 2: Ubnormal
Penebusan DO dari Shipping Company lain Conyt 20ft sbb :
1) THC
Usd 95/cont. 20ft
2) EHS
Usd 40/cont. 20ft
3) LOLO
Usd 25/cont 20ft
4) Cleaning
Usd 20/cont 20ft
5) Adm Fee
Usd 40/Doc.
6) DO Fee
Usd 30/Doc

6. PENEBUSAN DO UNTUK LCL CARGO


Biaya penebusan DO untuk LCL, terlalu Mahal di T.Priok
Biaya antara satu Forwarder consolidator dengan Forwarder yang lainnya
sangat berbeda

Contoh 1 Biaya Forwarder A untuk Barang 5 CBM


1)
2)
3)
4)

CFS/Doc Transfer Fee


Other Charges
Mekanik/Delivery
Penumpukan

Total

Usd 435
Rp. 4.650.000
Rp. 4.250.000
Rp. ???

Rp. 15.776.000

Contoh 2 Biaya Forwarder B untuk Barang 5, 287 CBM


1)
2)
3)
4)

CFS/Forwarding Charges
Mekanik/Delivery
Penumpukan 5 hari
Adm

Total

Usd 290
Rp.1.321.750
Rp. 264.350
Rp. 100.00

Rp. 7.168.487

UPAYA PENANGANAN PERMASALAHAN DI


PELABUHAN (1)
1

ISSUE

PROBLEMS

ASSIGNMENT

1 Meningkatan efisiensi dan efektivitas


Biaya pelabuhan terlalu 1 Produktivitas alat bongkar muat yang
tinggi
rendah.
pelabuhan
2 Biaya pelabuhan yang tinggi sebagian besar 2 Menekan waktu bongkar/muat, waktu
disebabkan oleh lama kapal berada di
tunggu, waktu labuh, waktu sandar, dan
pelabuhan.
waktu penumpukan.
3 Peralatan bongkar muat juga telah banyak 3 Membenahi dan melakukan peremajaan
yang sudah tua dan sulit untuk peremejaan
alat bongkar muat.
dan peningkatan produktivitas alat bongkar
muat di pelabuhan.
Susunan / konstruksi 1 Kurang adanya transparansi tarif.
tarif tidak sama

2 Adanya sistem paket tarif jasa tiap


pelabuhan dan adanya implementasi kartel
pada proses penentuan tarif.

3 Di beberapa pelabuhan pelayaran


diwajibkan membayar uang rambu, tanpa
memperhitungkan tarif yang jelas.

1 Melakukan sosialisasi terlebih dahulu


kepada para pelaku usaha apabila ada
wacana mengenai pertambahan tarif
yang berlaku di pelabuhan.
2 Penetapan tarif jasa kepelabuhanan pada
Pelabuhan umum komersial harus
disampaikan dan terlebih dahulu melalui
pembahasan oleh asosiasi pengguna jasa
terkait.
3 Pemerintah harus mengontrol masalah
kejelasan tarif pelabuhan untuk
menghindari adanya pungutan liar.

20

NO.

UPAYA PENANGANAN PERMASALAHAN DI


PELABUHAN (2)
3

ISSUE

PROBLEMS

Struktur pelabuhan 1 Fasilitas yang ada di beberapa pelabuhan


sebagai hulu
umum masih sangat kurang sehingga
menimbulkan antrean kapal dan
menambah waktu kapal di pelabuhan. Hal
ini menimbulkan potensi praktek KKN
karena permintaan yg tinggi mengingat
pelabuhan merupakan pintu gerbang
jaringan logistik antar pulau.

Penyelenggara
1 Operator gudang selama ini semuanya
pelabuhan umum
masih dalam koordinasi PT. Pelabuhan
cenderung
Indonesia, padahal dengan adanya UU
monopolistik
Pelayaran maka seharusnya diserahkan
pada Badan Otoritas Pelabuhan (BOP).

ASSIGNMENT
1 Meningkatkan kualitas dan kinerja fasilitas
pelabuhan, sehingga kegiatan distribusi
logistik dapat berjalan lancar.

1 Menerapkan UU Pelayaran dalam


kegiatan operasional pelabuhan agar
tidak merugikan beberapa pihak yang
berkepentingan.

2 Pengguna jasa pelabuhan, dalam hal ini


2 Melakukan rapat bersama di antara
perusahaan pelayaran, "dipaksa" untuk
pemegang kepentingan bidang maritim
menyetujui aturan atau tarif yang berlaku di untuk menghindari praktek monopoli.
pelabuhan karena mereka membutuhkan
jasa layanan pelabuhan.

21

NO.

TERIMA KASIH

22