Anda di halaman 1dari 15

Traffic Characteristics

Hubungan Speed-Flow-Density

Persamaan Dasar
Q=DxS
Di mana :
Q = flow (vehicle/hour)
D = density (vehicle/mile, vehicle/km)
S = speed (mile/hour, km/hour)  SMS

Metode Greenshield
Pengamatan pada ruas jalan luar
kota Ohio, di mana kondisi lalin
tanpa gangguan dan bergerak secara
bebas (steady state condition)

Kecepatan dan kepadatan  linear

Speed vs Density
Speed
Sf

S = Sf (Sf/Dj)D

Dj

Density

Persamaan Linear:
S = aD + b
Berapa nilai a dan b?
Saat D = 0  S = Sf
Sf = a.0 + b
Maka : b = Sf
Saat D = Dj S = 0
0 = a.Dj + Sf
Maka : a = -Sf/Dj

Speed - Density
S = a bD

(S)

Di mana:
S
= speed
a, b = konstanta (dari data lap.)
D
= density

a (Free flow speed/Sf)

a/b

(Jam Density/Dj)
(D)

Q=DxS
Speed
A

Vf

C
Flow
v0

D0

Luas max

Dj
D cr

Dari persamaan tersebut:


Flow adalah produk dari
hubungan antara density
dan speed
Jika density dan speed
bernilai 0, maka flow = 0
Ketika density sangat tinggi,
dan speed sangat rendah
 flow rendah
Ketika density sangat
rendah, dan pengemudi
dapat berkendara dalam
B
kecepatan yang dikehendaki
 flow rendah
Density
Flow dapat dimaksimalkan
saat density kritis

Flow - Density
Di mana:
Q
= flow
A, B = konstanta
D
= density

(Q)

Q = D x S = D (a bD) = aD bD2

(D)

Max Q: dQ/dD = a 2bD


Jika dQ/dD = 0, maka:
0 = a 2bD  D = a/2b
Flow max akan tercapai ketika D = a/2b

Substitusi D ke persamaan S = a bD:


S = a b (a/2b) = a/2
Flow max akan tercapai ketika S = dari
free flow speed (Sf)

Substitusi nilai optimum speed dan density


pada speed-flow-density relationship
menghasilkan maximum flow:
Q = D x S = (a/2b)x(a/2) = a2/(4b)

Hubungan Speed Flow Density


(Greenshield)
(Q)

Qm / Dm = Ss

Qm

Kepadatan (D)
Kecepatan (S)

Kecepatan (S)

Sf

Sf

Sm

Sm
Kepadatan (D)

(Q)
Qm

Qm

Ketika tidak ada kendaraan yang lewat (Q=0, D=0) 


memungkinkan terjadinya kecepatan arus bebas (free flow
speed/Sf)

Ketika kendaraan lain mulai masuk, maka Q meningkat danD juga


meningkat. Bila terus meningkat akan mencapai kondisi flow
maksimum (Qm) dan Density kritis (Dm)  kondisi kapasitas ruas
(C).

Pada kondisi ini kecepatan juga mencapai nilai kritis (Sm)

Ketika jumlah kendaraan terus meningkat, density akan meningkat,


arus mulai menurun dan kecepatan juga menurun.

Ketika density mencapai maksimum, biasanya disebut dengan jam


density (Dj), pada saat itu tidak ada lagi kendaraan yang bisa masuk
(Q=0) karena kendaraan cenderung dalam kondisi mengantri dan
tidak dapat bergerak sama sekali (S=0).

Flow naik menyebabkan density juga naik sampai kondisi kritis, tapi
setelah itu peningkatan density akan menyebabkan flow turun
sampai mencapai jam density dan terjadi kondisi zero flow

Ss

Cari persamaan matematis


hubungan antara Speed dan
Density menggunakan regresi
linear !
Tentukan nilai kecepatan arus
bebas (free flow speed) dan
kerapatan max (jam density) !
Tentukan hubungan matematis
antara Speed-Fow-Density !
Tentukan kapasitas dan pada
kondisi bagaimana vol max dapat
terjadi !

Pendekatan Lainnya
Metode Greenberg
Hubungan speed density : fungsi eksponensial
Metode Underwood
Hubungan speed density : fungsi logaritmik

Akhir Materi
Semoga bermanfaat
dan dapat dipahami
Terima kasih