Anda di halaman 1dari 4

BAKAT KHUSUS PADA REMAJA

Pengertian Bakat
Bakat adalah kemampuan alamiah untuk memperoleh pengetahuan dan
ketrampilan yang baik, yang bersifat umum maupun bersifat khusus.Disebut bakat
khusus, apabila kemampuan yang berupa potensi tersebut bersifat khusus, misalnya bakat
akademik, social, seni, kinestik dan sebagainya. Bakat khusus disebut talent.
Jenis-Jenis Bakat Khusus
Pemberian nama pada setiap jenis bakat biasanya berdasarkan atas bidang apa
bakat tersebut berfungsi, misalnya bakat matematika, bakat bahasa, bakat olahraga, bakat
seni, bakat music, bakat klerikal, bakat guru, bakat dokter, dan sebagainya. Dengan
demikian, maka macam bakat akan sangat tergantung pada konteks kebudayaan di mana
seseorang individu hidup dan dibesarkan. Mungkin penamaan itu bersangkutan dengan
bidang studi, mungkin pula dalam bidang kerja.
Kaitan antara Bakat dan Prestasi
Bakat memungkinkan seseorang untuk mencapai prestasi dalam bidang tertentu,
akan tetapi diperlukan latihan, pengetahuan, pengalaman, dan dorongan atau motivasi
agar bakat itu dapat terwujud.Misalnya seseorang mempunyai bakat menggambar, jika ia
tidak pernah diberi kesempatan untuk mengembangkan, maka bakat tersebut tidak akan
tampak. Jika orang tuanya menyadari bahwa ia mempunyai bakat menggambar dan
mengusahakan

agar

ia

mendapat

pengalaman

yang

sebaik-baiknya

untuk

mengembangkan bakatnya, dan anak itu juga menunjukkan minat yang besar untuk
mengikuti pendidikan menggambar, maka ia akan dapat mencapai prestasi yang unggul
bahkan dapat menjadi pelukis terkenal.
Keunggulan dalam salah satu bidang baik itu olahraga, sastra, kesenian, maupun
yang lain-lainnya merupakan hasil interaksi dari bakat yang dibawa sejak lahir dan faktor
lingkungan yang menunjang, termasuk minat dan dorongan pribadi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Bakat Khusus
Anak itu sendiri/faktor intra individual yaitu faktor atau variabel yang bersumber
pada diri individual, meliputi minat motivasi berprestasi dan keuletan dalam
mengatasi kesulitan atau tantangan yang mungkin timbul. Dorongan diri individu

sangat mempengaruhi pengembangan bakat. Misalnya anak itu tidak atau kurang
berminat untuk mengembangkan bakat-bakat yang ia miliki, atau kurang termotivasi
untuk mencapai prestasi yang tinggi, atau mungkin pula mempunyai kesulitan atau
masalah pribadi sehingga ia mengalami hambatan dalam pengembangan diri dan
berprestasi sesuai degan bakatnya.
Lingkungan anak/faktor ekstra individual adalah variabel lingkungan dimana individu
tumbuh dan berkembang, meliputi kesempatan, sarana dan prasarana, dukungan dan
dorongan orang tua/ keluarga lingkungan tempat tinggal dan sebagainya.Misalnya
orang tuanya kurang mampu untuk menyediakan kesempatan dan sarana pendidikan
yang ia butuhkan, atau ekonominya cukup tinggi tetapi kurang memberi perhatian
terhadap pendidikan anak.
Perbedaan Individu dalam Bakat Khusus
Sesuai dengan prinsip individual differences maka setiap individu berbeda satu
dengan yang lainnya.Demikian juga dalam hal bakat khusus.Setiap orang memiliki bakat
khususnya masing-masing.
Pada dasarnya setiap orang mempunyai bakat-bakat tertentu. Dua anak bisa samasama mempunyai bakat melukis, tetapi yang satu lebih menonjol daripada yang lain
bahkan saudara sekandung dalam satu keluarga bisa mempunyai bakat yang berbedabeda. Anak yang satu mempunyai bakat untuk bekerja dengan angka-angka, anak yang
lain dalam bidang olahraga, yang lainnya lagi berbakat menulis (mengarang).
Perbedaan individu termasuk perbedaan dalam hal bakat khusus ini merupakan
fakta universal, suatu kenyataan dalam perkembangan (Hurlock, 1986: 7).Secara biologis
dan genetis, setiap orang berbeda satu dengan yang lain, termasuk kembar identic
sekalipun. Perbedaan individu ini akan meningkat dengan bertambahhya usia. Semakin
bertambah usia seseorang akan tidak hanya semakin kompleks dari usia sebelumnya
tetapi juga semakin berbeda dengan individu lain (Neugarten, 1976: 79)

Hal-Hal Yang Perlu diperhatikan dalam Menunjang Pengembangan Bakat anak


Baik itu orang tua maupun Seorang pendidik mempunyai peran dalam mengembangkan
bakat khusus yang dimiliki anak. Hal-hal yang perlu di perhatikan untuk pengembangan
bakat anak sebagai berikut,
Perhatian.
Setiap individu memiliki keunikannya sendiri-sendiri oleh sebab itu bakat perlu
mendapatkan perhatian yang khusus. Dalam mengenali bakat anak harus mencermati
berbagai kelebihan, ketrampilan dan kemampuan yang tampak menonjol pada anak.
Setelah mengetahui bakat anak, baik orang tua maupun pendidik memberikan
perhatian yang khusus kepada anak yang telah mengetahui bakatnya tersebut.
Motivasi.
Membantu anak dalam meyakini dan fokus pada kelebihan yang dimiliki anak
tersebut agar anak lebih percaya diri. Dan menanamkan rasa optimis kepada mereka
bahwa mereka bisa mencapainya.
Dukungan.
Dukungan sangat penting bagi anak, selalu beri dukungan terhadap mereka dan
yakinkan mereka untuk tekun, ulet dan latihan terus menerus.Selain itu dukunglah
anak untuk mengatasi berbagai kesulitan dan hambatan dalam mengembangkan
bakatnya.
Pengetahuan.
Memberikan berbagai wawasan, pengetahuan, serta pengalaman kepada anak dalam
bidang yang merupakan kelebihan anak yang akan menjadi bakatnya.
Latihan.
Latihan terus menerus sangat baik untung perkembangan bakat anak agar bakat yang
dipunya oleh anak lebih matang.Alangkah baiknya bila anak diikutsertakan dengan
ekstra kurikuler atau beri kegiatan yang lebih agar anak bisa terus latihan dengan
bakatnya tersebut.

Penghargaan.
memberikan penghargaan dan pujian untuk setiap usaha yang dilakukan anak.
Sarana.
menyediakan fasilitas atau sarana yang menunjang dengan bakat anak. Missal
anak berbakat dalam olahraga bulutangkis, maka sebagai orang tua menyediakan
raket dan pihak sekolah menyediakan sarana berupa lapangan bulutangkis.
Lingkungan.
Lingkungan juga ikut mempengaruhi perkembangan bakat anak.Karena itu usahakan
anak selalu dekat dengan lingkungan yang mendukung bakat anak.
Kerjasama.
Adanya Kerja sama antara orang tua, guru maupun anak sangat diperlukan
mengingat waktu anak di sekolah hanya sedikit dan waktu yang anak luangkan di
rumah lebih banyak.
Teladan yang baik.
Mengingat sikap anak yang selalu meniru, maka teladan yang baik sangat diperlukan.
Misalnya kenalkan anak pada sosok Taufik Hidayat bila anak berbakat dalam bidang
bulu tangkis, Utut Adianto bila anak berbakat dalam bidang catur dan sebagainya..