Anda di halaman 1dari 1

Asam fosfat (H3PO4) mengandung tiga ion H+, dimana kekuatan asam dari ion

tersebut tidak sama. Pada pengerjaan analisa dan ketiidaksamaan ini dapat
mempersulit proses analisa dan menimbulkan kesalahan secara kuantitatif. Penelitian
ini berusaha menentukan kuantitas dan kekuatan sisa asam (Na2HPO4) dengan
penambahan CaCI2 serta melakukan pengamatan terhadap faktor faktor yang
mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan bahan sampel asam fosfat (H 3PO4)
yang mengalami reaksi pendahuluan dengan NaOH (dua ion H+ dari asam fosfat
bereaksi) dan sisanya direaksikan dengan kalsium klorida (CaCI2 ) dan yang
mengalami perlakuan proses pada suhu dan waktu tertentu. Hasil proses dianalisa
menggunakan NaOH dengan metode titrasi potensiometri. Rancangan penelitian
melibatkan variabel suhu (30;40;60;800C) dan waktu proses (1;2;3 jam). Dan hasil
penelitian yang di lakukan menunjukkan asam fosfat dapat ditentukan kadarnya
dengan penambahan CaCI2 dengan kondisi optimal reaksi terjadi pada suhu 600C dan
waktu proses berlangsung 2 jam.
Asam fosfat, juga dikenal sebagai asam ortofosfat atau fosfat ( V) asam, adalah
mineral ( anorganik) asam memiliki H3PO4 rumus kimia. Molekul asam ortofosfat
dapat menggabungkan dengan sendiri untuk membentuk berbagai senyawa yang juga
disebut sebagai asam fosfat, tetapi dengan cara yang lebih umum. Asam fosfat panjang
juga dapat merujuk ke kimia atau reagen yang terdiri dari asam fosfat, biasanya asam
ortofosfat.

Anda mungkin juga menyukai