Anda di halaman 1dari 4

Kanker ovarium adalah salah satu bentuk kanker yang menjadi momok bagi wanita. Selain itu, kanker ini terkenal mempunyai tingkat ketahanan hidup yang rendah, padahal kedatangannya sama sekali tidak bisa diduga. Oleh karena itu, mencegahnya adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan.

Beberapa makanan yang bisa membantu mencegah kanker ovarium

<a href=Cegah Kanker Ovarium Dengan Mengkonsumsi Ini Kanker ovarium adalah salah satu bentuk kanker yang menjadi momok bagi wanita. Selain itu, kanker ini terkenal mempunyai tingkat ketahanan hidup yang rendah, padahal kedatangannya sama sekali tidak bisa diduga. Oleh karena itu, mencegahnya adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Beberapa makanan yang bisa membantu mencegah kanker ovarium Salah satu tindakan pencegahan yang bisa anda lakukan adalah dengan mengkonsumsi makanan-makanan sehat. Berikut ini adalah beberapa daftar makanan/minuman yang bisa membantu anda dalam mencegah risiko kanker ovarium.  Jahe Jahe telah dikenal manfaatnya dalam mencegah kanker, dan salah satunya adalah kanker ovarium. Zat-zat alami yang dikandungnya bermanfaat untuk mencegah berkembangnya sel kanker dan menyehatkan ovarium.  Bayam Bayam kaya akan seng, kalium, dan magnesium di mana kandungan- kandungan tersebut berperan dalam mencegah tumbuhnya kanker dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.  Teh Minum teh secara rutin dapat membantu mengurangsi risiko kanker ovarium lebih dari 50%. Oleh sebab itu minumlah setidaknya satu cangkir teh sehari untuk mencegah penyakit ini.  Brokoli Kandungan mineral dan vitamin yang ada dalam brokoli membuat sayuran ini menjadi salah satu makanan tersehat di dunia. Selain itu, brokoli bermanfaat dalam mencegah kanker.  Timun Timun adalah makanan sehat yang dapat membantu mengeluarkan racun dalam tubuh. Kandungan asam pantotenat yang ada di dalamnya juga bermanfaat dalam mencegah kanker.  Telur Telur mengandung vitamin D yang baik untuk mencegah kanker ovarium.  Wortel Selain vitamin A, kandungan serat makanan, kalium, vitamin B6, dan vitamin K di dalam wortel diketahui dapat membantu mencegah kanker ovarium.  Kacang-kacangan Kacang mengandung asam lemak omega yang dapat membantu mencegah kanker ovarium.  Ubi jalar Ubi jalar kaya akan karotenoid. Antioksidan kuat ini mampu mencegah penyakit semacam kanker. Selain karotenoid, ubi jalar diketahui juga tinggi akan kalium dan magnesium yang berfungsi sama. via Merdeka | : healthyfoodhouse.com image " id="pdf-obj-0-20" src="pdf-obj-0-20.jpg">

Salah satu tindakan pencegahan yang bisa anda lakukan adalah dengan mengkonsumsi makanan-makanan sehat. Berikut ini adalah beberapa daftar makanan/minuman yang bisa membantu anda dalam mencegah risiko kanker ovarium.

Jahe

Jahe telah dikenal manfaatnya dalam mencegah kanker, dan salah satunya adalah kanker ovarium. Zat-zat alami yang dikandungnya bermanfaat untuk mencegah berkembangnya sel kanker dan menyehatkan ovarium.

Bayam

Bayam kaya akan seng, kalium, dan magnesium di mana kandungan- kandungan tersebut berperan dalam

mencegah tumbuhnya kanker dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Teh

Minum teh secara rutin dapat membantu mengurangsi risiko kanker ovarium lebih dari 50%. Oleh sebab itu minumlah setidaknya satu cangkir teh sehari untuk mencegah penyakit ini.

Brokoli

 

Kandungan mineral dan vitamin yang ada dalam brokoli membuat sayuran ini menjadi salah satu makanan tersehat di dunia. Selain itu, brokoli bermanfaat dalam mencegah kanker.

Timun

 

Timun adalah makanan sehat yang dapat membantu mengeluarkan racun dalam tubuh. Kandungan asam pantotenat yang ada di dalamnya juga bermanfaat dalam mencegah kanker.

Telur

Telur mengandung vitamin D yang baik untuk mencegah kanker ovarium.

Wortel

 

Selain vitamin A, kandungan serat makanan, kalium, vitamin B6, dan vitamin K di dalam wortel diketahui

dapat

membantu

mencegah

kanker

ovarium.

 

Kacang-kacangan

 

Kacang mengandung asam lemak omega yang dapat membantu mencegah kanker ovarium.

Ubi jalar

 

Ubi

kaya

akan

karotenoid.

Antioksidan kuat ini mampu mencegah penyakit semacam kanker.

Selain karotenoid, ubi jalar diketahui

juga

tinggi

akan

kalium

dan

magnesium yang berfungsi sama.

via

Merdeka

|

: healthyfoodhouse.com

image

PERMASALAHAN

KESPRO

dilaksanakan serta diatur melalui Peraturan

Pemerintah

 

(PP).

PEREMPUAN TERMARGINAL Kamis, 14 Mei 2009 | BkkbN

Oleh : Deidy Tjahayadi *)

Bahwa kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia artinya para pengambil kebijakan (pemerintah) berkewajiban untuk memberi jaminan kesehatan kepada semua tingkatan dalam masyarakat dengan standard pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Hak Reproduksi mulai dibicarakan dalam

Dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1992 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan Keluarga Sejahtera, juga menjamin hak dan kedudukan yang sederajat setiap pasangan untuk mengatur jumlah dan jarak kelahiran anak mereka. Persoalannya, bagaimana memperbaiki kenyataan yang tidak sebaik diatas kertas itu. Hak-hak reproduksi dalam pekerjaan, misalnya, masih terus- menerus menjadi bahan perjuangan kaum perempuan ..

Disadari bahwa dalam mewujudkan hal di

PSK

Kelompok termarginal.

atas, diperlukan peran serta semua pihak termasuk upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian di bidang kesehatan serta membudayakan perilaku hidup sehat pada masyarakat.

Konferensi Internasional Hak Asasi Manusia tahun 1968. Dalam konferensi itu dikeluarkan Deklarasi Hak Asasi Manusia (Declaration of Human Rights) yang

Tidak dapat disangkal bahwa menjadi pekerja seks komersial (PSK) bukanlah sebuah cita-cita dan mungkin banyak orang menyebutnya sebagai penyimpangan âmoralâ• seseorang. Berbicara masalah pelacuran sangat erat kaitannya dengan kesehatan reproduksi dan masalah ketimpangan sosial kaum perempuan. Perilaku seksual yang selalu berganti pasangan membuat para pekerja seks mempunyai resiko lebih tinggi untuk

Resiko lebih meningkat karena pekerja

dikenal sebagai âDeklarasi Teheranâ•. Dalam deklarasi ini dicantumkan dua hal pokok yang berkaitan dengan hak-hak reproduksi yaitu hak menentukan jumlah anak dan jarak kelahiran serta hak mendapatkan dasar dan informasi

terkena penularan penyakit infeksi menular seksual (IMS) termasuk HIV dan AIDS dibandingkan perempuan lain.

mengenai hal

tersebut.

Hak tersebut diperkuat dengan konvensi penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan (Convention on the Elimination of all forms of Discrimination Against Women âCEDAW). Dalam pasal 16 CEDAW disebutkan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki hak yang sama menentukan jumlah dan jarak kelahiran

seks berpenghasilan kecil dan dia harus melayani hubungan seksual dengan lebih banyak laki-laki setiap harinya. Ada juga di antara mereka yang mungkin ingin menggunakan perlindungan, tetapi laki- laki yang membayarnya akan merasa keberatan atas dasar alasan kenyamanan. Bahkan ada juga di antaranya menuntut seks di vagina atau anus tetapi menolak menggunakan kondom.

anak, serta mendapatkan informasi untuk

Berdasarkan

hasil

penelitian

pada

itu. CEDAW diratifikasik dengan Undang-

September

2008

terhadap

pekerja

seks

Undang Nomor 7 Tahun 1984. Jadi hak ini

yang berasal dari 2 eks-lokalisasi di Kota

sudah memiliki status hukum yang sah dan

Bandar

Lampung

bahwa

karakteristik

diakui. Bentuk konvensi yang telah

pekerja seks dari rentang usia sebanyak

diratifikasi berupa Undang-Undang, dan

53,33% berusia 18

â

25

tahun

dan

selebihnya berusia diatasnya, tetapi ada 1

sebatas

pernah

mendengar

nama

orang responden yang usianya berdasarkan

penyakitnya

dan

pemahamannya

masih

Undang-undang Perlindungan Anak masih

bercampur antara pengetahuan yang benar

tergolong anak-anak dibawah umur yaitu berusia kurang dari 18 tahun.

dengan

mitos

yang

keliru.

Dari latar belakang pendidikan sebanyak 50% responden tamat SD/sederajat dan sebanyak 33,33% tamat SMP/sederajat. Sedangkan 16,67% selebihnya menyatakan Tidak Tamat SD atau Buta Huruf Latin.Sebanyak 83,33% berstatus janda cerai hidup, 3,33% yang berstatus janda karena suaminya meninggal, dan 13,33% mengaku statusnya belum pernah menikah. Terkait dengan status perkawinan bila menyimak penelitian PKBI Lampung pada April 2007 ada 3 alasan yang melatarbelakangi mereka bekerja sebagai Pekerja Seks yaitu alasan ekonomi/kemiskinan, tidak punya ketrampilan, dan sakit hati dikhianati laki- laki/suami.

Perilaku pekerja seks dari rata-rata melayani tamu antara 6 â 10 orang per- minggu, sebanyak 37% yang tahu manfaat menggunakan kondom saat berhubungan seksual, tetapi hanya 7% yang menggunakan kondom saat berhubungan antara 6 â 10 kali per-minggu. Hal dapat terjadi karena adanya alasan klasik dari para tamu yang membayarnya akan merasa keberatan atas dasar alasan kenyamanan.

Bukan

Soal

Illegal

Dari kenyataan tersebut dapat dilihat bahwa pentingnya pengetahuan kesehatan reproduksi tidak hanya diperlukan oleh kelompok perempuan dewasa âbaik- baikâ•, tetapi juga diperlukan oleh kaum perempuan yang tersisihkan yaitu kelompok pekerja seks terutama remaja. Walaupun masih banyak pihak-pihak yang merasa takut apabila informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi diberikan kepada kelompok ini akan disalahgunakan sehingga wajarlah bila kemudian sebanyak 53% pekerja seks tidak tahu persis tentang IMS-HIV/AIDS, mereka tahu hanya

Menurut pengakuan mereka selama ini kegiatan penyuluhan kesehatan di eks. Lokalisasi ini memang dalam setahun terakhir hampir tidak pernah karena adanya kendala kebijakan bahwa lokasi tersebut statusnya illegal sehingga tidak mungkin dijangkau oleh program Pemerintah Daerah walaupun kenyataannya keberadaan mereka boleh dikatakan antara ada dan tiada. Kalaupun ada penyuluhan lebih banyak dilakukan oleh organisasi sosial atau LSM yang punya kepedulian terhadap penyebaran HIV/AIDS.

Di sebagian besar lokalisasi, pemeliharaan kesehatan bagi pekerja seks dilakukan oleh paramedik atas inisiatif sendiri. Mengingat kualitas paramedik Indonesia pada umumnya, sangat sulit diharapkan bahwa mereka akan melakukan penyuluhan dan konseling tentang penyakit menular seksual ke lokalisasi-lokalisasi pelacuran, apalagi mengadakan studi epidemiologis. Pemerintah sendiri mengalami kesulitan untuk mendeteksi perilaku seksual masyarakat.

Untuk mengatasi hal tersebut salah satu solusinya adalah diperlukan kehadiran orang yang dapat mempunyai empati (mungkin senasib) dan dapat diajak berkomunikasi sebagai seorang pendidik sebaya (peer educator) untuk tempat mencari informasi dan berkonsultasi sekaligus dapat menyelamatkan mereka dari penularan berbagai penyakit agar dapat hidup selayaknya perempuan lain.

Dan pendapat yang sering keliru adalah mengkambing-hitamkan para PSK sebagai biang penyebaran infeksi menular seksual

termasuk HIV/AIDS, padahal bila kita kaji dari data yang dikeluarkan oleh Depkes RI

.....................

Yang terpenting dari semua

itu kita meyakini bahwa iman dan takwa adalah kunci untuk menjaga moralitas pergaulan laki-laki dan perempuan.