Anda di halaman 1dari 2

Community Development

Pengembangan masyarakat (community development) adalah salah satu kegiatan yang


menjadi bagian dari program corporate social responsibility (CSR). Corporate social responsibility
(CSR) sendiri memiliki nama yang berbeda pada setiap perusahaan, pada perusahaan BUMN seperti
pada PTPN sendiri, corporate social responsibility (CSR) di sebut sebagai Program Kemitraan dan
Bina Lingkungan (PKBL). Program kemitraan adalah program untuk meningkatkan kemampuan
usaha kecil dalam bentuk pinjaman baik untuk modal usaha maupun pembelian perangkat penunjang
produksi agar usaha kecil menjadi tangguh dan mandiri. Sementara Program Bina Lingkungan adalah
program pemberdayaan kondisi sosial masyarakat untuk tujuan memberikan manfaat kepada
masyarakat di wilayah perusahaan. Dan kegiatan yang lazimnya dilakukan oleh perusahaan dalam
mengimplementasikannya adalah dengan menyelenggarakan program pengembangan masyarakat
atau yang lebih dikenal dengan community development(Wibisono,2007:83).
Secara umum pengembangan masyarakat (community development) dapat didefinisikan
sebagai kegiatan pengembangan bagi masyarakat yang berada disekitar perusahaan yang diarahkan
untuk memperbesar akses masyarakat untuk mencapai kondisi sosial-ekonomi-budaya yang lebih
baik apabila dibandingkan dengan sebelum adanya kegiatan pembangunan. Sehingga masyarakat di
tempat tersebut diharapkan menjadi lebih mandiri dengan kualitas kehidupan dan kesejahteraan
yang lebih baik. Program pengembangan masyarakat (community development) memiliki tiga
karakter utama yaitu:
a. Berbasis masyarakat (community based)
b. Berbasis sumber daya setempat (local resource based)
c. Berkelanjutan (sustainable).
Dua sasaran yang ingin dicapai yaitu sasaran kapasitas masyarakat dan sasaran
kesejahteraan. Sasaran pertama yaitu kapasitas masyarakat dapat dicapai agar anggota masyarakat
dapat ikut dalam proses produksi atau institusi penunjang dalam proses produksi, kesetaraan
(equity) dengan tidak membedakan status dan keahlian, keamanan (security), keberlanjutan
(sustainability) dan kerjasama (cooperation), kesemuanya berjalan secara simultan. Sektor Industri di
Indonesia sampai dengan saat ini masih memberikan kontribusi yang tinggi terhadap proses
pembangunan nasional. Kontribusi yang diberikan oleh sektor ini tidak hanya dalam bentuk
sumbangan devisa terhadap negara, tetapi juga dapat dilihat dari multiplier efect yang telah
diciptakan oleh industri-industri baik itu di daerah-daerah ataupun tidak.

Salah satu multiplier effect yang disumbangkan oleh industri adalah memalui ptogram
pemberdayaan masyarkat. Program-program yang dilakukan oleh industri tersebut selain merupakan
bagian dari corporate social responsibility juga dalam rangka mempersiapkan life after
mining/operation

kehidupan

bagi

daerah

maupun

masyarakat

sekitarnya

(www.migas-

indonesia.com)
Dan yang yang menjadi tujuan dari pengembangan masyarakat (community development)
adalah:
a. Agar masyarakat sekitar perusahaan dapat membangun dirinya sendiri.
Sumber :
repository.usu.ac.id. studi pustaka tentang pengembangan masyarakat.dalam repository usu.
Diunduh Senin, 27 Oktober 2014