Anda di halaman 1dari 6

Hipotesis

Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan penelitian ,oleh karena itu
rumusan masalah penelitian biasanya disusun dalam bentuk kalimat pertanyaan. Dikatakan
sementara, karena jawaban yang diberikan baru didasarkan pada teori yang relevan, belum
didasarkan pada fakta-fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data .Jadi hipotesis
juga dapat dinyatakan sebagai jawaban teoritis terhadap rumusan penelitian, belum jawaban
yang empirik.
Penelitian yang merumuskan hipotesis adalah penelitian yang menggunakan pendekatan
kuantitatif. Pada penelitian kualitatif tidak merumuskan hipotesis, tetapi justru menemukan
hipotesis. Selanjutnya hipotesis tersebut akan di uji oleh peneliti dengan pendekatan
kuantitatif.
Dalam hal ini perlu dibedakan pengertian hipotesis penelitian dan hipotesis statistic.
Pengertian hipotesis penelitian seperti sudah dikemukakan di atas. Selanjutnya hipotesis
statistic itu ada, bila penelitian bekerja dengan sempel. Jika penelitian tidak menggunakan
sempel, maka tidak ada hipotesis statistik.
Dalam suatu penelitian, dapat terjadinya, ada hipotesis penelitian, tetapi tidak ada hipotesis
statistic. Penelitian yang dilakukan pada seluruh populasi mungkin akan terdapat hipotesis
penelitian tetapi tidak akan ada hipotesis statistik. Ingat bahwa hipotesis itu berupa jawaban
sementara terhadap rumusan masalah dan hipotesis yang akan di uji ini dinamakan hipotesis
kerja. Sebagai lawanya adalah hipotesis nol (nihil). Hipotesis kerja di susun berdasarkan atas
teori yang dipandang handal, sedangkan hipotesis nol, dirumuskan karena teori yang
digunakan masih diragukan kehandalannya.
Untuk lebih mudahnya membedakan antara hipotesis penelitian dengan hipotesis statistic,
maka dapat dipahami melalui gambar berikut:
Data dikumpulkan dari
populasi, kesimpulan
berlaku untuk populasi

Gambar Penelitian Populasi

Contoh Hipotesis Penelitiannya:


Kemampuan daya beli masyarakat( dalam populasi ) itu rendah ( hipotesis deskriptif).
Tidak terdapat perbedaan kemampuan daya beli antara kelompok masyarakat Petani dan
Nelayan (dalam populasi itu/hipotesis komparatif)
Ada hubungan positif antara penghasilan dangan kemampuan daya besli masyarakat (dalam
populasi itu/hipotesis asosiatif).
Pada gambar diatas yang diteliti adalah populasi , sehingga hipotesis statistiknya tidak ada,
yang ada hanya hipotesis penelitian. Dalam pembuktiannya tidak ada istilah signifikansi
(taraf kesalahan atau taraf kepercayaan).
Selanjutnya perhatikan gambar berikut, yaitu penelitian yang menggunakan sampel. Pada
penelitian ini untuk mengetahu keadaan populasi, sumber datanya ,menggunakan sampel
yang diambil dari populasi tersebut. Jadi yang dipelajari adalah sampel. Dugaan apakah data
sampel itudapat diberlakukan ke populasi, dinamakan hipotesis statistik.

Gambar PenelitianBekerja dengan Data Sampel


Pada gambar diatas terdapat hipotesis penelitian dan hipotesis statistik. Hipotesis statistic
diperlukan untuk menguji apakah hipotesis penelitian yang hanya diuji dengan data sampe
litu dapat diperlakukan untuk populas iatau tidak. Dalam pembuktian ini akan muncul istilah
signifikan, taraf kesalahan dan kepercayaan dari pengujian. Signifikan artinya hipotesis
penelitian yang telah terbukti pada sample itu (baik deskriptif, komparatif, maupun asosiatif)

dapat diberlakukan kepopulasi. Contoh hipotesis penelitian yang mengandung hipotesis


statistic:
Ada perbedaan yang signifikan antara penghasilan rata-rata masyarakat dalam sample dengan
populasi. Penghasilan masyarakat itu paling tinggi hanya Rp. 500.000/bulan (hipotesis
deskriptif).
Terdapat perbedaan yang signifikan antara penghasilan petani dan nelayan (hipotesis
komparatif)
Ada hubungan yang positif dan signifikan antara curah hujan dengan jumlah payung yang
terjual (hipotesis asosiatif / hubungan). Ada hubungan positif artinya, bila curah hujan tinggi ,
maka akan semakin banyak paying yang terjual.
Terdapat dua macam hipotesis penelitianya itu hipotesis kerja dan hipotesis nol. Hipotesis
kerjadi nyatakan dalam kalimat positif dan hipotesis nol dinyatakan dalam kalimat negatif.
Dalam statistic juga terdapat dua macam hipotesis yaitu hipotesis kerja dan hipotesis
alternatif (hipotesis alternatif tidak sama dengan hipotesis kerja). Dalam kegiatan penelitian,
yang di uji terlebih dahulu adalah hipotesis penelitian, terutama pada hipotesis kerjanya. Bila
penelitian akan membuktikan apakah hasil pengujian hipotesis itu signifikansi atau tidak,
maka di perlukan hipotesis statistik. Tehnik statistic yang digunakan untuk menguji hipotesis
statistic ini adalah statistic inferensial. Statistik yang bekerja dengan data populasi adalah
statistic deskriptif.
Dalam hipotesis statistic, yang diuji adalah hipotesis nol, karena peneliti tidak berharap ada
perbedaan antara sampel dan populasi atau statistic dan parameter. Parameter adalah ukuranukuran yang berkenaan dengan populasi, dan statistic disini ukuran-ukuran yang berkenaan
dengan sampel.

Bentuk-bentuk Hipotesis.
Bentuk-bentuk hipotesis penelitian sangat terkait dengan rumusan masalah penelitian. Bila
dilihat dari tingkat explanasinya, maka bentuk rumusan masalah ada tiga yaitu : rumusan
masalah deskriptif (variable mandiri) komparatif (perbandingan), dana sosiatif (hubungan).
Oleh karena itu, maka bentuk hipotesis penelitian juga ada tiga yaitu: hipotesis deskriptif,
komparatif, dan asosiatif (hubungan).

Hipotesis deskriptif adalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah deskrptif;


Hipotesis komparatif adalah jawaban sementara terhadap rumusan komparatif, dan Hipotesis
asosiatif adalah jawaban sementara masalah asosiatif atau hubungan.
Hipotesis Deskriptif.
Hipotesis Deskriptif merupakan jawaban sementara jawaban masalah deskriptif, yaitu yang
berkenaan dengan variable mandiri. Contoh:
Rumusan Masalah deskriptif.
Berapa daya tahan lampu pijar merek X?
Seberapa tinggi semangat kerja karyawan di PT. Y?
Hipotesis Deskriptif.
Daya tahan lampu pijar merek X = 600 jam (Ho). Ini merupakan hipotesis nol, karena daya
tahan lampu pijar yang ada sample diharapkan tidak berbeda secara signifikan dengan daya
tahan lampu yang ada pada populasi.
Hipotesis alternativenya adalah daya tahan lampu pijar merek X tidak sama dengan 600 jam.
Tidak sama dengan ini bias berarti lebih besar atau lebih kecil dari 600 jam.
Hipotesis statistic (hanya ada bila berdasarkan data sampel)
Ho : = 600
Ha : 600 atau> 600 atau< 600
adalah nilai rata-rata populasi yang di hipotesiskan atau di taksir.

Hipotesis komparatif
Hipotesis komparatif merupakan jawaban sementara terhadap rumusan komparatif. Pada
rumusan ini, variabelnya sama tetapi populasi atau sampelnya yang berbeda, atau keadaan itu
terjadi pada waktu yang berbeda. Contoh :
Rumusan masalah komparatif

Bagaimanakah produktivitas kerjakaryawan PT X bila dibandingkan dengan PT Y?


Hipotesis komparatif: berdasarkan rumusan masalah komparatif tersebut dapat dikemukakan
tiga model hipotesis nol dan alternatif sebagai berikut:
Hipotesis nol :
Ho : Tidak terdapat perbedaan produktivitas kerja antara karyawan di PT. X dan PT. Y atau
terdapat persamaan produktivitas kerjaantara karyawan di PT. X dan PT. Y atau.
Ho : Produktivitas karyawan PT X lebih besar atau sama dengan PT. Y ( Lebih besar atau
sama dengan = paling sedikit).
Ho : Produktivitas karyawan PT X lebih kecil atau sama dengan PT. Y ( Lebih kecil atau
sama dengan = paling besar).
Hipotesis alternatif
Ha : Produktivitas kerjakaryawan PT. X lebih besar ( atau lebih kecil) dari karyawan PT. Y
Ha : Produktivitas kerjakaryawan PT. X lebih kecil dari pada karyawan PT. Y
Ha :Produktivitas kerja karyawan PT. X lebih besar daripada karyawan PT. Y
3. Hipotesis Statistik dapat dirumuskan sebagai berikut :
1. Ho :

1 = 2

Ha :

12

2. Ho :

1 2

Ha :

1<2

3, Ho :

1 2

Ha :

1 >2

1= rata-rata (populasi)
produktivitas karyawan PT.X
2 = rata-rata (populasi)
produktivitas karyawan PT.X

Hipotesis Asosiatif
Hipotesis asosiatif adalah jawaban semetara terhadap rumusan masalah asosiatif, yaitu yang
menanyakan hubungan antara variable atau lebih.
Contoh:

Rumusan masalah asosiatif


Adakah hubungan antara tinggi badan pelayan toko dengan barang yang terjual.
Hipotesis Penelitian :
Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara tinggi bada pelayan toko dengan barang
yang terjual.
Hipotesis Statistik
Ho :p = 0,

0 berarti tidak ada hubungan.

Ha : p 0,

tidak sama dengan nol berarti


lebih besar atau kurang (-) dari
nol berarti ada hubungan ,
p= nilai korelasi dalam formulasi
yang dihipotesiskan

2. Karakteristik Hipotesis yang baik


Merupakan dugaan terhadap keadaan variable mandiri perbandingan keadaan variable pada
berbagai sampel, dan merupakan dugaan tentang hubungan antara dua variable atau lebih.
Pada umumnya hipotesis deskriptif tidak dirumuskan.
Dinyatakan dalam kalimat yang jelas, sehingga tidak menimbulkan berbagai penafsiran.
Dapat diuji dengan data yang dikumpulkan dengan metode-metode ilmiah.