Anda di halaman 1dari 2

Contoh Surat Dakwaan

KEJAKSAAN NEGERI SURAKARTA


UNTUK KEADILAN
SURAT DAKWAAN
NOMOR : 122/PID.B/2007/PN. Ska
A. TERDAKWA
Nama lengkap
:
AKBAR MUHAMMAD Bin ARMAN
Tempat Lahir
:
Surakarta
Umur/tanggal lahir
:
27thn / 11 Januari 1980
Jenis kelamin
:
Laki- laki
Kebangsaan
:
Indonesia
Tempat tinggal
:
Ds. Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kodya Surakarta
Agama
:
Islam
Pekerjaan
:
Wiraswasta
Pendidikan
:
S1
B. PENAHANAN
Penyidik
:
Penuntut Umum
:

Rutan sejak 1 Mei 2007 s/d 20 Mei 2007


Rutan sejak 21 Mei 2007 s/d 8 Juni 2007

DAKWAAN
KESATU
-------------------- Bahwa ia terdakwa AKBAR MUHAMMAD Bin ARMAN pada hari Senin Pahing tanggal
30 April 2007 sekitar pukul 20.00 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu waktu lain dalam bulan
April 2007 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu lain dalam tahun 2007 yang bertempat tinggal di
Desa Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kodya Surakarta atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain
yang masih termasuk di dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Surakarta, dengan sengaja
menghilangkan jiwa/nyawa orang lain, yang dilakukan Terdakwa dengan cara sebagai berikut :
-------------------- Pada waktu dan tempat seperti tersebut di atas di dalam dakwaan primer di atas,
Terdakwa AKBAR MUHAMMAD Bin ARMAN mendengar bahwa Tyas Prihatika dan Andi Widianto
akan segera menikah, padahal Terdakwa sangat mencintai Tyas dan tidak ingin ada yang
memilikinya kecuali terdakwa. Mendengar hal itu terdakwa berencana memisahkan keduanya. Pada
saat terdakwa sedang duduk-duduk di teras rumahnya ia melihat Tyas dan Andi (Saksi dan Korban)
sedang melintas di depan rumahnya berjalan sambil bergandengan tangan dengan mesranya. Melihat
kejadian tersebut seketika terdakwa AKBAR MUHAMMAD Bin ARMAN emosinya semakin
memuncak, dan seketika itu pula terdakwa berniat akan menghabisi korban pada keesokan harinya,
karena terdakwa mengetahui bahwa korban dan saksi sering melintas di depan rumahnya, sambil ia
mempersiapkan sebilah golok yang akan dipergunakannya nanti saat terdakwa akan menghabisinya
korban. Akhirnya keesokan harinya Senin pahing tanggal 30 April 2007 sekitar pukul 20.00 WIB
korban dan saksi melintas tepat didepan rumah terdakwa, bagai seekor kucing yang telah menunggu
tikus sebagai mangsanya terdakwa langsung menghampiri korban dengan membawa sebilah golok
yang terlebih dahulu sudah dipersiapkan kemudian terdakwa menghajar korban sebelum korban
sempat menangkisnya sehingga timbul beberapa luka memar dan lebam di tubuhnya, dan saat itu
juga terdakwa menusuk dan menikam korban Andi dengan beberapa kali tusukan di perut dan dada,
seketika itu korban meninggal dunia pada saat itu juga sesuai dengan visum et Repertum dari Lab
Forensik UNS.
------------------- Perbuatan terdakwa diatur dan diancam dalam pasal 340 KUHP------------------------------ATAU
KEDUA

------------------- Bahwa ia terdakwa AKBAR MUHAMMAD Bin ARMAN pada waktu dan tempat
seperti tersebut di dalam dakwaan KESATU tersebut di atas, telah melakukan pembunuhan yaitu
dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain, yang dilakukan oleh terdakwa dengan cara sebagai
berikut :
Pada waktu dan tempat seperti tesebut di dalam dakwaan KESATU diatas, terdakwa AKBAR
MUHAMMAD Bin ARMAN melihat Tyas dan Andi berjalan dengan mesranya, setelah itu terdakwa
dengan membawa golok menghajar korban sebelum korban sempat menangkisnya sehingga timbul
beberapa luka memar dan lebam di tubuhnya, dan saat itu juga terdakwa menusuk dan menikam
Andi dengan beberapa kali tikaman di dada dan perut dan akhirnya Andi meninggal dunia pada saat
itu juga sesuai visum et pepertum dari Rumah Sakit.
------------------- Perbuatan terdakwa diatur dan diancam dalam pasal 338 KUHP-----------------------------ATAU
KETIGA
------------------- Bahwa ia terdakwa AKBAR MUHAMMAD Bin ARMAN pada waktu dan tempat
seperti tersebut di dalam dakwaan KESATU tersebut di atas, telah melakukan penganiayaan yaitu
dengan sengaja menyebabkan perasaan tidak enak (penderitaan) rasa sakit atau luka yang
menjadikan mati orangnya, yang dilakukan oleh terdakwa dengan cara sebagai berikut :
Pada waktu dan tempat seperti tesebut di dalam dakwaan KESATU di atas, terdakwa AKBAR
MUHAMMAD Bin ARMAN melihat Tyas dan Andi berjalan dengan mesranya, setelah itu terdakwa
dengan membawa golok menghajar korban sebelum korban sempat menangkisnya sehingga timbul
beberapa luka memar dan lebam di tubuhnya, dan saat itu juga terdakwa menusuk dan menikam
Andi dengan beberapa kali tikaman di dada dan perut dan akhirnya Andi meninggal dunia pada saat
itu juga sesuai visum et pepertum dari Rumah Sakit.
------------------- Perbuatan terdakwa diatur dan diancam dalam pasal 351 ayat (1) dan ayat (3) KUHP---

Surakarta, 6 Juni 2007


JAKSA PENUNTUT UMUM
M. NUR FAUZAN, SH., MH
JAKSA MUDA NIP 100030043
PENGGANTI
COKORDE ISTRI S, SH., MH
JAKSA PRATAMA NIP 100030036