Anda di halaman 1dari 6

DAFTAR PUSTAKA

ACI 318-08 (2008), Building Code Requirement for Struktural Concrete, American Concrete Institute. [1]
ACI 351.3R-04 (2004), Fondation for Dynamic Equipment, , American Concrete Institute. [2]
Arya, S.C., O Neill, M.W., dan Pincus, G. (1979), Design OF Structures and Fondations For Vibrating
machines, Gulf Publishing Company., Houston, Texas. [3]
Aspar, Wimpie A . N .(2002), Perencanaan Pondasi Dangkal untuk Menopang Mesin yang Bergetar,
Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia, Vol.4,No.5 Hal .88-99.. [4]
Barkan,D.D.(1962), Dynamics of Bases and Fondation, Mc Graw-Hill Book Company, Inc New York. [5]
BSI CP : 2012-1 91974) Fondation For Reciprocating Machines British Standards Institution,. [6]
Cheremisinoff, N. P dan Cheremisinoff, P. N. (1983), Cooling Tower, Ann Arbor Science, Michigan. [7]
Chow ACI 318-08 (2008), Building Code Requirement for Struktural Concrete, American Concrete
Institute. [1]

requirement-noun

kebutuhan
needs, need, requirement, necessity, necessary, want
keharusan
must, requirement, compulsion
keperluan
need, necessity, necessary, requirement, utilities, requisite
syarat
requirement, reservation, requisite, proviso, provision, stipulation
tuntutan
demand, claim, charge, requirement, indictment, clamor

equipment-noun
equipment, apparatus, instrumentation, service, implement, materiel
peralatan
perlengkapan equipment, gear, fittings, paraphernalia, supply, device
tool, equipment, device, means, instrument, appliance
alat
perangkatan equipment, force
dandanan

makeup, finery, ornamentation, ornamentals, adornment, toilet

publishing-noun
penerbitan publishing, publication, publishing house, publishing office

reciprocate-verb
membalas
saling memberi
berbalas

reply, return, respond, avenge, retaliate, reward


exchange, reciprocate

reverberate, echo, reverb, reciprocate, respond, have a response


bergerak maju mundur reciprocate, shuttle, shuttlecock
tukar-menukar

exchange, change, interchange, reciprocate, trade, truck

Pernahkah Anda melihat seorang arsitek merancang bangun sebuah rumah langsung ke lantai
kedua tanpa membuat lantai pertama terlebih dahulu, atau membuat lantai pertama tanpa
membuat fondasi yang kuat?
Hal yang sama berlaku kepada perencana keuangan independen dengan kliennya.
Perencanaan keuangan yang ideal, harus memiliki fondasi kuat. Dikatakan memiliki fondasi
yang kuat ketika di dalamnya sudah terdiri atas dana darurat, dana pendidikan dan dana
pensiun.
Ketiga tujuan di atas merupakan lantai pertama dalam sebuah perencanaan keuangan, yang
tentunya harus ideal terlebih dahulu jika ingin membangun atau mengisi lantai kedua di
atasnya.
Lantai kedua biasanya diisi dengan tujuan memiliki kebebasan finansial, saat aset yang dimiliki
dapat membiayai semua kebutuhan rutin bulanan tanpa Anda perlu bekerja, misalnya bisnis

atau penyewaan properti.


BISNIS
Siap GAGAL, itu kata kunci dalam berbisnis.
Jika Anda bertanya kepada saya, Apakah bisnis yang paling menguntungkan?
Maka saya akan menjawab, Jika saya tahu, tentunya tidak akan memberikan idenya kepada
Anda
Karena jika saya tahu maka sayalah yang pertama akan membuat bisnisnya terlebih dahulu.
Dalam membuat sebuah bisnis atau usaha untuk mencapai kebebasan finansial, buatlah
perencanaan yang matang terlebih dahulu.
3 langkah awal memulai usaha atau bisnis :
1. Tentukan Tujuan Bisnis Lo Apa ?
Tujuan menjadi sangat penting ketika Anda ingin memulai bisnis . Tentukan dari awal tujuan
kita (WHAT) , bagaimana cara meraihnya (HOW), tujuan jangka pendek dan jangka panjang
dalam bisnisnya (WHEN), dan pastikan tujuan tersebut masih terukur risikonya.
2. Siapkan Marketing Toolsnya
Setelah tujuannya jelas, langkah berikutnya Anda harus menyiapkan strategi pemasarannya.
Ada baiknya menyeleksi segmen pasar mana yang akan dimasuki, struktur harga, bagaimana
cara distribusi, pengiriman barang dan cara mempromosikan bisnis Anda. Cari tahu kompetitor
bisnis, agar dapat melakukan perbandingannya.
3. Siapkan Pekerjanya
Saat memutuskan mempekerjakan seorang karyawan, Anda harus tahu berapa anggaran biaya
yang akan dikeluarkan untuk memberikan gaji, berapa anggaran yang tersedia, dan apakah
karyawan tersebut sudah memenuhi standar kompetensi usaha.
Komponen di atas tidak akan berjalan sempurna jika terkendala dengan modal usaha, maka
biasanya modal dalam membuat bisnis masuk ke dalam tujuan rencana keuangan paling awal.

PROPERTI YANG DISEWAKAN


Jarang sekali masyarakat golongan menengah Jakarta saat ini yang membeli rumah secara
tunai. Harga rumah saat ini tidaklah murah, sehingga menyicil rumah atau properti lainnya
untuk jangka waktu panjang merupakan pilihan.
Takut dengan istilah buble dalam properti ?

Potensi penggelembungan (bubble) properti di Indonesia sangat kecil. Karena kontribusi kredit
bank di sektor properti terhadap produk domestik bruto (PDB) termasuk rendah. Kredit
Pemilikan Rumah (KPR) di Indonesia hanya berperan sekitar 3% terhadap PDB.
Potensi property bubble bisa dilihat dari sumber pembiayaannya. Bila pembiayaannya banyak
bergantung kepada kredit perbankan, potensi property bubble menjadi tinggi. Semakin tinggi
peran kredit perbankan, khususnya di sektor Kredit Pemilikan Rumah (KPR), terhadap PDB,
potensi bubble semakin tinggi.
Sebagai gambaran, menyicil rumah selama 15 tahun dengan masa pakai 2025 tahun sangatlah
ideal. Maka kredit pemilikan rumah (KPR) biasanya paling banyak dijadikan kendaraan jika
ingin memiliki rumah.
Kedua pilihan di atas merupakan alternatif kendaraan atau tujuan yang bisa digunakan dalam
mengisi lantai kedua perjalanan rencana keuangan Anda. Maka lakukan sedari dini dalam
berinvestasi, agar Anda menjadi bagian dari golongan kelas menengah yang kuat nantinya.
Golongan kelas yang siap akan masa tuanya.
Always Happy Investing !
Yudit Yunanto, CFP
Independent Financial Planner
PT. Quantum Magna
www.qmfinancial.com
info@qmfinancial.com

Bandung, 03 Oktober 2014

Kepada Yth;
HRD Departement
TATA MULIA NUSANTARA
Up. Bapak Sukahar S.H
Bapak Ari
Di Tempat.

Dengan Hormat,

Bersama surat ini saya mengajukan perpanjangan ijin assistensi skripsi yang
tertunda, karena pada bulan mei & juni saya kena sakit types selama 2 (dua )
bulan maka dari itu untuk setiap hari sabtu mohon dispensasi kerja sampai jam
10.00 wib dan hari minggu melaksanakan bimbingan ( dilaksanakan 2 minggu
satu kali), Waktu yang di perlukan kurang lebih 6 bulan.
Demikian penagajuan ini di buat dengan sebenarnya atas bantuan Bapak dan
kerjasama yang baik saya ucapkan terimakasih.

Hormat Saya,

Suparman Dijay a
(QS BEC Bandung)
Cc- Bpk.C.Sigit Cahyono ST
(Project Manager BEC Bandung)