Anda di halaman 1dari 17

HOME

PROFIL
KUNJUNGAN
PERAGAAN SAINS
PROGRAM SAINS
JASA LAIN
KERJASAMA
ASCI
TESTIMONIAL
HUBUNGI KAMI

Galeri Indoor Pusat Peragaan Iptek


Wahana Listrik dan Magnet
Wahana Listrik dan Magnet adalah wahana yang berisi alat peraga hands-on interaktif mengenai
prinsip-prinsip dasar listrik dan magnet dan hubungan antara keduanya. Wahana ini terbagi
dalam tiga klaster yaitu Klaster Listrik, Klaster Transistor dan Klaster Magnet. Klaster Listrik
menyajikan alat peraga bertema pengetahuan dasar tentang kelistrikna hingga aplikasinya dalam
kehidupan sehari-hari. Klaster Transistor menyajikan alat peraga mengeani pengenalan transistor
melalui replica teknologinya. Di Klaster Magnet pengunjung dapat mempelajari sifat-sifat
kemagnetan suatu benda. Dengan alat peraga yang dikemas secara interaktif, diharapkan anak
didik/pengunjung dapat belajar secara mudah dan menyenangkan.

Wahana
Getaran
dan
Gelombang
Wahana Getaran dan Gelombang adalah wahana yang berisi alat peraga hands-on interaktif
mengenai prinsip-prinsip dasar getaran dan gelombang maupun teknologi dan peristiwa alam
yang berkaitan dengan getran dan gelombang. Wahan ini yang terbagi dalam tiga klaster yaitu
Klaster Bunyi, Klaster Getaran dan Klaster Tsunami. Klaster Bunyi menyajikan alat peraga yang
berhubungan dengan bunyi seperti Tabung Gosip, Efek Doppler, Kotak Suara dan
sebagainya.melalui Klaster ini diharapkan anak didik/pengunjung data mempelajari dan
mendalami karakteristik bunyi yang disajikan melalui alat peraga menarik dan interaktif. Klaster
Getaran menyajikan pengetahuan tentang getaran, ombak, dan tsunami, mempelajari proses
terjadina ombak dan tsunami hingga aplikasi yang terkait. Di klaster ini terdapat alat peraga
simulasi gempa di mana pengunjung dapat merasakan sendiri efek gempa dengan variasi
kekuatan berdasarkan skala MMI. Melalui Wahana Gelombang diharapkan pengunjung selain
mengetahui dan mendalami konsep dasar gelombang juga dapat mengetahui aplikasi keilmuan
gelombang dalam kehidupan sehari-hari.
Wahana
Mekanika
Wahana Mekanika adalah wahana yang berisi alat peraga Hands-on interaktif mengenai prinsip-

prinsip dasar mekanika, serta teknologi yang menggunakan prinsip ini. Wahana ini terbagi dalam
tiga klaster yaitu Klaster Gaya, Klaster Gerak dan Klaster Pesawat Sederhana. Klaster Gaya
menyajikan alat peraga mengenai konsep dasar gaya hingga apikasi teknologinya. Jembatan
Lengkung merupakan alat peraga pada Klaster Gaya yang memiliki konsep pembagian tekanan
sehingga jembatan tersebut tetap kokoh walaupun pengunjung berjalan di atasnya. Sosrobahu
merupakan aplikasi dari konsep gaya yang digunakan untuk membuat konstruksi jembatan
laying. Klaster Gerak menyajikan alat peraga mengenai konsep dasar gerak baik gerak lurus
maupun gerak melingkar. Pengunjung dapat melihat dan mempelajari fenomena yang terjadi jika
benda bergerak. Klaster Pesawat Sederhana menyajikan alat peraga mengenai aplikasi pesawat
sederhana seperti pengungkit, katrol, penderek dan sebagainya. Melalui Wahana Mekanika ini
diharapkan pengunjung dapat melengkapi pengetahuan tentang mekanika melalu fenomena yang
diamati dari alat peraga serta keuntungan menggunakan pesawat sederhana.
Wahana
Peneliti
Cilik
Wahana Peneliti Cilik adalah wahana yang menyajikan alat peraga hands-on interaktif
edutainment yang dikhususkan bagi anak usia dini yaitu di bawah usia 8 tahun. Wahana ini
dibagi ke dalam 6 klaster alat peraga antara lain, Klaster Lingkungan, Klaster Sains dan
Teknologi Sederhana, Klaster Permainan Cerdas, Klaster Keluarga Asik, Klaster Profesi, dan
Klaster Tubuhku. Alat peraga disajikan secara menarik, inspiratif dan aman sehingga anak-anak
dapat bermain dan belajar dengan sendirinya dan diharapkan dapat melatih motorik, kognitif, dan
afektif anak.
Wahana
Robot
Wahana Robot adalah wahana yang berisi alat peraga hands-on interaktif mengenai prinsipprinsip dasar dan teknologi yang terkait dunia robotika. Di galeri ini terdapat robot serupa
manusia atau dikenal dengan humanoid dan robot serupa hewan atau dikenal dengan nama
Animaloid. Dalam wahana ini disajikan demonstrasi robot yang dijadwalkan setiap harinya.
Melalui wahana ini diharapkan pengunjung mendapat pengetahuan dan pemahaman mengenai
teknologi terkait robot sehingga dapat tergugah dan tertarik mendalami teknologi robot.
Wahana
Lingkungan
Wahana lingkungan adalah wahana berisis alat peraga hands-on interaktif mengenai biologi dan
lingkungannya. Wahana ini menyajikan alat peraga mengenai makhluk hidup, diantaranya
mengenal tubuh manusia, mekanisme pernafasan, bahasa hewan juga permainan computer
mendidik dan menarik. Melalui alat peraga di wahana lingkungan diharapkan pengunjung dapat
lebih mengenal, mempelajari dan memahami makhluk hidup serta lingkungannya dan bagaimana
kita dapat hidup berdampingan dengan alam.
Wahana
Optik
Wahana Optik adalah wahana yang berisi alat peraga interaktif prinsip-prinsip dasar mengenai
optic mulai dari sains cahaya, warna hingga peralatan optiknya. Melalui wahana ini pengunjung
diharapkan dapat memahami konsep bagaimanakah cahaya dapat merambat, bagaimana warna
cahaya dapat dibentuk dan dipisahkan dan sebagainya.
Wahana
Ilusi
Wahana Ilusi adalah wahana yang berisi alat-alat peraga interaktif minds-on yang berkaitan
dengan ilusi mata. Alat peraga ini sebagian besar berupa gambar-gambar geometri maupun
gambar tidak beraturan yang memiliki efek ilusi pada mata manusia seperti gambar ambigu, efek
besar-kecil, efek panjang-pendek, efek lurus-lengkung, penglihatan menetap dan sebagainya.

Melalui wahana ini diharapkan pengunjung dapat mempelajari persepsi penglihatan manusia
terhadap suatu objek.
Wahana
Transportasi
Udara
Wahana transportasi udara adalah wahana yang berisi alat peraga hands-on interaktif mengenai
iptek dibalik alat transportasiudara,mulai dari prinsip dasar bagaimana alat transportasi udara
bekerja hingga aplikasinya. Alat peraga yang disajikan seperti Roda Giroskop yang menjelaskan
fenomena gaya giroskopi yang bekerja pada pesawat, cutting-enggine/potongan melintang mesin
pesawat hingga alat peraga model pesawat, juga terdapat simulasi pesawat aeromodelling dimana
pengunjung dapat mencoba mengendalikan model pesawat secara virtual dengan kemampuannya
sendiri.
Wahana
Fluida
Wahana fluida adalah wahana yang berisi alat peraga hands-on interaktif tentang prinsip-prinsip
dasar mengenai fluida (zat alir). Wahana ini terbagi dalam dua klaster yaitu klaster fluida
dinamis dan klaster fluida statis. Klaster Fluida Dinamis menyajikan alat peraga mengenai fluida
yang bergerak seperti alat peraga meja Bernoulli, gaya hambat dan bola bergantung. Klaster
fluida statis menyajikan alat peraga mengenai fluida yang diam seperti penyelam, Pengukur
ketinggian muka air, simuka tegang. Melalui wahana fluida diharapkan pengunjung dapat
melihat langsung fenomena yang terjadi, sekaligus mempelajari dan memperdalam materi
mengenai
fluida.
Wahana
Transportasi
Darat
Wahana transportasi darat adalah wahana yang berisi alat peraga interaktif mengenai iptek
dibalik alat transportasi darat. Alat peraga yang disajikan meliputi kaidah sains dan teknologi
pada alat transportasi darat roda dua dan roda empat. Di wahana ini terdapat alat peraga Riding
Simulator yang merupakan alat peraga untuk simulasi berkendara sepeda motor di jalan raya
dengan aman dan benar. Terdapat pula alat peraga berupa cutting engine dari kendaraan roda dua
dan roda empat dimana dapat dilihat bagian-bagian mesin dan melihat bagaimanakah mesinmesin ini bekerja. Melalui wahana ini diharapkan pegunjung dapat terinspirasi untuknya.
Wahana
Matematika
Wahana matematika adalah wahana alat peraga hands-on interaktif mengenai prinsip-prinsip
dasar matematika sebagai ratu ilmu pengetahuan.Wahana ini terbagi menjadi klaster geometri,
angka, dan konsep hitung contoh-contoh alat peraga seperti Phytagoras, Peluang, Penjumlahan
Spool, Jam pasir dan sebagainya akan ditemui pada wahana ini. Pada wahana matematika ini
juga terdapat alat peraga sepeda polygon dimana pengunjung dapat mengendarai sepeda yang
beroda berbentuk polygon dan lintasan bergelombang namun dapat melaju dengan lancer.
Melaluialat peraga Matematika ini diharapkanpengunjung dapat mengenal dan mempelajari
bentuk geometri, angka dan konsep hitung juga dapat mengasah ketrampilan berhitung dan
tehnik
penyelesaian
masalah.
Wahana
Telekomunikasi
Wahana komunikasi memiliki alat peraga interaktif yang terbagi yang bertema teknologi
mengenai komunikasi, mulai dari prinsip dasar telepon hingga aplikasinya. Melalui wahana
teknologi komunikasi diharapkan pengunjung dapat memahami, mempelajari dan mendalami
fenomena sehari-hari sehingga dapat menerapkannya dalam mempermudah pekerjaan.

Wahana
Antariksa
Wahana antariksa memiliki alat peraga interaktif bertemakan antariksa seperti pengetahuan
mengenai teknologi satelit, replica satelitsenzhou, system penginderaan jarak jaug hingga
aplikasi permainan komputer mendidik dan menarik mengenai planet mars. Terdapat pula
simulasi satelit penginderaan yang disajikan lengkap dengan bola bumi, kamera dan stasiun
penerima ( perangkat komputer) dengan menggunakan teknologi nirkabel. Dengan alat peraga
yang dikemas secara menarik dan interaktif juga edukatif diharapkan pengunjung dapat
memahami dan mempelajari lebih mendalam ilmu dasar dan teknologi seputar anatariksa.
Wahana
Flu
Burung
Wahana flu burung adalah wahana sarana edukasi kepada masyarakat yang bertujuan
menggugah kesadaran masyarakat mengenai penyakit menular yang disebabkan oleh virus
mematikan avian influenza H5N1 dengan cara yang mudah dan menyenangkan. Wahana flu
burung ini berisi alat peraga yang berkaitan dengan kesiapsiagaan menghadapi flu burung,
memuat pengetahuan mengenai apa itu flu burung, pengenalan morvologi virus H5N1,
bagaimana cara melakukan tindakan pencegahan penularannya dan bagaimana cara memelihara
unggas secara bertanggung jawab. Peragaan pada wahani ini berbenuk interaktif hands-on,
Audio
Visual,
Model
dan
Game
Komputer.
Wahana
Pandemi
Influenza
Klaster siaga pandemic influenza adalah merupakan wahana yang menampilkan peragaan handson dan program interaktif mengenai penyakit influenza, mulai dari penyebab influenza,
penyebaran virus juga kesiapsiagaan menghadapi pendemi influenza. Klaster ini bertemakan :
kesiapsiagaan dalam menghadapi pendemi influenza, berisi Sembilan alat peraga antara lain
simulator bersin, simulator batuk, penyakit influenza, organism tak tampak, system pernafasan
manusia, habitat virus, fakta atau mitos, game interaktif pandemic influenza, puppet show dan
game
lantai.
Wahana
Ozon
Wahan ozon adalah wahana yang berisi alat peraga hands-on interaktif yang memberikan
edukasi, menggugah kesadaran serta mengubah kebiasaan sehari-hari masyarakat akan perilaku
salah yang dapat mengakibatkan penipisan lapisan ozon. Alat peraga yang disajikan pada
wahana ozon ini meliputi permainan game interaktif computer mengenai ozon, film singkat
mengenai pentingnaya lapisan ozon untuk kehidupan dibumi dan juga alat peraga interaktif
lainnya. Melalui wahana ini diharapkan pengunjung sadar akan pentingnya lapisan ozon bagi
kehidupan makhluk bumi sehingga akan menjaga kelestariannya dengan mengurangi/
menghindari
penggunaan
bahan-bahan
perusak
ozon.
Wahana
Taman
Jurrasic
Wahana Taman Jurrasic adalah wahana yang berisi alat peraga interaktif baik hands-on maupun
minds-on mengenai kehidupan jaman prasejarah. Alat peraga yang disajikan pada wahana taman
Jurassic ini meliputi berbagai tanaman yang hidup pada jaman dinosaurus hidup, modelfosil-fosil
dinosaurus dan lainnya. Terdapat pula alat peraga interaktif model dinosaurus berukuran besar
yang dilengkapi sistem gerak mekanik elektronik sehingga dapat berinteraksi dengan pengunjung

melalui suara dan juga objek pengunjung. Melalui wahana ini diharapkan pengunjung dapat
mempelajari keilmuan mengenai fosil serta sains di balik kehidupan dinosaurus.
- See more at: http://ppiptek-tmii.blogspot.com/p/blog-page_7.html#sthash.WUjAgBO2.dpuf
Pusat Peragaan IPTEK
*990*2*1*8*4*2#

Diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 april 1991. Peragaan di PP IPTEK dibuat
sangat menyenangkan dan menghibur. Momok mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi yang
serius dan membosankan terbantahkan . Pengunjung dapat mengembangkan motivasi dalam
memahami prinsip - prinsip ilmu pengetahuan dan teknologi dengan mudah dan berkesan
melalui 250 alat peraga yang bisa disentuh, dan dimainkan. contoh beberapa alat peraga yang
menantang yang ada di PP IPTEK misalnya sepeda layang , roket air , try science , generator ven
de graft, dan simulator gempa bumi kegiatan yang ditawarkan kepada pengunjung beragam dan
disesuaikan dengan sasaran : untuk tingkat taman kanak - kanak, sekolah dasar ( SD ), sekolah
menengah pertama ( SMP ), sekolah menengah umum ( SMU ), dan keluarga; meliputri sanggar
kerja dan demo ilmu pengetahuan dan teknologi , pelatihan perancangan alat peraga, scuence
fair, pelatihan proses ilmu pengetahuan alam , pelatihan peduli lingkungan hidup, science camp,
peneropongan bintang , aneka lomba kreatifitas dan kuis, dan lomba perancangan alat peraga . di
samping itu pengunjung bisa menyaksikan film - film ilimiah yang diputar di ruang auditorium
berkapasitas tempat duduk 130 orang untuk menambah ilmu pengetahuan yang menghibur dan
dapat memahami sains dengan cara yang mudah dan menyenangkan. Pusat pergaan IPTEK tidak
hanya menyediakan sarana untuk penduduk jakarta dan sekitarnya, melainkan juga memiliki
program kegiatan outreach ke mal dan pusat keramaian, desa, sekolah, dan daerah dengan
membawa peralatan peraga yang bersifat portable.

arsitektur
Selasa, 12 Februari 2013
Kritik Biografi
Kritik Biografi Pendiri Museum TMII

Sejarah telah mengukir dengan tinta emasnya bahwa di bukit Astana Giribangun, Desa
Karangbangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, sekitar 30 kilometer arah timur
kota Solo, telah beristirahat selama-lamanya seorang puteri terbaik bangsa sebagai Ibu Negara,
wanita pejuang dan.pejuang wanita yang selalu memajukan derajat dan karier kaum wanita.
Hajjah Raden Ayu Fatimah Siti Hartinah Soeharto yang dilahirkan dari keluarga kraton pada
tanggal 23 Agustus 1923. Dalam perjalanan hidupnya sebagai pribadi dan sebagai Ibu Negara,
menurut kesan dan pandangan saya, beliau pada hakikatnya merupakan pribadi yang ditandai
dengan tujuh keteladanan.

Almarhumah telah melahirkan berbagai karya monumental yang akan dikenang


sepanjang zaman. Karya-karya ini akan berbicara dari generasi ke generasi bahwa bangsa
Indonesia pernah memiliki seorang Ibu Negara yang berjuang bukan hanya untuk kepentingan
zamannya. Taman Mini Indonesia Indah (TMII) adalah wujud nyata dari gagasan dan prakarsa
beliau yang monumental. Pada tahun 1970, ketika TMII mulai dibangun ternyata mendapat
berbagai tantangan. Protes berdatangan dari berbagai kalangan termasuk mahasiswa, karena
dianggap menghamburkan uang negara. Tetapi sekarang TMII ternyata telah menjadi
kebanggaan kita semua. Bahkan prakarsa ini telah dicontoh oleh sejumlah negara.

TMII bukan hanya bermakna pariwisata saja, namun mempunyai arti yang mendalam
baik dari segi budaya maupun dari segi pendidikan. Dari segi budaya, TMII merupakan wahana
pembinaan nilai-nilai budaya nasional, membina kecintaan terhadap budaya daerah sebagai
bagian dari pembinaan wawasan kebangsaan. Keanekaragaman budaya dan adat istiadat yang
tersebar di seluruh penjuru tanah air yang dapat ditunjukkan di TMII, mencerminkan betapa
kekayaan budaya yang kita miliki. Pelangi itu indah karena adanya perbedaan warna. TMII
mengangkat perbedaan-perbedaan itu dalam semangat kebersamaan untuk kemajuan bangsa.

Dari segi pendidikan, TMII merupakan wahana penanaman rasa cinta tanah air, rasa
kesatuan dan persatuan bangsa. Keanekaragaman f1ora dan fauna yang ada di TMII memberi
informasi tentang kekayaan sumber daya alam kita. Melalui kehadiran TMII, generasi muda dan
seluruh masyarakat Indonesia dapat memahami bahwa sesungguhnya Indonesia adalah negara
yang besar. Secara geografis, Indonesia terdiri dari lebih 17.000 buah pulau dengan
keanekaragaman hayati yang tidak terhitung.

Museum IPTEK pada Taman Mini Indonesia Indah

PP-IPTEK merupakan sarana pembelajaran luar sekolah untuk menumbuh-kembangkan


budaya ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di masyarakat untuk segala generasi secara
MUDAH, MENGHIBUR, BERKESAN dan KREATIF; melalui berbagai program dan peragaan
interaktif yang dapat disentuh dan mainkan. Melalui interaksi ini, akan dapat mendorong
tumbuhnya pemikiran tentang APA, MENGAPA dan BAGAIMANA iptek digali dan
dimanfaatkan bagi kehidupan manusia agar lebih nyaman dan sejahtera.

Visi dan Misi PP-IPTEK

Visi PP-IPTEK adalah menjadi wahana pembudayaan iptek yang dinamis dan berperan aktif
dalam menciptakan masyarakat berbudaya iptek. Untuk itu, misi yang dijalankan adalah :
1.

Meningkatkan peran aktif sebagai agen pembaruan di masyarakat dalam pengembangan


daya kreativitas dan inovasi

2.

Mengembangkan pembelajaran public di bidang iptek dalam mendukung program nasional

3.

Merintis pembangunan Science Centre di daerah

4.

Mengembangkan referensi nasional Science Centre di Indonesia

5.

PP-IPTEK berkomitmen untuk menjadi titik temu pembelajaran iptek bagi segala generasi,
agar komunikasi, inspirasi dan kreativitas tumbuh bersama.

Sejarah PP-IPTEK
Pada tahun 1984 gagasan pendirian science centre di Indonesia diprakasai oleh
Menristek, Prof. Dr. B.J. Habibie, dengan dibentuknya Panitia Kerja dengan SK Menistek
No.15/M/Kp/IX/1984 untuk melakukan studi banding, pengkajian konsepsi dasar pembangunan,
tema peragaan, system pengelolaan, serta bentuk arsitekturnya. Dibentuk Supporting Committee
tahun 1987 untuk melakukan sosialisasi science centre kepada masyarakat melalui
penyelenggaraan pameran fisika dan matematika di Gedung Pengelola Taman Mini Indonesia
Indah (TMII), yang dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Fuad Hasan.

Pada tahun 1988-1990 dikembangkan 20 peragaan interaktif bidang IPA di Anjungan


Istana Anak-Anak TMII, sebagai hasil kerjasama dengan Fakultas Pendidikan Matematika &
IPA, IKIP Jakarta. Tujuannya untuk pengenalan dan studi penjajakan animo masyarakat, ternyata
kesan pengunjung sangat positif dan para remaja dapat mengenal iptek dengan lebih mudah dan
nyata.
Konsep awal perencanaan Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK)
dibantu oleh US Agency for International Development dan Asia Foundation. Sesuai dengan
konsep awal tersebut, Master Plan PP-IPTEK dikembangkan oleh Tim Kementerian Ristek, PT
Tripanoto Sri Konsultan, Tim dari Musee de La Villete dan Sopha Development dari Perancis.

Pada tanggal 20 April 1991, PP-IPTEK diresmikan oleh Presiden Soeharto di gedung
Terminal B Skylift-TMII seluas 1.000 m2. Alat peraga merupakan sumbangan dari industri
strategis, IBM, serta sebagian dibuat secara in-house dengan bantuan KIM-LIPI, LUK BPPT,
dan BATAN.
PP-IPTEK menempati gedung permanen pada tanggal 10 November 1995, yang berlokasi di
poros utama kompleks TMII menghadap Plaza Perdamaian Monumen KTT Non-Blok. Filosofi
konsep desain bangunannya futuristic, menjelajah tanpa batas, dengan luas bangunan 24.000 m2
dan luas area 42.300 m2. Sejak saat itu tersedia sarana pembelajaran iptek yang memberi
kesempatan kepada pengunjung untuk melihat dan mempelajari rahasia dan gejala alam yang
diperagakan, mempelajari dengan menggunakan indera pendengar, pencium, dan peraba melalui
manipulasi, operasi dan eksperimen. Melalui peragaan dan program, pengunjung diberi
kesempatan untuk menjajagi fenomena dan khasanah iptek secara mandiri, kelompok, dan
keluarga, agar memberi inspirasi dalam meningkatkan daya kretivitas dan inovasi.

Kelembagaan PP-IPTEK

PP-IPTEK berada di bawah pembinaan Kementerian Riset dan Teknologi, diatur


berdasarkan Peraturan Menteri Riset dan Teknologi RI Nomor : 10/M/PER/XII/2006 tentang
Organisasi dan Tata Kerja PP-IPTEK. Sejak 20 Maret 2007 status PP-IPTEK ditetapkan sebagai
Unit Pelaksana Teknis yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
(BLU) Penuh oleh Keputusan Menteri Keuangan Nomor : 157/KMK.05/2007.
Dalam memberikan layanan kepada masyarakat, PP-IPTEK dituntut secara profesional
namun tidak mengutamakan keuntungan, didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas.
Standar Pelayanan Minimum diterapkan dengan mempertimbangkan : kualitas layanan,
pemerataan dan kesetaraan layanan, biaya serta kemudahan layanan. Untuk itu, sejak tahun 2007
PP-IPTEK merintis penerapan sistem management mutu Total Quality Management (TQM).
Dedikasi dan profesionalisme 100 karyawan senantiasa ditekankan dalam menentukan
faktor sukses PP-IPTEK. Oleh karenanya tiap karyawan diberi kesempatan untuk dapat
mengembangkan diri melalui workshop, pendidikan dan pelatihan, guna peningkatan
pengetahuan, keterampilan dan profesionalisme mereka. Peningkatan pendidikan formal dan non
formal menjadi salah satu focus pengembangan bagi manajemen sumberdaya manusia.

Riset Inovasi Pengembangan Peragaan dan Program


Untuk mendesain suatu alat peraga dan program sesuai dengan pesan yang ingin
disampaikan atau dikomunikasikan, tim pengembangan PP-IPTEK harus mengidentifikasi
berbagai ide dan informasi yang dibutuhkan Dalam hal ini pengetahuan tentang komunikasi sains
mutlak dibutuhkan. Misalnya, harus menggugah rasa ingin tahu, membangkitkan minat,
menantang, menyenangkan, komunikatif, aman, merubah perilaku, melibatkan orang berpikir
secara ilmuwan. Riset inovasi meliputi : desain dan rekayasa, system teknologi yang dipakai,
pengembangan prototype, uji coba, apabila perlu dilakukan modifikasi. Setelah itu baru
dilakukan proses produksi alat peraga.
Dalam hal substansi dan teknis pelaksanaan, PP-IPTEK melibatkan para pakar dan
narasumber di lingkungan PP-IPTEK maupun dari lembaga litbang, universitas dan industri.
Para pakar memvalidasi substansi yang dikembangkan, kemudian diuji berdasarkan pesan yang
akan disampaikan dan untuk tingkatan usia. Tema yang diambil disesuaikan atau mengikuti
perkembangan iptek dan isu terkini di masyarakat, sehingga secara berkala dilakukan
penyesuaian dan penyempurnaan.

Kegiatan di PP-IPTEK

Sebagai suatu science center, kompetensi utama PP-IPTEK menyajikan berbagai alat
peraga interaktif yang dapat dimainkan untuk merangsang keingin-tahuan pengunjung akan

fenomena iptek yang terjadi. Galeri berisi sekitar 300 alat peraga yang dikelompokkan menjadi
14 wahana : antariksa, lingkungan, energi, fluida, gelombang, listrik dan magnet, mekanika,
optic, transportasi darat, transportasi udara, arena peneliti cilik, matematika, penyakit dan
kesehatan, galeri Plato.

Pengunjung diajak menjelajahi iptek dengan metoda pembelajaran discovery learning,


yakni mencari sendiri pengetahuan yang dibutuhkan dengan cara berinteraksi, bermain sambil
belajar dengan alat peraga. Selain peragaan indoor, dikembangkan pula peragaan outdoor, yaitu
Taman Herbal, yang akan dibuka pada tahun 2010. Untuk melengkapi alat peraga interaktif, PPIPTEK mengembangkan berbagai program pendukung khusus bagi siswa, pendidik dan
keluarga, guna memperkuat pemahaman pengunjung dan pengkayaan sains serta melengkapi
kurikulum sekolah. Kegiatannya a.l.: demo sains, demo sains spektakuler, workshop dan demo
roket air, workshop dan demo robot, workshop skill process, lets play science, science film,
sanggar kerja, kegiatan tematik, science camp, science party, science fair, stargazing, peragaan
iptek keliling, dll. Kegiatan dapat dilakukan pula di pusat keramaian, mall, pameran, sekolah,
dan daerah.

Pendidik mempunyai tanggung jawab luhur dalam mentransformasikan iptek kepada


siswa, maka peningkatan kompetensi pengetahuan dan profesionalisme perlu diasah terusmenerus. Untuk itu PP-IPTEK menyelenggarakan program pengkayaan iptek khusus bagi guru
MIPA dalam bentuk workshop dan seminar.

PP-IPTEK juga menyelenggarakan dan menjadi fasilitator berbagai kompetisi bagi


generasi muda, serta merupakan arena pentas kreativitas. Hal ini perlu digaris-bawahi mengingat
karakter generasi muda yang selalu ingin tahu dan perlu ditantang kreativitas dan
kemampuannya, agar dapat lebih mengembangkan diri seoptimal mungkin. Karena PP-IPTEK
merupakan ajang kreativitas, maka kompetisi yang diselenggarakan bernuansa unik, istimewa,
lain dari kompetisi umumnya. Unsur seni merupakan bagian yang tak terpisahkan dari iptek,
untuk menyeimbangkan otak kiri dan kanan. Selain itu, PP-IPTEK juga menjadi fasilitator bagi
forum remaja dan kompetisi tingkat internasional, a.l. 5th World Creativity Festival di Daejeon
Korea.

KERJASAMA PP-IPTEK DENGAN BERBAGAI PIHAK TAHUN 2009

Lembaga Penelitian dan Pengembangan :


LAPAN, BATAN, BAKOSURTANAL, LIPI da BSN dalam Program Binokuler (Bincangbincang Sains & Teknologi Populer).
BTC-Network KRT dalam Workshop Marketing, Promotion, Distribution & Customer.
Kementerian Ristek dalam : Science for All, Ritech Expo 2009, Wisata Iptek dan Temu Pakar di
Pekanbaru, Binokuler di Semarang, kontribusi alat peraga Volcanopedia Magic Box untuk
pembelajaran gunung berapi.
LAPAN dalam kompetisi roket air tingkat daerah, nasional dan Asia Pasifik.
LIPI dalam National Young Innovator Awards (NYIA) 2 dan peragaan Wallacea.
Bakosurtanal dalam Workshop Mapping Technology Learning bagi siswa, guru dan masyarakat,
di Jakarta dan Semarang.

Lembaga Pemerintah dan Departemen :


Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Tengah dalam Jambore Iptek di Semarang.
Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Riau dalam Peragaan Iptek keliling di Pekanbaru.
Direktorat Pendidikan Luar Biasa Depdiknas dalam : Oliampiade Sains Nasional bagi siswa
berkebutuhan khusus, Cerdas Cermat MIPA bagi siswa SMA cerdas istimewa, program Sains
Interaktif cerdas istimewa, program beasiswa siswa cerdas istimewa di Korea Science Academy,
5th World Creativity Festival di Daejeon.

Universitas dan Perguruan Tinggi :


Observatorium Bosscha dalam peneropongan gerhana matahari cincin.
Departemen Fisika ITB dalam BINOKULER.
Fakultas MIPA Universitas Parahyangan dalam : workshop Ma-the-matrick, workshop Science
of Toys.

Industri dan Lembaga Lain :


Klub Robotik G-Com Teknologi dan Fischertechnic dalam Megabazar Imagine 2009.
Forum Silaturahmi Insan Pariwisata (FOSIPA) dalam gathering bagi travel agent di Jogyakarta.

Sanggar Opera Anak Pustaka Lebah dalam mengisi acara pementasan the Tale of Missing
Unicorn di Keong Emas TMII, Istora Senayan, Taman Wisata Mekarsari Cileungsi.
Astra Honda Motor dalam BINOKULER.
PT Kalbe Nutritionals dalam kick off CSR.
Margo City Mall di Depok dalam expo sains the Place to be Smart.
PT Microsoft Indonesia dalam kontribusi alat peraga Worldwide Telescope (WWT) untuk
pembelajaran bidang astronomi.
Majalah Bobo Kompas Gramedia Group dalam 7th Bobo Fair 2009 di Jakarta Convention
Center.
The Wallacea Foundation dan LIPI dalam Peragaan Wallacea.
Pusdiklat PT Krakatau Steel dan Yayasan Pendidikan Warga Krakatau Steel dalam Peragaan
Iptek Keliling di Cilegon, workshop Skill Process bagi guru.
PT Dexa Medica dalam pengembangan Taman Herbal PP-IPTEK.
Kerjasama Internasional :
UNICEF dalam penyelenggaraan Peragaan Iptek Keliling di Ambon.
Australia dalam : pameran kebudayaan Aborigin, Australia Indonesia institute Conference,
International Cultural Visit, Australian Young Ambassadors for Development, Australia
Leadership Awards Fellowship, Strike a Chord Science of Music Exhibit, berbagai
internasional expo.
Korea dalam : ASEAN COST Plus Three Center for the Gifted in Science, 5th World Creativity
Festival, Students Camp and Teachers Training, Korea Science Academy Fellowship.
GTZ Jerman dalam pengembangan klaster Flu Burung di PP-IPTEK.
Anggota pada the Asia Pacific Network of Science and Technology Centers (ASPAC).
Anggota pada the Association of Science Technology Centers (ASTC).

Diposkan oleh Intan Eryska di 15.15 Tidak ada komentar:


Posting Lebih BaruPosting LamaBeranda

Langganan: Entri (Atom)

flag

Free Music

Pengikut
Arsip Blog

o
o
o

2013 (3)
Juli (1)
April (1)
Februari (1)
Kritik Biografi
2012 (6)
2010 (8)
2009 (2)
Mengenai Saya

Intan Eryska
Lihat profil lengkapku