Anda di halaman 1dari 1

Jika dibandingkan dengan kelompok 3 yang menggunakan sampel cucian

ikan. Pada kelompok tersebut menggunakan 10-3 pengenceran dengan aquades. Pada
kelompok tersebut lebih banyak mikroba yang tumbuh pada media agar saat setelah
inokulasi. Hal tersebut disebabkan karena adanya kontaminasi dari udara saat proses
inokulasi berlangsung. Pada pengamatan pertama, mikroba yang tumbuh pada media
tersebut memiliki bentuk yang bervariasi mulai dari puctiform yang berdiameter di
bawah 1 mm, bulat, dan tidak beraturan.
Berdasarkan hasil pengamatan kedua dari kelompok 3, bentuk koloni pertama
ada yang punctiform dan irregular semuanya berwarna putih dan tersebar dengan
koloninya masing-masing. Kebanyakan yang punctiform berkumpul di bagian sisi
cawan petri. Bentuk koloni kedua adalah punctiform dan round, yang berbentuk
punctiform terlihat membentuk koloni tersendiri sedangkan bentuk round jumlah
koloninya lebih banyak dan besar.
Kemungkinan besar, koloni yang berbentuk round tersebut merupakan
Aeromonas sp karena mikroba tersebut cukup banyak dan tersebar di seluruh
perairan. Sehingga, kemungkinan mikroba tersebut menempel pada ikan kembung,
cukup besar. Diperkirakan, mikroba Aeromonas sp tersebut masuk ke dalam usus
ikan melalui mulut ikan. sehingga, pada usus ikan kembung tersebut juga ada pada
pencernaan ikan kembung.