Anda di halaman 1dari 3

DEP. KUTEMA RUMKITAL Dr.

MINTOHARDJO
SUBDEP. DERMATOVENEREOLOGI

Oleh: Arianda Nurbani W


NIM : 030.09.028
STATUS PASIEN

A. IDENTITAS
Nama

: Tn.ES

Jenis kelamin : Laki-laki


Umur

: 60 tahun

Pekerjaan : Dosen

B. ANAMNESIS
Dilakukan secara autoanamnesis dengan pasien pada tanggal 20 Agustus 2014 pukul 11.00
WIB
Keluhan Utama: Muncul merah-merah pada kedua tungkai kaki
Keluhan Tamnbahan: Kedua tungkai terasa gatal
Riwayat Penyakit Sekarang:
OS datang ke poloklinik kulit RS Dr.Mintoharjo mengeluh muncul bercak-bercak merah
pada kedua tungkai kakinya. Keluhan dirasakan hilang timbul sejak kurang lebih sudah
satu tahun, namun pada satu bulan terakhir ini dirasakan semakin memburuk. Selain itu
OS juga merasakan keluhan gatal, dan gatal lebih terasa saat terkena keringat. OS
menggunakan sepatu dan kaos kaki saat bekerja. Sebelumnya keluhan ini sudah pernah
ditanyakan ke dokter, sudah diberikan obat keluhan sempat membaik namun timbul lagi
setelah obat habis. Keluarga OS tidak ada yang mengalami hal yang serupa dengan OS.
Riwayat Penyakit Dahulu:
OS belum pernah mengalami hal seperti keluhan saat ini sebelumnya. Riwayat alergi
tidak disangkal oleh OS, dikatakan bahwa OS memiliki asma yang biasanya timbul bila
terkena debu.

Riwayat Pengobatan:
Sebelum datang ke poliklinik kulit RS Dr.Mintoharjo OS sudah berobat ke dokter lain.
Dokter memberikan obat berupa griseofulvin dan obat oles yang membuat keluhan OS
membaik. Namun setelah obat habis, keluhan muncul kembali.

C. PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan Umum: Baik
Kesadaran: Compos mentis
Tanda Vital:

Tekanan darah : Tidak dilakukan pemeriksaan

Nadi

: Tidak dilakukan pemeriksaan

Suhu

: Tidak dilakukan pemeriksaan

Pernapasan : Tidak dilakukan pemeriksaan

Status Dermatologi:
Region cruris: Terdapat lesi kulit berupa makula berbatas tidak tegas, berjumlah lebih
dari lima, dengan ukuran bervariasi mulai dari yang terbesar 3cm x 4cm dan yang
terkecil berukuran 0,5cm x 0,5cm ditemukan pada kedua region cruris.

D. DIAGNOSA BANDING

Dermatitis kontak alergika

Dermatitis kontak iritan

Dermatitis atopi

E. PEMERIKSAAN PENUNJANG
Tidak dilakukan

F. DIAGNOSA KERJA
Dermatitis kontak alergika

G. TERAPI
Non medikamentosa
Edukasi:
Hindari faktor allergen (dalam hal ini kemungkinan kaos kaki)
Medikamentosa
Tab. Metilprednisolon 4mg 2-2-0
Tab. Cetirizine 1x1
Ointment Inerson 2 tube

H. PROGNOSIS
Ad vitam: Ad bonam
Ad fungsionam: Ad bonam
Ad sanationam: Dubia ad bonam