Anda di halaman 1dari 10

KELOMPOK 5

Wahyu Putra Adirianto


Ahmad Ridwan Aulia
Ilham

(115140041)
(115140069)
(115140071)

Pengertian
Korespondensi adalah penyampaian maksud
melalui surat dari satu pihak kepada pihak lain dapat atas
nama jabatan dalam suatu perusahaan/organisasi dan
dapat atas nama perseorangan (individu).
Kegiatan saling berkirim surat oleh perseorangan
atau oleh organisasi disebut surat menyurat atau
korespondensi. Pihak yang terlibat disebut koresponden.

Fungsi Surat
Surat berfungsi sebagai :
suatu alat atau sarana komunikasi tertulis
1. pengumuman
2. pemberitahuan
3. keterangan

Syarat penulisan surat


Pertama, surat harus disusun dengan teknik penyusunan surat benar
yaitu:
Penyusunan letak bagian-bagian surat yang tepat sesuai dengan
aturan yang telash ditentukan (lihat format surat)
Pengetikan yang betul, jelas, bersih dan rapi.
Pemakaian kertas yang sesuai dengan ukuran, jenis dan warna yang
telah ditentukan (oleh kantor atau perusahaan).
Kedua, isi surat harus dinyatakan secara ringkas, jelas dan eksplisit. Hal
itu menguntungkan kedua belah pihak, yaitu:
Penerima dapat memahami isinya dengan tepat dan tidak ragu-ragu.
Pengirim memperoleh jawaban secara cepat apa yang dikehendakinya.

Jenis-jenis surat
1. Surat Resmi
2. Surat Niaga
a. Surat penawaran barang
b. Surat permintaan barang
c. Surat permintan penawaran
barang
d. Surat pemesanan
e. Surat klaim (tuntutan ganti rugi)
f. Surat pengantar barang
g. Surat perjanjian (jual beli, kontrak,
sewa menyewa, kerja sama, dsb)
3. Surat Lamaran pekerjaan

Surat Resmi
Surat resmi dibuat oleh suatu instansi, organisasi, atau
lembaga perusahaan tertentu yang ditujukan kepada
seseorang atau lembaga tertentu lainnya. Keberadaan
instansi, lembaga, organisasi, dan perusahaan tersebut
disahkan secara hukum. Contoh surat resmi adalah
pengumuman, surat edaran, surat permohonan, surat
laporan, surat pengantar, surat keputusan, surat instruksi,
surat tugas, surat kuasa, surat lamaran pekerjaan, surat
undangan, surat perjanjian, dan surat nota dinas.

Nama bagian-bagian surat resmi


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Kepala surat
Tanggal surat
Nomor surat
Sifat surat
Lampiran
Hal atau perihal
Alamat surat
Salam pembuka
Tubuh surat
(pembuka, isi, dan penutup surat)
10.Salam penutup
11.Tanda tangan, nama, dan jabatan
12.Tembusan
13.Inisial

Surat Niaga
surat niaga secara sederhana dapat diartikan sebagai surat yang
digunakan dalam kegiatan perniagaan. Surat Niaga ini adalah surat yang
isinya berhubungan dengan kepentingan-kepentingan dalam kegiatan
perniagaan.

Jenis-jenisnya :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Surat penawaran barang


Surat permintaan barang
Surat permintan penawaran barang
Surat pemesanan
Surat klaim (tuntutan ganti rugi)
Surat pengantar barang
Surat perjanjian (jual beli, kontrak, sewa menyewa,
kerja sama, dsb)

Surat Lamaran Pekerjaan


Surat lamaran kerja adalah surat yang dibuat oleh seseorang
untuk melamar pekerjaan di suatu perusahaan, kantor atau
instansi tertentu. Secara garis besar surat lamaran kerja
terbagi menjadi dua macam yaitu surat lamaran kerja
berdasarkan iklan dan surat lamaran kerja berdasarkan
inisiatif sendiri. surat lamaran kerja termasuk kedalam
golongan surat resmi atau dinas sehingga dalam penulisannya
terdapat aspek-aspek tertentu yang harus di perhatikan.

Bagian-bagian dalam surat lamaran kerja:


1. Tempat dan tanggal pembuatan surat lamaran
2. Hal atau perihal
3. Lampiran berkas
4. Alamat yang dituju
5. Salam pembuka
6. Isi surat yang bisa di bagi menjadi empat bagian
yaitu ; paragraf pembuka, isi surat, daftar lampiran
dan paragraf penutup
7. Salam penutup
8. Nama terang pelamar dan tanda tangan