Anda di halaman 1dari 2

Nama: Hanan Faishal Afif

NIM: 5202412001

KOPLING
TUJUAN:
1. Mahasiswa mampu menjelaskan tentang Kopling
2. Mahasiswa mampu mengetahui fungsi Kopling
3. Mahasiswa mampu menjelaskan Komponen Kopling
ISI:
Kopling adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan dua poros pada
kedua ujungnya dengan tujuan untuk mentransmisikan daya mekanis.
Kopling biasanya tidak mengizinkan pemisahan antara dua poros ketika
beroperasi, namun saat ini ada kopling yang memiliki torsi yang
dibatasi sehingga dapat slip atau terputus ketika batas torsi dilewati.
Tujuan utama dari kopling adalah Meneruskan dan memutuskan putaran
mesin dari flywheel ke input shaft Transmisi.
Syarat-syarat yang harus dimiliki kopling adalah:
1. Harus dapat menghubungkan putaran mesin ke transmisi dengan
lembut
2. Harus dapat memindahkan tenaga mesin ke transmisi tanpa slip
3. Harus dapat memutuskan hubungan dengan sempurna dan cepat
Komponen Kopling:
1. Tuas Pembebas : sebagai penggerak untuk menekan bantalan
pembebas
2. Bantalan Pembebas : sebagai media yang menekan pegas
diafragma.
3. Plat Penekan : sebagai perantara yang menekan kampas kopling
4. Poros Kopling : sebagai dudukan untuk kampas kopling

5. Pegas Diafragma : sebagai media yang menjaga agar kampas kopling


tetap pada tempatnya ketika tuas tidak ditekan.
6. Kampas Kopling : Piringan gesek yang dipasangkan ke poros input
transmisi, sebagai media yang ditekan dan digesekkan dengan plat
penekan
7. Penutup Kopling : Untuk menutup seluruh komponen kopling agar
tidak kotor ataupun rusak
8. Roda Gila : Memberikan suatu permukaan gesek yang kasar pada
plat kopling

Rangkuman operasi kopling


Pengoperasian pedal kopling dapat memasang atau melepas gaya
klem(kempitan) di dalam suatu rangkaian kopling/kopling set. Terbagi
menjadi beberapa hal berikut:
1. Memasang gaya kelem (pedal kopling dilepas/tidak diinjak),
2. Memasang gaya putar(torsi) dari poros engkol mesin yang
dilanjutkan ke pemindah daya.
3. Melepaskan gaya kelem (pedal kopling diinjak) untuk mencegah
gaya putar (torsi) dari mesin yang diteruskan ke pemindah daya.

KESIMPULAN:
Kopling merupakan bagian penting dari sistem pemindah daya karena
tanpa adanya kopling proses perpindahan daya akan terasa kasar dan
mudah slip. Sehingga bisa dikatakan kopling merupakan bagian terpenting
dari perpindahan daya.