Anda di halaman 1dari 11

Nama : Yosnauval Achmad

Kelas : Lt-1B / 22

SAKELAR, KOTAK KONTAK


DAN TUSUK KONTAK
1. Saklar Seri

Saklar seri ini gunanya untuk memutuskan dan menghubungkan dua buah kelompok
lampu secara bergantian
Misalnya : Lampu yang terdapat pada ruangan tamu dan lampu yang terdapat pada
taman dapat hidup sendiri sendiri atau seluruhnya dihidupkan pada waktu bersamaan
2. Saklar Putar

Saklar putar (rotary) merupakan jenis saklar yang dioperasikan dengan cara diputar.
Saklar-saklar ini digunakan untuk menyambungkan satu jalur ke salah satu diantara
beberapa jalur lain yang ada. Seringkali, beberapa buah saklar semacam ini digunakan
di dalam satu unit yang sama.

Nama : Yosnauval Achmad


Kelas : Lt-1B / 22
3. Saklar Tunggal

Berfungsi tunggal artinya hanya dapat menyalakan dan memadamkan sebuah lampu.

4. Saklar Kotak

Saklar ini pada umumnya untuk menyalakan dan mematikan lampu, dimana sakelar
ini sering disebut sakelar kotak karena sering dipasang di atas sebuah kotak yaitu
kotak normal. Selain itu juga ada sakelar tarik yang digerakkan dengan seutas tali.
Sakelar ini digunakan di atas tempat tidur dan kamar mandi. Juga masih ada sakelarsakelar kotak lain yang dibuat khusus untuk digunakan dalam ruangan-ruangan
khusus, misalnya sakelar kedap air.

Nama : Yosnauval Achmad


Kelas : Lt-1B / 22
5. Saklar Bundar

6. Saklar tombol tekan

Saklar tombol banyak digunakan untuk mengontrol motor motor listrik dan juga
banyak digunakan untuk melayani bel dan lain lain

7. Saklar tumpuk

Nama : Yosnauval Achmad


Kelas : Lt-1B / 22

Sakelar jenis ini mempunyai empat kedudukan yang dapat diputar ke kanan atau ke
kiri dengan sudut masing-masing 90 0 , setiap hubungan mempunyai hubungan yang
bertingkat.

8. Saklar sandung

Saklelar jenis ini mempunyai hubungan tiga keadaan yaitu pada posisi nol (0)
saklar dalam keadaan terbuka, pada posisi satu (1) dan dua (2) keadaan terhubung
secara bergantian.
Pada sakelar sandung bagian yang berputar adalah porosnya, sedangkan kotakkontaknya tida ikut berputar, sehingga usia dari sakelar ini adalah sangat panjang.

9. Saklar tuas

Nama : Yosnauval Achmad


Kelas : Lt-1B / 22

Sakelar tuas dilengkapi dengan pisau -pisau sebagai penghubung dan pemutus
yang digerakkan secara mekanis satu arah.

10. Saklar giling

Sakelar ini mempunyai titik putar yang bergerak bagian tengahnya, dimana
gerakannya bisa memutuskan atau menghubungkan kutub-kutub kontak. Contoh
pemakaian pada pengontrolan pengisian bak air oleh pompa, bila air berkurang
mencapai titik tertentu, maka pompa akan jalan. Sebaliknya bila air mencapai titik
permukaan tertentu maka pompa akan berhenti.

11. Saklar silang

Nama : Yosnauval Achmad


Kelas : Lt-1B / 22
Saklar ini digunakan apabila kita harus dapat melayani satu lampu dan tiga tempat
maka kita pakai saklar silang waktu memasang. Hendaklah diingat, bahwa saklar
yang pertama dan penghabisan haruslah dipasang saklar tukar, saklar diantarannya
adalah saklar silang

12. Saklar tukar

Saklar tukar/hotel ini digunakan apabila kita menghendaki melayani satu lampu dari
dua tempat atau lampu menyala secara berurutan
Misalnya :
Pada lorong lorong dalam kamar yang dua pintu dan tangga rumah bertingkat, maka
kita pakai dua buah saklar tukar

13. Saklar tangga

Nama : Yosnauval Achmad


Kelas : Lt-1B / 22
14. Saklar tarik

15. Saklar kutub satu

Saklar kutub tunggal mempunyai 1 tuas/ kontak dengan 2 posisi yaitu posisi sambung
berarti lampu menyala dan sebaliknya lampu mati jika saklar dalam posisi lepas.

16. Saklar kutub dua

Saklar kutub ganda ter diri dari 4 terminal. Dan beban pemanas listrik terdiri dari 3
terminal. Pada saklar 2 ter minal masuk saluran fasa (L) dan saluran netral (N).
Sedangkan 2 terminal lain-nya masing-masing disam-bungkan ke 2 terminal beban
pemanas. Satu terminal lainnya pada bodi beban, disam-bungkan secara langsung ke
saluran arde.

17. Saklar kutub tiga

Saklar kutub tiga terdiri dari 3 terminal masuk dan 3 terminal keluar. Saklar ini digunakan
sebagai kendali beban tiga fasa. Terminal masuk dihu-bungkan ke jaringan tiga fasa L1, L2

Nama : Yosnauval Achmad


Kelas : Lt-1B / 22
dan L3, sedangkan saluran keluar disambungkan ke beban tiga fasa misalnya motor tiga fasa
daya kecil.

18. Saklar jungkir

19. Saklar magnetic

20. Saklar jungkit

Nama : Yosnauval Achmad


Kelas : Lt-1B / 22

KOTAK KONTAK

Nama : Yosnauval Achmad


Kelas : Lt-1B / 22

Stop kontak adalah sebuah alat pemutus ketika terjadi kontak antara arus positif, arus
negatif dan grounding pada instalasi listrik. Dan yang lebih penting lagi ELCB bisa
memutuskan arus listrik ketika terjadi kontak antara listrik dan tubuh manusia.
Umumnya bila peralatan listrik bekerja normal maka total arus yang mengalir pada kawat
plus dan netral adalah sama sehingga tidak ada perbedaan arus. Namun bila seseorang
tersengat listrik, kawat plus akan mengalirkan arus tambahan melewati tubuh orang yang
tersengat ke tanah.
Secara prinsip pemasangan stop kontak sederhana, yakni dengan menyisipkan stop kontak
antara peralatan listrik dengan sumber listrik. Kedua kawat baik plus maupun netral
dilewatkan stop kontak sebelum mencapai titik yang dilindungi.

TUSUK KONTAK

Nama : Yosnauval Achmad


Kelas : Lt-1B / 22

Tusuk Kontak merupakan pasangan yang lengkap dengan stop kontak. Dengan
menggunakan kontak-kontak tusuk peralatan listrik dapat dihubungkan ke sumber
listrik melalui stop kontak. Pada umumnya tusuk kontak dibuat dengan dua cabang,
cabang yang satu untuk kawat fasa, sedangkan cabang yang satunya untuk kawat Nol
(netral). Apabila dijumpai tusuk kontak yang bercabang tiga, cabang yang ketiga
merupakan cabang untuk hubungan ke tanah