Anda di halaman 1dari 2

Hasil dari Sidomuncul

Gudang Bahan Baku Simplisia


Bahan rempah yang akan disimpan akan ditaruh rak sesuai pengklasifikasian dan penerimaan
bahan harus diperiksa terlebih dahulu. Beberapa bahan dalam karung terdapat labelling untuk
penginformasian penggunaan bahan ( nama bahan , tanggal kedatangan, kode pemasuk,
tanggal bahan, sudah lolos dari pengecekan QC masih dikarantina atau tidak sehingga
memudahkan untuk memantau bahan apabila terjadi kerusakkan ). Manejemen yang
digunakan dalam gudang adalah FIFO ( First In First Out ) yakni barang yang pertama kali
masuk maka bahan tersebut yang terlebih dahulu digunakan. Dalam pengolahan bahan
digunakan mesin seperti gerabah untuk pemotongan cabang. Jahe dan bahan rempah
rempah lain dpress diambil airnya.
Gudang bahan baku 2 ( gudang bahan baku non simplisia )
Digunakan sebagai bahan tambahan untuk membuat produk seperti krimer, susu, gula, madu
dan lain-lain.
Pengemasan produk / packing
Terdapat dua tahap pengemasan yakni pengemasan primer dan sekunder. Pengemasan primer
adalah proses pertama kali pengemasan yang langsung bersentuhan dengan produk serbuk
cair, kaplet ( sachet ) langsung menggunakan mesin jadi menghindari kontak langsung
dengan pekerja di bagian pengemasan. Penggunaan mesin pun sesuai standar. Didalam
ruangan juga terdapat operator yang menggunakan pakaian khusus ( penutup kepala, masker,
dan lain-lain) untuk mengatur jalannya mesin. Mesin pengemasan sachet tersebut sesuai
dengan produk yang akan dibuat. Setelah selesai pengemasan primer, secara berkala tim QC (
Quality control ) akan masuk ke dalam ruangan tersebut untuk melakukan pemeriksaan
terkait ( pengambilan sampel untuk melihat bobotnya, kemasan sachetnya terdapat kebocoran
atau tidak, dan penulisan nama produk apakah sudah center atau melihat secara keseluruhan
produk apakah terdapat kecacatan atau tidak ). QC membawa produk tersebut ke lab untuk
diperiksa apakah terjadi cemaran logam atau cemaran mikroba. Apabila telah lolos uji maka
dilanjutkan pada pengemasan sekunder. Pengemasan sekunder untuk beberapa produk berisi
5 sachet. Setiap produk memiliki target produksi yang dikerjakan langsung pekerja tanpa
menggunakan mesin. Pengemasan sekunder pada PT. Sidomuncul secara manual yakni
menggunakan tenaga kerja dengan tujuan untuk menyerap tenaga pekerja khususnya yang
berdomisili didaerah sekitar PT. Sidomuncul. Dalam pengemasan sekunder memakai sistem
target yakni pengemasan sekunder harus terpenuhi sesuai dengan skala produksi yang
dibutuhkan oleh PT. Sidomuncul. Disetiap lini produksi selalu terdapat tim QC untuk
memastikan segala proses produksi berjalan sebagaimana mestinya.
Laboratorium PT. Sidomuncul
Laboratorium tersebut terdiri dari dua lantai merupakan pusat dari research and development.
Laboratorium tempat yang penting sekali karena PT. Sidomuncul memiliki komitmen
membuat produk yang berbasis pada penelitian biasanya pembuatan jamu hanya berbasis

pada warisan turun-menurun namun PT. Sidomuncul senantiasa melakukan penelitian demi
keamanan produk yang akan digunakan oleh masyarakat. Laboratorium formulasi digunakan
untuk pengembangan produk misalnya dahulu tolak angin dibuat dalam bentuk serbuk
terdapat hasil buangan seperti ampas dan tidak praktis maka dilakukan pengembangan
produk sehingga dihasilkan tolak angin dalam bentuk cair, kaplet, permen dan memiliki rasa
yang diterima orang banyak dan praktis. Jamu anak sehat dengan varian rasa yang disukai
anak-anak. Selain itu tugas dari laboratorium formulasi adalah membuat produk-produk
untuk memberikan inovasi pada produk baru. Lantai kedua terdapat laboratorium
mikrobiologi untuk analisis cemaran bakteri mulai dari bahan baku sampai produk jadi. Salah
satunya dengan membuka produk sampel tertentu misalnya tolak angin cair yang mewakili
produk tersebut dengan kode produksi tertentu yang akan dperiksa apakah produk tersebut
tidak memiliki cemaran bakteri sehingga dapat diedarkan ke pasar. Laboratorium kimia
untuk mengetahui kandungan kimia yang ada pada bahan misalnya jahe berapa kadar
ginggerol. Adapun alat instrumentasi seperti AAS, HPLC,GCMS untuk mendukung analisa
produk. Laboratorium PT. Sidomuncul sudah mendapat penghargaan ISO 1702.
Laboratorium uji stabilitas ada 4 alat adalah clematic chamber ( stabilitas obat dan
menentukan expired date ) dengan uji dpercepat dengan mengatur suhu dan kelembapan
disesuaikan sehingga dikondisikan dua tahun ke depan produknya akan bertahan atau tidak
hanya diperlukan kurun waktu dua bulan untuk pemeriksaan. Laboratorium toksikologi dan
farmakologi untuk pengujian terhadap hewan percobaan menggunakan mencit serta
penanggung jawab pada lab tersebut adalah dokter hewan.
Ruang contoh ketiga
Produk dengan kode produksi tertentu akan disimpan pada ruangan tersebut hingga waktu
kadaluarsa berfungsi untuk pengecekkan secara berkala untuk melihat terjadi perubahan
bahan, kemasan masih bagus, dan dapat mengontrol produk serta menangani komplain untuk
pemeriksaan kode produksi dan penanganan terhadap kode produksi tersebut dengan cepat.
PT. Muncul mutlak adalah salah satu anak perusahaan dari PT.Sidomuncul yang bergerak
pada bidang kemasan.