Anda di halaman 1dari 41

HIPEREMESIS

GRAVIDARUM

Ratna harumi putri


030.08.201

identitas
IDENTITAS PASIEN
Nama
: Ny. L
Jenis Kelamin : Perempuan
Umur
: 26 tahun
Suku Bangsa : Sunda
Agama
: Islam
Alamat
: Jl. Cendrawasih no. 5, Halim
Pendidikan
: D3

ANAMNESIS
Dilakukan secara autoanamnesis
Lokasi
Tanggal / waktu
Tanggal masuk

: Ruang Nuri
: 27 Februari pk. 17.00
: 24 Februari 2014

Keluhan utama: Mual dan muntah sejak 2 minggu


sebelum masuk rumah sakit
Keluhan tambahan : Lemas, nyeri kepala, nyeri
uluhati, sulit makan dan berat badan turun

Riwayat penyakit sekarang


Pasien datang ke Poli Obsgyn RSAU dr. Esnawan Antariksa dengan
keluhan mual dan muntah sejak 2 minggu SMRS

2 Minggu SMRS
Mual muntah terjadi hampir setiap hari kurang
lebih 10 x dalam sehari terutama pagi
Muntah berisi makanan dan air kadang hanya
meludah saja

Tidak ada nafsu makan, makan 3x porsi kecil


hanya ingin makanan yang asam
Nyeri uluhati (+), lemas, nyeri kepala dan berat
badan turun 2 kg

Riwayat Haid
HPHT: 30 Desember 2013
Tidak haid pada bulan Januari

Riwayat Penyakit Sekarang


Tidak pernah
menggunakan KB

Lama: 5-6 hari


Nyeri haid:
tidak ada
Jumlah: 3x
ganti pembalut

Pernikahan
pertama
Riw. Pernikaham

Siklus: 28 hari

Riw. KB

Riw. Haid

Menarche: 15
tahun

10 bulan

Riwayat Persalinan
-

ANAMNESIS
RPD

Pasien belum pernah mengalami hal seperti ini


sebelumnya
HT (-) rutin kontrol, DM (-), Peny. Jantung (-), Asma
(-)
Riw,. Trauma atau op sebelumnya (-)

RPK

Tidak ada anggota keluarga yang pernah


mengalami keluhan seperti pasien
HT (-) ibu, DM (-), Peny. Jantung (-),
Asma (-)

Riwayat
Kebiasaan

Riwayat merokok (-)


Mengkonsumsi minuman beralkohol (-)

Tanda vital
Nadi: 72x / menit,
kuat, isi cukup,
ekual kanan dan
kiri, regular

Nafas: 18x / menit,


tipe torakoabdominal

Tekanan Darah:
110/60 mmHg

Suhu: 36,3O C, axilla


(diukur dengan
termometer air
raksa)

Pemeriksaan fisik
Status
Generalis

KU : Tampak sakit sedang, gizi


cukup
Kesadaran : Compos mentis

Status
Mulut : lidah kotor (Generalis ), tonsil T1-T1
tenang, faring
hiperemis (-)
Leher : KGB dan
tiroid TTM

Kepala : Normocephali
Thoraks

Mata
(-)

Jantung: BJ I-II
reguler, m(-), g(-)

: Konjungtiva anemis

Telinga : Normotia, sekret -/-,


serumen -/Hidung : Septum deviasi (-),
sekret -/-, konka hiperemis -/-

Paru: SN ves, rh -/-wh


-/-

Abdomen
:
Datar, supel, NT (-) ,
BU(+)N
Ekstremitas :
Simetris, oedem (-)

KEPALA

: Normocephali
RAMBUT : Rambut hitam ikal, distribusi merata dan tidak
mudah dicabut, cukup tebal
WAJAH : wajah simetris, tidak ada pembengkakan, luka atau
jaringan parut
MATA
:
Visus bedside : kesan baik Ptosis
: -/ Sklera ikterik : -/Lagofthalmus : -/ Konjungtiva anemis: -/Cekung
: -/ Exophthalmus : -/Kornea jernih : +/+
Strabismus
: -/Lensa jernih : +/+
Nistagmus
: -/Pupil
: bulat, isokor
Hiperemis
: -/ Refleks cahaya : langsung +/+ , tidak langsung +/+

TELINGA :

Bentuk
: normotia
Nyeri tarik aurikula: -/Liang telinga : lapang
Serumen
: -/Cairan
: -/-

Tuli
: -/Nyeri tekan tragus : -/Membran timpani : sulit dinilai
Refleks cahaya: sulit dinilai

HIDUNG :
Bentuk
: simetris
Sekret
: -/ Mukosa hiperemis: -/-

Napas cuping hidung : -/Deviasi septum


:-

BIBIR : Simetris saat diam, mukosa berwarna

merah muda, kering (-), sianosis (-)

MULUT : Oral higiene baik, gigi caries (-), trismus (-

), mukosa gusi dan pipi : merah muda, hiperemis (), ulkus (-), halitosis (-), lidah : normoglosia, ulkus (), hiperemis (-) massa (-)

TENGGOROKAN : tonsil T1-T1 tidak hiperemis,

kripta tidak melebar, detritus (-), arcus faring


hiperemis (-), dinding posterior faring hiperemis (-),
licin, tidak bergranul, ulkus (-) massa (-)

LEHER : Bentuk tidak tampak kelainan, tidak

tampak pembesaran tiroid maupun KGB, tidak


tampak deviasi trakea, tidak teraba pembesaran
tiroid maupun KGB, trakea teraba di tengah

Toraks
INSPEKSI
Ictus cordis tidak terlihat

PALPASI
Teraba ictus cordis pada ICS V linea midclavicularis kiri,
denyut kuat

PERKUSI
Jantung dalam batas normal

AUSKULTASI
SI SII regular, murmur (-), Gallop (-)
Punctum maksimum pada ICS V 1 cm linea midclavicularis
kiri

TORAKS
INSPEKSI
Simetris
Retraksi (-)
PALPASI
Vokal fremitus simetris

PERKUSI
Sonor di kedua lapang paru
Batas paru hepar di ICS V LMSD dengan peranjakan (+)
2 jari pemeriksa

AUSKULTASI
suara napas vesikuler, reguler
Ronchi (-/-)
Wheezing (-/-)

abdomen
INSPEKSI
perut rata, tidak dijumpai adanya benjolan, kulit keriput

(-) gerakan peristaltik (-)


AUSKULTASI
Bising usus (+) normal

PERKUSI
Timpani pada seluruh lapang perut, nyeri ketok

abdomen (-)
PALPASI
lemas dan tidak teraba adanya massa maupun

pembesaran organ, nyeri tekan (-), TFU tidak teraba,


turgor kulit baik

KGB :
Preaurikuler
Postaurikuler
Submandibula
Supraclavicula
Axilla
Inguinal

: tidak teraba membesar


: tidak teraba membesar
: tidak teraba membesar
: tidak teraba membesar
: tidak teraba membesar
: tidak teraba membesar

Ekstremitas
Tangan

Tonus otot
normotonus
Sendi
aktif
Refleks fisiologis
(+)
Refleks patologis
(-)
Lain-lain
oedem (-)
(-)

Kaki

: akral hangat ++/++


Kanan
Kiri
normotonus
aktif
(+)
(-)
oedem

Kanan

Sendi
aktif
Refleks fisiologis
Refleks patologis
Lain-lain
(-)

Kiri
aktif

(+)
(-)
oedem (-)

(+)
(-)
oedem

KULIT : warna sawo matang merata, pucat (+),

tidak ikterik, tidak sianosis, turgor kulit baik,


lembab, pengisian kapiler < 2 detik

TULANG BELAKANG : bentuk normal, tidak


terdapat deviasi, benjolan (-), ruam (-)
TANDA RANGSANG MENINGEAL :

Kaku kuduk
Brudzinski I
Brudzinski II
Laseq
Kerniq
(-)

(-)
(-)
(-)
(-)

(-)
(-)
(-)
(-)

Status ginekologis

Pemeriksaan luar
INSPEKSI :
perut datar, tidak tampak massa, bekas operasi (-)
PALPASI :
TFU
: tidak terraba
Nyeri Tekan : (-)

Pemeriksaan Dalam
Dinding vagina: ruggae (+), polip (-), massa (-), septum (-), fistel (-)
Porsio: arah ke posterior, bentuk bulat, konsistensi kenyal, permukaan
licin, canalis cervicalis tidak dapat dilalui oleh jari
Parametrium & adneksa: massa (-), nyeri tekan (-)
Kavum douglas: massa (-), nyeri tekan (-)

inspekulo
Dinding vagina: ruggae (+), fluor albus (-),

perdarahan pervaginam (-)


Porsio: , arah ke posterior, bentuk bulat,
permukan licin, warna livide

Pemeriksaan penunjang
Tanggal 24 Februari 2014
Jenis Pemeriksaan

Hasil

Nilai Normal

Leukosit

13,4 ribu/L

4,5-13,5

Hemoglobin

11.500g/dL

10,7-14,7

Hematokrit

40 %

33-45

Trombosit

287 ribu/ L

184-488

HEMATOLOGI RUTIN

USG ( 24/2/2014)
Tampak gambaran kantong gestasi (+), Janin

tunggal , cairan amnion berkurang

DIAGNOSIS KERJA
G1P0A0 Hamil 8 minggu Janin Tunggal Hidup
intrauterin dengan Hiperemesis Gravidarum

Pemeriksaan anjuran
Pemeriksaan kadar B-HCG
Pemeriksaan kadar elektrolit

Pemeriksaan keton pada urinalisa

Penatalaksanaan dan prognosis


Non Medikamentosa
Tirah baring
Observasi tanda tanda vital
Menjelaskan pada pasien dan

keluarga akan kehamilan pasien


dan mengedukasi tentang
pencegahan

Medikamentosa
IVFD RL + 4 mg Ondansetron

drip 16 tpm IV
Luminal 2 x 30 mg per oral
Mylanta Syr 3 x 1 sendok
makan

PROGNOSIS

Ad Vitam
: ad bonam
Ad Sanationam: Dubia ad bonam
Ad Fungtionam: Dubia ad bonam

Tanggal/jam

25/2/2014
05.00 WIB

26/2/2014
05.00 WIB

KU
Kesadaran
Keluhan

Baik
CM

Baik
CM

Pemeriksaan Fisik

Terapi

Mual (+) Muntah (-) sakit kepala (-)


Mual (+), Muntah (-) makan (+),
minum (+) makan (+) sedikit, BAK (+) Minum (+), BAK (+) , nyeri kepala (-)
BAB (+)
TD : 110/80 mmhg

TD : 110/70 mmhg

RR : 20 x/menit

RR : 20 x/menit

HR : 60x/menit

HR : 64 x/menit

T : 36,3 0 C

T : 36,4 0 C

Abdomen
I: Datar, massa (-)
P: Supel, NT (-), TFU tidak teraba,turgor kulit
baik
P:Timpani
A: BU (+) normal

Abdomen
I: Datar, massa (-)
P: Supel, NT (-), TFU tidak teraba,turgor kulit
baik
P:Timpani
A: BU (+) normal

Advis dr. Zakaria, SpOG:

IVFD RL + 4 mg Ondansetron drip 16 tpm

Luminal 2 x 30 mg oral

Mylanta Syr 3 x 1 SM

IVFD RL + 4 mg Ondansetron drip 16


tpm

Luminal 2 x 30 mg oral

Mylanta Syr 3 x 1 SM

Tanggal/jam

27/2/2014
05:00 WIB

28/2/2014
05:00 WIB

KU
Kesadaran
Keluhan

Baik
CM

Baik
CM

Pemeriksaan Fisik

Mual (-) Muntah (-) sakit kepala (-)


Mual (+), Muntah (+) 2x volume:
minum (+) makan (+) sedikit, BAK (+) sedikit, Isi : makanan, makan (+),
Minum (+), BAK (+) , Pasien meminta
BAB (+)
untuk pulang
TD : 110/60 mmhg

TD : 110/70 mmhg

RR : 18 x/menit

RR : 20 x/menit

HR : 72x/menit

HR : 64 x/menit

T : 36,2 0 C

T : 36,4 0 C

Abdomen
Abdomen
I: Datar, massa (-)
I: Datar, massa (-)
P: Supel, NT (-), TFU tidak teraba,turgor kulit P: Supel, NT (-), TFU tidak teraba,turgor kulit
baik
baik
P:Timpani
P:Timpani
A: BU (+) normal
A: BU (+) normal

Terapi

Advis dr. Zakaria, SpOG:

Pasien boleh pulang

lepas infus

Luminal 2 x 30 mg oral

Luminal 2 x 30 mg oral

Mylanta Syr 3 x 1 SM

Mylanta Syr 3 x 1 SM

Tinjauan Pustaka

Hiperemesis gravidarum
Muntah hebat yang terjadi pada kehamilan sebelum
usia kehamilan 20 minggu yang mempengaruhi
keadaan umum dan sudah mengganggu aktivitas
sehari-hari
Mual dan muntah terjadi pada 60-80% primigravida
dan 40-60% multigravida. 1 dari 1000 kehamilan,
gejala gejala ini lebih berat. Perasaan mual ini

disebabkan oleh karena meningkatnya hormon


estrogen dan HCG dalam serum

Etiologi
Pada primigravida,
mola hidatidosa, dan
kehamilan ganda
tingginya hormon HCG
Masuknya vili khorealis
dalam sirkulasi
maternal dan
perubahan metabolik

akibat kehamilan

alergi sebagai salah satu

respon dari jaringan ibu


terhadap anak
Faktor psikologi dari ibu

Klasifikasi HEG
Tingkat 1
Muntah terusmenerus, lemah,
nafsu makan tidak
ada, berat badan
menurun, nyeri
epigastrium,Nadi
meningkat,
tekanan darah
sistolik menurun,
turgor kulit
mengurang, lidah
mengering dan
mata cekung.

Tingkat 2
lemah dan apatis,
turgor kulit kurang,
lidah mengering dan
tampak kotor, nadi
kecil dan cepat, suhu
kadang-kadang naik
dan mata sedikit
ikteris. Berat badan
turun dan mata
cekung, tensi turun,
hemokonsentrasi,
oliguria dan
konstipasi. Aseton
dapat tercium pada
urin

Tingkat 3
Keadaan umum buruk,
kesadaran menurun (
somnolen koma),
nadi kecil dan cepat,
suhu meningkat dan
tensi menurun. Dapat
terjadi nistagmus,
diplopia dan
perubahan mental.

Patofisiologi
Mual dan muntah diatur oleh

pusat muntah yang bernama


Chemoreseptor Trigger Zone
(CTZ) di area postrema di
Medula Oblongata

Kadar HCG
meningkat

Keton dalam
darah akan
meningkat

Hipoglikemik
Apabila tidak
terkoreksi

Merangsang
CTZ di MO

Muntah

CTZ akan merangsang

Nervus Trigeminus (N. V),


N. fasialis (N. VII),N.
Glossofaring (N. IX) , N.
Vagus (N. X) dan N.
Hipoglosus(N. XII)
Sebelum muntah :gejala
peringatan (Warning Sign)
yaitu: berkeringat banyak,
pupil mata melebar, mual,
hipersalivasi (rasa ingin
meludah), dan pucat

Manifestasi klinis

amenore

Mual dan
muntah

Berat
badan
turun

Pada
keadaan
buruk
gangguan
kesdaran

diagnosis

Muntah
hebat
amenore

Kadar HCG
dan urinalisa

Hiperemesis
gravidarum

Diagnosis banding
Kehamilan muda dengan:
Pielonefritis
Hepatitis
Ulkus ventrikuli
Gastritis kronis

terapi
Pada HEG berat rawat inap
Infus glukosa 10 % atau 5 % : RL= 2 : 1 40 tpm
Vitamin B1, B2 dan B6 50-100 mg/hari
Vitamin B12 200 g/hari, Vit. C 200 mg/hari
Fenobarbital 30 mg 2-3x/hari
Antiemetik (klorperazin)3x 3mg per oral
Antasida 3 x1 per oral

Komplikasi

Kehilangan berat badan


Dehidrasi
Asidosis dari kekurangan gizi
Alkalosis
Hipokalemia
Kelemahan otot
Kejang
Pada janin akan terjadi gangguan
pertumbuhan janin (IUGR)

Prognosis
Dengan penanganan yang baik prognosis

hiperemesis gravidarum sangat memuaskan.


Penyakit ini biasanya dapat membatasi diri,
namun demikian pada tingkatan yang berat,
penyakit ini dapat mengancam jiwa ibu dan
janin yang menjadi pegangan bagi kita untuk
menilai maju mundurnya pasien adalah
adanya aseton dam urin dan berat badan
sangat turun

Pencegahan
Memberikan keyakinan bahwa mual dan

muntah dalam kehamilan merupakan suatu


keadaan fisiologik dan akan hilang setelah
usia kandungan 20 minggu.
Menganjurkan untuk merubah pola makan
sehari-hari dalam jumlah kecil namun sering
Hindari makanan berminyak dan berbau
lemak
Makanan yang banyak mengandung gula
Hindari pikiran dari kecemasan

TERIMA
KASIH