Anda di halaman 1dari 4

I.

Pendahuluan
Dewasa ini, proses globalisasi berjalan demikian cepat, memaksa kita untuk selalu siap
mengantisipasi hambatan dalam perdagangan dan Jasa.
Persaingan usaha selalu menuntut kita memenuhi target minimal yang menjadi dasar
dunia bisnis; kita harus siap berkompetisi dalam ragam jasa/produk, mutu, ketepatan waktu serta
pelayanan yang akan dinikmati oleh pelanggan.

II. Teory dan Hipotesa


A. Teory

B. Hipotesa
“Biaya Promosi dan Biaya Distribusi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap
Volume Penjualan
I. Metode Penelitian
A. Populasi dan teknik pengambilan sampel

Jumlah sampel yang digunakan (n) adalah 16 sampel yang diambil secara acak dari
berkas opname milik PT.X , dengan alasan SOP Pemberi data tidak memperkenankan untuk
mempublikasikan nama perusahaan, model sajian, dan jenis usaha sebenarnya dari data tersebut (
data tersebut merupakan data Audit Internal.

B. Prosedur Pengambilan data

Data opname departemen marketing PT. X diklasifkasikan sebagai berikut :

1. Biaya Promosi/ Unit


2. Biaya Distribusi/ Unit
3. Volume Penjualan

Setelah di buat klasifikasi, maka di dapatlah data sebagai berikut

LIST BIAYA MARKETING DEPT. PT. X


Sirkulasi ( N:16) 2008

No Volume
. Biaya Promosi / Unit Biaya Distribusi / Unit penjualan
IDR IDR
1 500.00 840.00 1090 Unit
IDR IDR
2 640.00 980.00 1300 Unit
IDR IDR
3 720.00 1,060.00 1420 Unit
IDR IDR
4 890.00 1,230.00 1675 Unit
IDR IDR
5 1,010.00 1,350.00 1855 Unit
IDR IDR
6 1,120.00 1,460.00 2020 Unit
IDR IDR
7 1,250.00 1,590.00 2215 Unit
IDR IDR
8 1,302.00 1,642.00 2293 Unit
IDR IDR
9 1,580.00 1,920.00 2710 Unit
IDR IDR
10 1,720.00 2,100.00 2960 Unit
IDR IDR
11 1,900.00 2,240.00 3190 Unit
IDR IDR
12 2,010.00 2,350.00 3355 Unit
IDR IDR
13 2,090.00 2,430.00 3475 Unit
IDR IDR
14 2,201.00 2,541.00 3642 Unit
IDR IDR
15 2,490.00 2,750.00 3995 Unit
IDR IDR
16 2,969.00 2,901.00 4386 Unit

Dari data diatas akan di volume penjualan dijadikan sebagai Varibel Dependen dan Biaya
promosi serta distribusi sebagai variable independen.

A. Metode analisa data

C.1. Uji Asumsi Klasik


Dalam penelitian ini metode analisis data dilakukan dengan metode analisis statistik dan
menggunakan software SPSS 16. Penggunaan metode analisis regresi dalam pengujian hipotesis,
terlebih dahulu diuji apakah model tersebut memenuhi asumsi klasik atau tidak.

C.2. Uji Normalitas


Tujuan uji normalitas adalah untuk mengetahui apakah dalam model regresi, variabel
penganggu atau residual memiliki distribusi normal. Untuk menguji apakah data berdistribusi
normal akan digunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Berdasarkan hasil uji statistik dengan model
Kolmogorov-Smirnov dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Hal ini dapat dilihat
dari nilai Asymp. Sig (2-tailed) adalah 0 < 0.307.

C.3 Uji Korelasi


Uji korelasi dilkukan guna melihat tingkat/ level hubungan dari variable-varibel yang
diteliti, dan pada kasus ini tingkat korelasi berada pada level 0.01 (2-tailed), atau 99,99%

C.4 Uji Multikolinearitas


Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi ditemukan
adanya korelasi antar variabel bebas. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi
antar variabel bebas. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan ditemukan gejala
multikolinearitas. Jika dilihat pada tabel semua variabel independen memiliki VIF 61.735, atau
VIF>10. Nilai toleransi untuk setiap variabel independen adalah 0,016 yaitu lebih kecil dari 0,1
(tolerance < 0,1). Dengan demikian ada multikolinearitas dalam model regresi ini.

C.5 Uji Heteroskesdastisitas


Uji heteroskesdastisitas bertujuan untuk menguji terjadinya perbedaan variance residual
suatu periode pengamatan ke periode yang lain. Uji ini dilakukan dengan mengamati pola
tertentu pada grafik scatterplot, dimana bila ada titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0
pada sumbu Y serta tidak membentuk pola maka tidak terjadi heteroskesdastisitas, dalam kasus
ini heteroskesdastisitas tidak terjadi.

I. Kesimpulan & Keterbatasan


Setelah menganalisis dan melakukan pembahasan dalam penelitian ini, penulis
memberikan kesimpulan sebagai berikut :
1. penelitian ini memberikan hasil bahwa biaya promosi dan distribusi memiliki pengaruh
yang cukup signifikan terhadap volume penjualan, yaitu pada capaian 99,99%
2. penelitian ini memberikan hasil bahwa secara parsial, Biaya Promosi dan distribusi secara
statistik berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan perusahaan.
3. Semakin tinggi biaya distribusi dan biaya promosi maka semakin tinggi juga volume
penjualan, titik capaiannya berada pada 99,99%
4. Penelitian ini memiliki keterbatasan, yaitu satu variabel independen berupa biaya
produksi/unit dari produk, karena jika variabel ini diikutkan maka persentase laba dan
rasio keuangan dapat diuji, sehingga dapat di tentukan rata-rata budget yang
dibutuhkan/unit produk, guna meningkatkan akurasi anggaran dalam upaya efisiensi.