Anda di halaman 1dari 4

LARUTAN ELEKTROLIT

DAN LARUTAN NON ELEKTROLIT


STANDAR KOMPETENSI
Memahami sifat-sifat larutan
non-elektrolit dan elektrolit
KOMPETENSI DASAR
Mengidentifikasi sifat larutan
non-elektrolit dan elektrolit
berdasarkan data hasil percobaan.
INDIKATOR
Mengidentifikasi sifat-sifat larutan non elektrolit dan elektrolit melalui
percobaan
Mengelompokkan larutan ke dalam larutan non elektrolit dan elektrolit
berdasarkan sifat hantaran listriknya
Menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik
Mendeskripsikan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan
senyawa kovalen polar.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat mengidentifikasi sifat-sifat larutan non elektrolit dan elektrolit
melalui percobaan
Siswa dapat mengelompokkan larutan ke dalam larutan non elektrolit dan
elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya
Siswa dapat menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit
menghantarkan arus listrik
Siswa dapat mendeskripsikan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion
dan senyawa kovalen polar.

MATERI

- Pengertian Larutan

- Larutan elektrolit

- Larutan non elektrolit

- Peranan dalam kehidupan sehari - hari


larutan
Apa yang terjadi apabila gula (zat terlarut) yang berwujud padat dimasukan ke dalam air (pelarut) yang berbentuk

cair ?
Gula akan tidak tampak lagi, molekul gula akan bergabung dengan molekul air sehingga membentuk campuran
yang homogen. Dalam hal ini ada dua komponen yaitu gula sebagai zat yang terlarut dengan jumlah yang sedikit
dan air sebagai pelarut dengan jumlah yang banyak.

Larutan adalah campuran dari 2 zat atau lebih yang bercampur secara homogen sehingga antara komponen satu
dan yang lain tidak dapat dibedaan secara fisik. Dalam larutan ada 2 komponen yaitu zat terlarut merupakan zat
yang jumlahnya sedikit sedangkan pelarut merupakan komponen yang utama sehingga jumlahnya banyak.
Wujud dari larutan :

Larutan yang berwujud Cair, Contoh Larutan gula

Larutan yang berwujud gas, Contoh : udara

Larutan yang berwujud padat, CONTOH: Alloy (perpaduan logam)

Jenis zat yang larut dalam Air


Apakah semua zat dapat larut dalam air, seperti NaCl (Garam dapur), asam cuka, lilin ?
Dari gambar disamping terlihat bahwa hanya garam dapur dan asam cuka yang dapat larut sedangkan lilin tidak
dapat larut dalam air. Mengapa ini semua bisa terjadi ?
+

NaCl larut dalam air karena partikel-partikel NaCl memiliki muatan. Yaitu Na dan Cl . Dan air termasuk senyawa
kovalen polar dimana partikel-partkelnya memiliki muatan parsial positif dan muatan parsial negatif
CH COOH (asam Cuka) dapat larut dalam air karena asam cuka termasuk senyawa kovalen polar yang partikel3

partikelnya memiliki muatan parsial positif dan muatan parsial negatif


Lilin tidak dapat larut dalam air karena lilin termasuk senyawa kovalen non polar dimana partikel-partikenya tidak
memiliki matan parsial

Dalam kehidupan sehari hari kita sering menjumpai larutan elektrolit seperti air accu, minuman elektrolit , air
cuka, air sungai, air laut. lalu sebenarnya apa yang dimaksud dengan larutan elektrolit tersebut.

Larutan ELEKTROLIT
Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Larutan elektrolit terdiri dari 2 macam :
1. Larutan elektrolit kuat
2. Larutan elektrolit lemah

Larutan ELEKTROLIT kuat


Pada larutan elektrolit kuat, seluruh molekulnya terurai menjadi ion-ion (terionisasi sempurna). Karena banyak ion
yang dapat menghantarkan arus listrik, maka daya hantarnya kuat. pada persamaan reaksi, ionisasi elektrolit kuat
ditandai dengan anak panah satu arah ke kanan, dengan harga derajat ionisasi adalah satu ( = 1).
Yang tergolong elektrolit kuat adalah :
- Asam kuat, antara lain: HCl, HClO , HClO , H SO , HNO dan lain-lain.
3

- Basa kuat, yaitu basa-basa golongan alkali dan alkali tanah, antara lain : NaOH, KOH, Ca(OH) , Mg(OH) , Ba(OH)
2

dan lain-lain.
- Garam-garam yang mempunyai kelarutan tinggi, antara lain : NaCl, KCl, KI, Al (SO ) dan lain-lain.
2

4 3

Ciri ciri larutan elektrolit kuat :


1. Nyala lampu terang
2. Gelembung gas banyak
3. = 1 atau terionisasi dengan sempurna
+

Contoh : NaCl Na + Cl
Larutan ELEKTROLIT lemah
Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang dapat memberikan nyala redup ataupun tidak menyala, tetapi masih
terdapat gelembung gas pada elektrodanya. Hal ini disebabkan tidak semua terurai menjadi ion-ion (ionisasi tidak
sempurna) sehingga dalam larutan hanya ada sedikit ion-ion yang dapat menghantarkan arus listrik. Dalam
persamaan reaksi, ionisasi elektrolit lemah ditandai dengan panah dua arah (bolak-balik), dengan harga derajat
ionisasi lebih dari nol tetapi kurang dari satu (0 < < 1). Yang tergolong elektrolit lemah adalah:
- Asam lemah, antara lain: CH COOH, HCN, H CO , H S
3

- Basa lemah, antara lain: NH OH, Ni(OH) dan lain-lain.


4

- Garam-garam yang sukar larut, antara lain: AgCl, CaCrO , PbI


4

Ciri ciri larutan elektrolit kuat :


1. Nyala lampu redup
2. Gelembung gas sedikit
3. 0 < < 1 atau terionisasi sebagian
-

Contoh : CH COOH
3

CH COO + H
3

Larutan non ELEKTROLIT


Dalam kehidupan sehari hari kita sering menjumpai larutan non elektrolit seperti larutan gula, larutan pada infus,
larutan urea, larutan alkohol, lalu sebenarnya apa yang dimaksud dengan larutan non elektrolit tersebut.
Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik dan tidak menimbulkan
gelembung gas. Pada larutan non elektrolit, molekul-molekulnya tidak terionisasi dalam larutan, sehingga tidak ada
ion yang bermuatan yang dapat menghantarkan arus listrik, dengan harga derajat ionisasi lebih sama dengan nol (
= 0)
Contoh : Larutan urea, Larutan sukrosa, Larutan glukosa, Larutan alkohol
Larutan
Jenis
Larutan
Elektrolit Kuat

Elektrolit lemah

Non elektrolit

Sifat dan Pengamatan


-

Terionisasi sempurna ( = 1)
Menghantarkan arus listrik
Lampu menyala terang
Gelembung gas Banyak
Terionisasi sebagian (0 < <1)
Menghantarkan arus listrik
Lampu menyala redup
Gelembung gas sedikit
Tidak terionisasi ( =0)
Tidak menghantarkan arus listrik
Lampu tiak menyala
Tidak ada Gelembung gas

Peranan dalam kehidupan sehari hari

Contoh Senyawa

Reaksi ionisasi

Larutan NaCl, HCl, NaOH NaCl Na+ + Cl-

Larutan CH3COOH, NH4OH


CH3COOH
(amonia), HCN
Larutan C6H12O6, CO(NH2)2
, C2H5OH

CH3COO + H

Oralit adalah larutan untuk merawat diare. Larutan ini sering disebut rehidrasi oral. Larutan ini mempunyai
komposisi campuran Natrium klorida, kalium klorida, glukosa anhidrat, dan natrium bikarbonat, Larutan rehidrasi
oral ini mempunyai nama generik oralit dan larutan ini sekarang dijual dengan berbagai merek dagang seperti
Alphatrolit, Aqualyte, Bioralit dan Corsalit.
Tujuannya adalah untuk mencegah dehidrasi. Terdapat dua jenis oralit, yaitu oralit dengan basa sitrat (LGOS) dan
oralit basa bikarbonat (LGOB)

Akumulator (accu, aki) adalah sebuah alat yang dapat menyimpan energi (umumnya energi listrik) dalam bentuk
energi kimia
Aki merupakan sel yang banyak kita jumpai karena banyak digunakan pada sepeda motor maupun mobil. Aki
temasuk sel sekunder, karena selain menghasilkan arus listrik, aki juga dapat diisi arus listrik kembali. secara
sederhana aki merupakan sel yang terdiri dari elektrode Pb sebagai anode dan PbO2 sebagai katode dengan
elektrolit H SO
2

Urea adalah suatu senyawa organik, yang terdiri dari unsur karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen dengan rumus
CON H atau (NH ) CO. Urea juga dikenal dengan nama carbamide yang terutama digunakan di kawasan Eropa.
2 4

2 2

Nama lain yang juga sering dipakai adalah carbamide resin, isourea, carbonyl diamide dan carbonyldiamine.
Senyawa ini pada umumnya digunaan sebagai pupuk di bidang pertanian

Gula adalah suatu karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi dan komoditi perdagangan utama. Gula
paling banyak diperdagangkan dalam bentuk kristal sukrosa padat. Gula digunakan untuk mengubah rasa menjadi
manis dan keadaan makanan atau minuman. Gula sederhana, seperti glukosa, (yang diproduksi dari sukrosa
dengan enzim atau hidrolisis asam), menyimpan energi, yang akan digunakan oleh sel