Anda di halaman 1dari 3

ASUHAN KEPERAWATAN

a. Pengkajian

Identitas Klien
Nama

:-

Umur

: 45 tahun

Jenis Kelamin : Laki-laki


Pekerjaan

Keluhan Utama
Luka pada kaki kiri, kakinya bengkak, teraba panas, berdarah(+), nanah(+).

Riwayat Kesehatan
Masa Lalu

: kulit yang melepuh sejak 1 bulan yang lalu

Sekarang

: sekitar luka mengalami edema, dan eritema sepanjang 15cm

Keluarga

: apakah ada keluarga yang menderita penyakit yang sama

Psikososial

: Klien menolak dilakukan amputasi kaki

Pemeriksaan Fisik
a). Kesadaran umum
Kesadaran : compos mentis
Orientasi : sakit sedang
b) Tanda- tanda vital
Suhu= 37,5C
RR=20 x/menit
HR=90 x/menit
TD=120/70mmHg
BB satu tahun yang lalu=72 kg, BB saat ini=51 kg
c) Pemeriksaan menyeluruh
kepala dan leher

mata : konjuntiva pucat

ekstremitas bawah

luka di kaki kiri :bengkak, eritema (15cm),perdarahan,baal(+)

d) Pemeriksaan Fisik Ulkus DM


1. Perfusi jaringan
2. Ukuran ulkus(cm)
3. Kedalaman ulkus
4. Infeksi
5. Sensasi

Pemeriksaan Laboratorium
Gula darah sewaktu =423 mg/dl
Hb

=7,8 mg/dl

Leukosit

=12.900

Albumin

=1,4 g/dl

b. Analisa Data
Data

Etiologi

Ds:tampak
lubang

Masalah

Kerusakan pembuluh perifer suplai nutrisi,oksigen,leukosit Kerusakan

yang terganggu luka tidak mendapat suplai nutrisi dan leukosit integritas

mengeluarkan

yang cukup iskemik jaringan dan infeksi kematian jaringan kulit

nanah

gangren ulkus DM

Do:
leukosit(12.90
0),
Albumin(1,4g/
dl)
Ds:

Resistensi insulin tubuh kekurangan insulin glukosa tidak Gangguan

Do:

dapat diserap oleh sel-sel tubuh sel tubuh kekurangan bahan nutrisi

GDS:423mg/dl bakar(starvasi sel) klien merasa lapar

kurang dari
kebutuhan

Ds : -

Kerusakan pembuluh perifer suplai nutrisi,oksigen,leukosit Resiko

Do :-

terganggu luka tidak mendapat suplai nutrisi dan leukosit tinggi


yang cukup iskemik jaringan dan infeksi kematian jaringan infeksi

gangren ulkus DM

Diagnosa keperawatan
1. Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan perkembangan infeksi di tandai dengan leukosit
meningkat
Tujuan
Pasien diharapkan intregitas kulit membaik dan tidak terjadi perluasan
Intervensi
Kaji area luka, catat warna luka, turgor kulit,sensasi luka pada saat membersihkan luka.
Lakukan perawatan luka seperti ganti balutan.
Pertahankan penutup luka .
Kolaborasi : Pemberian antibiotik
2. Gangguan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan defisiensi insulin
ditandai dengan peningkatan gula darah
Tujuan
Setelah dilakukan tindakan pasien diharapkan nutrisinya terpenuhi
Intervensi
Timbang berat badan
Tentukan program diet dan pola makan pasien sesuai dengan kadar gula darah pasien
Libatkan keluarga pasien dalam memantau waktu makan dan nutrisi klien
Kolaborasi : pemberian insulin secara teratur
3. Resiko tinggi infeksi berhubungan dengan luka pasien
Tujuan
Pasien diharapkan tidak terkena infeksi
Intervensi
Bersihkan luka dengan benar.
Tutup luka dengan antimikrobial
Terapkan teknik aseptic pada saat bersihkan luka
Kaji tempat luka pada pergantian tugas terhadap tandatanda infeksi