Anda di halaman 1dari 3

Mengapa Harus Membuat Larutan Fehling Sendiri?

Alasan pertama mengapa larutan fehling harus dibuat sendiri adalah masalah efisiensi. Sedangkan
alasan kedua adalah karena alasan stabilitas zat. Larutan fehling yang sudah jadi lebih tidak stabil dan
mudah rusak. Maka pilihan untuk membuat sendiri larutan fehling dari bahan-bahan padat lebih tepat,
karena bahan yang berwujud padat lebih stabil dibandingkan zat dalam bentuk larutan.

Harga fehling A dan B masing-masing Rp.160.000/1000 mL. Bandingkan saja dengan harga bahan-bahan
yang harus anda beli jika akan membuat larutan fehling sendiri. Tembaga (II) Sulfat Pentahidrat
harganya Rp.210.000/500 gram, nama lainnya adalah terusi. Natrium Hidroksida harganya
Rp.120.000/500 gram dan Kalium Natrium Tartrat Rp.250.000/gram.
*Harga bulan Maret 2014, harga di setiap toko berbeda-beda

Sejarah Larutan Fehling


Larutan fehling adalah larutan yang sering digunakkan untuk tes kimia untuk membedakan antara
karbohidrat dan keton, dan sebagai ujian bagi monosakarida. Tes ini dikembangkan oleh kimiawan
Jerman Hermann von Fehling pada tahun 1849.

Reaksi Pembentukan Larutan Fehling

Cara Membuat Larutan Fehling


larutan fehling terbagi ke dalam dua jenis, larutan Fehling A dan larutan Fehling B. Larutan Fehling A
merupakan larutan biru dari Tembaga (II) Sulfat (CuSO4), sedangkan Fehling B larutan tidak berwarna
dari Kalium Natrium Tartrat (KNaC4H4O64H2O) dan basa kuat.

Selanjutnya larutan Fehling A dan Fehling B nanti akan dicampur dengan volum yang sama membentuk
larutan berwarna biru tua, membentuk senyawa kompleks bistartratocuprate (II).

Salah satu cara yang dapat digunakkan untuk membuat larutan fehling adalah sebagai berikut:
Fehling A
Larutkan 34,64 gram CuSO4.5H2O dalam 400 mL akuades atau air destilasi. Aduk sampai rata.

Jika larutan kurang jernih (biasanya karena buruknya kualitas akuades), tambahkan beberapa tetes asam
sulfat (H2SO4) pekat
Encerkan sampai 500 mL.
Simpan dalam botol plastik yang tidak tembus cahaya, tutup dengan tutup kedap dan tutup putar.
Jauhkan dari sinar matahari. Jangan lupa beli label.
Fehling B
Larutkan 77 gram KOH atau NaOH ke dalam 250 mL akuades. Lalu aduk.
Tambahkan 175 gram Kalium Natrium Tartrat (KNaC4H4O64H2O). Aduk sampai rata.
Encerkan larutan sampai 500 mL.
Simpan dalam botol plastik yang tidak tembus cahaya, tutup dengan tutup kedap dan tutup putar.
Jauhkan dari sinar matahari. Jangan lupa beli label.
Bahaya Larutan Fehling
Natrium Hidroksida (NaOH) merupakan zat yang bersifat basa dan dalam konsentrasi tinggi dapat
menyebabkan iritasi, sedangkan Tembaga (II) Sulfat juga beracun bila tertelan.

Aplikasi Larutan Fehling


Menentukan suatu senyawa karbonil mengandung keton atau adelhida (menunjukkan hasil positif untuk
adelhida, tetapi negatif untuk keton. Kecuali adelhida eromatik harus diidentifikasi dengan larutan
tollens).
Mengidentifikasi secara umum untuk monosakarida (gula sederhana).
Mendeteksi penyakit diabetes, dengan cara mereaksikannya dengan urin.
Mengidentifikasi asam format

Larutan Fehling
Cara membuat:
(1) untuk membuat fehling A, larutkan 34,6 gram kristal CuSO4 (kupri sulfat/terusi/perusi) dalam 500 ml
air suling. Jika larutan kurang jernih, dapat ditambahkan beberapa tetes asam sulfat pekat.
(2) untuk membuat fehling B, larutkan 77 gram KOH ke dalam 500 ml air suling. Kemudian tambahkan
kalium natrium tartrat sebanyak 175 gram, aduk sampai semuanya larut.
(3) Fehling A dan Fehling B disimpan dalam botol terpisah. Keduanya dapat dicampur dengan
perbandingan yang sama saat akan digunakan. Larutan Fehling digunakan untuk menguji gula pereduksi.

Larutan Benedict
Larutan Benedict digunakan untuk menguji adanya kandungan glukosa dalam suatu bahan (makanan).
Adanya glukosa dalam bahan ditandai dengan warna merah bata. Cara membuat larutan Benedict yaitu:
(1) Larutkan 173 gram natrium sitrat dan 100 gram natrium karbonat ke dalam 600 ml air suling.
(2) Panaskan hingga larut, kemudian saring.
(3) Larutkan 17,3 gram kupri sulfat ke dalam 150 ml air suling.
(4) Secara perlahan-lahan, tambahkan larutan kupri sulfat ke dalam larutan natrium sitrat-natrium
karbonat. Aduk terus-menerus.
(5) Tambahkan air suling sehingga mencapai volume 1 L.