Anda di halaman 1dari 2

Congenital vertical talus berkarakteristik pada hindfoot equines, hindfoot valgus, forefoot

abduksi, dan forefoot dorsofleksi pada midtarsal joint. Hal ini biasanya terlihat pada bayi baru
lahir tampak karena rigiditas dari deformitas tersebut. Pada congenital vertical talus, permukaan
plantar kaki yang cembung membentuk tampilan rocker-bottom. Tendon peroneal dan tendon
tibialis anterior berkontraksi, dan kaki eversi menjadi posisi valgus dan eksternal rotasi. Kapala
talus teraba pada aspek media plantar pada midfoot. Tendon Achilles berkontraksi dan calcaneus
berada di equines. Kaki depan dorsofleksi pada midtarsal joint menciptakan perabaan dorsal gap
antara navicular dan dimana leher dari talus normalnya terletak. Jika tidak diobati, deformitas
pada kaki terlihat dengan vertical talus dapat menjadi sangat kaku, perubahan adaptif terlihat
pada tulang tarsal. Telapak kaki semakin abduksi dan tumit tidak dapat menapak. Memakai
sepatu manjadi susah dan nyeri tidak dapat dihindari. Dikarenakan karena tingginya insiden
hubungan

antara kelainan neurologic pada pasien Congenital vertical talus, neuroaksis

seharusnya dievalusi pada seluruh pasien untuk menyingkirkan kelainan.


Terdapat beberapa klasifikasi yang diusulkan untuk vertical talus baik berdasarkan
kelainan anatomi atau diagnosis terkait.
I.

Coleman mengajukan dua tipe vetrikal talus, pertama dengan dislokasi hanya pada
talonavicular

dan

yang

kedua

dislokasi

terdapat

pada

talonavicular

dan

calcaneocuboid joint.
II.

Ogata dan Schoenecker membagi vertical talus menjadi tiga kelompok. Pada
kelompok pertama, yang didefenisikan sebagai idiopatik, tidak terdapat diagnosis lain
yang berhubungan. Kelompok dua

terdiri dari vertical talus dangan gangguan

congenital lainnya tapi tanpa difisit neurologi. Kelompok tiga pasien dengan vertical
talus dengan kelainan neurologis.
III.

Akhirnya, Hamanishi mengkalsifikasi vertical talus menjadi lima kelompok


berdasarkan dengan hubungannya dengan (1) neural tube defects or spinal anomalies
(2) gangguan neuromuscular (3) sindrom malformasi (4) abrasi kromosom (5)
idiopatik.

Terapat sebagian kecil dari variasi vertical talus yang disebut obliq talus. Karakteristik
variasi ini memiliki gejala klinis deformitas serupa dengan vertical talus, tapi deformitasnya
lebih lebih less rigid. Pada praktiknya, navikular akan mengurangi plantar fleksi pada pasien
dengan dengan vertical talus. perbedaan Ini menjadi sangat penting karena obliq talus dapat
diobati dengan terapi konservatif dengan observasi dan/atau dengan casting saja.(pubmed J Child
Orthop. Sep 2007)