Anda di halaman 1dari 1

PEMBUATAN BIOETANOL DARI SINGKONG DENGAN

MENGGUNAKAN ASAM SULFAT PADA PROSES HIDROLISIS DAN


RAGI TAPE PADA PROSES FERMENTASI
Annita Karunia Savitri*)
Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,
Jalan Ir. H. juanda No.95, Ciputat 15412 Indonesia. Telp.(62-21) 7493606
*)
Email: annitasavitri@gmail.com
Dosen Pembimbing
Adi Riyadhi M.Si
Eka Rizki Amelia, S.Si

ABSTRAK
Dewasa ini cadangan bahan bakar fosil dari minyak bumi semakin menipis akibat
eksploitasi secara ekstensif dan berkepanjangan. Hal itu berbanding terbalik dengan
kebutuhan akan bahan bakar fosil dari minyak bumi yang semakin meningkat seiring dengan
bertambahnya jumlah penduduk yang disertai dengan peningkatan jumlah penggunaan
kendaraan bermotor. Oleh karena itu, dibutuhkan bahan bakar alternatif yang menjanjikan
sebagai pengganti minyak bumi, yaitu bioetanol. Bioetanol secara umum didefinisikan
sebagai ester monoalkil dari tanaman dan lemak hewan merupakan bahan bakar alternatif
yang sangat potensial digunakan sebagai pengganti solar karena kemiripan karakteristiknya.
Selain itu biodiesel yang berasal dari minyak nabati merupakan bahan bakar yang dapat
diperbaharui (renewable), mudah diproses, harganya relatif stabil, tidak menghasilkan
cemaran yang berbahaya bagi lingkungan (non toksik) serta mudah terurai secara alami.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi biodietanol dan menguji sifat fisik
biodiesel. Metode yang digunakan yaitu metode konvensional reaksi transesterifikasi dengan
mereaksikan metanol dan trigliserida dengan menggunakan katalis basa yaitu KOH. Setelah
itu campuran dipindahkan ke dalam corong pisah dan didiamkan hingga terbentuk lapisan
gliserol dan lapisan biodiesel. Biodiesel yang dihasilkan dari hasil percobaan mempunyai
nilai densitas sebesar 0,8760 g/mL g/ml dan persen hasil biodiesel yang diperoleh sebesar
75,70 %.
Kata kunci : Energi Alternatif ,