Anda di halaman 1dari 3

1

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

LATAR BELAKANG
Pengalamn kerja tidak hanya di peroleh pada saat mencari pekerjaan saja,

namun dapat juga diperoleh di bangku kuliah yang biasa dikenaldengan sebutan
magang atau kerja praktik. Era pasar bebas dan banyaknya pencari kerja
menyebabkan ketatnya persaingan untuk memasuki dunia kerja. Sehingga banyak
sarjana yang bekerja tidak sesuai dengan bidang keahliannya. Dengan adanya
kerja praktik, mahasiswa mendapatkan pengalaman baru dalam dunia kerja.
Bidang keahlian Geofisika merupakan cabang ilmu yang mempelajari
tentang kebumian dengan ruang lingkup yang sangat luas. Salah satunya adalah
eksplorasi Sumber Daya Alam (SDA), khususnya yang tertimbun di bawah
permukaan bumi dengan berbagai macam metode yang digunakan dan
keakurasian dari metode tersebut. Keakurasian dari metode yang digunakan
tergantung dari kecocokannya terhadap objek kajian eksplorasi.
Seismik merupakan metode yang paling akurat digunakan untuk eksplorasi
hidrokarbon (minyak dan gas bumi) saat ini. PT. Pertamina (Persero) EP
Technology Center Jakarta merupakan perusahaan milik Negara yang bergerak di
bidang usaha minyak dan gas bumi beserta kegiatan usaha terkait lainnya baik di
dalam maupun luar negeri. Berdasarkan hal tersebut maka dipilih PT. Pertamina
(Persero) UTC Jakarta, Jakarta Pusat sebagai tempat Kerja Praktik.
Eksplorasi seismik refleksi dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu
eksplorasi prospek dangkal dan eksplorasi prospek dalam. Eksplorasi seismik
dangkal (shallow seismik reflection) biasanya diaplikasikan untuk eksplorasi
batubara dan bahan tambang lainnya. Sedangkan seismik dalam digunakan untuk
1

eksplorasi daerah prospek hidrokarbon (minyak dan gas bumi). Kedua kelompok
ini tentu saja menuntut resolusi dan akurasi yang berbeda begitu pula dengan
teknik lapangannya.
Pengolahan data seismik adalah suatu proses yang dilakukan untuk
mengubah data seismik (hasil pengukuran data dilapangan) untuk menjadi data
seimik. Dimana data seismik lapangan tersebut masih banyak di pengaruhi oleh
faktor-faktor yang tidak mencerminkan kondisi bawah permukaan. Secara umum,
metode seismik refleksi terbagi atas tiga bagian penting yaitu pertama adalah
akuisisi data seismik yaitu merupakan kegiatan untuk memperoleh data dari
lapangan yang disurvei, kedua adalah pemrosesan data seismik sehingga
dihasilkan penampang seismik yang mewakili daerah bawah permukaan yang siap
untuk diinterpretasikan, dan yang ketiga adalah interpretasi data seismik untuk
memperkirakan keadaan geologi di bawah permukaan dan bahkan juga untuk
memperkirakan material batuan di bawah permukaan.
1.1 TUJUAN
Kerja praktek ini dilakukan dengan tujuan sebagai berikut :
1. Membuka wawasan mahasiswa agar lebih mengenal dunia kerja dan
menerapkan bidang ilmu yang telah diterima semasa perkuliahan.
2. Menjalin kerjasama dengan dunia kerja, yaitu PT. Pertamina (Persero) UTC
Jakarta, Jakarta Pusat.
3. Mengetahui proses pengolahan data seismik.

1.2 MANFAAT

Adapun manfaat dari kegiatan kerja praktik ini adalah sebagai berikut :
1. Bagi mahasiswa yaitu memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam
menghadapi permasalahan dunia kerja, melatih disiplin dan tanggung jawab
terhadap pekerjaan, meningkatkan kualitas mahasiswa dan mendapatkan
pengetahuan baru serta pengalaman kerja khususnya dalam bidang pengolahan
data seismik.
2. Tenjalin hubungan kerja sama antara universitas dengan PT. Pertamina
(Persero) UTC Jakarta dan meningkatkan citra Program Studi Fisika dalam hal
pengadaan kerja praktik dan penyedian lapangan kerja.
3. Memberikan ilmu baru dalam bidang pengolahan data seismik dan penerapan
ilmu yang sudah didapatkan saat diperkuliahan.