Anda di halaman 1dari 17

Studi kasus

farmasi klinis
MENINGITIS
asri

MENINGITIS
DEFINISI : INFEKSI SERIUS PADA MENINGES YANG
DISEBABKAN OLEH VIRUS, BAKTERI,ORGAN
ORGAN JAMUR
KLASIFIKASI
1.

MENINGITIS SEROSA

2.

MENINGITIS PURULENTA

PENEGAKAN DIAGNOSIS
Nilai normal CSS
ParameterNilai normal
Glukosa 40-70 mg/dl
Protein 15-45 mg/dl
WBC
15-45 mg/dl
RBC
4-6,2 x 10/ mm
TANDA2 DAN GEJALA KLASIK BERUPA : demam, kaku
leher.mengigil, muntah, fotofobia, sakit kepala parah

Parameter laboratorium meningitis


Na
135-145 meq
K
3,3-4,9 Meq/L
Cl
97-110 Meq/L
CO2
22-30 Meq/L
Scr
0,2-1,0 mg/dl
Glu
<140 mg/dl(PP)
Ca
8,6-10,3 mg/dl
Mg
1,3-2,2 mg/dl
P04
1,3-2,2 meq/L
TP
2,5-4,5 mg/dl
Ast
6-8 g/dl
Alt
3-5 g/dl
Alp
0,3-1,1 mg/dl
Hgb
13,8-17
Hct
40,7-50,3%
Plt
140-440x10 /mm
Wbc
16,0x10/mm
Neutropils 50-65%
bands
0-5%
Lymphosites
25-35%
Eosinophy 0-3%
Basophyl
1-3%
CRP
< 0, mg/dl

TERAPI PENYEMBUHAN
1. PRINSIP UMUM
A. PEMBERIAN CAIRAN, ELEKTROLIT,
ANTIPIRETIKA,ANALGESIK
B. Dosis antibiotik untuk pengobatan infeksi SSP
Harus dimaksimalkan untuk mengoptimalkan
ke tempat infeksi
C. Meningitis yang disebabkan oleh S. Pnumonie
berhasil diobati dengan 10- 14 hari terapi
antibiotik
D. Penggunaan glukokortikoid
2. TERAPI FARMAKOLOGIS
Terapi antimikroba

Penetrasi antibiotik ke CSS


Terapi pada CSS dengan atau tanpa Inflamasi
Kloramfenikol

Pirazinamid

Sikloserin

Rifampisin

Etionamid

Sulfonilamid

Isoniazid

Trimetoprim

Metronidazol
Terapi pada CSS dengan inflamasi pada meningitis
Asiklovir
Ampisilinsulbaktam
Aztreonam
Karbenisilin
Sefotaksim
Seftriakson
Sefuroksim
dll
Nonterapi pada CSS dengan atau tanpa inflamasi
Aminoglikosida

Klindaamisin

Amfiterisin B

Itrakonazol

Sefoperazon

Ketokonazol

Sefalosporin

Rekomendasi dosis antibiotik


intraventrikuler dan intratekal
Antibiotik

Konsentrasi CSS

Dosis (mg)

diharapkana (mg/L)

Ampisilin

10-50

60-300

Metisilin

25-100

160-600

Nafsilin

75

500

Sefalotin

25-100

160-600

Kloramfeikol

25-100

160-600

Gentamisin

1-10

6-60

Quinupristin/Dalfopristin

1-2

7-13

Tobramisin

1-10

6-60

Vakomisin

30

Amfoterisin B

0,05-0,25 mg/hari 0,05-1 mg 1-3 kali seminggu

Organisme
Grup B
Streptococus ,
gram negatif
enterica, listeria
monocytogenes
S. pneumonia, N.
Meningitidis, H.
Influenza
N. Meningitidis, S.
pneumonia, H.
Influenza
N. Meningitidis, S.
Pneumonia
Gram-negatif
enteric, L.
Monocytogenes

terapi empirik

Ampicilin + cefotaxim/ceftriaxone/aminoglikosida

Vankomisinb dan cefotaxim atau ceftriaxone

Vankomisinb dan cefotaxim atau ceftriaxone


Vankomisinb dan cefotaxim atau ceftriaxone

Vankomisin + ampicilin+ cefotaxim atau ceftriaxone

Studi kasus meningitis


I.

DATA PASIEN

NAMA
: TN. S
UMUR
: 56 Thn
JENKEL
: PRIA
BERAT BADAN: STATUS
: MENIKAH
NO MR
: 0037XX
RUANG
: TULIP
TGL MASUK :29 APRIL2014
TGL KELUAR :7 MEI 2014
DIAGNOSIS : SUSP MENINGITIS TB PARU

SUBJEK
1.

2.
3.
4.
5.

KELUHAN UTAMA
PUSING, DEMAM SEJAK 10 HARI, BATUK, SAKIT
KEPALA, MUNTAH, KEJANG
RIWAYAT ALERGI (-)
KONDISI LAIN : MEROKOK 1 BUNGKUS/HARI SEJAK
MUDA
PENYAKIT SEBELUMNYA (-)
DI LINGKUNGAN RUMAH ADA YANG MENDERITA TBC

OBJEK
TANDA- TANDA VITAL
TD
:90/70
NADI :86X /MENIT
T
:37,6
RR
:24X/MENIT
PHOTO TORAX : -

HASIL LAB
Hb
: 88 g/dl
Ht
: 37,6
%
Leukosit
: 7,5
103/ul
Trombosit : 217
103/%
GDP
: 138
mg/%
Ureum
: 63,5
mg%
Kreatinin
: 0,9
mg%
Kolesterol total: 179 mg%
SGOT
: 18 u/L
SGPT
: 15 U/L
As. Urat
: 7,41 mg%
Trigliserid : 60 mg%
Elektrolit
: Na 135,3 mEq/L
Kalium 4,17 mEq/L
Kalsium 1.10 mEq/L

TERAPI OBAT PASIEN


NO NAMA OBAT
1 NACL INFUS
2 PARACETAMOL INFUS
3 CEFTRIAXONE INJ
4 SOHOBION INJ
5 RANITIDIN INJ
6 LEVOFLOXSACIN INFUS
7 LEVOFLOXSACIN TAB
8 AMBROXOL TB
9 ASAM FOLAT TAB
10 VIP ALBUMIN TAB
11 SULFAS FEROSUS

SIGNA
29 30 1
1 tts/menit
3x 500 mg
2x 500 mg
3x 100 mg
2 x 1 amp
2X1 BTL
1x 500 mg
3x 1 tab
1x 1 tab
1x 1 tab
1X1 tab

TANGGAL
2 3 4 5 6 7
P
U
L
A
N
G




KESIMPULAN
1.

PENEGAKAN DIAGNOSA LEMAH??


meningitis menyebabkan perubahan css
perlu kiranya pemeriksaan css, karena perubahan
pada css sebagai petanda diagnostik

TABEL INTEPRETASI
FUNGSI LUMBAL
Tes

Meningitis
Bakterial

Meningitis
Virus

Meningitis
TBC

Tekanan
LP
Warna
Jumlah Sel
Jenis sel
Protein
Glukosa

Meningkat
Keruh
1000 ml
Predominan PMN
Sedikit meningkat
Normal/menurun

Biasanya
Normal
Jernih
< 100/ml
Predominan
MN
Normal/meningkat
Biasanya normal

Bervariasai
Xanthochromi
Bervariasi
Predominan
MN
Meningkat
Rendah

2. PASIEN GAGAL MENDAPAT OBAT


pengobatan meningitis TB harus tepat dan
adekuat
terapi diberikan sesuai dengan terapi baku
tuberkulosis,yaitu
fase intensif selama 2 bulan dengan 5 macam
obat (RHZ Streptomicin, Ethambutol)
selanjutnya dengan Inh dan rifampicin selama 12
bulan

3. TERAPI ANTIBIOTIK TIDAK SESUAI


terapi antibiotik harus spesifik
disesuaikn dengan bakteri patogen
dalam hal ini, dibutuhkan uji kultur
pada pasien