Anda di halaman 1dari 4

1.

PENGERTIAN BUDAYA
Budaya secara harfiah berasal dari Bahasa Latin yaitu Colere yang memiliki arti
mengerjakan tanah, mengolah, memelihara ladang (menurutSoerjanto Poespowardojo
1993). Budaya adalah keseluruhan sistem gagasan tindakan dan hasil karya manusia
dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan miliki diri manusia dengan cara
belajar. Budaya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan
bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan
dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture,
yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan
juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan
sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.

2. PENGERTIAN POITIK
Politik berasal dari bahasa Yunani polis dan teta. Polis berarti kota atau negara kota,
teta berarti urusan. Dengan demikian, politik berarti urusan negara (pemerintahan).
Selain dari arti kata, banyak para ahli yang mengemukakan pendapat tentang politik.
Beberapa pengertian tentang politik yaitu:

Pengertian Politik menurut Mirriam Budiardjo


Politik adalah bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik (atau
negara) yang menyangkut proses menentukan tujuan-tujuan dari suatu sistem
dan melaksanakan tujuantujuan tersebut.

Pengertian Politik menurut Dr. Wirjono Projodikoro, S.H.


Politik adalah penggunaan kekuasaan (macht) oleh suatu golongan anggota
masyarakat terhadap golongan lain.

Pengertian Politik menurut Joyce Mitchell


Politik adalah pengambilan keputusan kolektif atau pembuat kebijakan umum
untuk masyarakat seluruhnya. Dari berbagai pengertian tersebut, dapat
disimpulkan pengertian dari budaya politik. Budaya politik adalah aspek
politik dari sistem nilai-nilai yang berkembang dalam masyarakat yang
dipengaruhi oleh suasana zaman saat itu dan tingkat pendidikan dari
masyarakat itu sendiri.

3. PENGERTIAN BUDAYA POLITIK


Rusadi Sumintapura
Budaya politik tidak lain adalah pola tingkah laku individu dan orientasinya
terhadap kehidupan politik yang dihayati oleh para anggota suatu sistem
politik.
Sidney Verba
Budaya politik adalah suatu sistem kepercayaan empirik, simbol-simbol
ekspresif dan nilai-nilai yang menegaskan suatu situasi dimana tindakan
politik dilakukan.

Alan R. Ball
Budaya politik adalah suatu susunan yang terdiri dari sikap, kepercayaan,
emosi dan nilai-nilai masyarakat yang berhubungan dengan sistem politik dan
isu-isu politik.

Austin Ranney
Budaya politik adalah seperangkat pandangan-pandangan tentang politik dan
pemerintahan yang dipegang secara bersama-sama; sebuah pola orientasiorientasi terhadap objek-objek politik.

Gabriel A. Almond dan G. Bingham Powell, Jr.


Budaya politik berisikan sikap, keyakinan, nilai dan keterampilan yang
berlaku bagi seluruh populasi, juga kecenderungan dan pola-pola khusus yang
terdapat pada bagian-bagian tertentu dari populasi.
Berdasarkan beberapa pengertian tersebut diatas (dalam arti umum atau menurut para ahli),
maka dapat ditarik beberapa batasan konseptual tentang budaya politik sebagai berikut :
PERTAMA :
bahwa konsep budaya politik lebih mengedepankan aspek-aspek non-perilaku aktual berupa
tindakan, tetapi lebih menekankan pada berbagai perilaku non-aktual seperti orientasi, sikap,
nilai-nilai dan kepercayaan-kepercayaan. Hal inilah yang menyebabkan Gabriel A. Almond
memandang bahwa budaya politik adalah dimensi psikologis dari sebuah sistem politik yang
juga memiliki peranan penting berjalannya sebuah sistem politik.

KEDUA :
hal-hal yang diorientasikan dalam budaya politik adalah sistem politik, artinya setiap
berbicara budaya politik maka tidak akan lepas dari pembicaraan sistem politik. Hal-hal yang
diorientasikan dalam sistem politik, yaitu setiap komponen-komponen yang terdiri dari
komponen-komponen struktur dan fungsi dalam sistem politik. Seseorang akan memiliki
orientasi yang berbeda terhadap sistem politik, dengan melihat fokus yang diorientasikan,
apakah dalam tataran struktur politik, fungsi-fungsi dari struktur politik, dan gabungan dari
keduanya. Misal orientasi politik terhadap lembaga politik terhadap lembaga legislatif,
eksekutif dan sebagainya.
KETIGA :
budaya politik merupakan deskripsi konseptual yang menggambarkan komponen-komponen
budaya politik dalam tataran masif (dalam jumlah besar), atau mendeskripsikan masyarakat
di suatu negara atau wilayah, bukan per-individu. Hal ini berkaitan dengan pemahaman,
bahwa budaya politik merupakan refleksi perilaku warga negara secara massal yang memiliki
peran besar bagi terciptanya sistem politik yang ideal.

ANGGOTA KELOMPOK 1 :
1. HAVI C.R
2. MEI DIAH PERMANA
3. RENU FANY
4. VINA MERIANA
5. YASHINTA F.K