Anda di halaman 1dari 12

CRS RADIOLOGI

KARSINOMA NASOFARING

Oleh :
Triana Linda Larasati, S. Ked
G1A108015
Dosen Pembimbing :
dr. Ali Imran Lubis, Sp. Rad

PENDAHULUAN
Karsinoma nasofaring merupakan tumor ganas daerah
kepala dan leher yang terbanyak ditemukan di
Indonesia.
karsinoma nasofaring (60%), tumor ganas hidung dan
sinus paranasal (18%), laring (16%), dan tumor rongga
mulut, tonsil, hipofaring dalam presentase rendah.
Data Laboratorium Patologi Anatomik tumor ganas
nasofaring berada dalam kedudukan lima besar dari
tumor ganas tubuh manusia bersama tumor ganas
serviks uteri, tumor payudara, tumor getah bening dan
tumor kulit.

LAPORAN KASUS
1. Identitas Pasien

Nama
Umur
Jenis kelamin
Pekerjaan
Alamat

No. MR
Bangsa

: Ny. M
: 29 tahun
: Perempuan
: IRT
: Jl. Mulia RT.06 Kel. Tungkal Kec.Tungkal
Ilir
: 756096
: Indonesia

Keluhan Utama
Os rujukan dari Rumah Sakit K.H Daud Arif dengan karsinoma
nasofaring stadium IV. Os merasa kepala pening, leher sakit,
mual (-), muntah (+), demam (-), pilek 1 tahun, dirawat di
Rumah Sakit K.H Daud Arif selama 1 minggu.

RPS
Sejak 1 tahun yang lalu os merasakan sakit pada leher dan 1
bulan yang lalu os merasakan sakit yang bertambah berat,
terus menerus, sehingga os susah untuk menelan makan,
dan disertai sakit kepala. Os pernah berobat ke Rumah Sakit
dan diberikan obat penghilang nyeri ( meloxicam), namun
sakitnya tidak hilang.

RPD
Pasien tidak pernah merasakan keluhan
seperti ini sebelumnya, riwayat hipertensi (-),
DM (-), TBC (-).
RPK
Riwayat penyakit yang sama di dalam keluarga
disangkal.

Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum : Tampak sakit sedang
Kesadaran : Komposmentis
Tanda vital : Tekanan Darah 110/70 mmHg, Nadi 80 x/ menit,
Respiratory Rate 25 x/ menit, Suhu 36 C
Kepala
: Normochepal
Mata
: Pupil isokor ka-ki 2 mm, Refleks cahaya (+/+), Sclera
Ikterik (-/-), Konjungtivis anemis (+/+)
Telinga
: Bentuk normal, deformitas (-)
Hidung
: Bentuk normal, deformitas (-), secret (+)
Leher
: Pembesaran KGB (-)
Thoraks : Pulmo simetris ka/ki, retraksi (-), nyeri tekan (-), sonor,
vesikuler
Abdomen : Supel, simetris, bising usus (+), nyeri tekan (-), timpani
Ektremitas : Edema (-), akral hangat.

Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan CT Kepala

Ekspertise
Tampak lesi densitas jaringan lunak meliputi :
Nasofaring, cavum nasi bilateral, ethmoid bilateral,
spenoid, orofaring, dan intrakranial yang pada
pemberian kontras tampak menyangat, tulang-tulang
basis cranii (spenoid) mengalami destruktif, sinus
maksilaris kanan dan kiri tampak penebalan mukosa.
Kesan : Tumor massa Nasofaring yang meluas ke cavum
nasi, ke sinus spenoid bilateral, ke ethmoid, dan ke
intrakranial (Ca. Nasofaring) dengan pembesaran KGB
infraaurikula kiri + sinusitis maxillaris kanan.

Diagnosis Kerja

Karsinoma Nasofaring Stadium IV


Diagnosis Banding

Kelainan hiperplastik nasofaring.


TB nasofaring.
Granuloma nekrotik nasofaring.
Angiofibroma nasofaring.
Limfadenitis koli.
TB kelenjar limfe leher.
Limfoma malignum.
Kanker lain yang mestastasis ke kelenjar limfe
leher.

Penatalaksanaan

Fluorasil i.v.f.d 20 tetes/menit


Ranitidin 2x1 ampul
Cefotaxime 2x1 gram
Neurophil 1x1 ampul

Anda mungkin juga menyukai