Anda di halaman 1dari 25

Pengetahuan Ibu Menyusui tentang

Keamanan Obat yang Dikonsumsi

Praktikum Farmasi Masyarakat


2014

Kelompok 1 - Kelas A
Dosen Pembimbing : Arie S., S.Si., M.Pharm., Apt

Yuke P. Putra (051011163)


Irma Dyah P. (051111001)
Ajeng Janani (051111021)
Oktafiana N.H (051111045)
Ananto Adi W. (051111053)
Chindya M.A. (051111081)
Nur Farida A. (051111103)
Sofiatin Aziza (051111069)
Eny Catur W. (051111059)
Sofia Manda (051111055)
Niswah N.Q. (051111079)
Wilman I.
(051111011)
Mario T.
(051111025)
Nurul E.W.
(051111105))

Slide 2

DRUGS IN LACTATION
Pendahuluan

Pengambilan Data
Hasil dan Analisis Data
Pembahasan dan Kesimpulan
Slide 3

PENDAHULUAN
Slide4 4

Latar Belakang
Semua obat diekskresikan melalui ASI, namun dalam jumlah sedikit.
Faktor yang mempengaruhinya: jenis obat, dosis, frekuensi,rute,laju
klirens,ikatan protein plasma dan profil metabolit (Kate Farthing,
2008).

Penelitian prospektif Pelayanan Informasi Teratogen menyatakan bahwa


penggunaan antibiotik selama menyusui walaupun telah berkonsultasi
dengan tenaga kesehatan, 15% wanita tidak memulai terapi dan 7%
berhenti menyusui selama terapi. Persentasenya lebih tinggi lagi pada
wanita yang tidak berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dan yang
menerima informasi yang salah (Kate Farthing, 2008).

Perlu dilakukan penelitian untuk


diperoleh data pengetahuan Ibu
Menyusui tentang Keamanan Obat
yang Dikonsumsi

Slide 5

Rumusan Masalah
1. Apakah ibu telah mendapatkan
informasi yang benar tentang obat obatan yang dikonsumsi saat
menyusui ?
2. Bagaimana pengetahuan ibu tentang
tindakan yang seharusnya dilakukan
ibu menyusui pada saat sakit ?

Slide 6

Tujuan Pengambilan Data :

Untuk mengetahui apakah ibu telah


mendapatkan informasi yang benar
tentang obat - obatan yang dikonsumsi
saat menyusui.

Untuk mengetahui pengetahuan ibu


tentang tindakan yang seharusnya
dilakukan ibu menyusui pada saat
sakit .

Slide 7

PENGAMBILAN DATA
Slide 8

PENGAMBILAN DATA

Waktu : 29
September5 Oktober
2014

Target Area :
Kecamatan
GubengSurabaya

JUMLAH
PERSONIL:
14 orang

TARGET
RESPONDEN :
Ibu menyusui
JUMLAH
SAMPEL: 32 ibu
menyusui

Slide 9

Prosedur teknis pengambilan


Masingmasing
anggota
kelompok bertugas mengambil
data minimal 4 responden.
Untuk memudahkan pencarian
responden, maka langkah yang
dilakukan
adalah
meminta
bantuan Bidan Desa, mendatangi
kelompok kegiatan Ibu-Ibu dan
memaksimalkan responden yang
tinggal
didekat
lingkungan
tempat tinggal peneliti.
Slide 10

Rekapitulasi Data

Kuesioner masing-masing
individu yang telah di isi
dikumpulkan menjadi satu
kelompok untuk selanjutnya
dilakukan analisis.

Slide 11

HASIL DAN ANALISIS DATA


Slide 12

Hasil dan Analisis Data

Sebanyak 41 % dari 32 responden


menyatakan sering sakit pada masa
menyusui
Slide 13

Hasil dan Analisis Data

Pada saat sakit dan akan mengkonsumsi obat, sebanyak


72% dari responden mecari informasi terlebih dahulu
mengenai obat yang akan dikonsumsinya.

Slide 14

Hasil dan Analisis Data

1.

2.
3.

4.
5.

Slide 15

Berikut adalah
tindakan tindakan
yang paling sering
dilakukan oleh
responden pada
masa menyusui :
Berkonsultasi
dengan dokter
Minum obat, dan
tetap memberikan
ASI
Tidak minum obat,
dan tetap
memberikan ASI
Minum obat saat
bayi tidur
Minum obat dan
Tidak memberikan
ASI

Hasil dan Analisis Data


Untuk mengetahui seberapa
jauh pengetahuan yang
dimiliki oleh responden
mengenai obat obatan yang
aman dikonsumsi saat
menyusui, di dalam kuisioner
diberikan pertanyaan
pertanyaan terkait keamanan
beberapa obat, dengan hasil
sebagai berikut :

Slide 16

Hasil dan Analisis Data

Indikator penilaian didasarkan pada jumlah jawaban benar


dari pertanyaan pertanyaan yang diajukan dalam
kuisioner. Total jawaban benar dari pertanyaan dalam
kuisioner adalah sebesar 27 poin
17

Hasil dan Analisis Data


Dari data yang
didapatkan sebelumnya
dilakukan
pengelompokan
responden berdasarkan
jumlah jawaban benar.
Untuk jumlah jawaban
benar 19 27 poin,
responden masuk
kelompok A; 10 18
poin, responden masuk
kelompok B; 0 9 poin,
responden masuk
kelompok C.
Dengan klasifikasi sebagai berikut :
Kel A = memiliki informasi baik sebanyak 0%
Kel B = memiliki informasi cukup baik sebanyak 19%
Kel C = memiliki informasi kurang sebanyak 81%

Slide 18

PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN


Slide 19

Slide 20

Pembahasan
Dari data yang ada diketahui
sebanyak 81% responden
dikategorikan memiliki informasi
yang kurang mengenai obat-obatan
yang aman atau tidak aman
dikonsumsi pada saat menyusui,
yang artinya perlu adanya
intervensi berupa Konseling
Informasi dan Edukasi (KIE)
mengenai drugs in lactation

Slide 21

Kesimpulan
Informasi yang dimiliki
oleh ibu ibu
menyusui mengenai
drugs in lactation
masih sangat kurang
sehingga perlu adanya
intervensi

Tindakan yang
dilakukan oleh ibu
ibu menyusui pada saat
sakit sudah benar yaitu
dengan berkonsultasi
terlebih dahulu kepada
dokter.

Slide 22

Saran
Diharapkan tenaga
kesehatan ikut berperan
serta dalam pemberian
konseling, informasi, dan
edukasi tentang drugs in
lactation agar kedepannya
tidak terjadi salah
informasi obat

Slide 23

Ibu ibu yang sedang


menyusui diharapkan
secara aktif mencari
informasi terkait obat
obatan yang sedang
dikonsumsi.

Daftar Pustaka
Depkes RI. 2006. Pedoman Pelayanan Farmasi Untuk Ibu
Hamil dan Menyusui. Jakarta : Depkes RI.
Farthing,Kate, J. Steffi. 2008. Safety of Drugs in Pregnancy
and Lactation. USA : OHSU Drug Information/ Drug Policy
Service
FDA.Pregnant Women to Benefit from Better Information.
Diakses 20 September 2014. www.fda.gov
Schaefer,C et all. Drugs During Pregnancy and Lactation
Second Edition. New York: Elsevier.

Slide 24

Slide 25