Anda di halaman 1dari 4

Australian View

The Australian Law Reform Commission (ALRC) dalam laporannya Open


government: a review of the federal Freedom of Information Act 1982 (ALRC 77)
merekomendasikan bahwa kepentingan publik membutuhkan uji klarifikasi, meskipun
definisi hukum tidak sesuai, pedoman yang dikeluarkan oleh Information Commissioner
akan sangat membantu. ALRC menganggap bahwa pedoman dapat mengandung faktor
yang harus diperhitungkan, yang dapat dipandang relevan maupun tidak relevan
dengan pertimbangan kepentingan publik.
a. Faktor relevan, meliputi:
1) Ketertarikan masyarakat umum pada informasi pemerintah yang dapat diakses
2) Apakah dokumen dapat mengungkapkan alasan pengambilan keputusan
3) Apakah

pengungkapan

akan

berkontribusi

terhadap

perdebatan

akan

permasalahan kepentingan publik.


4) Apakah

pengungkapan

akan

meningkatkan

pengawasan

atas

proses

pengambilan keputusan pemerintah, yang kemudian dapat meningkatkan


akuntabilitas dan partisipasi.
b. Faktor yang tidak relevan, meliputi:
1) Senioritas sesorang yang terlibat dalam penyusunan dokumen
2) Pengungkapan akan membingungkan masyarakat atau terdapat kemungkinan
bahwa masyarakat mungkin tidak mudah memahami setiap kualitas tentatif dari
informasi
3) Pengungkapan

dapat

menyebabkan

hilangnya

kepercayaan

terhadap

pemerintah.
4) Pengungkapan

dapat

menyebabkan

pengguna

salah

menafsirkan

atau

memahami informasi yang terdapat dalam dokumen, dikarenakan kekeliruan


dalam dokumen maupun karena alasan lain.
Komisi juga merekomendasikan agar FOI Act harus diamandemen untuk
mengadakannya , demi tujuan untuk menentukan apakah penerbitan dokumen akan

bertentangan dengan kepentingan public. Akan menjadi tidak relevan apabila


pengungkapan justru akan memalukan pemerintah.
Information Commissioner of Northen Territory menerbitkan pedoman kepentingan
publik sebagai berikut:
a. Apa faktor-faktor kepentingan publik yang dapat mendukung pengungkapan?
1) Akuntabilitas pemerintah
2) Partisipasi masyarakat dalam pemerintahan
Proses pengambilan kebijakan dan keputusan seringkali dapat ditingkatkan dengan
kontribusi yang membangun dari anggota masyarakat Setiap informasi yang dibuat
atau diterima pemerintah dapat meningkatkan akuntabilitas pemerintah dan partisipasi
publik dalam kasus tertentu, yang dapat meliputi:
a) Informasi yang mencatat alasan pengambilan keputusan
b) Informasi yang dipertimbangkan dalam proses pengambilan keputusan,
misalnya saran dan rekomendasi, latar belakang, laporan saksi, dan pilihan
kebijakan.
c) Laporan akan kinerja setiap fungsi
Ketersediaan informasi mengenai saran dan pendapat yang diberikan oleh pelayan
publik dan yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan lembaga dapat secara
signifikan membuat pemahaman bagaimana pemerintah dan lembaga melakukan
fungsinya. Semakin banyak informasi yang dapat diungkapkan secara layak mengenai
proses tersebut, semakin mudah masyarakat membuat penilaian mengenai kinerja
pemerintah. Pengungkapan saran dan opini dapat membantu anggota masyarakat
untuk memahami pilihan apa saja yang telah dipertimbangkan, dan mengapa pilihan
tersebut diterima maupun ditolak. Posisi anggota masyarakat menjadi lebih
menguntungkan untuk mempertimbangkan apakah piihan telah diterima dengan
sebagaimana mestinya atau justru ditolak, dan untuk mempertimbangkan apakah
pilihan yang ditolak sebaiknya dilakukan tinjauan/investigasi lebih lanjut atau
sebaiknya investigasi dilakukan terhadap semua pilihan yang ada.

3) Kesadaran Publik
Pemerintah bertindak sebagai repositori untuk sejumlah besar informasi.
Pengungkapan informasi dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai
hal-hal yang menjadi perhatian umum. Berikut ini contoh pengungkapan informasi yang
menjadi perhatian publik:
a) Pengungkapan yang menginformasikan konsumen mengenai berbagai pilihan di
pasar tertentu;
b) Pengungkapan yang memberikan informasi masyarakat tentang isu-isu umum
seperti kesehatan dan keselamatan masyarakat;
c) Pengungkapan sebagai tujuan penelitian yang pada akhirnya dapat menambah
kesadaran masyarakat tentang isu-isu yang menjadi perhatian umum.
4) Kepentingan kelas/golongan tertentu
Ketika setiap orang dapat mengajukan permohonan informasi, dapat timbul
permohonan informasi dari kelas/golongan tertentu yang memiliki kepentingan
khusus/sepsial. Sebagai contoh, terdapat kepentingan publik untuk mendapatkan
informasi mengenai bagaimana keluhan mereka ditangani. Atau kepentingan publik
mengenai aplikan promosi yang gagal untuk mendapatkan akses ke informasi yang
menunjuk ke perubahan apa yang mungkin harus dilakukan untuk meningkatkan
kinerja mereka dan prospek kesuksesan mereka di masa depan..
Dalam beberapa kasus, faktor-faktor tersebut menjelaskan bahwa kebutuhan
informasi antara satu orang dan lainnya dapat berbeda, Pengungkapan informasi yang
berguna untuk seseorang belum tentu menjadi perhatian orang yang lain.
b. Apa saja faktor-faktor kepentingan publik yang dapat digunakan untuk
menentang pengungkapan?
1) Pengecualian
2) Keefesienan dan keefektifan kegiatan pemerintah
Jika pengungkapan informasi tertentu justru akan mengurangi kemampuan
pemerintah untuk melaksanakan fungsinya secara efisien dan efektif.
3) Kepentingan pribadi

Pengecualian dan ancaman privasi yang terkandung dalam Undang-Undang


Informasi mencerminkan kepentingan public yang mendasari keperluan melindungi
privasi personal.
Faktor kepentingan public juga mungkin timbul dalam hal memastikan keadilan kepada
individu atau orgnisasi swasta, jika misalnya, ada dugaan akan kesalahan dalam sebuah
dokumen yang belum teruji atau dalam kaitannya dengan belum adanya
kesempatannya untuk menanggapi.
c. Faktor-faktor yang tidak dapat digunakan untuk menentang pengungkapan:
1) Alasan bahwa akses sedang dicari
2) Kemungkinan

bahwa

pengungkapan

dapat

memalukan

pemerintah,

atau

dalam memahami informasi

yang

menimbulkan ketidakpercayaan terhadap pemerintah


3) Kemungkinan

bahwa

pengguna

salah

diungkapkan.
Seseorang bisa memilih untuk menjelaskan/ tidak menjelaskan alasan mengapa
mereka mencari atau membutuhkan informasi. Jika mereka menjelaskan, maka
penjelasan atas alasan tersebut dapat menjadi dasar anjuran perlunya pengungkapan.
Namun, tidak semua alasan relevan.
Queensland Information Commisioner menambahkan dua faktor lain mengenai
risiko pengungkapan informasi:
a. Privasi
b. Arus informasi kepada penegak hukum dan badan pengawas dari masyarakat.