Anda di halaman 1dari 17

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang memberikan nikmat-Nya sehingga


penulis dapat menyusun dan menyelesaikan makalah media pembelajaran ini.
Shalawat dan salam kita kirimkan kepada Nabi Muhammad saw, karena berkat
beliaulah kita dapat merasakan pendidikan seperti saat sekarang ini.
Dalam penulisan dan penyelesaian makalah ini penulis tidak terlepas dari
bantuan dan dorongan dari berbagai pihak terutama dosen pembimbing
yaitu Dra.Hj.Jumroh,M.Pd, Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih
kepada beliau dan terima kasih juga penulis ucapkan kepada teman-teman yang
terlibat dalam penyelesaian makalah ini.
Mudah-mudahan segala bantuan dan dorongan yang diberikan mendapat
imbalan dari Allah swt. Semoga Makalah ini bermanfaat bagi kita semua dan juga
bagi penulis.

Palembang 2 november 2014

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ...............................................................................................
..................................................................................................................................1
....................................................................................................................................
DAFTAR ISI .............................................................................................................
..............................................................................................................................2
....................................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................
..................................................................................................................................3
A. Latar Belakang.............................................................................................

......................................................................................................................3
B. Rumusan Masalah .......................................................................................
......................................................................................................................4
C. Tujuan ..........................................................................................................
......................................................................................................................4
BAB II PEMBAHASAN .......................................................................................
..................................................................................................................................5
A. Pengertian Media Pembelajaran ...................................................................
B.
C.
D.
E.

..................................................................................................................... 5
Kriteria Pemilihan Media .............................................................................
..................................................................................................................... 6
Media dan kegiatan Belajar Mengajar ........................................................
..................................................................................................................... 7
Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran ....................................................
..................................................................................................................... 9
Klasifikasi Media .......................................................................................
................................................................................................................... 11

BAB III PENUTUP ................................................................................................


................................................................................................................................15

A. Kesimpulan..................................................................................................

....................................................................................................................15
........................................................................................................................
B. Saran ..............................................................................................................
....................................................................................................................15

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................


................................................................................................................................16

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan
yang sangat signifikan terhadap berbagai dimensi kehidupan manusia, baik dalam
ekonomi, sosial, budya maupun pendidikan. Oleh karena itu agar pendidikan tidak
tertinggal dari perkembangan IPTEK tersebut perlu penyesuaian-penyesuaian,
terutama sekali yang berkaiatan dengan faktor-faktor pengajaran disekolah. Salah
satu faktor tersebut adalah media pembelajaran yang perlu dipelajari dan dikuasai
guru/calon guru, sehingga mereka dapat menyampaikan materi pelajaran kepada
para siswa secara baik berdaya guna dan berhasil guna.
Hasil penelitian telah memperlihatkan media telah menunjukkan
keunggulanya membantu para guru dan staf pengajar dalam menyampaikan pesan
3

pembelajaran serta lebih cepat dan lebih mudah ditangkap oleh para siswa. Media
memiliki kekuatan-kekuatan yang positif dan sinergi yang mampu merubah sikap
dan tingkah laku mereka kearah perubahan yang kreatif dan dinamis. Sehubung
dengan hal itu, peran media sangat dibutuhkan dalam pembelajaran dimana
perkembangannya saat ini media bukan lagi dipandang sekedar alat bantu tetapi
merupakan bagian yang penting dalam sistem pendidikan dan pembelajaran.
Mengingat begitu besarnya peran media dalam pembelajaran makalah ini
diharapkan dapat membantu kita sebagai calon guru dalam mengenal berbagai
media pembelajaran dan karakteristiknya dan dimafaatkan dalam untuk kita
mengajar untuk kedepannya.
B. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari makalah ini adalah:
1.

Apakah yang dimaksud dengan media pembelajaran?

2.

Sebutkan kriteria pemilihan media?

3.

Sebutkan media dan kegiatan belajar mengajar?

4.

Sebutkan fungsi dan manfaat media pembelajaran?

5.

Sebutkan karakteristik media pembelajaran?

C. Tujuan
Adapun tujuan dari makalah ini adalah:
1.

Menjelaskan pengertian media pembelajaran

2.

Menjelaskan kriteria pemilihan media

3.

Menjelaskan hubungan media dengan kegiatan belajar mengajar

4.

Menjelaskan fungsi dan manfaat media pembelajaran

5.

Menjelaskan karakteristik media pembelajaran

BAB II
PEMBAHASAN
MEDIA PEMBELAJARAN
A. Pengertian Media Pembelajaran
Kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah yang
secara harfiah berarti tengah, perantara atau pengantara. Dalam bahasa Arab
media adalah ( ) atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan.
Berikut pendapat tentang media yang dikemukakann oleh para ahli yaitu:
a.

Gerlach dan Ely ( 1972 ) mengatakan bahwa media apabila dipahami secara

garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang
membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap

b.

Fleming mengatkan bahwa media yang sering diganti dengan mediator yaitu

penyebab atau alat yang turut campur tangan dalam dua pihak dan
mendamaikannya
c.

Heinich, Molenda, dan Russel ( 1990 ) diungkapkan bahwa media is a

channel of communication.
d.

AECT ( Association for Education and Communication Technology )

mendefinisikan media yaitu segala bentuk yang dipergunakan untuk suatu proses
penyaluran informasi
e.

NEA ( Educations Association ) mendefenisikan sebagai benda yang dapat

dmanipulasi, dilihat, didengar, dibaca atau dibicarakan beserta instrumen yang


dipergunakan dengan baik dalam kegiatan belajar mengajar dapat mempengaruhi
efektifitas program instruktional
Dari defenisi-defenisi tersebut dapat ditarik kesimpulannya bahwa
pengertian media merupakan sesuatu yang bersifat menyalurkan pesan dan dapat
merangsang pikiran, perasaan dan kemauan audio ( siswa ) sehingga dapat
mendorong terjadinya proses belajar pada dirinya. Jadi menurut Rossi dan Breidle
mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah seluruh alat dan bahan yang
dapat digunakan untuk tujuan pendidikan seperti radio, televisi, buku, koran,
majalah, dan sebagainya.
B. Kriteria Pemilihan Media
Media merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kegiatan proses
belajar mengajar. Dengan beraneka ragamnya media maka masing-masing media
mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Oleh karena itu ada beberapa
pertimbangan yang perlu diperhatikan antara lain:
1.

Media yang dipilih hendaknya selaras dan menunjang tujuan pembelajaran

yang telah ditetapkan. Masalah tujuan pembelajaran ini merupakan komponen


yang utama yang harus diperhatikan dalam memilih media. Dalam penetapan

media harus jelas dan operasional, spesifik, dan benar-benar tergambar dalam
bentuk perilaku
2.

Aspek materi menjadi pertimbangan yang dianggap penting dalam memilih

media. Sesuai atau tidaknya anatara materi dengan media yang digunakan akan
berdampak pada hasil pembelajaran siswa
3.

Kondisi siswa dari segi subjek belajar menjadi perhatian yang serius bagi

guru dalam memilih media yang sesuai dengan kondisi anak. Faktor umur,
intelegensi, latar belakang pendidikan, budaya, dan lingkungan anak menjadi titik
perhatian dan pertimbangan dalam memilih media pengajaran
4.

Karakteristik media di sekolah atau memungkinkan bagi guru mendesain

sendiri media yang akan digunakan merupakan hal yang perlu menjadi
pertimbangan seorang guru
5.

Media yang dipilih seharusnya dapat menjelaskan apa yang akan

disampaikan kepada siswa secara tepat dan berhasil guna, dengan kata lain tujuan
yang ditetapkan dapat dicapai secara optimal
6.

Biaya yang akan dikeluarkan dalam pemanfaatan media harus seimbang

dengan hasil yang akan dicapai .


C. Media dan Kegiatan Belajar Mengajar
1.

Guru dan Media Pembelajaran


Sistem pendidikan yang baru menuntut faktor dan kondisi yang baru pula

baik yang berkenaan dengan sarana pisik maupun non fisik. Untuk itu diperlukan
tenaga pengajar yang memiliki kemampuan dan kecakapan yang lebih memadai,
diperlukan kinerja dan sikap yang baru, peralatan yang lebih lengkap dan
administrasi yang lebih teratur.
Guru hendaknya dapat menggunakan peralatan yang lebih ekonomis,
efisien dan mampu dimiliki oleh sekolah serta tidak menolak digunakannya
peralatan teknologi moderen yang relevan dengan tuntutan masyarakat dan
7

perkembangan zaman. Permasalahan pokok dan cukup mendasar adalah sejauh


manakah kesiapan guru-guru dalam menguasai penggunaan media pendidikan dan
pengajaran disekolah untuk pembelajaran siswa secara optimal sesuai dengan
tujuan pendidikan dan pengajaran.
Semakin maju perkembangan masyarakat dan ekslarasi teknologi
moderen, maka semakin besar dan berat tantangan yang dihadapi guru sebagai
pendidikan dan pengajar disekolah. Agar seorang guru dalam menggunakan media
pendidikan yang efektif, setiap guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman
yang cukup tentang media pendidikan/pengajaran. Oleh sebab itu guru harus
mempunyai keterampilan dalam memilih dan menggunakan media pendidikan
/pengajaran. 2.

Media sebagai Alat Bantu

Media sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar adalah suatu
kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Karena memeng gurulah yang
menghendakinya untuk membantu tugas guru dalam menyampaikan pesan-pesan
dari bahan pelajaran yang diberikan oleh guru kepada anak didik. Guru sadar
bahwa tanpa bantuan media maka bahan pembelajaran sukar untuk dicerna dan
dipahami oleh setiap anak didik terutama bahan pelajaran yang rumit atau
kompleks.
Setiap materi pelajaran tentu memiliki tingkat kesukatran yang bervariasi.
Pada satu sisi ada bahan pelajaran yang tidak memerlukan alat bantu, tetapi dilain
pihak ada bahan pelajaran yang sangat memerlukan alat bantu berupa media
pengajaran. Bahan pelajaran dengan tingkat kesukaran yang tinggi tentu sukar
diproses oleh anak didik. Apalagi bagi anak didik yang kurang menyukai bahan
pelajaran yang disampaikan itu.
Sebagai alat bantu, media mempunyai fungsi untuk melicinkan jalan
menuju tercapainya tujuan pengajaran. Hal ini dilandasi dengan keyakinan bahwa
proses belajar mengajar dengan bantuan media mempertinggi kegiatan belajar
anak didik dalam tenggang waktu yang cukup lama.Walaupun begitu penggunaan

media sebagai alat bantu tidak bisa sembarang menurut sekehendak hati guru.
Tetapi harus memperhatikan dan mempertimbangkan tujuan.
Akhirnya dapat dipahami bahwa media adalah alat bantu dalam proses
belajar mengajar dan gurulah yang mempergunakannya untah membelajarkan
anak didik demi tercapainya tujuan pengajaran.
3.

Media sebagai Sumber Belajar


Belajar mengajar adalah suatu proses yang mengolah sejumlah nilai umtuk

dikosumsi oleh setiap anak didik. Nilai-nilai itu tidak datang dengan sendirinya,
tetapi teramil dari berbagai sumber. Karena itu, sumber belajar adalah segala
sesuatu yang dapat dipergunakan sebagai tempat dimana bahan pengajaran
terdapat atau asal untuk belajar sekarang.
Media pendidikan sebagai salah satu sumber belajar ikut membantu guru
memperkaya wawasan anak didik. Aneka macam bentuk dan jenis media
pendidikan yang digunakan oleh guru menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi
anak didik. Media sebagai sumber belajar diakui sebagai alat bantu auditif, visual,
dan audiovisual. Penggunaan ketiga jenis sumber belajar ini tidak sembarangan,
tetapi harus disesuaikan dengan perumusan tujuan internasional dan tentu saja
dengan kompetensi guru itu sendiri dan sebagainya. Maka guru yang pandai
menggunakan media adalah guru yang bisa manipulasi media sebagai sumber
belajar dan sebagai penyalur informasi dari bahan yang disampaikan kepada anak
didik dalam proses belajar mengajar.
4.

Prinsif Pemanfaatan media Pembeajaran


Prinsip pokok yang harus diperhatikan dalam penggunaan media pada

setiap kegiatan belajar mengajar adalah bahwa media digunakan dan diarahkan
untuk mempermudah siswa belajar dalam upaya memahami materi pelajaran.
Dengan demikian penggunaan media harus dipandang dari sudut kebutuhan
siswa . Hal ini perlu ditekankan sebab sering media dipersiapkan hanya dilihat
dari sudut kebutuhan siswa.

Agar media pembelajaran benar-benar digunakan untuk membelajarkan


siswa maka ada sejumlah prinsip yang harus diperhatikan, diantaranya:
a.

Media yang digunakan oleh guru harus sesuai dan diarahkan untuk

mencapai tujuan pembelajaran


b.

Media yang digunakan harus sesuai dengan materi pembelajaran

c.

Media pembelajaran harus sesuai dengan minat, kebutuhan dan kondisi

siswa
d.

Media yang digunakan harus memerlukan efektivitas dan efisien

e.

Media yang digunakan harus sesuai dengan kemampuan guru dalam

mengoperasikannya
D. Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran
Berikut ini dijelaskan fungsi dan peran dari media pembelajaran adalah:
1.

Menangkap Suatu Objek atau Peristiwa-Peristiwa Tertentu

Peristwa-peristiwa penting atau objek yang lengkap dapat diabadikan dengan foto,
filim atau direkam melalui video atau audio, kemudian peristiwa tersebut
disimpan dan dapat digunakan manakala diperlukan.
Guru dapat menjelaskan proses terjadinya gerhana matahari yang langka
melalui hasil rekaman video. Atau bagaiman proses perkembangan ulat menjadi
kupu-kupu, perkembangan bayi dalam rahim dari mulai sel telur dibuahi sampai
menjadi embrio dan berkembang menjadi bayi. Demikian juga dalam pelajaran
IPS , guru dapat menjelaskan bagaimana terjadinya peristiwa proklamasi melalui
tayangan filim dan lain sebagainya.
2.

Memanipulasi Keadaan, Peristiwa, atau Objek Tertentu


Melalui media pembelajaran, guru dapat menyajikan bahan pelajaran yang

bersifat abstrak menjadi konkret sehingga mudah dipahami dan dapat

10

menghilangkan verbalisme. Misalkan untuk menyampaikan bahan pelajaran


tentang sistem peredaran darah pada manusia, dapat disajikan melalui filim.
Selain itu, media pembelajaran juga dapat membantu menampilkan objek yang
terlalu besar yang tidak mungkin dapat ditampilakan didalam kelas, atau
menampilkan objek yang terlalu kecil yang sulit dilihat dengan menggunakan
mata.
Untuk memanipulasikan keadaan, juga media pembelajaran dapat
menampilkan suatu proses atau gerakan yang terlalu cepat yang sulit diikuti,
seperti gerakan mobil, gerakan kapal terbang, gerakan-gerakan pelari dan lain
sebagainya.
3.

Menambah Gairah dan Motivasi Belajar Siswa


Penggunaan media dapat menambah motivasi belajar siswa sehingga

perhatian siswa terhap materi pembelajaran dapat lebih meningkat. Sebagi contoh,
sebelum menjelaskan materi pelajaran tentang polusi, untuk dapat menarik
perhatian siswa terhadap topik tersebut, maka guru memutar filim terlebih dahulu
tentang banjir atau tentang kotoran limbah industri dan lain sebagainya.
4.

Media Pembelajaran Memiliki Nilai Praktis

Media pembelajaran memiliki nilai praktis sebagai berikut:


Pertama, media dapat mengatasin keterbatasan pengalaman yang dimiliki siswa
Kedua, media dapat mengatasi batas ruang kelas. Hal ini terutama untuk
menyajikan bahan belajar yang sulit dipahami secara langsung oleh peserta.
Dalam kondisi ini media dapat berfungsi untuk:
a.

Menampilkan objek yang terlalu besar untuk dibawa ke dalam kelas

b.

Memperbesar serta memperjelas objek yang terlalu kecil yang sulit dilihat

oleh mata telanjang,seperti sel-sel butir darah/molekul bakteri dan sebagainya

11

c.

Mempercepat gerakan suatu proses gerakan yang terlalu lambat sehingga

dapat dilihat dalam waktu cepat


d.

Memperlambat proses gerakan yang terlalu cepat

e.

Menyederhanakan suatu objek yang terlalu kompleks

E. Klasifikasi Media
1.

Media Visual

Media yang tidak diproyeksikan


1)

Media realita adalah benda nyata. Benda tersebut tidak harus dihadirkan di

ruang kelas, tetapi siswa dapat melihat langsung ke objek. Kelebihan dari media
realita ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Misal untuk
mempelajari keanekaragaman makhluk hidup, klasifikasi makhluk hidup,
ekosistem, dan organ tanaman.
2)

Model adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan

representasi atau pengganti dari benda yang sesungguhnya. Penggunaan model


untuk mengatasi kendala tertentu sebagai pengganti realia. Misal untuk
mempelajari sistem gerak, pencernaan, pernafasan, peredaran darah, sistem
ekskresi, dan syaraf pada hewan.
3)

Media grafis tergolong media visual yang menyalurkan pesan melalui

simbol-simbol visual. Fungsi dari media grafis adalah menarik perhatian,


memperjelas sajian pelajaran, dan mengilustrasikan suatu fakta atau konsep yang
mudah terlupakan jika hanya dilakukan melalui penjelasan verbal. Jenis-jenis
media grafis adalah:
4)

Gambar / foto: paling umum digunakan

5)

Sketsa: gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian pokok

tanpa detail. Dengan sketsa dapat menarik perhatian siswa, menghindarkan


verbalisme, dan memperjelas pesan.

12

6)

Diagram / skema: gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol

untuk menggambarkan struktur dari obyek tertentu secara garis besar. Misal untuk
mempelajari organisasi kehidupan dari sel samapai organisme.
7)

Bagan / chart : menyajikan ide atau konsep yang sulit sehingga lebih mudah

dicerna siswa. Selain itu bagan mampu memberikan ringkasan butir-butir penting
dari penyajian. Dalam bagan sering dijumpai bentuk grafis lain, seperti: gambar,
diagram, kartun, atau lambang verbal.
8)

Grafik: gambar sederhana yang menggunakan garis, titik, simbol verbal atau

bentuk tertentu yang menggambarkan data kuantitatif. Misal untuk mempelajari


pertumbuhan.
Media proyeksi
1)

Transparansi OHP merupakan alat bantu mengajar tatap muka sejati, sebab

tata letak ruang kelas tetap seperti biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa
(tanpa harus membelakangi siswa). Perangkat media transparansi meliputi
perangkat lunak (Overhead transparancy /OHT) dan perangkat keras (Overhead
projector /OHP). Teknik pembuatan media transparansi, yaitu:
Mengambil dari bahan cetak dengan teknik tertentu
Membuat sendiri secara manual
2)

Film bingkai / slide adalah film transparan yang umumnya berukuran 35

mm dan diberi bingkai 2X2 inci. Dalam satu paket berisi beberapa film bingkai
yang terpisah satu sama lain. Manfaat film bingkai hampir sama dengan
transparansi OHP, hanya kualitas visual yang dihasilkan lebih bagus. Sedangkan
kelemahannya adalah beaya produksi dan peralatan lebih mahal serta kurang
praktis. Untuk menyajikan dibutuhkan proyektor slide.
2.

Media Audio

Radio

13

Radio merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk


mendengarkan berita yang bagus dan aktual, dapat mengetahui beberapa kejadian
dan peristiwa-peristiwa penting dan baru, masalah-masalah kehidupan dan
sebagainya. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup
efektif.
Kaset-audio
Yang dibahas disini khusus kaset audio yang sering digunakan di sekolah.
Keuntungannya adalah merupakan media yang ekonomis karena biaya pengadaan
dan perawatan murah.
3.

Media Audio-Visual

Media video
Merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film. Yang banyak
dikembangkan untuk keperluan pembelajaran, biasa dikemas dalam bentuk VCD.

Media komputer
Media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain. Selain
mampu menampilkan teks, gerak, suara dan gambar, komputer juga dapat
digunakan secara interaktif, bukan hanya searah. Bahkan komputer yang
disambung dengan internet dapat memberikan keleluasaan belajar menembus
ruang dan waktu serta menyediakan sumber belajar yang hampir tanpa batas.

14

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Kedudukan media pengajaran ada dalam komponen metode mengajar
sebagai salah satu upaya untuk mempertinggi proses interaksi guru kepada siswa
dan interaksi siswa dengan lingkungan belajarnya. Oleh sebab itu, fungsi utama
dari media pengajaran adalah sebagai alat bantu mengajar, yakni menunjang
penggunaan metode mengajar yang dipergunakan guru.
Melalui penggunaan media pengajaran diharapkan dapat mempertinggi
kualitas proses belajar-mengajar yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kulaitas
hasil belajar siswa. Dari beberapa jenis media yang biasa digunakan dalam

15

kegiatan

pendidikan

dan

pengajaran

maupun

karakteristik

dari

media

pembelajaran yang telah dipaparkan dalam makalah ini semoga dapat menjadi
bekal kita nanti dikemudian hari dalam kegiatan mengajar anak didik. Dan
kiranya patut menjadi perhatian dan pertimbangan ketika akan memilih dan
mempergunakan media dalam pembelajaran.
Oleh sebab itu, penggunaan media pengajaran sangat bergantung kepada
tujuan pengajaran, bahan pengajaran, kemudahan memperoleh media yang
diperlukan serta kemampuan guru dalam menggunakannya dalam proses
pengajaran.
Saran
Media sebenarnya akan sangat membantu dalam mewujudkan tujuan
pendidikan meskipun banyak kekurangan yanng ada didalamnya. Maka
diharapkan kekreatifitasan guru dalam memilih media mana yang lebih cocok
untuk diterapkan dalam kelas. Dalam hal ini yang harus diperhatikan adalah
materi yang akan disampaikan, situasi kelas dan sarana pra sarana.

DAFTAR PUSTAKA

Arsyad, Azhar. 2003. Media Pembelajara. Jakarta: PT Raja Grafindo Persad


Asnawir dan Basyiruddin Usman, 2002. Media Pembelajaran Jakarta: Ciputat
Pers. 2002.
Djamarah Bahri Syaiful dan Aswan Zain. 2006. Strategi Belajar Mengajar.
Jakarta: PT Rineka Cipta
Sadiman S. Arief, dkk.1984. Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan, dan
pemanfaatannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. 1984

16

Sanjaya, Wina . 2010. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta:


Kencana Prenada Media Group
Muhammad Isnaini.2011. Media Pembelajaran. Palembang : Modul (Bahan Ajar)
Neninopela. (2013). Makalah Media Pembelajaran. (Online). Tersedia pada .

http://neninopela.blogspot.com/2013/05/
html. Diakses tanggal

17

makalah-media-pembelajaran.